PENGERTIAN SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM Pengertian sejarah secara etimologi yaitu dari bahasa arab “syajara” yang berarti

“terjadi”, atau “syajarah” berarti “pohon” atau “syajarah al nasab” yang berarti pohon silsilah. Dari bahasa latin dan Yunani sejarah beasal dari kata historia, yang berarti orang pandai. Menurut Zuhairini kata sejarah dari bahasa Arab disebut tarikh, secara etimologi berarti ketentuan masa dan perhitungan tahun. Yang dimaksud ilmu tarikh adalah suatu pengetahuan yang gunanya untuk mengetahui keadaankeadaan atau kejadian-kejadian yang telah lampau maupun yang sedang terjadi dikalangan umat. Variabel sejarah ada 3 yaitu peristiwa atau fakta, tersimpan, terjadi dimasa lampau dan adanya efek dimasa sekarang. Definisi sejarah pendidikan islam adalah kata pendidikan. Pendidikan dalam arti luas adalah bimbingan yang dilakukan oleh seseorang terhadap dirinya sendiri, seseorang terhadap orang lain atau oleh lingkungan terhadap seseorang. Pendidikan dalam arti sempit adalah bimbingan yang dilakukan seseorang yang kemudian disebut pendidik, terhadap orang lain yang kemudian disebut peseta didik. Sejarah pendidikan islam adalah proses pewarisan dan pengembangan budaya umat manusia dibawah sinar bimbingan ajaran islam, yaitu yang bersumber dan berpedomankan ajaran islam. OBJEK DAN METODE MEMPELAJARI SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM 1. Objek Sejarah Pendidikan Islam Objek sejarah pendidkan islam adalah fakta tentang tujuan pendidikan, materi pendidikan, metode pendidikan, pendidik, peserta didik, media pendidikan, evaluasi, lembaga pendidikan dan lingkungan pendidikan sejak proses pendidikan yang diselengggarakan oleh nabi Muhammad Saw. 2. Metode Mempelajari Sejarah Pendidikan Islam Metode mempelajari sejarah pendidikan islam ada 2 yaitu metode deskriptif, komparatif, analisis sintesis. Metode deskriptif dirancang untuk mengumpulkan informasi tentang keadaan-keadaan nyata yang ditujukan untuk menggambarkan sifat suatu keadaan dan memeriksa sebab-sebab dari suatu gejala tertentu dan hanya mengukur apa adanya. Tujuan metode deskriptif adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta , sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Metode komparatif untuk mengidentifikasi atau membedakan fakta yang satu dengan fakta yang lain, berusaha mengidentifikasi hubungan sebab akibat, dan membedakannya antara fakta yang satu dengan fakta yang lain dan kemudian berusaha mengobservasi pengaruh atau akibatnya terhadap atau beberapa fakta selanjutnya.

yang berlangsung sejak permulaan daulah Abbasiyah sampai dengan jatuhnya Baghdad. asumsi. Periode kemunduran pendidikan islam. Kegunaan studi sejarah pendidikan islam itu adlah untuk : 1. Apabila periodisasi sejarah pendidikan islam di Indonesia didasarkan pada periodisasi sejarah islam di Indonesia. dan memeriksa setiap komponen tersebut untuk melihat ada tidaknya kontradiksi. yang berlangsung sejak nabi Muhammad Saw wafat sampai akhir bani Umayyah. yaitu sejak jatuhnya Baghdad sampai jatuhnya Mesir ketangan Napoleon. hipotesa. Periode pembinaan pendidikan islam. guna memecahkan prblematika pendidikan islam pada masa kini 3. Dengan mempelajari sejarah pendidikan islam . konsep. yang ditandai dengan runtuhnya sendi kebudayaan islam dan berpindah pusat pengembangan kebudayaan ke dunia barat 5. zaman ulama-ulama besar dan para pemuka pendidikan islam.Metode analisis berarti cara untuk mengidentifikasi. Periode pertumbuhan pendidikan islam. Mengambil manfaat dari proses pendidikan islam. Pendidikan islam di Indonesia pada awalnya masuknya islam ke Indonesia . yaitu: 1. Mengetahui dan memahami pertumbuhan dan perkembangan pendidikan islam sejak zaman lahirnya sampai masa sekarang 2. umat islam dapat meneladani proses pendidikan semenjak zaman kerasulan Muhammad Saw. Periode kejayaan pendidikan islam. atau kesimpulan. KEGUNAAN SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM Sejarah pendidikan islam memiliki kegunaan sebagai faktor keteladanan. yang berlangsung pada zaman nabi Muhammad Saw 2. 4. yang ditandai dengan gejala kebangkitan kembali umat dan kebudayaan islam. serta memuncaknya perkembangan kebudayaan islam. memisahkan dan membedakan komponenkomponen atau elemen-elemen suatu fakta. yang diwarnai dengan berkembangnya ilmu-ilmu haliyah 3. Periode pembaharuan pendidikan islam. yang berlangsung sejak penduduk Mesir oleh Napoleon sampai masa kini. zaman Khulafaur Rasyidin. yang diwarnai oleh berkembangnya ilmu aqliyah dan timbulnya madrasah. maka dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Memilki sikap positif terhadap perubahan-perubahan dan pembaharuan-pemabaharuan sistem pendidikan islam PERIODISASI SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM Periodisasi pendidikan islam dibagi menjadi 5 periode. pendapat.

seperti adab masuk rumah orang 4. Mengajarkan Alqur’an Untuk memudahkan pengajaran Alqur’an bagi kaum muslimin yang tidak berbahasa arab. Pendidikan akhlak. yaitu: 1. Hal yang berhubungan dengan rumah tangga b. Pendidikan syariah yang berhubungan dengan masyarakat Yaitu: a. Hal yang berhubungan dengan ekonomi dan pemerintahan 1. Latar Historis Suatu peristiwa penting dalam sejarah pendidikan islam dimasa setelah nabi Muhammad Saw wafat adalah peristiwa pemberontakan dari orang-orang murtad yang enggan membayar zakat. Diantara materi pelajaran yang esensi yang diajarkan oleh mereka sebagaimana yang telah dilakukan oleh nabi Muhammad Saw. PENDIDIK DAN PSERTA DIDIK PADA MASA AL KHULAFAUR RASYIDIN DAN BANI UMAYYAH 1. Pendidikan islam di Indonesia pada masa pengembangan 7. Pendidikan kesehatan (jasmani) 5. Belanda dan Jepang 5. sedangkan hadist atau sunnah Rasulullah yang merupakan penjelasan dari apa-apa yang dimaksudkan oleh Alqur’an. Hal yang berhubungan dengan hukum pidana. seperti Qishash. Pendidikan islam di Indonesia pada masa penjajahan Portugis. ta’zir d.2. Pendidikan islam di Indonesia pada masa berdirinya kerajaan-kerajaan islam 4. Serta timbulnya nabi-nabi palsu pada awal kekhalifahan Abu bakar. Hal yang berhubungan dengan manusia c. Pendidikan islam di Indonesia pada masa pengembangan islam di Indonesia 3. Pendidikan tauhid atau keimanan 2. Para pemberontak tersebut . Pendidikan islam di Indonesia pada masa kemerdekaan 6. Pendidikan islam di Indonesia pada masa reformasi MATERI DAN METODE PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA KHULAFAUR RASYIDIN DAN BANI UMAYYAH Intisari ajaran islam adalah apa yang termaktub dalam Alquran . maka guru Alqur’an telah mengusahakan antara lain: 1) Mengembangkan cara membaca Alqur’an dengan baik 2) Meneliti cara pembacaan Alqur’an yang telah berkembang pada msa itu 3) Memberikan tanda-tanda baca dalam tulisan mushaf sehingga menjadi mudah dibaca dengan benar 4) Memberikan penjelasan tentang maksud dan pengertian yang dikandung oleh ayat-ayat Alquran yang diajarkan yang kemudian berkembang menjadi ilmu tafsir LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM. Pendidikan ibadah 3.

Ali bin Abi thalib. Ibnu Mashud adalah utusan resmi khalifah Umar untuk menjadi guru agama di kuffah 5) Madrasah Damsyik (syam) Setelah negeri syam menjadi sebagian negara islam dan penduduknya banyak memeluk agama islam. Ali bin Abi Thalib mengurus masalah politik dan urusan pemerintahan sedangkan Abdullah bin Mashud sebagai guru agama. Mu’adz bin Jabal di Palestina dan Ubadah di Hinis.adalah dari kalangan orang-orang baru masuk islam yang belum mantap keislamannya. Yaitu. Majlis d. Ubadah dan Abu Al darda. Ia dianggap sebagai perintis madzhab ahli sunnah dalam lapangan ilmu kalam 4) Madrasah Kuffah Sahabat yang tinggal di Kuffah ialah Ali bin Abi Thalib dan Abdullah bin Mashud. hadist dan Alqur’an. Mereka mengajarkan Alqur’an dan ilmu agama di negeri syam pada tiga tempat. Diantaranya sahabat yang mengajar di madrasah madinah ini adalah Umar bin Khattab. Ketiga guru itu mendirikan madrasah di syam. Sedangkan Anas bin Malik termasyur dalam ilmu hadist. Umar bin Khattab dan Ustman bin Affan. Dan disana pula banyak tinggal sahabat-sahabat nabi Muhammad Sw. ahli pidato dan kisah dan ahli pikir dan ahli tasawuf. Masjid b. 3) Madrasah Basrah Sahabat yang terkenal di Basrah adalah Abu Musa Al Asy ari dan Anas bin Malik. Diantara guru madrasah Basrah yang terkenal Hasan Al basyri dan Ibnu Sirin. Pusat-pusat Pendidikan Islam Diantara pusat-pusat pendidikan yang berdiri pada masa Khulafaur Rasyidin dan Bani Umayyah: a. 6) Madrasah Fustat (mesir) . Ia mengajarkan Alquran serta hukum-hukum halal dan haram pada masa khlifah Abdul Malik 2) Madrasah Madinah Madrasah madinah ini lebih termashur. Abu Darda di Damsyik. Kuttab c. Mereka masih perlu mendapatkan bimbingan lebih lanjut dalam melaksanakam ajaran –ajaran islam 2. Zaaid bin Tsabit dan Abdullah bin Umar. Abu Musa terkenal sebagai ahli fiqih. karena disanalah tempat khalifah Abu bakar . maka Umar bin Khattab mengirimkan 3 orang guru agama ke negeri itu. Hasan Basryi terkenal sebagai seorang ahli fiqih. yaitu Mu’adz bin Jabal. Madrasah 1) Madrasah Mekkah Guru pertama yang mengajar di mekkah ialah Muadz bin Jabal.

pelajar madinah melawat ke kuffah. Pola ahlal-ra’yu 2. Yang termasyur diantara mereka adalah: 1. Perkembangan Pola Pemikiran Islam a. Para sahabat nabi tidak menghafal semua perkataan nabi Muhammad dan tidak melihat semua perbuatannya. kadang-kadang tidak dikenal oleh guru di Mesir. maka gunakanlah akal pikiran (ijtihad) untuk memberikan ketentuan hukum. Mereka adalah pendiri-pendiri madrasah pada tiap-tiap kota itu. Pola pemikiran yang bersifat bathiniyah dan intuitif 3. Pelajar-pelajar mesir melawat ke Madinah.Dalam praktek pendidikan pengajaran agama pada awal masa pertumbuhan . jika tidak terdapat hendaknya dicari dalam Sunnah atau hadist. Dengan demikian dunia ilmu pengetahuan tersebar keseluruh kota-kota di negeri islam. Dalam hal ini ada hadist nabi Saw yang mashur yang menjadi dasar bahwa Rasulullah telah mengajarkan cara mengambil keputusan. dan jika tidak pula terdapat . pelajar Kuffah melawat ke Syam. Abdullah bin Mas’ud di Kuffah 3. pelajar-pelajar tidak mencukupkan belajar pada seorang ulama di negeri tempat tinggalnya melainkan mereka melawat kekota yang lain untuk melanjutkan ilmunya. Hadist-hadist yang telah diajarkan oleh guru-guru di mekkah. Setengah dari mereka pun tidak menghafal semua hadist nabi. Abdullah bin Amr bin Al Ash di Mesir Empat orang Abdullah ini besar sekali jasanya dalam mengajarkan ilmu-ilmu agama kepada murid-muridnya. Pola pemikiran yang bersifat rasional c. Abdullah bin Umar di Madinnah 2. ulama-ulama sahabat tersebar keseluruh kota-kota di negeri islam yang terus bertambah luas. Rasulullah sudah memberikan pedoman dan pembelajaran tentang bagaimana cara memberikan keputusan hukum terhadap masalah-masalah baru yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Mereka pun mempunyai keahlian ilmiah yang berbeda-beda dan kepribadian yang berlainan. Perkembangan Pola Ijtihad Secara umum. Melawat kian kemari dan begitulah seterusnya. PERKEMBANGAN PEMIKIRAN DAN PERADABAN YANG MENGIRINGI PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ISLAM PADA AWAL KHULAFAUR RASYIDIN DAN BANI UMAYYAH 1. Penyempurnaan penulisan Alqur’an 4. a. misalnya kadang-kadangg tidak dikenal oleh ulama di Kuffah. Oleh karena itu. Akibatnya hadisthadist yang diajarkan oleh ulama di Madinah. Pola ahlu-al-hadist b. Penulisan Hadist .. Pola pemikiran yang bersifat skolastik b. yaitu hadist yang berisi tentang dialog Raulullah dengan Muadz bin Jabal ketika diutus Rasulullah ke Yaman untuk menyebarkan ajaran islam dan menjadi pemimpin disana Petunjuk nabi Muhammad Saw dalam memberikan keputusan hukum tersebut adalah pertamatama hendaknya dicari ketetapan hukumnya dalam Alqur’an. Abdullah bin Abbas di Mekkah 4.

Tarikh (sejarah) 4. Berhitung 7. Tujuan Pendidikan Islam pada Masa Bani Abbasiyyah Pada masa Abbasiyyah tujuan pendidikan ada bermacam-macam. atau disebut ilmu aqliyah LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM NON FORMAL PADA MASA BANI ABBASIYYAH Pada masa Abbasiyyah. Kurikulum pendidikan tinggi Rencana pelajaran pada perguruan tinggi islam. Perkembangan ilmu pengetahuan TUJUAN DAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA BANI ABBASIYYAH 1. Kurikulum pendidkan dasar (kuttab). walaupun belum banyak dikenal. Ilmu falak 3. Tujuan kebendaan 2. Kisah atau riwayat orang-orang besar islam 5. termasuk dalam aspek pendidikan islam. Pokok-pokok agama islam. Bahasa Arab dan kesusastraanya 9. Menulis 4. musik 7.5. Hadist 12. pelajarannya adalah: 1. pelajarannya adalah: 1. Alqur’an 8. Tafsir 11. Diantara penduduk Mekkah yang mula-mula belajar menulis . dsb 3. yaitu: 1. Tujuan keagamaan dan akhlak b. kedokteran 6. dibagi 2 jurusan. Perkembangan ilmu dan sastra 6. kebudayaan islam berkembang pesat. Cinta kepada ilmu pengetahuan serta senang dan merasa lezat memperoleh ilmu d. Kurikulum pendidikan menengah. Ilmu-ilmu pasti c. Tujuan kemasyarakatan c. Membaca dan menghafal syair-syair atau natsarl (prosa) 6. Kurikulum Pendidikan Islam pada Masa Bani Abbasiyyah a. shalat. seperti cara berwudhu. Ilmu-ilmu alam 5. Lembaga-lembaga pendidikan islam non formal yang berkembang pada masa ini adalah: 1. sebelum datangnya islam kuttab telah ada di negeri arab. yaitu: a. Jurusan ilmu-ilmu umum. Jurusan ilmu-ilmu agama dan bahasa serta sastra arab atau disebut ilmu-ilmu naqliyah 2. Pokok-pokok nahwu dan sharaf ala kadarnya b. Membaca Alqur’an dan menghafalnya 2. Nahwu/sharaf/balagoh 13. Kuttab / Maktab Kuttab adalah tempat belajar menulis. puasa. bahkan pada masa ini merupakan masa kejayaan pendidikan islam. Fiqih 10. mantiq 2.

Wazir khalifah Al Aziz billah Al fatimy. untuk berdiskusi. Guru yang mengajar pada pendidikan rendah diistana disebut “muaddib” karena berfungsi mendidik budi pekerti dan mewariskan kecerdasan dan pengetahuan-pengetahuan orang-orang dahulu kepada anak-anak pejabat. bahkan sangat memperhatikan kefasihan berbahasa. dll. Al Ghozzali. disebabkan karena ulama dan para ahli itu tidak mungkin memberikan pelajaran di masjid. tetapi juga membahas berbagai macam ilmu pengetahuan (majlis ilmu pengetahuan) dan berbagai kesenian (majlis kesenian) 6. Pada majlis ini tidak hanya membahas dan mendiskusikan masalah-masalah kesusastraan saja. Ya’kub ibnu Killis. Rumah sakit ini fungsinya bukan hanya sebagai tempat merawat dan mengobati orang-orang sakit. 2. Rumah-rumah para ulama Rumah-rumah para ulama dan para ahli ilmu pengetahuan menjadi tempat belajar dan tempat pengembangan ilmu pengetahuan. kemudian bertambah lagi fungsinya sebagai tempat berkumpulnya para ulama. Majlis atau saloon kesusastraan Yang dimaksud dengan majlis atau saloon kesusastraan adalah majlis khusus yang diadakan khalifah untuk membahas berbagai macam ilmu pengetahuan. 4. tetapi juga mendidik tenaga-tenaga yang berhubungan dengan perawatan dan pengobatan. 5. Rumah sakit Pada masa ini banyak didirikan rumah sakit untuk mewujudkan kesejahteraan umat islam. Pendidikan Rendah di Istana Pendidikan rendah di istana didirikan atas pemikiran khalifah dan keluarganya serta para pembesar istana bahwa pendidikan itu diselenggarakan untuk menyiapkan anak didik agar mampu melaksanakan tugas-tugasnya kelak setelah ia dewasa. 7. Diantara rumah ulama terkenal yang menjadi tempat belajar adalah rumah Ibnu Sina. Ali Ibnu Muhammad Al fashih. Badiah Badi’ah adalah dusun-dusun tempat tinggal orang-orang arab (baduy) yang tetap mempertahankan kemurniian bahasa arab. Toko-toko Kitab Pada mulanya toko-toko kitab berfungsi sebagai tempat berjual beli kitab-kitab yang telah ditulis.huruf arab ialah: Sufyan ibnu Umayyah ibnu Abdu Syam dan Abu Qais ibnu Abdi Manaf ibnu Zuhroh Ibnu Kilat. berdebat dan bertukar pikiran dalam berbagai masalah ilmiah. pujangga dan ahli-ahli ilmu pengetahuan lainnya. 3. Ba’diah merupakan sumber bahasa asli dan murni. .

madrasah memegang peranan penting sebagai institusi tempat belajar umat islam selama pertumbuhan dan perkembangannya. 2. yaitu: 1. persia. Sebagai lembaga pendidikan 3. Mengenai transformasi dari masjid ke madrasah. Dalam sejarah pendidikan islam. india. Pengertian Madrasah Madrasah merupakan isim makan dari fi’il mady “darasa” yang mengandung arti tempat atau wahana untuk mengenyam proses pembelajaran. Masjid Pada masa bani abbas masjid dilengkapi berbagai macam sarana dan fasilitas untuk pendidikan. qibty dan aramy. Maksud madrasah disini adalah lembaga pendidikan tinggi yang secara luas berkembang di dunia islam pada masa klasik sebelum era universitas. Sebagai pusat komunikasi sesama muslim LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM FORMAL PADA MASA BANI ABBASIYYAH 1. diantaranya: a. selain itu berkembang juga perpustakaan-perpustakaan umum yang diselenggarakan oleh oleh pemerintah. George Maqdisi berpendapat bahwa perpindahan lembaga pendidikan islam dari masjid ke madrasah terjadi secara tidak langsung. yang didalamnya berisi buku-buku ilmu agama islam dan bahasa arab. 9. Latar Belakang Berdirinya Madrasah Sistem pengajaran dan pendidikan yang telah berlangsung di masjid-masjid kemudian berkembang menjadi lembaga pendidikan formal dalam bentuk sekolah-sekolah. yaitu masjid-masjid. tetapi melalui tahapan perantara.juga diadakan berbagai penelitian dan percobaan dalam bidang kedokteran dan obat-obatan dan juga merupakan tempat praktikum sekolah kedokteran. tempat berdiskusi dan munazharah berbagai ilmu pengetahuan. Merupakan salah satu perpustakaan islam yang lengkap. tempat pendidikan anak. Bahkan dalam kajiannya lebih terfokus pada madrasah Nizhamiyah. ia mengajukan teori. Tempat pengajian para ulama. bahwa asal pertumbuhan madrasah adalah hasil perkembangan dari tiap tahap. 8. contohnya Baitul Hikmah di Baghdad yang didirikan oleh khalifah Harun Al Rasyid. tahap masjid khan dan tahap madrasah . Perpustakaan Pada zaman ini para ulama dan sarjana memiliki perpustakaan-perpustakaan pribadi. berkembang beberapa teori yang secara sepintas berbeda satu sama lain. Masjid juga dilengkapi ruang perpustakaan. Jadi fungsi masjid disini ada 3. Tempat berkomunikasi dengan tuhan 2. bahkan berbagai buku terjemahan dari bahsa yunani. yaitu tahap masjid.

Faktor-faktor Pendirian Madrasah Diantara faktor-faktor yang menyebabkan berdirinya sekolah-sekolah di luar masjid adalah a. mereka mendirikan sekolah untuk mendapatkan simpati rakyat. masjid khan sebelum lembaga-lembaga madrasah berkembang secara luas pada abad pertengahan (maksum. Ahmad syalabi mengemukakan bahwa perkembangan dari masjid ke madrasah terjadi secara langsung. Hal ini terbukti dengan didirikannya madrasah pertama pada abad ke-5 H (11 M) yaitu madrasah Nizhamiyahyang didirikan pada tahun 457 H oleh Nizham Al mulk. Khalaqoh-khalaqoh (lingkaran-lingkaran) untuk mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan. 2) Para pembesar negara yang hidup dalam kemewahan. Maksum memandang teori ini menarik karena mempertimbangkan lembaga. Dengan berkembang luasnya ilmu pengetahuan. Namun banyak juga bukti yang nyata bahwa madrasah telah berdiri sejak abad ke-4 H. Asal usul Madrasah Muhammad Abdurahman Ghanimah. tidak memakai lembaga perantara (ahmad syalabi. 4. karena mereka telah membelanjakan dan mewakafkan harta bendanya dijalan Allah. 1999:57) c.b. baik agama maupun umum. yang tidak mungkin seluruhnya tertampung dalam masjid Disamping itu ada faktor-faktor lain yang mendorong para penguasa dan pemegang pemerintahan untuk mendirikan sekolah-sekolah sebagai bangunan yang terpisah dari masjid.19544: 257-259) 3. Ada 4 hal yang perlu diklarifikasi tentang kehadiran madrasah sebelum lahirnya madrasah Nizhamiyah. antara lain yaitu: 1) Pada masa turki dalam pemerintahan Bani Abbasiyyah tujuannya untuk mempertahankan kedudukan dan menarik hati kaum muslimin. melainkan sesuatu yang baru yaitu setelah 400 tahun sesudah hijriyah dan madrasah juga merupakan prestasi abad ke-5 H. Al Maqrizy dalam karyanya Itti’adz Al Hunafa bi Akhbar Al Aimmah Al Fatimiyyin Al khulafa berpendapat bahwa madrasah dalam islam tidak dikenal pada masa sahabat dan tabiin. yang didalamnya juga terjadi diskusi dan perbedaan yang ramai yang tidak jarang mengganggu orang-orang beribadah didalam masjid b. dan juga berharap mendapatkan ampunan dan pahala dari Allah. diperlukan khalaqoh-khalaqoh yang banyak. yaitu:    Abi Ishaq Al Ifriyani (wafat 418 H) adalah orang pertama yang mendirikan madrasah di naisabur (Iran) Abu Hasan Al Baihaqiyah (wafat 414 H) adalah pendiri pertama madrasah Baihaqiyah sekitar tahun 400 H lebih tua dari madrasah yang didirikan Abi Ishaq Al Ifriyani Abi Ishaq bin Ibrahim adalah pendiri madrasah mizan dahiya yang lebih dulu berkembang sekitar dua abad sebelum lahirnya madrasah Nishamiyah .

Kemunduran Pendidikan Islam Pikiran islam menurun setelah abad ke XIII dan terus melemah sampai abad ke XVIII M. Menandai runtuhnya sendi-sendi pendidikan dan kebudayaan islam. Pengajar dimadrasah adalah para ulama yang merupakan panutan dan pembela masyarakat dan dalam pemerintahan sebagai penasihat dan pemberi legitimasi Pada era modern. KEMUNDURAN PENDIDIKAN ISLAM DIPENGHUJUNG MASA BANI ABBASIYYAH DAN POLA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM 1. amir-amir) melalaikan dan tidak memberi kesempatan untuk berkembang terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan c. sebabsebab melemahnya pikiran islam antara lain: a. karena posisi madrasah yang menaruh jarak dengan sains modern. madrasah diterima masyarakat muslim pada waktu itu karena dilihat dari beberapa aspek. Al ghozali telah berlebihan dalam memasukan filsafat islam yang bercorak sufistik kedalam alam islami timur dan sisi lain Ibnu Rusyd telah berlebihan dalam memasukan filsafat islamnya yang bersifat rasional ke dunia islam barat b. sultan. 1999: 75) Secara sosial keagamaan. Materi yang diajarkan adalah fiqih yang mereka anggap merupakan kebutuhan masyarakat dalam rangka hidup dan kehidupan yang sesuai dengan ajaran dan keyakinan mereka b. Eksistensi dan Pengaruh Madrasah Madrasah mempunyai pengaruh yang luas dan monumental. Madrasah sering disebut sebagai lembaga tradisional. karena posisi madrasah sering disebut sebagai lembaga tradisional. namun demikian. madrasah masih tetap eksis. Tradisi akademik barat. eksistensinya menjadi dipertanyakan ketika kerikulumnya masih di monopoli oleh ulum al naqliyah (islamic sciences). Umat islam. terutama para pemerintahnya (khalifah. Sehingga menimbulkan kehancuran yang mengakibatkan berhentinya kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan didunia islam Kehancuran totalnya adalah yang dialami kota Baghdad dan granada sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan islam. secara historis mengambil banyak keuntungan dari tradisi madrasah (maksum. yaitu: a. Musnahnya lembaga pendidikan dan semua buku-buku ilmu pengetahuan dari kedua pusat . Satu sisi.2004: 61) 5. bahkan Al-dailami sebagaimana yang dikutip oleh maksum dari Abd AlGhani Abud mengemukakan bahwa pendidikan universitas-universitas dibarat adalah sebagai inspirasi dan pengaruh madrasah (nizhamiyah). Ajaran yang diberikan dalam madrasah ialah ajaran sunni c. Terjadinya pemberontakan-pemberontakan yang dibarengi dengan serangan dari luar. Naji Ma’ruf menyatakan bahwa di khurasan telah berkembang 165 tahun sebelum lahirnya madrasah Nizhamiyah (Arma’i Arief.

Sultan Mahmud II di turki Usmani pada tahun 1807-1839 M 2. Menyebabkan kemunduran pendidikan diseluruh dunia islam. barat dan nasionalisme) . Pola pembaharuan ini dipelopori oleh : 1. Pola Pembaharuan Pendidikan Islam Golongan yang berorientasi pada pola pendidikan modern dibarat. Pola pembaharuan pendidikan islam yang berorientasi kepada pola pendidikan modern eropa Usaha pembaharuan pendidikan islam dalam hal ini adalah dengan jalan mendirikan sekolahsekolah dengan pola sekolah barat. Muhammad Ali Pasya di Mesir pada tahun 1805-1848 M b. Akibat Pembaharuan Pendidikan Islam Sebagai akibat dari usaha-usaha pembaharuan pendidikan islam yang dilaksanakan dalam rangka untuk mengejar kekurangan dan ketinggalan dunia barat dalam segala aspek kehidupan. Dengan memperhatikan situasi dan kondisi objektif umat islam. berusaha untuk memperbaiki kehidupan umat islam. terutama dalam bidang intelektual dan material. kemudian dicanangkan kembali oleh Jamaluddin Al Afgani dan Muhammad Abduh (akhir abad 19 M). Pola pembaharuan pendidikan islam yang berorientasi pada kekayaan dan sumber budaya bangsa masing-masing dan yang bersifat nasionalisme Golongan nasionalis ini. pada dasarnya berpandangan bahwa sumber kekuatan dan kesejahteraan hidup yang dialami oleh barat adalah sebagai hasil perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern Usaha pembaharuan dapat diklasifikasikan dalam tiga pola pemikiran pembaharuan pendidikan islam. baik sistem maupun isi pendidikannya. Bukan semata-mata mengambil unsurunsur budaya barat tetapi mengambil unsur-unsur yang berasal dari budaya warisan bangsa 3. 2.pendidikan di bagian timur dan barat dunia islam. ketiga pola tersebut adalah: a. c. Usaha pendidikan modern berorientasi pada tiga pola pemikiran (islam murni. Pola pembaharuan ini dirintis oleh Muhammad bin Abd Al wahab. Pola pembaharuan pendidikan islam yang berorientasi dan bertujuan untuk pemurnian kembali ajaran islam Pola ini brpandangan bahwa sesungguhnya islam itu sendiri merupakan dsumber bagi kemajuan dan perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan modern.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful