Akuntansi manajemen mempersiapkan sejumlah informasi untuk manajemen perusahaan mulai dari pengumpulan data hingga laporan likuiditas

dan ramalan operasional berupa berbagai jenis pengeluaran beban. Factor-faktor lingkungan juga mempengaruhi penggunaan informasi yang dihasilkan secara internal. Misalnya pengaruh budaya. Budaya yang tidak nyaman dengan ketidakpastian dan ambiguitas cenderung untuk lebih siap menerima teknologi informasi dibandingkan mereka yang tidak nyaman. Factor translasi juga mempengaruhi penggunaan informasi yang dihasilkan. FAS No 52 mewajibkan penggunaan metode translasi temporal ketika melakukan translasi akun-akun perusahaan afiliasi luar negeri yang berada dalam lingkungan berafiliasi tinggi.

Meskipun demikian, ketentuan tersebut tidak memenuhi kebutuhan informasi perusahaan yang beroperasi di Negara-negara dengan inflasi tinggi karena cenderung menimbulkan distorsi realitas melalui: menilai lebih atau menilai kurang pendapatan dan beban - melaporkan keuntungan atau kerugian translasi yang besar yang sulit untuk diinterpretasikan mendistorsi perbandingan Mengapa kita perlu memperhatikan distorsi ini? kinerja antarwaktu.

- Sistem pelaporan tradisional memiliki pengaruh yang buruk terhadap perilaku tenaga penjualan - System pelaporan trandisional tidak memberikan motivasi bagi tenaga penjualan untuk memfakturkan dan mengirimkan lebih dahulu di bulan itu - System ini memanipulasi hasil

Agar suatu system pengendalian di perusahaan multinasional berfungsi dengan baik, maka biasanya system yang digunakan banyak perusahaan multinasional untuk mengendalikan operasi luar negerinya dalam banyak hal banyak hal sama dengan yang digunakan secara domestic. Bagian-bagian system yang umumnya dikirim keluar meliputi control keuangan dan anggaran serta kecenderungan untuk menerapkan standar yang sama yang dikembangkan untuk mengevaluasi operasi domestic. Setelah tujuan strategis dan anggaran modal dibuat, selanjutnya manajemen memfokuskan diri pada perencanaan jangka pendek. Perencanaan jangka pendek mencakup pembuatan anggaran operasional atau rencana laba apabila diperlukan dalam organisasi. Rencana laba

ini merupakan dasar bagi peramalan manajemen kas, keputusan operasi, dan skema kompensasi manajemen. Rencana laporan laba rugi perusahaan afiliasi asing pertama-tama dikonversikan menurut prinsip-prinsip akuntansi yang dianut di Negara asal induk perusahaan dan ditranslasikan dari mata uang local ke dalam mata uang induk perusahaan. Berdasarkan hasil analisis Hofstede, Gray mengusulkan suatu kerangka kerja yang menghubungkan budaya dan akuntansi, Ia mengusulkan empat dimensi nilai akuntansi yang mempengaruhi praktik pelaporan keuangan suatu negara, yaitu: 1. Profesionalisme versus ketetapan wajib pengendalian: preferensi terhadap pertimbangan profesional individu dan regulasi sendiri kalangan profesional dibandingkan terhadap kepatuhan dengan ketentuan hukum yang telah ditentukan. 2. Keseragaman versus fleksibilitas: preferensi terhadap keseragaman dan konsistensi dibandingkan fleksibilitas dalam bereaksi terhadap suatu keadaan tertentu. 3. Konservatisme versus optimisme: suatu preferensi dalam memilih pendekatan yang lebih bijak untuk mengukur dan mengatasi segala ketidakpastian di masa depan, daripada memilih pendekatan yang sekadar optimis namun beresiko. 4. Kerahasiaan versus transparansi: preferensi atas kerahasiaan dan pembatasan informasi usaha menurut dasar kebutuhan untuk tahu dibandingkan dengan kesediaan untuk mengungkapkan informasi kepada publik. http://bluesboyz.blogspot.com/2011/06/akuntansi-manajemen-berbasis.html

Untuk menginterpretasikan kinerja perusahaan multinasional yang dilaporkan secara tepat, kita harus memahami sifat keuntungan dan kerugian valuta asing. Pengaruh perubahan dalam nilai mata uang asing terhadap penjualan di masa depan dan biaya masa depan sering disebut sebagai potensi risiko ekonomi (economic exsposure). ALASAN TRANSLASI MATA UANG ASING Perusahaan dengan kegiatan operasional luar negeri yang signifikan mempersiapkan laporan keuangan gabungan yang memberikan laporan pada para pembaca informasi menegnai operasional perusahaan secara global. Untuk memenuhi hal tersebut, laporan keuangan mata uang asing dari anak perusahaan yang dihitung dengan mata uang asing yang dilaporkan lagi terhadap mata uang yang digunakan laporan induk perusahaan. proses pelaporan informasi keuangan dari suatu mata uang. LATAR BELAKANG DAN TERMINOLOGI Perbedaan translasi dengan konversi Translasi mata uang asing tidak sama dengan konversi. Translasi hanyalah perubahan satuan unit moneter, seperti halnya sebuah neraca yang dinyatakan dalam pound

Inggris disajikan ulang kedalam nilai ekuivalen dollar AS. Tidak ada pertukaran fisik yang terjadi, dan tidak ada transaksi terkait yang terjadi seperti bila dilakukan konversi. Saldo-saldo dalam mata uang asing ditranslasikan menjadi nilai ekuivalen mata uang domestic berdasarkan kurs nilai tukar valuta asing yaitu harga satu unit suatu mata uang yang dinyatakan dalam mata uang lainnya. Mata uang Negara dagang utama dibeli dan dijual dalam pasar global. Dengan dihubungkan lewat jaringan telekomunikasi yang canggih, para pelaku pasar mencakup bank dan perantara mata uang lainnya, kalangan usaha, para individu, dan pedagang profesional. Transaksi mata uang asing terjadi pada pasar spot, forward, atau swap. Mata uang yang dibeli atau dijual pada spot umumnya harus dikirimkan secepatnya, yaitu dalam waktu 2 hari kerja. Kurs pasar spot dipengaruhi oleh banyak factor, termasuk perbedaan tingkat inflasi antar Negara, perbedaan suku bunga nasional dan ekspektasi terhadap arah nilai tukar di masa mendatang. Transaksi pada pasar forward adalah perjanjian untuk melakukan pertukaran suatu mata uang dengan jumlah tertentu ke dalam mata uang lain pada suatu tanggal di masa depan. Kuotasi pada pasar forward dinyatakan dengan diskonto atau premium dari kurs spot. Transaksi swap melibatkan pembelian spot dan penjualan forward atau penjualan spot atau pembelian forward, atas suatu mata uang secara bersamaan. Investor sering memanfaatkan transaksi swap untuk mengambil keuntungan dari tingkat suku bunga yang lebih tinggi di suatu Negara asing, dalam kesempatan yang sama melindungi diri terhadap pergerakan yang tidak menguntungkan dari kurs nilai tukar valuta asing. Istilah dalam translasi mata uang asing
   

 

Konversi. Translasi satu mata uanga asing dengan mata uang asing lainnya Kurs saat ini . Tingkat arus uang yang berpengaruh pada tanggal laporan keuangan. Translasi mata uang asing. Proses penjabaran jumlah atau hitungan menggunakan mata uang asing sebagai suatu unit perhitungan. Kontrak transaksi forward. Sebuah perjanjian untuk melakukan translasi mata uang dari Negara yang berbeda dengan tingkat yang spesifik dan waktu yang disepakati. Mata uang fungsional. Mata uang utama yang digunakan dalam bisnis dan penghasilan serta penyimpanan uang. Kurs historis. Nilai tukar mata uang asing yang berlaku saat aset atau kewajiban dengan mata uang asing pertama kali di dapatkan.

Efek Laporan Keuangan Terhadap Kurs Alternatif Translasi Mata Uang Asing Ketiga nilai tukar berikut ini digunakan ketika melakukan translasi saldo dalam mata uang asing menjadi mata uang domestik. Pertama, kurs ini adalah kurs nilai tukar pada saat tanggal laporan keuangan. Kedua, kurs historis adalah kurs nilai tukar pada saat suatu aktiva dalam mata uang asing pertama kali diperoleh atau ketika suatu

Gains and losses settled transactions muncul walaupun nilai tukar pada pembukuan transaksi awal berbeda dengan tingkat pada pencapaian. Perspektif transaksi ganda : mempertimbangkan kejadian yang terpisah dari penjualan yang memberikan tambahan pendapatan (FASB No. b. Item laba rugi ditranslasikan pada aplikasi tingkat rata-rata operasional tiap bulan atau pada rata-rata dasar tambahan yang mencakup seluruh periode yang dilaporkan Kelemahan : sering kali tidak sesuai dengan kenyataan dan definisi current dan non current merupakan klasifikasi bukan justifikasi konseptual pada nilai tukar yang digunakan dalam translasi mata uang asing · Metode moneter-nonmoneter Aset dan kewajiban moneter ditranslasikan dengan kurs saat ini dan dinilai sebagai risiko nilai tukar. Metode Nilai Tukar Ganda (mengombinasikan kurs saat ini dan kurs historis) · Metode current-noncurrent Aset lancar dan kewajiban lancar ditranslasikan dengan kurs saat ini.kewajiban dalam mata uang asing pertama kali terjadi. harga penutupan. Item moneter ditranslasikan dengan kurs saat ini. Metode Nilai Tukar Tunggal (metode kurs saat ini) Mengaplikasikan nilai tukar tunggal. TRANSLASI MATA UANG ASING a. Item non moneter ditranslasikan dalam kurs historis. Aset dan kewajiban tidak lancar ditranslasikan dengan kurs historis. Pendapatan dan beban mata uang asing secara umum ditranslasikan pada nilai tukar yang berlaku saat item tersebut diakui. Terakhir. b. Kurs nilai tukar historis umumnya mempertahankan biaya awal ekuivalen dengan suatu pos dalam mata uang asing dalam laporan berdenominasi mata uang domestik. item nonmoneter ditranslasikan pada kurs yang menjaga dasar perhitungan awal. 52). atau harga saat ini terhadap semua saham dan utang asing. Pengaruh penggunaan kurs nilai tukar historis dibandingkan dengan kurs nilai tukar kini terhadap laporan keuangan ketika digunakan sebagai koefisien translasi mata uang asing. kurs rata-rata yaitu rata-rata sederhana atau tertimbang dari kurs nilai tukar kini atau kurs nilai tukar historis. KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN TRANSLASI MATA UANG ASING . 2. Perspektif transaksi tunggal : penyesuaian nilai tukar dimasukkan sebagai penyesuaian terhadap pembukuan transaksi awal dengan alasan bahwa transaksi dan perjanjiannya merupakan kejadian tunggal. Kelemahan : moneter dan non moneter merupakan skema klasifikasi yang mengarah pada hasil yang kurang baik · Metode kurs sementarA Translasi mata uang asing neraca disajikan ulang menggunakan mata uang item tersebut. Tipe penyesuaian transaksi : 1. tetapi bukan penilaian aktual. Gains or losses unsettled transactions muncul saat laporan keuangan dipersiapkan sebelum transaksi disetujui Cara untuk membukukan keuntungan dan kerugian transaksi : a.

tidak dihitung dalam laporan laba-rugi o Laba Terkelola : translasi mata uang asing memberi peluang untuk mengelola laba TRANSLASI MATA UANG ASING DAN INFLASI Penggunaan kurs kini untuk mentranslasikan biaya perolehan aktiva non-moneter yang berlokasi di lingkungan berinflasi pada akhirnya akan menimbulkan nilai ekuivalen dalam mata uang domestik yang jauh lebih rendah dari pada dasar pengukuran awalnya. Sebagai solusi FAS No 52 mewajibkan penggunaan dolar AS sebagai mata uang fungsional untuk operasi luar . Tidak ada penangguhan PENGEMBANGAN AKUNTANSI TRANSLASI MATA UANG ASING o Pra 1965 : metode current-non current serta keuntungan dan kerugian transaksi ditambahkan secara langsung terhadap pendapatan o 1965-1975 : pengecualian khusus metode current-non current dimana persediaan dapat ditranslasikan dengan kurs historis o 1975-1781 : FAS No.1. karena penyesuaian tersebut tidak konsisten dengan kerangka dasar penilaian biaya historis yang digunakan dalam laporan keuangan dasar di AS. 52 tidak konsisten dengan teori konsolidasi o Harga Perolehan : mentranslasikan neraca berdasarkan harga perolehan dengan nilai tukar saat ini tidak menghasilkan harga perolehan ataupun nilai lancar o Konsep Pendapatan : penyesuaian dibuat berhungan langsung dengan ekuitas pemegang saham. Hasil translasi seperti itu dengan mudah dapat lebih menyesatkan pembaca ketika memberikan informasi kepada pembaca. akan tetapi mengakui keuntungan hanya jika terealisasi saja 4. 52 mengenai translasi saat mata uang lokal adalah mata uang fungsional. Penangguhan dan amortisasi menangguhkan keuntungan dan kerugian secara mengamortisasi penyesuaian melebihi umur manfaatnya pada masa item neraca terkait 3. Pada saat yang bersamaan. PERMASALAHAN PERHITUNGAN o Perspektif Laporan : FAS No. FASB menolak penyesuaian inflasi sebelum proses translasi. laba yang ditranslasikan akan jauh lebih besar sehubungan dengan beban depresisasi yang juga lebih rendah. Penangguhan : penyesuaian translasi mata uang asing diakumulasikan secara terpisah sebagai bagian penggabungan modal 2. translasi saat mata uang induk perusahaan adalah mata uang fungsional dan translasi saat mata uang asing adalah mata uang fungsional. 8 yaitu memasukkan unsur-unsur GAAP AS dengan menerima metode kurs sementara dimana keuntungan dan kerugian transaksi harus diakui dalam pendapatan saat periode perubahan kurs o 1981 – sekarang : FAS No. Penilaian dolar yang lebih rendah biasanya merendahkan kekuatan laba akutal dari aktiva luar negeri yang didukung oleh inflasi lokal dan rasio pengembalian atas investasi yang terpengaruh inflasi di suatu operasi luar negeri dapat menciptakan harapan yang palsu atas keuntungan masa depan. Penangguhan sebagian mengakui kerugian segera saat terjadinya.

Prosedur ini akan mempertahankan nilai konstan ekuivalen dolar aktiva dalam mata uang asing.ac. Fakta bahwa nilai relative mata uang asing jarang sekali ditetapkan. Keadaan ini merupakan tantangan tersendiri bagi perusahaan multinasional untuk menyediakan pengungkapan informasi hasil operasi dan posisi keuangan. suatu aktiva dan kewajiban mata uang asing dikatakan menghadapi resiko mata uang jika suatu perubahan kurs nilai tukar mata uang menyebabkan mata uang induk perusahaan (pelaporan) juga berubah. Akhirnya. baik domestik dan luar negeri. 4. http://wartawarga. laporan keuangan perusahaan luar negeri yang berdenominasi dalam mata uang asing disajikan ulang dengan mata uang pelaporan induk perusahaan. Kebutuhan ini timbul pada saat suatu perusahaan bermaksud untuk mencatatkan sahamnya di suatu bursa efek luar . 2. atau perbandingan hasil suatu perusahaan yang sama dari satu periode lain sulit dilakukan. Untuk mencapai hal ini. mengukur resiko suatu perusahaan terhadap pengaruh mata uang dan berkomunikasi dengan para pihak berkepentingan dari luar negeri.yaitu: 1. Untuk keperluan akuntansi. Kurs nilai tukar variable. Masalah yang berkaitan dengan translasi mata uang. 3.gunadarma. yang digabungkan dengan berbagai macam metode translasi yang dapat digunakan dan perbedaan perlakuan atas keuntungan dan kerugian transalasi. Untuk mencatat transaksi mata uang asing. karena aktiva tersebut akan ditranslasikan menurut kurs historis. membuat perbandingan hasil keuangan satu perusahaan dengan perusahaan lain.id/2012/05/chapter-6-translasi-mata-uang-asingakuntansi-internasional/ Alasan-Alasan Untuk Melakukan Translasi Perusahaan dengan operasi luar negeri yang signifikan menyusun laporan keuangan konsolidasi yang memeungkinkan para pembaca laporan untuk mendapatkan pemahaman yang holistik atas operasi perusahaan. skala investasi internasional yang meluas meningkatkan kebutuhan untuk menyampaikan informasi akuntansi mengenai suatu perusahaan yang berdomisili di suatu negara kepada pengguna di negara yang lain.negeri yang berdomisili dilingkungan dengan hiperinflasi. Proses penyajian ulang informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya disebut translasi.

Investor sering memanfaatkan transaksi swap untuk mengambil keuntungan dari tingkat suku bunga yang lebih tinggi di suatu Negara asing sembari dalam kesempatan yang sama melindungi diri dari pergerakan yang tidak menguntungkan dari kurs nilai tukar valuta asing. Transaksi swap melibatkan pembelian spot dan penjualan forward atau penjualan spot dan pembelian forward atas suatu mata uang secara bersamaan. seperti halnya sebuah neraca yang dinyatakan dalam pound Inggris disajikan ulang ke dalam nilai ekuivalen dolar AS. kurs nilai tukar jarang sekali stabil. translasi mata uang tidak akan lebih sukar dari proses translasi satuan inci atau kaki menjadi nilai ekuivalennya dalam unit metrik. Nilai tukar yang berfluktuasi secara khusus terjadi di Eropa Timur. dan tidak ada transaksi terkait yang terjadi seperti bila dilakukan konversi. Amerika Latin. Transaksi mata uang asing terjadi pada pasar spot. Mata uang Negaranegara industry maju menemukan nilainya secara bebas dalam pasar mata uang. Transaksi pada pasar forward adalah perjanjian untuk melakukan pertukaran suatu mata uang dengan jumlah tertentu ke dalam mata uang lain pada suatu tanggal di masa depan. Permasalahan Jika kurs nilai tukar relatif stabil. Mata uang yang dibeli atau dijual pada spot umumnya harus dikirimkan secepatnya yaitu dalam waktu 2 hari kerja. yang adalah pertukaran dari satu mata uang ke mata uang lain secara fisik. Namun demikian. Translasi saldo-saldo dalam mata uang asing dilakukan sederhana saja. dan . forward atau swap. Nilai ekuivalen mata uang domestik diperoleh dengan mengalikan saldo dalam mata uang asing dengan kuotasi kurs langsung dengan membagi saldo mata uang asing dengan kuotasi tidak langsung. Translasi hanyalah perubahan satuan unit moneterr.negeri bermaksud untuk melakukan akuisisi atau usaha patungan dengan pihak asing. Saldo-saldo dalam mata uang asing ditranslasikan menjadi nilai ekuivalen mata uang domestik berdasarkan kurs nilai tukar valuta asing yaitu harga satu unit suatu mata uang yang dinyatakan dalam mata uang lainnya. Latar Belakang dan Terminologi Translasi tidak sama dengan konversi. Kuotasi pada pasar forward dinyatakan dengan diskonto atau premium dari kurs spot. baik secara langsung maupun tidak langsung. atau ingin mengkomunikasikan hasil operasi dan posisi keuangan kepada para pemegang saham asingnya. Tidak ada pertukaran fisik yang terjadi.

Umumnya mempertahankan biaya awal ekuivalen dengan suatu pos dalam mata uang asing dalam laporan berdenominasi mata uang domestik. yang pertama keuntungan dan kerugian atas transaksi yang terselesaikan. Kurs rata-rata (avarage). c. yaitu: a. Pergerakan mata uang juga sangat berhubungan erat dengan tingkat inflasi lokal. Transaksi mata uang asing terjadi pada saat suatu perusahaan membeli atau menjual barang. dengan pembayaran yang dibuat dalam mata uang asing atau ketika perusahaan meminjam atau meminjamkan mata uang asing. Kurs kini (current). Penggunaan kurs nilai tukar historis melindungi laporan keuangan dari keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing.beberapa bagian Asia. Fluktuasi mata uang meningkatkan jumlah nilai tukar translasi yang dapat digunakan dalam proses translasi dan menimbulkan keuntungan dan kerugian mata uang asing. Jenis kedua penyesuaian transaksi adalah keuntungan dan kerugian dari transaksi yang belum terselesaikan timbul ketika laporan keuangan disusun sebelum suatu transaksi diselesaikan. yaitu dari kenaikan atau penurunan dalam ekuivalen dolar saldo mata uang asing yang timbul dari fluktuasi kurs translasiantar periode pelaporan. Kurs nilai tukar yang berfluktuasi menyebabkan timbulnya beberapa isu utama dalam akuntansi untuk translasi mata uang asing: . Dari dua jenis penyesuaian transaksi. adalah rata-rata sederhana atau tertimbang dari kurs nilai tukar kini atau kurs nilai tukar historis. Kurs historis (historical). Penggunaan kurs kini menimbulkan terjadinya keuntungan atau kerugian translasi. adalah kurs nilai tukar pada saat suatu aktiva dalam mata uang asing pertama kali diperoleh atau ketika suatu kewajiban dalam mata uang asing pertama kali terjadi. timbul ketika nilai tukar yang digunakan untuk mencatat transaksi pada awalnya berbeda dengan nilai tukar yang digunakan pada saat penyelasian. adalah kurs nilai tukar pada saat tanggal laporan keuangan. b. Pengaruh Alternatif Kurs Translasi Terhadap Laporan Keuangan Ketiga nilai tukar berikut dapat digunakan ketika melakukan translasi saldo dalam mata uang asing menjadi mata uang domestik. Translasi diperlukan untuk mempertahankan catatan akuntansi dalam mata uang perusahaan pelapor.

Bagaimana sebaiknya keuntungan dan kerugian translasi harus dicatat? Transaksi Mata Uang Asing Ciri utama yang istimewa dari sebuah transaksi mata uang asing adalah penyelesaiannya dipengaruhi dalam suatu mata uang asing. karena pembedaan seperti itu tidak dapat diterapkan dalam praktik. Pada setiap tanggal neraca. keuntungan atau kerugian yang terjadi dari suatu transaksi harus diukur dan dicatat dalam mata uang fungsional perusahaan yang melakukan pencatatan dengan menggunakan kurs nilai tukar yag berlaku pada tanggal tersebut. Aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing yang manakah yang beresiko terhadap perubahan nilai tukar? 3. Apabila laporan keuangan disusun sebelum penyelesaian transaksi. Pada tanggal suatu transaksi diakui. Berdasarkan hal ini. kewajiban. . Kurs nilai tukar manakah yang harusnya digunakan untuk mentranslasikan saldo dalam mata uang asing ke dalam mata uang domestik? 2. pendapatan. saldo-saldo tercatat yang berdenominasi dalam suatu mata uang selain mata uang fungsional perusahaan yang melakukan pencatatan harus disesuaikan untuk mencerminkan kurs nilai tukar terkini. 25 merupakan pernyataan standar akuntansi untuk mata uang asing yang berisi : a. setiap aktiva. FASB menolak pandangan yang menyatakan bahwa pembedaan perlu dibuat antara keuntungan dan kerugian dari transaksi yang sudah diselesaikan dan yang belum diselesaikan. penyesuaian akuntansi (yaitu keuntungan atau kerugian dari transaksi yang belum diselesaikan) akan sama dengan perbedaan antara jumlah yang awalnya dicatat dan jumlah yang disajikan dalam laporan keuangan. Transaksi mata uang asing terjadi pada saat suatu perusahaan membeli atau menjual barang dengan pembayaran yang dilakukan dalam suatu mata uang asing. b.1. beban. Terdapat dua perlakuan akuntansi atas keuntungan dan kerugian transaksi yang dapat diterapkan. FAS No. penyesuaian kurs nilai tukar valuta asing (yaitu keuntungan atau kerugian atas transaksi yang telah terjadi ) perlu dibuat pada saat terjadi perubahan kurs nilai tukar di antara tanggal transaksi dan tanggal penyelesaian.

Metode Moneter – Nonmoneter Menggunakan skema klasifikasi neraca untuk menentukan kurs translasi yang tepat. Aktiva dan kewajiban moneter ditranslasikan berdasarkan kurs kini. kewajiban. Pendapatan dan beban dalam mata uang sing umumnya ditranslasikan dengan menggunakan kurs nilai tukar yang berlaku pada saat pos-pos tersebut diakui. untuk memudahkan pos-pos ini umumnya ditranslasikan dengan menggunakan rata-rata tertimbang kurs nilai tukar yang tepat untuk periode tersebut. pendapatan dan beban yang dinyatakan dalam mata uang asing menjadi dalam mata uang domestik. lingkungan mata uang local di mana perusahaan afiliasi asing melakukan usahanya. untuk seluruh aktiva dan kewajiban lancar. laporan keuangan sebuah operasi asing (yang dipandang oleh induk perusahaan sebagai perusahaan otonomi) memiliki domisili pelaporannya sendiri. Namun demikian. Pos-pos laporan laba rugi ditranslasikan dengan menggunakan prosedur yang sama dengan yang dijelaskan untuk konsep kini- . Translasi Mata Uang Asing Perusahaan yang beroperasi secara internasional menggunkan berbagai metode untuk menyatakan aktiva. yaitu: 1. 2. Pos-pos nonmoneter (aktiva tetap. menerapkan satu kurs nilai tukar yaitu kurs terkini atau kurs penutupan. investasi jangka panjang dan persediaan) ditranslasikan dengan menggunakan kurs historis.Perspektif Transaksi Tunggal Berdasarkan perspektif tramnsaksi tunggal. penagihan piutang dalam krona dianggap sebagai peristiwa terpisah dari penjualan yang menyebabkan timbulnya piutang tersebut. Perspektif Dua Transaksi Berdasarkan perspektif dua transaksi. Metode Kurs Tunggal Metode kurs tunggal. penyesuaian niali tukar (baik yang sudah diselesaikan atau belum) diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap akun-akun transaksi yang awal berdasarkan premis bahwa suatu transaksi dan penyelesaiannya merupakan suatu peristiwa tunggal. yang sudah lama popular di Eropa. Berdasarkan metode ini. Metode translasi ini dapat diklasifikasikan.

melainkan hanya mengubah unit pengukuran. Kurs rata-rata sering digunakan dalam laporan laba rugi untuk pos-pos beban. Metode temporal Dengan menggunakan metode temporal translasi mata uang merupakan proses konversi pengukuran atau penyajian uang nilai tertentu. Beberapa alternative yang disarankan adalah: (1) kurs pembayaran deviden. perlu diperhatikan bahwa. metode moneter-nonmoneter bergantung pada klasifikasi skema neraca untuk menentukan kurs translasi yang tepat. Berdasarkan keadaan ini. Oleh karena itu. . harus dipilih beberapa kurs nilai tukar yang ada. 2. Kurs Kini yang Tepat Kurs nilai tukar yang digunakan dalam metode translasi mengacu pada historis dan kurs kini. Perubahan nilai ekuivalen mata uang domestik dari aktiva bersih anak perusahaan luar negeri tidak direalisasikan dan tidak berpengaruh terhadap arus kas mata uang local yang dihasilkan dari entitas asing. Penangguhan dan Amortisasi Beberapa pihak mendukung penangguhan keuntungan atau kerugian translasi dan melakukan amortisasi penyesuaian ini selama masa manfaat pos-pos neraca terkait. 3. Penangguhan Dikeluarkannya penyesuaian translasi dari laba periode sekarang umumnya dianjurkan karena penyesuaian ini hanyalah hasil dari proses penyajian ulang. Dalam situasi ini. Keuntungan dan Kerugian Translasi 1. penyesuaian translasi harus diakumulasi secara terpisah sebagai bagian ekuitas konsolidasi. Metode ini tidak mengubah atribut suatu pos yang diukur. (2) kurs pasar bebas.nonkini. Namun demikian. dan (3) kurs penalti atau preferensi yang dapat digunakan. akan cenderung menyesatkan jika memasukan penyesuaian seperti itu ke dalam laba sekarang. seperti yang terkait dengan kegiatan impor atau ekspor. Beberapa Negara menggunakan kurs nilai tukar yang berbeda untuk transaksi yang berbeda. Hal ini dapat menghasilkan hasil yang kurang tepat.

Pernyataan ini mendorong penggunaan metode kini-nonkini. penangguhan keuntungan translasi semata-mata hanya karena merupakan keuntungan. 6 dikeluarkan pada . Perkembangan Akuntansi Translasi Sebelum 1965 Praktik translasi kebanyakan perusahaan AS dipandu oleh Accounting Research Bulletin (ARB No. tetap mengabaikan terjadinya perubahan kurs. Keuntungan atau kerugian transaksi langsung dimasukan ke dalam laba.3. Tidak Ditangguhkan Pilihan terakhir adalah untuk mengakui keuntungan atau kerugian translasi dalam laporan laba rugi sesegera mungkin. 4) yang kemudian diterbitkan kembali sebagai Bab 12 dalam ARB No. tetapi mengakui keuntungan hanya setelah direalisasikan. pilihan ini memandang penangguhan dalam bentuk apa pun bersifat palsu dan cenderung menyesatkan. Setiap berbedaan akuntansi disebabkan oleh penyajian ulang utng diperlakukan sebagai bagian dari biaya perolehan aktiva. Meskipun terdengar konservatif. sedangkan keuntungan translasi bersih ditangguhkan dalam akun penundaan neraca dan digunakan untuk menghapuskan kerugian translasi pada masa mendatang. Keuntungan atau kerugian bersih saling dihapuskan selama periode berjalan. persediaan dapat ditranslasikan berdasarkan kurs historis. Dalam keadaan tertentu. Utang jangka panjang yang timbul Karena pembelian aktiva jangka panjang dapat ditranslasikan berdsarkan kurs kini apabila terjadi perubahan kurs nilai tukar besar (dan dianggap tetap). Penangguhan Parsial Pilihan ketiga dalam akuntansi ntuk keuntungan atau kerugian translasi adalah dengan mengakui kerugian sesegera mungkin setelah terjadi. Kerugian translasi bersih diakui dalam laba tahun berjalan. 4. 43. 43 memperbolehkan pengecualian tertentu atas metode kininonkini. 1965-1975 Bab 12 ARB No. Menstralasikan seluruh utang dan piutang dalam mata uang asing berdasarkan kurs kini diperbolehkan setelah Accounting Principle Board Opinion No.

1975-1981 Untuk mengakhiri keaneragaman perlakuan yang diperbolehkan menurut standar translasi sebelumnya. 1981-hingga kini Pada bulan Mei 1978. FASB mengeluarkan FAS No. FAS No. 8 sehingga FASB mempertimbangkan kembali FAS No. Keuntungan dan kerugian translasi dan transaksi mata uang asing harus diakui dalam laba selama periode perubahan kurs nilai tukar. menerbitkan Statement Of Financial Accounting Standards No. FASB mengundang komentar publik terhadap 12 pernyataan pertama yang dikeluarkannya. Mereka mengkhawatirkan laba perusahaan yang dilaporkan akan terlihat lebih fluktuatif bila dibandingkan dengan laba perusahaan domestic dan dengan demikian akan menekan harga saham perusahaan. 43 kini memberikan pilihan translasi yang lain bagi perusahaan. Perubahan terhadap ARB No.tahun 1965. Beberapa pihak mendukung dasar teori yang digunakan.8 yang kontroversial pada tahun 1975. dimana banyak yang menanggapi ketidakpuasan publik tentang FAS No. 52 mengakui bahwa baik sudut pandang induk perusahaan dan anak perusahaan merupakan . FAS No. Pengaruh yo-yo FAS No. Penangguhan keuntungan dan kerugian translasi tidak diperbolehkan lagi. sedangkan banyak yang lain mengecam karena distorsi yang dapat ditimbulkan dalam laba perusahaan yang dilaporkan.8. 52 pada tahun 1981.8 menggunakan sudut pandang induk perusahaan dengan mengharuskan laporan keuangan dalam mata uang asing disajikan seakan-akan seluruh transaksinya terjadi dalam mata uang dola AS. Reaksi perusahaan terhadap FAS 8 beraneka ragam. Standar No.8 dikritik karena menyebabkan hasil akuntansi yang tidak sesuai dengan kenyataan ekonomi.52 Tujuan translasi menurut FAS No. Isi Standar No. 8 dan setelah melalui banyak ertemuan dan dua draft sementara.52 berbeda secara substansial dari tujuan menurut FAS No.8 terhadap laba perusahaan juga menimbulkan perhatian di kalangan eksekutif sejumlah perusahaan multinasional.

akun modal ditranslasikan berdasarkan kurs historis. Hal ini mempertahankan rasio laporan keuangan jika dihitung dari laporan keuangan dalam mata uang lokal. didalam laporan keuangan konsolidasi. b. Translasi Apabila Dolar AS Merupakan Mata Uang Fungsional Apabila dolar AS merupakan mata uang fungsional suatu entitas asing. oleh kerana itu aturan translasinya dirancang untuk : a. Memberikan informasi yang secara umum sesuai dengan ekspektasi pengaruh ekonomi dari perubahan kurs nilai tukar terhadap arus kas dan ekuitas suatu perusahaan. Seluruh aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing ditranslasikan ke dalam dolar dengan menggunakan kurs nilai tukar per tanggal neraca.keuntungan atau kerugian translasi yang timbul diungkapkan sebagai komponen terpisah dalam ekuitas konsolidasi. c. Penyesuaian nilai tukar ini tidak akan masuk ke dalam laporan laba rugi hingga operasi luar negeri tersebut dijual atau nilai investasinya dianggap telah hilang secara permanen. Prosedur kurs kini yang digunakan yaitu : a. Mencerminkan. Keuntungan dan kerugian translasi tersebut dilaporkan sebgai komponen terpisah dalam ekuitas pemegang saham konsolidasi. hasil dan hubungan keuangan yang diukur dalam mata uang primer (utama) yang digunakan oleh setiap entitas konsolidasi melakukan kegiatan usahanya (mata uang fungsionalnyafunctional currency) b. meskiun kurs rata-rata tertimbang dapat digunakan untuk kepraktisan. maka laporan keuangan dalam mata uang sing diukur ulang ke dalam dolar dengan menggunakan . Translasi Apablia Mata Uang Lokal Merupakan Mata Uang Fungsional Jika mata uang fungsional merupakan mata uang asing yang digunakan dalam catatan entitas.kerangka dasar pelaporan yang sah. Pendapatan dan beban ditranslasikan dengan menggunakan kurs nilai tukar pada tanggal transaksi. laporan keuangannya ditranslasikan ke dalam dolar dengan menggunakan metode kurs kini.

pos nonmoneter lainnya dan akun modal ditranslasikan berdasarkan kurs historis. Seluruh keuntungan dan kerugian transaksi yang berasal dari proses translasi dimasukan ke dalam penentuan laba berjalan. karena yakin bahwa penyesuaian tersebut tidak konsisten dengan kerangka dasar penialian biaya historis yang digunakan dalam lporan keungan di AS. penggunaan kurs kini untuk mentranslasikan biaya perolehan aktiva nonmoneter yang berlokasi di lingkungan berinflasi pada akhirnya akan menimbulkan nilai ekuivalen dalam mata uang domestik yang jauh lebih rendah dari pad dasar pengukuran awalnya. Pendapatan dan beban ditranslasikan dengan menggunakan rata-rata kurs niali tukar selama periode berjalan. Translasi Mata Uang Asing dan Inflasi Suatu hubungan terbalik antara tingkat inflasi suatu Negara dan nilai eksternal mata uangnya telah ditunjukan secara empiris. Aktiva dan kewajiban moneter dan aktiva nonmoneter yang dinilai berdasarkan harga pasar terkini ditranslasikan dengan menggunakan kurs nilai tukar per tanggal laporan keuangan. laba yang ditranslasikan akan jauh lebih besar sehubungan dengan beban depresiasi yang juga lebih rendah. . Secara khusus : a. Solusinya.metode temporal. Alhasil. 52 mewajibkan penggunaan dolar AS sebagai mata uang fungsional untuk operasi luar negeri yang berdomisili di lingkungan dengan hiperinflasi (yaitu negara-negara dengan tingkat inflasi kumulatif melebihi 100 persen selama periode tiga tahun). Keuntungan dan kerugian translasi tercermin dalam laba periode berjalan. b. FAS No. c. Translasi Apabila Mata Uang Asing Merupakan Mata Uang Fungsional Suatu entitas asing dapat menggunakan sebuah mata uang asing dalam catatan akuntansinya apabila mata uang fungsionalnya adalah mata uang asing lainnya. Dalam situasi ini. FASB menolak penyesuaian inflasi sebelum proses translasi. kecuali untuk pos-pos nonmoneter yang ditranslasikan dengan menggunakan kurs historis. laporan keuangan pertama-tama disajikan ulang dari mata uang lokal ke dalam mata uang fungsionalnya (metode temporal) dan kemudian ditranslasikan ke dalam dolar AS dengan menggunakan metode kurs kini. Pada saat yang bersamaan.

atau sekarang IFRS (International Financial Reporting StandardsStandar Pelaporan Keuangan Internasional). (Banyak bursa efek telah melakukan hal ini). Di Kanada. http://wartawarga.52. Australia dan Selandia Baru menerbitkan standar pada tahun 1988. Kanada (CICA 1650). FASB mungkin akan meyelesaikan perbedaan-perbedaan antara FAS No.Translasi Mata Uang Asing di Negara Lain 1.52 dengan IAS 21. semakin meningkat dan bursa efek di seluruh dunia berada di bawah tekanan yang semakin meningkat utnuk menggunakan IFRS sebagai pengganti standar domestic untuk pencatatan saham perusahaanperusahaan asing.gunadarma. 3. Di Inggris. dengan condong kepada standar internasional. Inggris (IAS 21). dengan penyesuaian translasi yang disajikan pada neraca dalam ekuitas pemegang saham. perusahaan-perusahaan asing diperbolehkan untuk menggunakan standar internsional (IAS 21) dab bukan standar AS (FAS No. Tren Kini Translasi mata uang asing masih tetap merupakan isu teknis yang menyulitkan dan kontroversial. 4. Pada saatnya nanti. standar Australia mengharuskan penilaian kembali aktiva tidak lancar nonomoneter untuk anak perusahaan di Negaranegara berinflasi tinggi sebelum dilakukan translasi.ac. keuntungan dan kerugian dari translasi ditangguhkan dan diamortisasi. perbedaan utama antara standar di Inggris dan di AS berkaitan dengan anak perusahaan yang berdiri sendiri di negara-negara yang mengalami hiperinflasi. Jepang.52 menyangkut utang jangka panjang dalam mata uang asing. laporan keuangan pertama-tama harus disesuaikan terhadap tingkat harga kini dan kemudian ditranslasikan dengan menggunakan kurs kini.52) dalam masalah translasi mata uang asing. perbedaan untama antara standar di Kanada (CICA 1650) dan FAS No. Jumlah perusahaan melakukan pencatatan saham secara internasional dan mengikuti IAS.id/2012/04/bab-6-resume-translasi-mata-uang-asing/ ALASAN TRANSLASI MATA UANG ASING . 2. Bila dibandingkan dengan FAS No. akhir-akhir ini telah mengubah standarnya dengan mengharuskan metode kurs kini di segala keadaan. Di Amerika Serikat.

atau pasar swap. perbedaan pada saham nasional.    Kurs pasar spot dipengaruhi berbagai faktor. Translasi mata uang asing dilakukan untuk mempersiapkan laporan keuangan gabungan yang memberikan laporan pada pembaca informasi mengenai operasional perusahaan secara global. Kurs ini bersifat langsung atau tidak langsung. atau penjualan spot dan pembelian forward mata uang. Transaksi kurs swap melibatkan pembelian spot dan penjualan forward yang simultan. memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang. Kurs pada pasar forward adalah persetujuan untuk mentranslasikan sejumlah mata uang yang telah ditetapkan untuk masa yang akan datang. Tiga alasan tambahan dilakukannya translasi mata uang asing. dan ekspektasi mengenai arah tingkat mata uang selanjutnya. dan 3. Translasi mata uang asing adalah proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya. berkomunikasi dengan peminat saham asing. yaitu: 1. Transaksi pada pasar forward mendapatkan potongan atau premi dari pasar spot. pasar forward. LATAR BELAKANG DAN TERMINOLOGI Transaksi mata uang bisa terjadi langsung di pasar spot. termasuk juga perbedaan tingkat inflasi antar negara. yaitu: . EFEK LAPORAN KEUANGAN TRANSLASI MATA UANG ASING TERHADAP KURS ALTERNATIF Tiga kurs translasi yang digunakan untuk mentranslasikan neraca mata uang asing terhadap mata uang domestic. mencatat transaksi mata uang asing. dengan memperhitungkan laporan keuangan mata uang asing dari anak perusahaan terhadap mata uang asing induk perusahaan. 2. atau sebagai tingkat palsu pasar forward.

translasi mata uang yang berlaku saat asset dengan mata uang pertama kali didapatkan atau saat kewajiban dengan mata uang asing pertama kali muncul. nilai rata-rata biasa atau dengan pembobotan baik pada kurs historis atau saat ini. Kurs rata-rata. Tipe dalam Penyesuaian Tukar-Menukar  Transaksi Mata Uang Asing Kriteria Mata Uang Fungsional Faktor Ekonomi Arus Kas Mata Uang Lokal sebagai Mata Uang Induk Perusahaan Mata Uang Fungsional sebagai Mata Uang Fungsional Menggunakan mata uang local Berpengaruh secara langsung dan tidak berpengaruh terhadap terhadap arus kas dan arus kas dikembalikan ke induk perusahaan Sangat tidak peduli dengan Responsif terhadap perubahan tingkat perubahan nilai tukar nilai tukar dan dilakukan oleh dan diatur oleh kompetisi local kompetisi internasional Kebanyakan pada negara Kebanyakan pada negara induk adidaya dan menggunakan mata dan menggunakan mata uang uang local negara induk Sering terjadi pada daerah local Sangat berkaitan dengan faktor produktif yang diberikan dari induk perusahaan Menggunakan mata uang local Diberikan oleh induk perusahaan dan dilayani oleh operasional atau bergantung pada induk local perusahaan agar memenuhi kewajiban jangka panjang Harga Jual Harga Pasar Anggaran Biaya Keuangan . Kurs historis.   Kurs saat ini. kurs yang berlaku pada tanggal laporan keuangan.

TRANSLASI MATA UANG ASING   Metode Nilai Tukar Tunggal Metode Nilai Tukar Ganda o Metode Current-Noncurrent o Metode Moneter-Nonmoneter o Metode Kurs Sementara KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN TRANSLASI MATA UANG ASING Pendekatan akuntansi untuk penyesuaian translasi mata uang asing. yaitu: 1) 2) 3) Penangguhan Penangguhan dan Amortisasi Penangguhan Sebagian .  Perspektif Transaksi Ganda Pada perspektif transaksi ganda. tidak ekstensif Sering kali dan transaksi yang ekstensif  Perspektif Transaksi Tunggal Pada transaksi tunggal.Internal Perusahaan Jarang. penerimaan piutang mempertimbangkan kejadian yang terpisah dari penjualan yang memberikan tambahan pendapatan. penyesuaian nilai tukar (baik stabil atau tidak) dimasukkan sebagai penyesuaian terhadap pembukuan transaksi awal dengan alasan bahwa transaksi dan perjanjiannya merupakan kejadian tunggal.

sebagai berikut: 1) Pra-1965 Praktik translasi mata uang asing masih dipandu oleh BAB 12 dari Accounting Research Bulletin No. 6 dikeluarkan pada tahun 1965. akun modal ditranslasikan pada kurs historis. 8 pada tahun 1975. 4) 1981-Sekarang FASB mengeluarkan Satetement of Financial Accounting Standards No. 43. . 2) 1965-1975 Translasi mata uang asing seluruh pembayaran dan penerimaan mata uang asing pada kurs saat ini diperbolehkan setelah Accounting Principles Board Opinion No. 52 pada tahun 1981. GAMBARAN STANDAR INTERNATIONAL 21  NO.4) Tidak Ada Penangguhan PENGEMBANGAN AKUNTANSI TRANSLASI MATA UANG ASING Beberapa perspektif historis tentang akuntansi translasi mata uang asing di Negara Amerika. 3) 1975-1981 FASB mengeluarkan FAS No. 52/STANDAR AKUNTANSI Translasi saat Mata Uang Lokal adalah Mata Uang Fungsional Prosedur kurs saat ini yang digunakan adalah: 1) Seluruh asset dan kewajiban asing yang ditranslasikan terhadap dolar menggunakan nilai tukar yang berlaku pada tanggal neraca.

2) Pendapatan dan beban ditranslasikan menggunakan nilai tukar rata-rata untuk periode kecuali item yang berhubungan dengan item nonmoneter (contoh: biaya penjualan dan beban depresiasi).  Translasi saat Mata Uang Induk Perusahaan adalah Mata Uang Fungsional 1) Aset dan kewajiban serta nonmoneter bernilai pada harga pasar saat itu ditranslasikan menggunakan nilai tukar yang berlaku pada saat laporan keuangan. yang ditranslasikan menggunakan kurs historis. Dalam situasi ini. PERMASALAHAN PERHITUNGAN     Perspektif Laporan Harga Perolehan Konsep Pendapatan Laba Terkelola . 3) Keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing direfleksikan dalam pendapatan lancar. 3) Keuntungan dan kerugian dilaporkan dalam komponen ekuitas gabungan pemegang saham yang terpisah. laporan keuangan akan dihitung ulang dari mata uang local ke dalam mata uang fungsional (metode kurs sementara) lalu ditranslasikan ke dalam dolar AS menggunakan metode kurs saat ini.  Translasi saat Mata Uang Asing adalah Mata Uang Fungsional Usaha gabungan asing mungkin akan tetap mencatat pembukuannya dalam satu mata uang asing saat mata uang fungsionalnya adalah mata uang asing lain. Penyesuaian nilai tukar tersebut tidak dimasukkan ke dalam laporan laba-rugi hingga operasional luar negeri telah terjual atau investasi telah diputuskan tidak bernilai.2) Pendapatan dan beban ditranslasikan menggunakan nilai tukar yang berlaku pada waktu transaksi. walaupun nilai tukar rata-rata tambahan dapat digunakan untuk kelayakan. item nonmoneter lainnya dan modal ditranslasikan pada kurs historis.

Translasi hanyalah perubahan satuan unit moneter. merupakan nilai tukar yang berlaku pada tanggal laporang keuangan yang relevan. Sedangkan konversi. Kontrak pertukaran forward. Tidak ada pertukaran fisik yang terjadi. Posisi aktiva bersih yang beresiko.merupakan suatu perjanjian untuk mempertukarkan mata uang dari Negara yang berbeda dengan menggunakan kurs tertentu (kurs forward) pada tanggal tertentu di masa depan. Perbedaannya adalah. Sedangkan konversi antar mata uang asing adalah pertukaran dari satu mata uang ke mata uang lain secara fisik. Biasanya . merupakan pertukaran suatu mata uang ke dalam mata uang lain. merupakan kelebihan aktiva yang diukur dalam atau berdenominasi dalam mata uang asing dan di translasikan dengan menggunakan kurs kini dari kewajiban yang diukur atau berdenominasi dalam mata uang asing dan ditranslasikan dengan menggunakan kurs kini. Kurs kini. Konversi. dan tidak ada transaksi terkait yang terjadi. Perbedaan translasi dan konversi antar mata uang asing Translasi mata uang asing adalah Proses penyajian ulang informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya. merupakan mata uang utama yang digunakan oleh suatu perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha. Mata uang fungsional. 3. misalnya pada sebuah necara yang dinyatakan dalam pound Inggris disajikan ulang ke dalam nilai ekuivalen dolar AS. 5. 4. 2.com/2012/04/15/bab-6-translasi-mata-uang-asing/ 1. Sehingga penggunaan kurs saat ini untuk mentranslasikan biaya asset nonmoneter yang bertempat dalam kondisi yang cenderung berinflasi akan menghasilkan padanannya mata uang domestic jauh di bawah nilai aslinya http://alena19.wordpress. Istilah dalam translasi mata uang asing 1. 2. memungkinkan adanya pertukaran fisik yang terjadi dan ada transaksi terkait yang terjadi.TRANSLASI MATA UANG ASING DAN INFLASI Hubungan terbalik antara tingkat inflasi sebuah negara dengan nilai eksternal mata uangnya telah ditunjukkan secara empiris.

8. merupakan nilai tukar untuk pertukaran mata uang dalam waktu segera. laporan keuangan yang menggunakan mata uang asing sebagai unit pengukuran. Mata uang asing. Operasi luar negri. karakteristik kuantitatif suatu pos yang diukur untuk keperluan akuntansi. merupakan mata uang yang digunakan perusahaan dalam menyusun laporan keuangan. suatu mata uang selain mata uang yang digunakan oleh suatu Negara. atau utang pinjaman atau piutang usaha) dengan syaratsyarat yang dinyatakan dalam mata uang selain mata uang fungsional perusahaan. Diskonto. ketika tingkat pertukaran yang berikutnya lebih rendah daripada tingkat yang berlaku sekarang.52. 7. Atribut. Daftar istilah translasi mata uang asing yang diadaptasi dari PSAK (SFAS) no. Translasi mata uang asing. proses untuk menyatakan jumlah-jumlah yang berdenominasi atau diukur dalam suatu mata uang ke dalam mata uang yang lain dengan menggunakan kurs nilai tukar diantara dua mata uang tersebut. 9. merupakan kurs nilai mata uang asing yang digunakan pada saat suatu aktiva atau kewajiban dalam mata uang asing dibeli atau terjadi. 8. pertukatan suatu mata uang ke dalam mata uang lain. 4. 5. Posisi aktiva bersih yang beresiko. 3. Kurs spot. 9. 10. Kurs histories. suatu operasi yang menghasilkan laporan keuangan yang (1) dikombinasikan atau dikonsolidasikan atau diperhitungkan berdasarkan . Konversi. mata uang selain mata uang pelaporan yang digunakan oleh perusahaan.6. biaya histories dan biaya penggantian yang merupakan atribut suatu aktiva. 6. kelebihan aktiva yang diukur dalam atau berdenominasi dalam mata uang asing dan ditranslasikan dengan menggunakan kurs kini dari kewajiban yang diukur atau berdenominasi dalam mata uang asing dan ditranslasikan dengan menggunakan kurs kini. Kurs kini. mata uang tersebut adalah mata uang Negara dimana perusahaan itu berlokasi. Transaksi mata uang asing. 7. merupakan penyesuaian yang timbul dari proses translasi laporan keuangan dari mata uang fungsional suatu perusahaan menjadi mata uang pelaporannya. Penyesuaian translasi. 1981. Mata uang pelaporan. 2. Laporan keuangan dalam mata uang asing. transaksi (yaitu penjualan atau pembelian barang atau jasa. nilai tukar yang berlaku pada tanggal laporan keuangan yang relevan. 1. Contoh.

dan dalam menghasilkan atau menggunakan kasnya. Mata uang local. masuknya penyesuaian translasi dalam laba berjalan tidak perlu dilakukan. Kurs spot. mata uang utama yanga digunakan oleh suatau perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha. kewajiban untuk membayar atau hak untuk menerima sejumlah unit mata uang dalam nilai yang tetap di masa depan. 16. kewajiban. Mata uang pelaporan. 3. Kurs histories. Keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing . 21. penyesuaian yang timbul dari proses translasi laporan keuangan dari mata uang fungsional suatu perusahaan menjadi mata uang pelaporannya. Sudut pandang induk perusahaan melihat anak perusahaan luar negeri sebagai perluasan dari induk perusahaannya. 20. Jika mata uang pelaporan induk perusahaan merupakan unit pengukuran laporan keuangan yang ditranslasikan ( sudut pandang induk perusahaan ). 11. Tanggal penyelesaian. mata uang suatu Negara tertentu yang digunakan. Keuntungan dan kerugian translasi mencerminkan kenaikan atau penurunan ekuitas investasi asing dalam mata uang domestic dan harus diakui. Perbedaan keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing Jika sudut pandang mata uang local yang digunakan ( sudut pandang perusahaan local). Unit pengukuran. Mata uang fungsional. nilai tukar untuk pertukaran mata uang dalam waktu segera. 17. mata uang yang digunakan untuk mengukur aktiva. sangat disarankan untuk mengakui keuntungan atau kerugian translasi laba sesegera mungkin. Penyesuaian translasi. 12. Pos-pos moneter. 19.metode ekuitas dalam laporan keuangan perusahaan pelapor dan (2) disusun dalam mata uang asing selain mata uang pelaporan perusahaan pelapor. 15. 13. 14. Kontak pertukaran forward. Tanggal transaksi. tanggal saat suatu transaksi dicatat dalam catatan akuntansi perusahaan pelapor. Keuntungan atau kerugian translasi harus diperlakukan dari sudut pandang mata uang local sebagai penyesuaian terhadap ekuitas pemilik. 18. mata uang yang digunakan perusahaan dalam menyusun laporan keuangan. mata uang pelaporan yang digunakan oleh suatu operasi domestic atau luar negeri. tanggal saat suatu utang dibayarkan oleh suatu piutang tertagih. 4. Memasukkan keuntungan dan kerugian translasi dalam laba akan mendistorsikan hubungan keuangan yang asli dan dapat menyesatkan para pengguna informasi tersebut. suatu perjanjian untuk mempertukarkan mata uang dari Negara yang berbeda dengan menggunakan kurs tertentu (kurs forward) pada tanggal tertentu di masa depan. kurs nilai tukar mata uang asing yang digunakan pada saat suatu aktiva atau kewajiban dalam mata uang asing dibeli atau terjadi. pendapatan dan beban.

Tidak ditangguhkan Mengakui keuntungan dan kerugian translasi dalam laporan laba rugi sesegera mungkin. Penagguhan Perubahan nilai ekuivalen mata uang domestic dari aktiva bersih anak perusahaan luar negeri tidak direalisasikan dan tidak berpengaruh terhadap arus kas mata uang local yang dihasilkan dari entitas asing. dan globalisasi pasarpasar modal dunia. pergerakan nilai mata uang yang disetujui oleh pemerintah. Pengaruh Metode translasi mata uang asing terhadap Laporan Keuangan Walaupun sebagian besar isu teknis dalam akuntansi cenderung terpecahkan dengan sendirinya sejalan dengan berlalunya waktu. hal ini semata-mata hanya karena merupakan keuntungan. 2. memasukkan keuntungan dan kerugian translasi dalam laba tahun berjalan akan memperkenalkan elemen acak ke dalam laba sehingga dapat menghasilkan fluktuasi laba yang sangat signifikan apabila terjadi perubahan kurs nilai tukar. tetap mengabaikan terjadinya perubahan kurs. yaitu dibebankan terhadap laba dengan cara yang sama dengan beban depresiasi atau ditangguhkan dan diamortisasi selama sisa masa pinjaman sebagai penyesuaian terhadap beban bunga. Pengangguhan dan Amortisasi Penangguhan keuntungan atau kerugian translasi dan melakukan amortisasi penyesuaian ini selama masa manfaat pos-pos neraca terkait. terutama yang terkait dengan utang akan ditangguha=kandan diamortisasi selama umur aktiva tetap terkait. translasi valuta asing terrnyata merupakan suatu pengecualian. yang telah meningkatkan pentingnya pelaporan dan . 4. 5. Penangguhan parsial Keuntungan dan kerugian translasi adalah dengan mengakui kerugian sesegera mungkin setelah terjadi. Namun.1. Penyesuaian translasi harus diakumulasikan secara terpisah sebagai bagian dari ekuitas konsolidasi. tetapi mengakui keuntungan hanya setelah direalisasikan. Keuntungan dan kerugian translasi ini mencerminkan kenaikan atau penurunan ekuitas investasi dalam mata uang domestic dan harus diakui. 3. Bahwa tren ini akan terus berlanjut didukung oleh perkembangan-perkembangan seperti runtuhnya dominasi mata uang dolar.

hasil-hasil operasi dan posisi keuangan perusahaan induk dan perusahaan-perusahaan anaknya dari perspektif valuta tunggal yaitu.pengungkapan keuangan. Mari kita lihat hakekat dan perkembangan dari teki-teki akuntansi intemasional ini. yaitu karena menyajikan.000. yang dianggap oleh perusahaan induk sebagai entitas yang otonom.000 ketika kursnya adalah VA 1=$1. rasio-rasio keuangan) dalam laporan konsolidasi dari entitas-entitas individual yang dikonsolidasi. Hat . jika sebuah aktiva dip=roleh sebuah perusahaan anak di luar negeri seharga VA 1. biaya historis aset tersebut dari perspektif dolar (translas’ biaya historis) tetap $1. yang berubah dalam metode kurs berlaku. metode translasi ini mempertahankan hasil keuangan dan hubungan asli (misalnya. mempertahankan valuta pelaporan perusahaan induk sebagai unit pengukuran. Jika kurs berubah menjadi VA 5 = $1. dan komunitas keuangan pada pentingnya dan konsekuensi-konsekuensi ekonomi dari translasi valuta asing. metode kurs berlaku dipersalahkan oleh sebagian orang karena merusak tujuan dasar dari laporan keuangan konsolidasi. mengasumsikan bahwa fluktuasi valuta domestik yang ekivalen. bukan hakekatnya. Metode kurs berlaku juga dipersalahkan karena mengasumsikan bahwa semua aktivavaluta lokal dipengaruhi oleh risiko nilai tukar (yaitu. Dalam metode kurs berlaku. suatu cara harus ditemukan agar translasi bisa dilaksanakan dengan distorsi yang minimal. Misalnya. nifai aset akan diekspresikan sebesar $200 (translasi kurs berlaku). yang disebabkan oleh fluktuasi kurs translasi berjalan. Cara yang paling baik adalah penggunaan metode kurs berlaku. Jika valuta lokal tetap dipertahankan sebagai unit pengukuran. Ini adalah lingkungan akuntansi lokal tempat dimana perusahaan afiliasi asing tersebut mentraksaksikan urusan bisnisnya. memiliki domisili pelaporan mereka sendiri. Single Rate Method Berdasarkan pendekatan translasi ini.000. Karena semua laporan keuangan valuta asing sebenarnya dikalikan dengan suatu konstansta. Perkembangan-perkembangan seperti ini telah berperan besar meningkatkan ketertarikan eksekutif-eksekutif keuangan.000. maka biaya historisnya dari perspektif dolar adalah $1. merupakan indikator perubahan nilai intrinsik aktiva-aktiva tersebut). hasil-hasil konsolidasi akan mencerminkan perspekfifperspektif valuta dari masing-masing negara tempat dimana perusahaan-perusahaan anak berada. dari perspektif valuta lokal juga $1. Untuk mempertahankan “rasa” lokal dari laporan valuta. Hanya bentuk perkiraan-perkiraan luar negeri. Meskipun menarik dan sederhana secara konseptual. akuntan. untuk keuntungan pemegang saham perusahaan induk. laporan keuangan operasi luar negeri.

Karena item-item moneter diselesaikan dalam kas. Multiple Rate Methods Metode-metode kurs berganda mengkombinasikan nilai tukar berjalan dan historis dalam proses translasi.ini jarang benar karena nilai persediaan dan aktiva-aktiva tetap di luar negeri umumnya didukung oleh inflasi lokal. metode ini hanya dapat mengubah unit pengukuran. aktiva kas diukur berdasarkan jumiah yang dimiliki pada tanggal neraca. Piutang dan hutang dinyatakan dalam jumlah yang diharapkan akan diterima atau dibayar pada saat jatuh tempo. Karena itu. Definisi-definisi yang ada mengenai aktiva dan kewajiban lancar dan non-lancar tidak menjelaskan mengapa cara klasifikasi seperti itu menentukan kurs mana yang akan digunakan dalam proses transiasi. Misalnya. 3 metode semacam itu akan dibahas berikut ini. aktiva lancar dan kewajiban lancar sebuah perusahaan anak di luar negeri ditranslasikan kedalam valuta pelaporan perusahaan induknya dengan menggunakan kurs berlaku. hanya mengubah (restate) denominasi persediaan. Metodologi ini. Dalam GAAP AS. ditranslasikan dengan kurs rata-rata masing-masing bulan operasi atau dengan basis rata-rata tertimbang dari seluruh periode yang akan dilaporkan. memiliki sejumlah kelemahan. pemakaian kurs berlaku untuk mentranslasikan item-item valuta asing menghasilkan valuta domestik ekivalen yang mencerminkan nilai realisasi atau nilai penyelesaiannya. translasi valuta merupakan suatu proses konversi pengukuran (yaitu. tidak penilaian aktualnya. penyajian ulang nilai tertentu). metode ini tidak dapat digunakan untuk mengubah atribut suatu item yang sedang diukur. Berdasarkan pendekatan berlaku-historis. Kewajiban dan aktiva lain diukur pada harga yang berlaku ketika item¬item tersebut diperoleh atau terjadi (harga . Metode berlaku-historis. metode moniter-nonmoneter memakai pola klasifikasi neraca untuk menentukan kurs translasi yang tepat. Beban depresiasi dan amortisasi ditranslasikan dengan memakai kurs historis yang berlaku pada saat aset yang bersangkutan diperoleh. yang populer di AS dan ditempat-tempat lain sebelum tahun 1976. Item-item laporan laba-rugi. kecuali beban depresiasi dan amortisasi. Metode moneter-nonmoneter. Translasi saldo valuta asing. metode ini kurang memilik justifikasi konseptual. Seperti halnya metode berlaku-historis. misalnya. Metode Temporal Menurut pendekatan temporal. sayangnya. Aktiva dan kewajiban nonlancar ditranslasikan dengan kurs historis.

untuk seluruh aktiva dan kewajiban lancer. aktiva lancar dan kewajiban lancer anak perusahaan luar negeri ditranslasikan ke dalam mata uang pelaporan induk perusahaannya berdasarkan kurs kini. dan hutang yang diukur pada jumlah yang dijanjikan seharusnya ditranslasikan memakai kurs yang berlaku pada tanggal neraca. Pos-pos laporan laba rugi (kecuali beban depresiasi dan amortisasi) ditranslasikan berdasarkan kurs rata-rata yang berlaku dalam setiap bulan operasi atau berdasarkan rata-rata tertimbang selama keseluruhan periode pelaporan. 1. Aktiva dan kewajiban tidak lancer ditranslasikan berdasarkan kurs histories. cara terbaik untuk mempertahankan basis-basis akuntansi yang digunakan untuk mengukur item-item valuta asing adalah dengan mentranslasikan jumlah uang luar negerinya dengan kurs yang berlaku pada tanggal pengukuran uang luar negeri berlangsung. beberapa diantaranya diukur berdasarkan harga yang berlaku pada tanggal laporan keuangan (harga berjalan). Pendapatan dan beban dalam mata uang asing umumnya ditranslasikan dengan menggunakan kurs nilai tukar yang berlaku pada saat pos-pos tersebut diakui. Menurut Lorensen. Beban depresiasi dan amortisasi ditranslasikan berdasarkan kurs . Metode translasi dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis metode yang menggunakan kurs translasi tunggal untuk menyajikan ulang saldo dalam mata uang asing ke dalam nilai ekuivalen dalam mata uang domestic atau metode yang menggunakan berbagai macam kurs. Pendek kata. menerapkan suatu kurs nilai tukar. Prinsip temporal dengan demikian menyatakan bahwa uang.historis). lingkungan mata uang local di mana perusahaan afiliasi asing melakukan usahanya. Metode Kini-Nonkini Berdasarkan Metode Kini-Non Kini. 2. Laporan keuangan sebuah operasi asing memiliki domisili pelaporannya sendiri. Suatu aktiva atau kewajiban dalam mata uang asing dikatakan menghadapi resiko mata uang asing jika ekuivalen dalam mata uang digunakan untuk mentranslasikan aktiva atau kewajiban tersebut. 3. seperti persediaan dibawah aturan biaya atau pasar. Metode Kurs Tunggal Metode ini sudah lama popular di Eropa. piutang. ada dimensi waktu yang berkaitan dengan nilainilai uang ini. yaitu kurs terkini dan kurs penutupan. Meskipun begitu. Aktiva dan kewajiban yang diukur pada harga uang seharusnya ditranslasikan memakai kurs yang berlaku pada tanggal yang berkenaan dengan harga uang tersebut. Metode Kurs Berganda Metode Kurs Berganda menggabungkan kurs nilai tukar histories dan kurs nilai tukar kini dalam proses translasi. Namun demikian untuk memudahkan pos-pos ini umumnya ditranslasikan dengan menggunakan rata-rata tertimbang kurs nilai tukar yang tepat untuk periode tersebut.

dan utang ditranslasikan berdasarkan kurs kini. piutang. pos-pos moneter seperti kas. Secara khusus. metode kini-non-kini. Piutang dan utang dinyatakan sebesar jumlah yang diperkirakan akan diterima atau akan dibayar pada saat jatuh temponya. Aktiva dan kewajiban moneter ditranslasikan berdasarkan kurs kini. Pos-pos non moneter aktiva tetap. metode translasi diterapkan secara konsisten dengan memperhatikan perbedaan tersebut. 4. Berdasarkan GAAP AS. Keempat metode yang dibahas pada satu waktu pernah digunakan di Amerika Serikat dan dapat ditemukan hingga hari ini di berbagai Negara. Namun demikian. Metode Moneter-Nonmoneter Metode Moneter-Non Moneter juga menggunakan skema klasifikasi neraca unutk menentukan kurs translasi yang tepat. metode ini menimbulkan hasil translasi mata uang asing yang cukup berbeda. 6. Kemudian. tranlasi mata uang merupakan proses konversi pengukuran atau penyajian ulang nilai tertentu. dan metode moneter-nonmoneter) digunakan dalam mengidentifikasikan aktiva dan kewajiban manakah yang beresiko atau dapat dilindungi dari resiko mata uang asing. Metode ini tidak mengubah atribut suatu pos yang diukur. MANA YANG TERBAIK? . Pos-pos moneter ditranslasikan dengan kurs yang mempertahankan dasar pengukuran pada awalnya. Pos-pos laporan laba rugi ditranslasikan dengan menggunakan prosedur yang sama dengan yang dijelaskan untuk konsep kini-non kini. investasi jangka panjang. kas diukur berdasarkan jumlah yang dimiliki pada tanggal neraca. aktiva yang nilainya dalam laporan mata uang asing sebesar biaya histories. Menggunakan kurs akhir tahun untuk mentranslasikan aktiva lancer secara tidak langsung menunjukkan bahwa kas. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan biaya histories dalam mata uang asing yang ditranslasikan dengan kurs nilai tukar histories menghasilkan biaya histories dalam mata uang domestik.histories yang tercatat saaat aktiva tersebut diperoleh. ditranslasikan berdasarkan kurs histories. Translasi saldo-saldo dalam mata uang asing menyebabkan pengukuran ulang denominasi pospos tersebut tetapi bukan penilaian sesungguhnya. dan persediaan investor ditranslasikan dengan menggunakan kurs histories. Metode Temporal Dengan menggunakan metode temporal. metode ini tidak mempertimbangkan unsur ekonomis. piutang. Secara umum. dan persediaan dalam mata uang asing sama-sama menghadapi resiko nilai tukar. Ketiga metode yang pertama (metode kurs kini. Evaluasi dan pemilihan metode translasi mata uang asing Berdasarkan metode temporal. 5. melainkan hanya mengubah unit pengukuran.

Beberapa Negara menggunakan kurs nilai tukar yang berbeda untuk transaksi yang berbeda. Prosedur ini akan mempertahankan nilai konstan ekuivalen dolar aktiva dalam mata uang asing. Hasil translasi seperti itu dengan mudah dapat lebih menyesatkan pembaca ketika memberikan informasi kepada pembaca. Hubungan translasi mata uang asing dengan inflasi Penggunaan kurs kini untuk mentranslasikan biaya perolehan aktiva non-moneter yang berlokasi di lingkungan berinflasi pada akhirnya akan menimbulkan nilai ekuivalen dalam mata uang domestik yang jauh lebih rendah dari pada dasar pengukuran awalnya. kurs penalty atau preferensi yang dapat digunakan. seperti yang terkait dalam kegiatan ekspor impor. karena aktiva tersebut akan ditranslasikan menurut kurs historis. Beberapa alternative yang disarankan adalah: 1. Pada saat yang bersamaan. kurs pasar bebas.KURS KINI YANG TEPAT Sejauh ini istilah kurs nilai tukar yang digunakan dalam metode translasi mengacu pada histories atau kurs kini. Dalam situasi ini harus dipilih beberapa kurs nilai tukar yang ada. http://andamifardela. Pembebanan kerugian translasi atas aktiva tetap dalam mata uang asing terhadap ekuitas pemegang saham akan menimbulkan pengaruh yang signifikan terhadap rasio keuangan. karena penyesuaian tersebut tidak konsisten dengan kerangka dasar penilaian biaya historis yang digunakan dalam laporan keuangan dasar di AS. kurs pembayaran dividen 2. laba yang ditranslasikan akan jauh lebih besar sehubungan dengan beban depresisasi yang juga lebih rendah. FASB menolak penyesuaian inflasi sebelum proses translasi. Masalah translasi mata uang asing tidak dapat dipisahkan dari masalah akuntansi untuk inflasi asing. Kurs rata-rata sering digunakan dalam laporan laba rugi untuk pos-pos beban. Penilaian dolar yang lebih rendah biasanya merendahkan kekuatan laba akutal dari aktiva luar negeri yang didukung oleh inflasi lokal dan rasio pengembalian atas investasi yang terpengaruh inflasi di suatu operasi luar negeri dapat menciptakan harapan yang palsu atas keuntungan masa depan.com/2011/05/11/translasi-mata-uang-asing/ . 7. Sebagai solusi FAS No 52 mewajibkan penggunaan dolar AS sebagai mata uang fungsional untuk operasi luar negeri yang berdomisili dilingkungan dengan hiperinflasi. dan 3.wordpress.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful