Kalibrasi Skala

Untuk mengukur partikel yang tidak nampak secara visual, kita dapat menggunakan bantuan mikroskop. Selain mikroskop, perlengkapan penting yang harus disediaakan adalah lensa okuler dan kaca objek khusus yang namanya ocular and stage micrometer. Penggunaan alat ini pernah disinggung dalam kuliah Farmakognosi Analitik dalam topik mengukur ukuran serbuk. Namun yang akan saya tulis di sini adalah penggunaannya dalam evaluasi sediaan (sediaan dalam sistem terdispersi dan sediaan yang dipersyaratkan jumlah partikel dengan ukuran tertentu). Penentuan ukuran partikel ini digunakan dalam evaluasi sediaan dengan sistem terdispersi. Yang akan ditentukan adalah distribusi ukuran partikel dalam sediaan dispersi tersebut. Selain itu, juga untuk menentukan jumlah partikel dengan rentang ukuran tertentu pada salep mata. Untuk ulasan mengenai evaluasi distribusi ukuran partikel dan evaluasi jumlah partikel dalam salep mata bisa klik di sini. Pada lensa mikrometer okuler (ocular micrometer) terdapat garis-garis yang diberi angka (ukuran), maksudnya seperti gambar berikut:

Pada mikrometer kaca objek (stage micrometer) terdapat garis-garis dengan panjang total dari garis pertama hingga garis terakhir adalah 0.01 mm = 10 μm. Gambarnya sebagai berikut:

Dengan begitu. dapat dikatakan: 38 skala pada mikrometer okuler ~ 10 garis skala kaca mikrometer objek. disebut Y) adalah 10 garis skala. disebut X) adalah dari 21 hingga 59 atau 38 garis skala. Jarak garis pertama hingga garis akhir pada kaca mikrometer objek (calibration slide lines. Pada contoh gambar di atas. Siapkan mikroskop. .63 μm 1 skala pada mikrometer okuler = (Y/X) x 10 μm Prosedur pengukuran ukuran partikel: 1. pasang mikrometer okuler dan mikrometer kaca objek pada tempatnya. 1 skala pada mikrometer okuler ~ (10/38) x 10μm = 2.Fungsi dari mikrometer kaca objek adalah sebagai pemberi ukuran standar. Pada kaca tersebut terdapat garis-garis skala dengan ukuran tertentu. maka perlu dilakukan terlebih dahulu kalibrasi garis pada mikrometer okuler terhadap ukuran standar. agar dapat ukuran partikel dapat diukur saat diamati. jumlah total garis pada mikrometer okuler (eyepiece lines. Agar saat pengamatan. Kalibrasi dilakukan dengan menhitung jumlah garis yang berhimpit.

Mr. Gustavus Adolphus College: "Exercise 1. LabShop. : Objective Micrometer 7. toh fungsi dari mikrometer kaca objek itu hanya untuk kalibrasi saja.. Disarankan untuk menggunakan garis awal dan garis akhir terhimpit dengan jarak yang paling jauh untuk mengurangi kesalahan. 7. Damon: "Laboratory Investigation: The Micrometer Eyepiece" 5. Tempatkan kaca objek yang sudah berisi dengan sampel pada tempatnya. Jangan gunakan di mikrometer kaca objek. Ltd. Biology Program Iowa State University: "Lab Topic 2: Technique in Microscopy" 2. 4. 3. 6. Silakan cari partikel yang akan diukur. apalah bedanya dengan kaca objek biasa jadinya? Terlebih lagi mengingat harga mikrometer kaca objek yang pasti tidak murah.Ltd. MxRady Lab Solutions Pvt. hati-hati jangan mengubah tinggi tabung mikroskop. Shibuya Optical Co. Hitung ukuran sesungguhnya partikel yang diukur. ukur ukuran partikel dengan skala pada mikrometer okuler.. Lakukan kalibrasi mikrometer okuler terhadap mikrometer objek dengan perbesaran yang akan digunakan (jika beberapa perbesaran yang digunakan.3 . kalibrasikan pada seluruh perbesaran yang digunakan).2. putar mikrometer okuler dan geser posisi mikrometer kaca objek hingga didapatkan posisi yang berhimpit antara garis-garis pada mikrometer okuler dan mikrometer kaca objek. Lepas mikrometer kaca objek. lagipula saat diberi sampel garis-garis pada mikrometer kaca objek akan tertutup sampel. 5.Measurements: Ocular and Stage Micrometers" 3. Siapkan sampel pada kaca objek yang lain. Sumber isi dan gambar: 1.Affordable Lab Shop 4. The blog of rosadora: Distribusi Ukuran Partikel .com . 6. Tentukan berapa garis pada mikrometer okuler yang berhimpit (superimpose) dengan garis pada mikrometer kaca objek. Pada tahap ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful