OVERVIEW RISET PEMASARAN

DISUSUN UNTUK MEMENUHI SALAH SATU TUGAS MATA KULIAH SEMINAR MANAJEMEN PEMASARAN

oleh:

Lukas Michael Dinata Khouw , Evie Santoso Yessi Setiawan Santoso

09.30.0005 09.30.0012 09.30.0052

SEBAGAI KELOMPOK PRESENTER

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS PROGRAM STUDI MANAJEMEN 2011/2012

pendistribusian produk dan komunikasi pemasaran terintegrasi. Informasi tersebut tentunya diolah dengan langkah yang sitematis. persaingan di dunia bisnis semakin ketat. 2 . namun sudah menjadi persaingan yang berskala global. diolah. dan keinginan konsumen. PENDAHULUAN Dewasa ini. misalnya produk apa yang tepat diluncurkan dan akan laris di pasaran. dimana harus didukung dengan data yang akurat. Apa Sebenarnya Peran Riset Pemasaran dalam Suatu Perusahaan? Di dalam dunia bisnis. relevan. yang tentu menyangkut dunia konsumen. seperapa sering mereka membeli. Agar tetap fokus pada konsumen dan pengambilan keputusan selanjutnya. seperti pengembangan produk dan merk. Di sinilah Riset Pemasaran berfungsi. dan tentunya konsumen. mulai dari siapa saja konsumen perusahaan. obyektif dan tepat waktu.OVERVIEW RISET PEMASARAN (MARKETING RESEARCH) A. pemasaran merupakan salah satu fungsi yang amat penting. setiap perusahaan tentunya akan terus fokus agar tetap mencapai keunggulan kompetitif. dianalisis agar dapat diketahui hal mengenai konsumen. Konsumen merupakan faktor penting yang menjadi penggerak suatu perusahaan. diperlukan suatu identifikasi kebutuhan yang tentunya bersifat sistematis dan obyektif. Riset Pemasaran berperan sebagai dasar penyusunan strategi dan taktik pemasaran. terpercaya. Untuk itu.dan bagaimana perilaku mereka. analisis hingga intrepretasi hasil keputusan. maka dibutuhkan identifkasi kebutuhan dan keinginan konsumen melalui penelitian terhadap pasar . sehingga manajemen perusahaan dapat merencanakan dan melaksanakan dengan baik berbagai aspek pemasaran. Oleh karena itu. Untuk memuaskan kebutuhan. dan membantu pengambilan keputusan dalam dunia pemasaran. penentuan harga. Kesadaran dunia industri akan pentingnya keunggulan kompetitif kini terfokus pada proses decision making. mulai dari pengumpulan data. yakni apa yang disebut dengan Riset Pemasaran. kapan. bahkan tidak hanya dalam skala kecil. dimana mereka membeli. kepuasan. perilaku serta preferensi konsumen benar-benar harus diperhatikan perusahaan. Informasi tentang pasar suatu perusahaan dikumpulkan. Riset Pemasaran akan membantu perusahaan untuk mengurangi segala ketidak pastian .

KRITERIA RISET PEMASARAN Riset Pemasaran yang baik. Efisien Setiap riset pemasaran harus memberikan nilai tambah lebih besar dari pada biaya yang telah dikeluarkan. sehingga kesalahan interpretasi dapat dihindari. ( Dengan biaya yang sepadan namun memiliki value yang lebih tinggi. merumuskan. C. Mengapa ? Agar hasil penelitian berkualitas baik. pelanggan dan masyarakat umum dengan pemasar melalui informasi. dan mengkomunikasikan hasil temuan dan implikasinya”. Obyektif ( Akurat) Peneltitian hendaknya cermat.) d. Tepat Waktu Hasil penelitian selesai tepat pada waktunya ( Tidak Terlalu Cepat ataupun terlambat). b. menyempurnakan dan mengevaluasi tindakan-tindakan pemasaran. dan menyempurnakan pemahaman yang dapat membuat aktivitas pemasaran lebih efektif. analisis dan penyebarluasan informasi secara sistematis dan obyektif dengan tujuan untuk membantu manajemen dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan identifikasi dan pemecahan masalah dan peluang dalam bidang pemasaran. ” Riset Pemasaran menurut American Marketing Association (AMA) (1987) : “fungsi yang menghubungkan konsumen.B. c. menganalisis hasil-hasil yang diperoleh. DEFINISI RISET PEMASARAN Riset Pemasaran . teliti. merancang metode untuk pengumpulan informasi. harus memenuhi beberapa kriteria. menurut beberapa ahli : Riset Pemasaran menurut Malhotra (2006) merupakan : ”Identifikasi. pengumpulan. Relevan Suatu Riset Pemasaran haruslah menghasilkan informasi yang dibutuhkan untuk merespon tantangan atau menyelesaikan masalah pemasaran yang dihadapi perusahaan. Riset pemasaran menentukan informasi yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan tersebut. dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. mengelola dan mengimplementasikan proses pengumpulan data. memantau kinerja pemasaran. Informasi ini digunakan untuk mengidentifikasi dan menentukan peluang dan masalah pemasaran. di antaranya : a. 3 .

dll. efektivitas iklan. gaya hidup konsumen. riset analisis penjualan. preferensi konsumen. perubahan harga.1 Riset Identifikasi Masalah (Problem Identification Research) Tipe ini dilakukan untuk membantu mengidentifikasi masalah yang mungkin tidak atau belum muncul ke permukaan. riset karakteristik pasar. intensitasgrosir. dll. namun telah atau bakal terjadi di masa depan. maka dilakukan riset pemecahan masalah. riset produk : misal brand positioning.2 Riset pemecahan masalah (Proble Solving Research) Setelah masalah teridentifikasi. Maka . riset pangsa pasar. riset peramalan bisnis. Perumusan Masalah ( Defining The Problem) Riset hanya dapat dirancang secara sistematis untuk memberikan informasi berharga jika masalah yang dihadapi telah dirumuskan secara jelas dan akurat. hubungan harga dengan permintaan konsumen.potensi pasar. riset penetapan harga : misal arti penting harga dalam sebuah merek. lokasi distribusi dan gerai-gerai. mediapromosi. dll. creative advertising testing. riset citra merk atau perusahaan. desain produk. E.D. dll. KLASIFIKASI RISET PEMASARAN D. D. diferensiasi produk. dan riset trend bisnis. kemasan produk. 4 . tahap awal yang harus dilakukan adalah merumuskan masalah apa yang akan dicari keputusannya. pricing practice. dll.) riset distribusi : misal penentuan tipe distribusi.) riset promosi : misal bauran promosi. Digunakan dalam pembuatan keputusan untuk memecahkan masalah pemasaran spesifik. PROSES RISET PEMASARAN 1. Riset pemecahan masalah meliputi : riset segmentasi : misal segmen pasar. Riset Identifikasi masalah terdiri dari : riset potensi pasar.

Menyusun dan melakukan pre-test terhadap kuesioner atau bentuk pengumpulan data lainnya. Contoh Perumusan Masalah : Indomie sebagai salah satu produk Mi instan yang diproduksi oleh PT. dll. Menetapkan prosedur pengukuran dan skala. observasi atau cara lainnya. 3. 4. Diketahui pangsa pasar Indomie turun dari 90% menjadi 75%. Menetapkan proses sampling dan jumlah sample. serta menentukan factorfaktor yang mempengaruhi desain penelitian.) 5. kita mengembangkan berbagai kerangka dan model analitis. 5 . seperti Wingsfood yang Memproduksi Mi Sedap. tentunya yang berkaitan dengan pemasaran misal dalam diskusi. 6.data-data sekunder. Pendekatan Penyelesaian Masalah ( Developing an Approach to The Problem) Di dalam Tahap ini. ada beberapa komponen yang dilakukan yakni : Komponen-komponen desain riset : 1. tentunya kini menghadapi perrsaingan yang sangat ketat. memberikan hipotesis sebagai asumsi dasar dalam riset yang akan dikembangkan nantinya. Menentukan informasi yang dibutuhkan. 2. deskriptif atau kausal). Menyusun rencana analisis data.Banyak hal yang bisa dilakukan oleh satu perusahaan di dalam mencari problem-problem. Indofood Sukses Makmur. pertanyaan yang dibutuhkan. ( menentukan apakan mengguakan survey. 2.Haruskah riset dilakukan mengenai hal tersebut. Penentuan Desain Riset Desain riset merupakan kerangka atau cetak biru untuk melaksanakan proyek riset pemasaran. Apa yag harus dilakukan Indomie untuk tetap dapat meraih pangsa pasar tertinggi . 3. Dalam proses penentuan desain riset. Menentukan desain riset pemasaran (eksploratoris. yang menjabarkan prosedur untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam memecahkan masalah riset pemasaran.

interview. pengambilan keputusan. Setiap bentuk kuesioner atau pengamatan diperiksa. meliputi : data interval & data rasio. meliputi : data nominal & data ordinal. kemudian di analisis dengan menggunakan berbagai macam tipe pengukuran statistik. estimasi. Preparing and Analyzing Data Persiapan data mencakup mengedit. Aplikasi Metode Statistik : 1. dan evaluasi yang cermat untuk menghindari kesalahan pada tahap berikutnya. tidak dapat dilakukan operasi matematika.4. misalnya dengan melakukan observasi langsung. coding. diperbaiki. dan. Setelah data benar-benar tepat. Analisis dengan bantuan Non Ilmu Statistik 6 . Ada 2 tipe analisis data yakni : a. b. Di dalam proses mengumpulkan data juga harus dilakukan training. Hasilnya dapat dijadikan sebagai sumber pengambilan kesimpulan yang tentunya berhubungan dengan riset pemasaran yang dilakukan suatu perusahaan. sehingga dianalisis dengan metode statistik. 2. langsung melalui supplier. Analisis Data tidak hanya dengan menggunakan Ilmu statistik. Mengumpulkan Data Yang Diperlukan ( Collecting Data) Mengumpulkan data bisa melakukan Field Work. 5. controlling. Data Kuantitatif : dapat dilakukan operasi matematika. transkripsi. dapat dimasukkan menjadi data komputer. Jenis Data Statistik : 1. Analisis dengan bantuan Ilmu Statistik Mayoritas data riset pemasaran merupakan tipikal data statistik. dsb. masing-masing hasil nya. jika perlu. Statistik Deskriptif : menggambarkan berbagai karakteristik data 2. dll. misalnya : prediksi. dan verifikasi data. Statistik Induktif (Inferensi) : inferensi terhadap sekumpulan data dari satu sample. Data Kualitatif : data kategori. survey terhadap pasar ( Konsumen ). atau diedit.

serta melalui langkah yang tepat. Agar Riset Pemasaran dapat memberikan keputusan yang tepat maka harus dilakukan secara ”total” oleh suatu perusahaan. pendekatan-pendekatan yang digunakan. Preparing and Presenting The Report Pada tahap ini semua data telah terkumpul dan terolah. grafik. perhitunganperhitungan. Naresha K. Mengingat persaingan dunia industri yang semakin ketat. Upper Saddle River. Salah satunya. ditampilkan tabel. Jakarta:Elex Media Computindo. dilakukan suatu riset untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen. dll. Basic Marketing Research: A Decision-Making Approach. KESIMPULAN Konsumen. Importance Performance Analysis. Malhotra. NJ: Prentice Hall 7 .2006. prosedur analisis data yang dipakai. yang tentunya menunjukkan hasil riset perusahaan yang juga dipresentasikan secara lisan agar pihak manajemen dapat menyimpulkan keputusan yang tepat.2001. Biasanya pada laporan akhir tersebut. yakni melalui Riset Pemasaran. optimasi biaya pemasaran. desain riset yang digunakan. menuntut perusahaan untuk terus mencari cara dan mengambil keputusan yang tepat untuk tetap mencapai competitive advantage. atau Multiattribute Attitude Model. memenuhi semua kriteria. Singgih S. Riset Pemasaran:Konsep dan Aplikasi dengan SPSS. == = = = = = == SUMBER REFERENSI : • • Fandy Tjiptono. maupun langkah-langkah pemasaran yang tepat. 6. Seluruh proyek harus didokumentasikan dalam laporan tertulis yang tentunya menampilkan mulai dari langkah awal yakni identifikasi masalh. serta hasil akhir dari riset tersebut.Contoh : analisis sikap konsumen dengan Metode Fishbein. analisis Semantic Differensial. merupakan aset yang berharga bagi suatu perusahaan yang benarbenar harus dipertahankan loyalitasnya.

pengamatan secara langsung. Relevan. atau yang lainnya. maka dapat dipilih apakah akan menggunakan kuisioner. artinya yangmengumpulkan atau mempublikasikan data tersebut bukanah perusahaan yang bersangkutan melainkan organisasi lain seperti pemerintah. dan Standard Error yang kecil. Data dapat diklasifikasikan menurut : a. analisis provitabilitas produk atau pola pembelian produk konsumen dll. Data internal seringkali tidak tersediasecara lengkap di perusahaan yang kecil atau kurang terorganisir dengan baik. Di dalam mengumpulkan data . periset dapat mengunjungi berbagai perusahaan yang lengkap. Untuk mendapatkan data eksternal yang kadang sudah berupa informasi. Menurut Sifatnya : data Diskrit dan Data Kontinyu c. perusahaan investasi atau perusahaan riset.Pada tahap ini ditentukan meteode apa yang digunakan dalam pengumpulan data. Menurut Sumbernya : Data internal dan Data Eksternal Data Internal Sesuai dengan namanya data ini berasal dari perusahaan yang bersangkutan. ramalan penjualan.akan memiliki database lengkap yang berisi karakteristik pelanggannya. Data-datainternal ini mungkin akan cukup untuk pemasaran yang memiliki topik berupa deskripsi pelanggan saat ini. Up to date. Menurut Jenisnya : Data Kualitatif dan Data Kuantitatif b. Data yang baik adalah data yang : Objektif ( Sesuai Keadaan sebenarya) . Data Eksternal Data eksternal merupakan data yang berasal dari luar perusahaan.Perusahaan atau organisasi yang memiliki data pelanggan yang terorganisir dengan baik. Datainternal yang tersedia di dalam perusahaan biasanya berkaitan dengan kegiatanoperasional perusahaan yang dicatat secara rutin. 8 . asosiasi dagang. organisasi nirlaba atauyayasan.

Contoh : Daftar Pelanggan . Menurut Cara Memperolehnya : Data Primer : dikumpulkan dan diolah sendiri dari obyeknya ( kuisioner. mengakses atau meminta data tersebut (kadangsudah bentuk informasi) ke pihak lain yan telah mengumpulkannya di lapangan. Periset sekedar mencatat. Menurut Waktu Pengumpulan : data cross section dan time series. 9 . Periset hanya memanfaatkan data yang sudah ada untuk penelitiannya .Contoh : d. eksperimen) Data Sekunder : merupakan data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain bukan oleh periset sendiri. observasi. e.

Analisis dan Intrepretasi Data 9. Perancangan Sampel dan Pengumpulan Data Peneliti harus menspesifikasi kerangka sampling. 8. proses pemilihan sample (berdasarkan pada metode sampling. baik probability sampling maupun non probability sampling). 10 . kesimpulan dan rekomendasi penelitian yang diserahkan kepada pihak manajemen untuk mendukung pengambilan keputusan. dan jumlah sample.7. Penyusunan Laporan Riset Laporan riset merupakan rangkuman hasil. 10.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful