KELOMPOK BKP YANG TERGOLONG MEWAH

Peraturan Pemerintah yang mengatur pengelompokan BKP yang tergolong mewah ini adalah PP Nomor 145 Tahun 2000 yang kemudian mengalami beberapa perubahan dengan :        PP Nomor 60Tahun 2001, PP Nomor 7 Tahun 2002, PP Nomor 6 Tahun 2003, PP Nomor 43 Tahun 2003, PP Nomor 55 Tahun 2004, PP Nomor 41 Tahun 2005 dan PP Nomor 12 Tahun 2006.

Berdasarkan PP Nomor 55 Tahun 2004 (mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2005), sehingga keseluruhan Pasal 1 berbunyi sebagai berikut : Pasal 1 (1) Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah selain kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 10% (sepuluh persen), adalah : a. b. c. d. e. f. g. h. i. dihapus; dihapus; dihapus; dihapus; kelompok alat rumah tangga, pesawat pendingin, pesawat pemanas, dan pesawat penerima siaran televisi; kelompok peralatan dan perlengkapan olah raga; kelompok mesin pengatur suhu udara; kelompok alat perekam atau reproduksi gambar, pesawat penerima siaran radio; kelompok alat fotografi, alat sinematografi, dan perlengkapannya.

(2) Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah selain kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 20% (dua puluh persen), adalah : a. b. c. kelompok alat rumah tangga, pesawat pendingin, pesawat pemanas, selain yang disebut pada ayat (1); kelompok hunian mewah seperti rumah mewah, apartemen, kondominium, town house, dan sejenisnya; kelompok pesawat penerima siaran televisi dan antena serta reflektor antena, selain yang disebut pada ayat (1);

dapur. k. sampan dan kano. kelompok jenis alas kaki. selain yang disebut pada ayat (3). e. (4) Kelompok Barang Kena Pajak yang tergolong Mewah selain kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 40% (empat puluh persen). kelompok kapal atau kendaraan air lainnya. kecuali untuk keperluan negara atau angkutan umum. pesawat elektromagnetik dan instrumen musik. kelompok peralatan dan perlengkapan olah raga selain yang disebut pada ayat (1). kelompok permadani yang terbuat dari sutra atau wool. i. kecuali untuk keperluan negara. kantor. tanah lempung cina atau keramik. l. f. kelompok barang-barang yang terbuat dari porselin. rias. g. c. kelompok peluru senjata api dan senjata api lainnya. b. (3) Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah selain kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 30% (tiga puluh persen). kelompok barang-barang yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari logam mulia atau dari logam yang dilapisi logam mulia atau campuran daripadanya. h. kelompok balon udara dan balon udara yang dapat dikemudikan. d. e. Kelompok barang-barang yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari batu selain batu jalan atau batu tepi jalan.d. mesin pencuci piring. j. adalah : a. b. mesin pengering. dihapus. (5) Kelompok Barang kena Pajak yang Tergolong Mewah selain kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 50% (lima puluh persen). sampan dan kano. kelompok barang-barang perabot rumah tangga dan kantor. kelompok kapal atau kendaraan air lainnya. kelompok barang yang terbuat dari kulit atau kulit tiruan. kelompok mesin pengatur suhu udara. f. kelompok barang kaca dari kristal timbal dari jenis yang digunakan untuk meja. kelompok minuman yang mengandung alkohol. kecuali untuk keperluan negara atau angkutan umum. dekorasi dalam ruangan atau keperluan semacam itu. adalah : . pesawat udara lainnya tanpa tenaga penggerak. adalah : a. kelompok wangi-wangian.

adalah : a. kelompok kapal pesiar mewah. kendaraan bermotor untuk pengangkutan 10 (sepuluh) orang sampai dengan 15 (lima belas)orang termasuk pengemudi. kelompok pesawat udara selain yang dimaksud pada ayat (4). dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel/semi diesel). dengan motor bakar cetus api atau dengan nyala kompresi (diesel/semi diesel). kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 (sepuluh) orang termasuk pengemudi selain sedan atau station wagon. b. dan b. kecuali untuk keperluan negara. dengan kapasitas isi silinder lebih dari 1500 cc sampai dengan 2500 cc. kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 (sepuluh) orang termasuk pengemudi selain sedan atau station wagon. kecuali untuk keperluan negara atau angkutan udara niaga. c. Berdasarkan PP Nomor 12 Tahun 2006 (mulai berlaku pada tanggal 8 November 2005). dengan sistem 1 (satu) gandar penggerak (4x2). dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1500 cc. d. kelompok minuman yang mengandung alkohol selain yang disebut pada ayat (4).a. kelompok barang-barang yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari batu mulia dan/atau mutiara atau campuran daripadanya. b. dan . kelompok senjata api dan senjata api lainnya. sehingga keseluruhan Pasal 2 berbunyi sebagai berikut : Pasal 2 (1) Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah yang berupa kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 10% (sepuluh persen). (2) Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah yang berupa kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 20% (dua puluh persen). kelompok permadani yang terbuat dari bulu hewan halus. kelompok peralatan dan perlengkapan olah raga selain yang disebut pada ayat (1) dan ayat (3). dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel/semi diesel) dengan sistem 1 (satu) gandar penggerak (4x2). (6) Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah selain kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 75% (tujuh puluh lima persen). adalah : a. dengan semua kapasitas isi silinder. adalah : a. c. kecuali untuk keperluan negara atau angkutan umum.

kendaraan bermotor beroda dua dengan kapasitas isi silinder lebih dari 250 cc sampai dengan 500 cc. dan . dengan sistem 2 (dua) gandar penggerak (4x4) dengan kapasitas isi silinder lebih dari 1500 cc sampai dengan 3000 cc. dengan massa total tidak lebih dari 5 (lima) ton. dengan sistem 2 (dua) gandar penggerak (4x4) dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1500 cc. berupa sedan atau station wagon dan selain sedan atau station wagon. (3) Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah yang berupa kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 30% (tiga puluh persen). adalah kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 (sepuluh) orang termasuk pengemudi. kendaraan bermotor selain sedan atau station wagon. berupa: a. dengan sistem 1 (satu) gandar penggerak (4x2) dengan kapasitas isi silinder lebih dari 2500 cc sampai dengan 3000 cc. berupa : a. dalam bentuk kendaraan bak terbuka atau bak tertutup. dengan sistem 1 (satu) gandar penggerak (4x2) atau dengan sistem 2 (dua) gandar penggerak (4x4). adalah kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 (sepuluh) orang termasuk pengemudi. adalah: a. kendaraan bermotor dengan kabin ganda (Double cabin). b. dengan sistem 2 (dua) gandar penggerak (4x4) dengan kapasitas isi silinder lebih dari 1500 cc sampai dengan 2500 cc. kendaraan bermotor sedan atau station wagon dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel/semi diesel) dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1500 cc. dengan semua kapasitas isi silinder. c. dengan penumpang lebih dari 3 (tiga) orang termasuk pengemudi. berupa sedan atau station wagon dan selain sedan atau station wagon. (5) Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah yang berupa kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 50% (lima puluh persen) adalah semua jenis kendaraan khusus yang dibuat untuk golf. (4) Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah yang berupa kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 40% (empat puluh persen). dan kendaraan bermotor dengan motor bakar nyala kompresi (diesel/semi diesel).dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel/semi diesel). dengan motor bakar cetus api. kendaraan bermotor dengan motor bakar cetus api. (6) Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah yang berupa kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 60% (enam puluh persen). dan kendaraan bermotor selain sedan atau station wagon dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel/semi diesel). b.b.

di gunung. di pantai. dengan sistem 1 (satu) gandar penggerak (4x2) atau dengan sistem 2 (dua) gandar penggerak (4x4) dengan kapasitas isi silinder lebih dari 3000 cc. semi-trailer dari tipe caravan. dengan sistem 1 (satu) gandar penggerak (4x2) atau dengan sistem 2 (dua) gandar penggerak (4x4). kendaraan bermotor pengangkutan kurang dari 10 (sepuluh) orang termasuk pengemudi. b. dengan kapasitas isi silinder lebih dari 2500 cc. d. (7) Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah yang berupa kendaraan bermotor yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif sebesar 75% (tujuh puluh lima persen). dengan motor bakar cetus api. kendaraan khusus yang dibuat untuk perjalanan di atas salju. trailer. dengan motor bakar nyala kompresi (diesel/semi diesel) berupa sedan atau station wagon dan selain sedan atau station wagon. . dan kendaraan semacam itu.adalah : a. kendaraan bermotor beroda 2 (dua) dengan kapasitas isi silinder lebih dari 500 cc. berupa sedan atau station wagon dan selain sedan atau station wagon. kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 (sepuluh) orang termasuk pengemudi. c.b. untuk perumahan atau kemah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful