Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011

Praktek 1 – Digital I/O
Tujuan :
Setelah menyelesaikan praktikum ini, yang anda peroleh adalah : 1. Mengakses perangkat digital I/O 2. Memprogram digital I/O seperti Running led dengan berbagai macam cara 3. Mengaplikasi fungsi digital I/O pada mikrokontroler AVR

PROSEDUR PERCOBAAN
Prosedur Umum

1. Secara keseluruhan beberapa percobaan dibawah ini menggunakan wizard sehingga kode digenerate secara otomatis. 2. Atur semua kode program yang ada kemudian diletakkan sesuai pada bagian-bagian kode hasil generate wizard. 3. Pastikan hasil compile tidak menghasilkan error dengan menekan F9. 4. Selanjutnya download program tersebut ke MS-16 via USB dengan menekan Shift-F9 dan tekan tombol Program the chip. 5. Amati dan analisa hasilnya kemudian catat hasil tersebut sebagai laporan sementara.
Prosedur Khusus

Port I/O pada mikrokontroler AVR dapat dikonfigurasi sebagai input atau ouput dengan cara merubah isi Data Direction Register (DDRx). Pada bit DDRx menentukan arah pin pada port I/O yang akan digunakan nantinya. jika diinginkan Port D dikonfigurasi sebagai output maka DDRC harus di-set sebagai 0xFFh. Dan jika difungsikan sebagai input maka nilainya pada DDRC adalah 0x00h Contoh :

Untuk contoh kasus ini DDRC = 0 apabila konfigurasi hardware input (push button) terhubung pada VCC (bukan pada ground). Setiap pin I/O mikrokontroler AVR memiliki internal pull-up. Misalnya Port C terkonfigurasi sebagai input dimana sisi hardware input (push button) terhubung dengan ground (bukan VCC), maka internal pull-up harus diaktifkan.
taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 1

Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011
Contoh :

Percobaan ke :
1. Push Button - BarLED dan LCD

taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu

Page 2

Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 2. LED menyala berjalan (metode matematis) taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 3 .

LED menyala berjalan (metode geser bit) 4.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 3. Running Led (Look Up Table Method) taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 4 .

taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 5 . 3 atau 4 untuk di integrasikan. Modifikasi dari percobaan 1 dan salah satu dari percobaan 2.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 TUGAS Buat laporan resmi berdasarkan hasil pengamatan. Running LED akan aktif jika ada penekanan push button dan nilainya ditampilkan di LCD Kemudian jelaskan setiap baris terhadap syntax dari semua percobaan diatas kemudian tarik kesimpulan.

bisa 8-bit atau 16-bit. Memprogram timer dengan ketiga mode tersebut 3. Pastikan hasil compile tidak menghasilkan error dengan menekan F9.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Praktek 2 – TIMER 8-bit dan 16-bit Tujuan : Setelah menyelesaikan praktikum ini. 64. faktor pembagi mulai 8. 4. Mengakses Timer dengan mode normal. 256 1024.   jika 8-bit maka α = 255 jika 16-bit maka α = 65535 N = Prescaller. Mengaplikasi fungsi timer pada mikrokontroler AVR PROSEDUR PERCOBAAN Prosedur Umum 1. α = nilai bit timer yang digunakan. Secara keseluruhan beberapa percobaan dibawah ini menggunakan wizard sehingga kode digenerate secara otomatis. 2. Dimana : Fclk = nilai frekuensi kristal yang digunakan. 3. Prosedur Khusus Rumusan waktu maksimum dari suatu timer adalah sebagai berikut. compare match interrupt dan CTC 2. yang anda peroleh adalah : 1. Atur semua kode program yang ada kemudian diletakkan sesuai pada bagian-bagian kode hasil generate wizard. 128. Gunakan rumus berikut ini untuk menentukan Timer Value berdasarkan Interval Timer yang diinginkan : taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 6 . Selanjutnya download program tersebut ke MS-16 via USB dengan menekan Shift-F9 dan tekan tombol Program the chip. 5. Amati dan analisa hasilnya kemudian catat hasil tersebut sebagai laporan sementara.

Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Percobaan ke : 1. Men-Generate delay 1 detik pada TIMER1 menggunakan mode normal taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 7 .

buat interval waktu sebesar 100µS didapatkan nilai Compare = 76H taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 8 . Men-Generate delay 1 detik pada TIMER0 menggunakan mode match compare output dengan cara yang sama seperti percobaan 1.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 2.

Men-Generate delay 1 detik pada TIMER1 menggunakan mode CTC (Clear Timer on Compare Match Interrupt) Mekanisme berikut ini adalah membuat delay 1 detik pada timer 1. didapatkan nilai Compare A = 2A30H taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 9 . Agar memperoleh waktu yang lebih presisi.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 3.

Compare dan CompA berdasarkan rumus yang ada (detilkan strategi cara menghitung) Kemudian jelaskan setiap baris terhadap syntax dari semua percobaan diatas kemudian tarik kesimpulan. Hitung waktu setiap nilai heksa yang dihasilkan untuk diisikan pada kolom Timer Value. taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 10 .Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 TUGAS Buat laporan resmi berdasarkan hasil pengamatan.

Amati dan analisa hasilnya kemudian catat hasil tersebut sebagai laporan sementara. Masukan Sensor tersebut adalah sebagai berikut : 1. Secara keseluruhan beberapa percobaan dibawah ini menggunakan wizard sehingga kode digenerate secara otomatis. Selanjutnya download program tersebut ke MS-16 via USB dengan menekan Shift-F9 dan tekan tombol Program the chip. Mengakses ADC dengan resolusi 8-bit 2. Memprogram ADC dengan masukan sensor berupa potensiometer. MIC (Microfon) Skematik referensi tegangan yang bisa diterima oleh AVR untuk percobaan ini adalah sebagai berikut : taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 11 . 4. LM35 (Analog Temperature Sensor) 4. LDR. LDR (Light Dependent Resistor) 3.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Praktek 3 – Analog Digital Converter (ADC) Tujuan : Setelah menyelesaikan praktikum ini. Potensiometer 2. Prosedur Khusus Pada praktikum ini. 2. ATmega16 mempunyai ADC (Analog to Digital Converter) internal 10-bit sebanyak 8 kanal. Modul I/O yang digunakan pada praktikum ini mempunyai 3 masukan sensor yang terhubung pada masukan analog ATMega16. 5. 3. praktikan akan mencoba memanfaatkan fasilitas masukan analog pada mikrokontroler AVR ATmega16. Mengaplikasi fungsi ADC dengan masukan sensor pada mikrokontroler AVR PROSEDUR PERCOBAAN Prosedur Umum 1. yang anda peroleh adalah : 1. Pastikan hasil compile tidak menghasilkan error dengan menekan F9. Atur semua kode program yang ada kemudian diletakkan sesuai pada bagian-bagian kode hasil generate wizard. LM35 dan MIC 3.

LDR (Light Dependent Resistor) 3. LM35 (Analog Temperature Sensor) 4.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Berikut ini skematik hardware dari masukan sensor pada modul I/O (IF-01) yang dihubungkan minimum system (MS-16) 1. MIC (Microfon) taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 12 . Potensiometer 2.

ADC 8-bit dengan Potensiometer Output BarLED dan LCD taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 13 .Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Percobaan ke : 1.

selanjutnya muncul dialog configure project 3. caranya sebagai berikut: 1. Untuk mengatasi hal itu perlu dilakukan setting terhadap fitur (s)printf. pilih menu Project >> Configure atau pilih icon 2. precision taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 14 . pilih tabulasi C Compiler.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Hasil yang didapatkan. perubahan nilai 0 .255 pada barled dan di LCD harus mengeluarkan nilai 0 – 5 VoltDC. width. (s)printf Features ubah ke float. Hal ini dikarenakan tipe variable vin_potensio adalah float dan ditampilkan oleh fungsi sprintf berupa float dengan presisi 3 digit dibelakang koma. Tetapi nilai tersebut mengeluarkan nilai 3f.

LDR dan LM35 yang ditampilkan secara bersamaan (simultan) dan ditampilkan pada LCD dan barled (potensiometer saja) taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 15 . Perhatikan nilai output ADC ketika permukaan LDR ditutup dan dibuka berdasarkan rangkaian c. misalnya ada 3 orang memberikan suara masukan “A” 2. Konversi rumus dg resolusi ADC 8-bit menjadi 0-5 volt dc b. Perhatikan nilai output ADC ketika permukaan LM35 lebih panas ataupun lebih dingin d. Potensiometer  ADC6 i. 1. Microfon  ADC2 i. Modifikasi Akses ADC yang terhubung pad Potensiometer. Ubah pembacaan ADC pada sensor secara bergantian sesuai urutan berikut ini dengan mengubah nilai masukan x ADC pada fungsi read_adc(x) : a. Perhatikan nilai output ADC ketikan diberi suara. LDR  ADC1 i.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 TUGAS Buat laporan resmi berdasarkan hasil pengamatan. LM35  ADC0 i.

dapat mengimplementasikan fungsi kontrol LCD untuk menampilkan nilai signal counter pada fungsi timer/counter. Atur semua kode program yang ada kemudian diletakkan sesuai pada bagian-bagian kode hasil generate wizard.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Praktek 4 – COUNTER dan EXTERNAL INTERRUPT Tujuan : Setelah menyelesaikan praktikum ini. Optocoupler taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 16 . yang anda peroleh adalah : 1. 3. Amati dan analisa hasilnya kemudian catat hasil tersebut sebagai laporan sementara. Secara keseluruhan beberapa percobaan dibawah ini menggunakan wizard sehingga kode digenerate secara otomatis. Eksternal Interrupt [INT0 dan INT1] serta Signal Clock [T0] 2. 2. 4. Eksternal interrupt Push-Button dan Eksternal signal Push-Button Berikut ini skematik hardware dari masukan sensor pada modul I/O (IF-01) yang dihubungkan minimum system (MS-16) 1. Optocoupler 2. PROSEDUR PERCOBAAN Prosedur Umum 1. 5. Prosedur Khusus Masukan Sensor tersebut adalah sebagai berikut : 1. dapat mengimplementasikan fungsi masukan yang berupa signal counter dan signal interrupt eksternal pada mikrokontroler AVR 2. Pastikan hasil compile tidak menghasilkan error dengan menekan F9. Selanjutnya download program tersebut ke MS-16 via USB dengan menekan Shift-F9 dan tekan tombol Program the chip.

penerima External Signal Mengaktifkan fungsi T0 pada timer untuk menerima signal eksternal disimulasikan menggunakan Push-Button yang terhubung dengan T0.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Percobaan ke : 1. taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 17 . Serta diimplementasikan pada masukan sensor optocoupler yang sama-sama terhubung pada T0. Mengakses Timer0 sebagai Counter. Tambahkan program dalam fungsi void main di bagian while PORTD = ~TCNT0. Tetapi untuk mengakses optocoupler dengan LCD tidak bisa diakses bersamaan harus memilih jumper 3 sesuai ilustrasi berikut ini.

Mengakses External Interrupt Mengaktifkan External Interrupt untuk menerima signal eksternal menggunakan Push-Button yang terhubung dengan INT0 [PORTD.3].Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 2. Tambahkan program berikut ini di dalam fungsi ISR EXT_INT0 dan ISR EXT_INT1 Sisipkan program berikut ini pada bagian void main sebelum while(1) command Jangan lupa untuk LCD bisa diakses maka jumper 3 harus dihubungakan pada 2-3.2] dan INT1 [PORTD. taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 18 .

Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 TUGAS Buat laporan resmi berdasarkan hasil pengamatan Buat program untuk mengakses motor DC dimana skematik motor DC sebagai berikut : Untuk menggerakkan motor cuplikan programnya sebagai berikut Letakkan cuplikan program akses motor DC diatas pada ISR EXT_INT0 dan ISR EXT_INT1 dengan mode masing-masing falling edge dan rise edge. taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 19 .

yang anda peroleh adalah : 1. 2. dapat mengimplementasikan fungsi USART dan ADC secara bersamaan pada mikrokontroler AVR 2. PROSEDUR PERCOBAAN Prosedur Umum 1. Amati dan analisa hasilnya kemudian catat hasil tersebut sebagai laporan sementara. 3. 1-unit RS-485 Untuk kontrol komunikasi yang diinginkan dikendalikan oleh IC MUX 4052 taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 20 . Atur semua kode program yang ada kemudian diletakkan sesuai pada bagian-bagian kode hasil generate wizard. Prosedur Khusus Modul komunikasi pada AVR MS-16 EEPIS 2011 memiliki emulasi hardware komunikasi serial yaitu : 1. 2-unit RS-232 2. dapat mengimplementasikan fungsi LM35 sebagai sensor temperature analog untuk memberikan pengukuran temperature dan dikirimkan via USART ke komputer. 5. 3. dapat mengimplementasikan fungsi USART untuk melakukan komunikasi serial RS-232.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Praktek 5 – USART (Monitoring Suhu dg LM35) Tujuan : Setelah menyelesaikan praktikum ini. Pastikan hasil compile tidak menghasilkan error dengan menekan F9. Selanjutnya download program tersebut ke MS-16 via USB dengan menekan Shift-F9 dan tekan tombol Program the chip. 4. Secara keseluruhan beberapa percobaan dibawah ini menggunakan wizard sehingga kode digenerate secara otomatis.

Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Yang kemudian diemulasikan menjadi 2-unit USART RS-232 yaitu sebagai berikut : Untuk emulasi menjadi 1-unit USART RS-485 yaitu sebagai berikut : taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 21 .

Port RS-232 yang ke-2 (USART2 – RS232-2) 3. Port RS-232 yang ke-1 (USART1 – RS232-1) 2. Port RS-485 Dan pastikan jumper J1 dan J2 berada posisi 1-2 Masukan Sensor pada LM35 dan referensi tegangan pada setting ADC sebagai berikut : 1.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Kontrol agar bisa mengakses masing emulasi adalah sebagai berikut : 1. Skematik sensor LM35 taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 22 . Skematik referensi tegangan setting ADC 2.

Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Percobaan ke : 1. Monitoring Suhu via USART dan LCD Hubungkan kabel db-9 dari PC com serial ke mikrokontroler via port RS-232 (USART2) taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 23 .

Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 24 .

---C Volt=-.---C Volt=-.---V Suhu=--.---C taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 25 . . . dst Volt=-. .---V Suhu=--. . . .Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 TUGASs Buat laporan resmi berdasarkan hasil pengamatan 1. Tampilkan data di PC (via terminal) dengan output sebagai berikut : Volt=-.---C .---V Suhu=--. Buat pemetaan hasil dengan aturan sebagai berikut : Ouput volt Rule dengan sprint saja*) Ouput suhu dengan printf saja*) Ouput volt dan suhu dengan Sprintf dan printf *) Komentar Hasil Pengamatan Tanpa \r atau \n Dengan \r Dengan \n Dengan \r dan \n Bandingkan dan amati kedua output tersebut dan berikan hasil pengamatan anda *) data hasil pengamatan setiap output minimal yang di-capture minimal 2 data via software terminal PC 2.---V Suhu=--.

PROSEDUR PERCOBAAN Prosedur Umum 1. 3. yang anda peroleh adalah : 1. Amati dan analisa hasilnya kemudian catat hasil tersebut sebagai laporan sementara. 2. Secara keseluruhan beberapa percobaan dibawah ini menggunakan wizard sehingga kode digenerate secara otomatis. Atur semua kode program yang ada kemudian diletakkan sesuai pada bagian-bagian kode hasil generate wizard. Selanjutnya download program tersebut ke MS-16 via USB dengan menekan Shift-F9 dan tekan tombol Program the chip. dapat mengendalikan intensitas cahaya LED baik manual maupun otomatis dengan teknik pemrograman bahasa C. Pastikan hasil compile tidak menghasilkan error dengan menekan F9. Prosedur Khusus Pin out PWM pada AVR ATMega16: taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 26 . 4. 5. dapat mengimplementasikan fungsi PWM di TIMER2 pada mikrokontroler AVR 2.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Praktek 6 – PWM (Pengendalian Intensitas Cahaya LED) Tujuan : Setelah menyelesaikan praktikum ini.

Pengaturan Intensitas Cahaya LED menggunakan tombol pushbutton dengan Output LCD taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 27 .Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 Percobaan ke : 1.

Buat program otomatis mengendalikan itensitas cahaya LED dengan mengatur nilai OCR2. berapa nilai OCR 2 intesitas maksimun? 2. perhatikan nilainya dan pengamatan intensitas LED. Dari hasil pengamatan tugas point 1. Ubah setting output compare PWM menjadi non-inverting.Modul Praktikum Mikrokontroler AVR – 3 Elka A-D3 2011 TUGAS Buat laporan resmi berdasarkan hasil pengamatan 1.dst tanpa menggunakan tombol taufiq[at]eepis[minus]its[dot]edu Page 28 .. otomatis on-off-on-…. berapa start nilai OCR2 saat mulai padam? 3. Amati dan perhatikan nilai output OCR2 di LCD.