BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Pada dasarnya perkembangan ilmu teknologi dan komunikasi di abad ini sangat

amat dibutuhkan. Apalagi dikalangan manusia modern saat ini, bagaimana mungkin manusia dapat melakukan berbagai aktifitas dan pekerjaan secara cepat tanpa dibantu dengan teknologi. Penggunaan salah satu teknologi yang banyak digunakan saat ini yaitu jaringan komputer. Jaringan komputer sangat dibutuhkan dalam dunia kantor, selain dapat menekan biaya operasional sampai titik minimal, penggunaan jaringan komputer pada perkantoran juga dapat mengoptimalkan fungsi-fungsi yang berada dalam setiap elemen perkantoran yang menggunakan jaringan komputer, tidak memakan waktu yang lama dalam menyelesaikan sesuatu masalah tertentu dan juga tugas-tugas sehingga memberi kemudahan kepada para pegawai dalam melaksanakan fungsinya. Sebagai suatu contoh, di Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah IV Provinsi Jawa Barat, yang sudah memanfaatkan teknologi informasi menggunakan jaringan komputer sebagai penghubung berbagai komputer yang terdapat di kantor BAKORPEMBANG WIL IV baik yang terhubung ke internet ataupun yang terhubung ke intranet. Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah IV (BAKORPEMBANG WIL IV ) Provinsi Jawa Barat yang beralamat di Jalan Ahmad Yani No 21 Kabupaten Garut. BAKORPEMBANG WIL IV ini merupakan sebuah instansi pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan komitmen kebersamaan dengan pemerintah Kabupaten/Kota, SKPD dan sekretariat daerah Provinsi Jawa Barat secara berkelanjutan, serta menyusun peta potensi dan masalah pemerintahan, ekonomi dan kesejahteraan sosial pada pemerintah Kabupaten/Kota se-wilayah priangan berbasis data aktual melalui pemanfaatan teknologi informasi sebagaimana dikutip dari salah satu Misi Bakorwil Priangan sebelum berganti nama menjadi

1

Badan

Koordinasi

Pemerintahan

dan

Pembangunan

Wilayah

IV

(BAKORPEMBANG WIL IV ) Provinsi Jawa Barat. Dalam mencapai visi dan misi di BAKORPEMBANG WIL IV salah satunya terdapat sebuah ruangan yang disebut Bidding Room LPSE. Diruangan Bidding Room LPSE terdapat komputer dengan Jaringan MAN (Metro Area Network) yang khusus melayani para penyedia jasa untuk registrasi, upload data Email, CV yang berhubungan dengan kegiatan lelang pengadaan barang secara elektronik dan komputer jaringan LAN (Local Area Network) merupakan inventaris milik BAKORPEMBANG WIL IV. Di Bidding Room LPSE ini Jaringan yang MAN ataupun yang LAN dihubungkan dalam sebuah switch yang menyebabkan kinerja dari server lambat, bandwidth sering tidak terkontrol ketika ada client yang mendownload menggunakan aplikasi IDM (Internet Download Manager), serta permasalahan di Bidding Room LPSE BAKORPEMBANG WIL IV ini adalah kadang ada pegawai yang mengakses ke situs internet yang bukan wilayah pekerjaan di jam-jam kerja seperti situs jejaring sosial, dan situs yang dilarang untuk dikunjungi selama jam kerja. Oleh karena itu pembimbing lapangan sekaligus operator di Bidding Room LPSE BAKORPEMBANG WIL IV memberikan saran untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi, yang dirasa perlu. Dari permasalahan diatas setelah melakukan analisis sistem dan permasalahan yang dihadapi di Bidding Room LPSE BAKORPOEMBANG WIL IV penulis mencoba menerapkan sebuah proxy server menggunakan squid. Squid merupakan daemon yang digunakan sebagai proxy server dan web cache. Squid memiliki banyak jenis penggunaan, mulai dari mempercepat server web dengan melakukan caching permintaan yang berulang-ulang, caching DNS, caching situs web, dan caching pencarian komputer di dalam jaringan untuk sekelompok komputer yang menggunakan sumber daya jaringan yang sama, sehingga membantu keamanan dengan cara melakukan penyaringan (filter) lalu lintas internet.

2

Maka dari latar belakang permasalahan diatas penulis mengambil judul “Penerapan Proxy Server Menggunakan Squid Pada Versi Windows 7 Home Basic di Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah IV (BAKORPEMBANG WIL IV) Pemerintah Provinsi Jawa Barat”. 1.2 Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas, maka dapat buat rumusan permasalahan yang ada di BAKORPEMBANG WIL IV adalah : 1. Bagaimana menangani kinerja server yang lambat? 2. Bagaimana mengontrol bandwidth yang tidak terkontrol? 3. Bagaimana menerapkan filtering situs untuk client yang mengakses ke situs-situs yang tidak diperlukan di jam-jam kerja? 1.3 Tujuan Kerja Praktek Adapun tujuan dari dilaksanakannya Kerja Praktek dibagi menjadi dua yakni : 1.3.1 Tujuan Umum Tujuan umum dilaksanakannya kerja praktek adalah sebagai berikut: 1. 2. Memanfaatkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah untuk dipraktikkan di dunia kerja. Memahami mengenai pemanfaatan teknologi informasi menggunakan jaringan komputer. 1.3.2 Tujuan Khusus Tujuan khusus dilaksanakannya Kerja Praktek di Dinas BAKORPEMBANG WIL IV ini adalah sebagai berikut: 1. Menerapkan proxy server menggunakan squid. 2. Mengoptimalkan kinerja server.

3

1.4

Batasan Kerja Praktek Berdasarkan pengalaman selama Kerja Praktek di BAKORPEMBANG WIL

IV untuk memperjelas laporan Kerja Praktek ini maka ruang lingkup dan batasan masalahnya ialah : 1. 2. 3. Penerapan aplikasi proxy server ini di sistem operasi windows 7 Home Basic. Proses penerapan system proxy server yang dilakukan ialah meliputi pembagian bandwidth, situs filtering menggunakan squid. Squid yang digunakan ialah squid versi 2.6.STABLE22 bin DELAY dan khusus diterapkan pada komputer server, karena squid bekerja pada komputer yang sudah support jaringan. 1.5 Lokasi dan Waktu Kerja Praktek Lokasi dan waktu Kerja Praktek dilakukan di Dinas Pemerintahan yaitu : Nama Dinas : Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah IV (BAKORPEMBANG WIL IV) Alamat Dinas : JL. A. Yani No. 21 Tlp. (0262) 233432-233847 Fax. 232306 Adapun waktu pelaksanaan Kerja Praktek yaitu pada tanggal 12 Oktober – 14 Nopember 2011. 1.6 Metode Penelitian Adapun metode penelitian yang dilakukan selama Penulis melaksanakan kerja praktek ialah sebagai berikut: 1.6.1 Metode Pengumpulan Data 1. Wawancara dilakukan dengan administrator/operator jaringan komputer BAKORPEMBANG WIL IV guna mengetahui sistem jaringan komputer yang sedang berjalan, serta kelebihan dan kekurangan dari sistem sebelum diterapkannya Squid. 2. Studi Pustaka yaitu dalam penyusunan laporan Kerja Praktek ini, menggunakan beberapa buku referensi dengan tujuan memperoleh penjelasan yang bersifat teoritis.

4

3. Observasi yaitu dilakukan dalam hal ini terjun langsung melakukan Kerja Praktek di BAKORPEMBANG WIL IV. Disamping itu juga langsung mendapatkan data-data dan keterangan-keterangan yang berhubungan dengan masalah yang sedang dianalisis serta langsung mencoba melakukan pemecahan permasalahan dari hasil analisis selama Kerja Praktek. 1.6.2 Metode Analisis Menurut Hidayatno (2008) Rekayasa sistem adalah kumpulan konsep, pendekatan dan metodologi, serta alat-alat bantu untuk merancang dan menginstalasi sebuah kompleks sistem. Dengan berdasarkan pada pengertian Rekayasa sistem, maka dapat dimaksudkan bahwa Metode Rekayasa Sistem Jaringan Komputer (RSJK) adalah kumpulan konsep, pendekatan dan metodologi, serta alat-alat bantu untuk merancang dan menginstalasi sebuah sistem jaringan komputer yang kompleks. Dalam pelaksanaannya Metode RSJK melalui tahapan-tahapan sebagai berikut: 1. 2. Requirements Gathering, yaitu tahap pengumpulkan informasi yang dibutuhkan untuk rekayasa sistem dan melakukan analisis kebutuhan. Selection and Design, yaitu memilah dan memilih perangkat yang akan digunakan untuk rekayasa sistem setelah dilakukan analisa. Dalam tahap ini juga dilakukan pendesainan sistem jaringan dengan membuat prototype. 3. Implementation, yaitu menerapkan prototype ke dalam lingkungan proyek. Jika ada hal-hal yang terlupa pada tahap sebelumnya, maka harus dikoreksi pada tahap ini. 4. Operation, yaitu tahap dimana jaringan komputer yang direkayasa telah siap digunakan untuk lingkungan kerja setempat. Hendaknya sebelum memasuki tahapan ini, jaringan komputer yang direkayasa diujicobakan terlebih dahulu. 5. Review and Evaluation, yaitu tahap dimana dilakukan proses peninjauan dan evaluasi setelah jaringan komputer dioperasikan. Dalam tahap ini dilakukan perbandingan antara kinerja jaringan sebelum dan sesudah dilakukan rekayasa.

5

1.7

Sistematika Penulisan Sistematika laporan Kerja Praktek ini dibagi menjadi V (Lima) bab secara garis

besar penjelasan tentang masing-masing bab tersebut adalah sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini dijelaskan tentang latar belakang, identifikasi masalah, maksud dan tujuan, kerangka pemikiran, pembatasan masalah, metodologi, dan sistematika penulisan laporan Kerja Praktek yang dibuat. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Dalam bab ini dijelaskan mengenai pengertian jaringan komputer, konsep proxy dan Squid, serta teori lain yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas pada laporan Kerja Praktek ini yang bertujuan untuk mengatasi masalah yang ada. BAB III TINJAUAN SISTEM JARINGAN KOMPUTER SERVER Pada bab ini membahas mengenai sistem jaringan komputer yang sedang berjalan, perangkat pendukung yang digunakan, serta proses instalasi Squid di Server dan konfigurasinya. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini menyatakan hasil kerja praktek sesuai dengan fokus pekerjaan yang dipilih, berikut pembahasannya. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Berisikan kesimpulan-kesimpulan yang di dapat dari pebahasan pada bab sebelumnya serta saran-saran yang membangun untuk dinas terkait maupun untuk mahasiswa.

6

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful