You are on page 1of 9

JURNAL PRAKTIKUM PEMULIAAN TANAMAN PENANAMAN

O L E H

NAMA NIM P. STUDY

: RUDY SITOMPUL : 1009000192 : AGROTEKNOLOGI

LABORATORIUM PEMULIAAN TANAMAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA MEDAN 2011

JURNAL PRAKTIKUM PEMULIAAN TANAMAN PENANAMAN

O L E H

NAMA NIM P. STUDY

: RUDY SITOMPUL : 1009000192 : AGROTEKNOLOGI

Jurnal Ini Merupakan Salah Satu Syarat Untuk Mengikuti Praktikum Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara Medan ASISTEN ( 1. Heri Syahfrial ) ( 2. Rian Afrian Syahputra ) ( 3. Salamuddin ) ( ) NILAI

KOORDINATOR ( Ir. H. Mhd. Ridzwan, MP. )

LABORATORIUM PEMULIAAN TANAMAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA MEDAN 2011

1. 2. 3.

Judul Praktikum Tanggal Praktikum Tujuan Praktikum

: Penanaman : 21 Oktober 2011 : 1. Untuk mengetahui cara penanaman yang baik. 2. Untuk mengetahui perlakuan benih yang baik sebelum benih di tanam ke dalam lubang penanaman.

4.

Bahan dan Alat a. Bahan b. Alat : - Benih jagung sweat boy : - Cangkul - Aqua glas - Benang nylon - Gembor : a. Pertama – tama sediakan benih jagung, kemudian masukkan ke aqua glas dan beri air sedikit. b. Lihat plot yang akan ditanami benih jagung dan tentukan tempat mananam dan kalau ada gulma yang mulai tumbuh maka bersihkan terlebih dahulu. b. Buat lubang tempat menanam c. Tanam benih jagung, dengan memasukkan 2 butir/ lubang tanam d. Siram secukupnya dengan gembor terhadap benih yang sudah ditanam.

5.

Prosedur Kerja

7.

Hasil Dan Pembahasan a. Hasil :

b. Pembahasan

:

Penanaman dilakukan dengan ukuran plot 2 x 1,5 m dengan jarak tanam 75 x 25 cm. Letak lubang penanaman benih dapat di lihat melalui benang nylon yang saling bersingungan. Setelah diketahui tempat lubang penanaman

kemudian buat lubang penanaman yang tidak terlalu dalam yang dapat mengakibatkan benih mengalami dormansi. Setelah lubang penanaman selesai, ambil benih dan masukkan ke dalam lubang penanam sebanyak 2 butir benih/ lubang penanaman. Kemudian benih yang sudah di tempatkan di lubang penanaman, tutup dengan tanah secukupnya.

6. Tinjaun Pustaka

:

Sebelum

benih

ditanam,

harus

direndam

dengan larutan Fungisida Dithane

M – 45 untuk

mencegah tanaman terhindar dari serangan jamur. Penanaman dilakukan dengan cara tugal dengan kedalaman 3 cm, setiap lubang tanam diisi dengan 2 benih ( Anonim, 2002 ). Penanaman benih di lakukan di media tanam dengan membuat lobang– lobang kecil, penanaman benih di usahakan jangan terlalu dalam karena akan dapat mengakibatkan benih terhambat

pertumbuhannya atau busuk juga dari segi penyiangan. Sebelum dan sesudah penanaman , untuk mencegah tanaman kekeringan dan untuk menjaga kelembapan media, sebaiknya plot di siram ( Berdardinus, 1999). Penanam di lahan yang miring atau lahan yang berbentuk terasering harus dimulai dari lahan bagian bawah. Dengan cara ini di maksudkan untuk mencegah penularan serangan hama dan penyakit dari tanaman yang di tanam lebih dahulu (yang biasanya juga terserang hama dan penyakit terlebih dahulu) ke tanaman yang di tanam belakangan. Saat turun hujan,air hujan akan mengalir dari tempat penanaman di bagian atas ke bagian bawah yang berpotensi membawa penyakit lewat air (Prajnanta, 2003). Pada penanaman di buat lurus dengan tujuan supaya perawatan dan pemanenanya mudah di lakukan. Karena dalam penanaman tidak bisa di perbaiki setelah tanaman tumbuh beberapa bulan dalam plot, dengan demikian persiapan dan

pelaksanaan penanaman harus di lakukan dengan benar,dan tujuan pembuatan media tanam adalah untuk memberikan media tumbuh yang baik bagi akar tanaman pada saat pertumbuhan awal dan

mempermudah peresapan pupuk ke dalam tanah sehingga mempercepat tanaman mengabsorbsi pupuk tersebut (Rustam, 2001). Sebelum dilakukan penanaman benih,

sebaiknya di lakukan penyiangan, Untuk menghindari serangan hama dan penyakit, sebelum di tanam, sehingga dapat menjadikan tanaman yang di usahakan menjadi tidak berkompetisi dalam penyerapan unsur makanan yang terkandung di dalam tanah (Suseno, 2004).

DAFTAR PUSTAKA Anonim. 2002. Tanaman Budidaya yang baik. Diakes: www.lembaga penelitian hortikultura.com. Berdardinus. 2001. Pengolahan Tanaman. Diakses : com. www.anekaplanta.wordpress.

Prajnanta. 2003. Tata Cara Penanaman Pada Lahan Miring. Agro Media Pustaka: Jakarta Rustam. 2001. Tehnik Penanaman. Diakses : www. genesa exad.com . Suseno. 2004.Cara Penanaman Yang Ideal. Diakses : www. Penanaman dan Perawatan. com.

8. Kesimpulan

:1. Membuat lubang penanaman merupakan salah satu yang sangat perlu di perhatikan dalam penanaman. 2. Penanam yang teratur jaraknya harus di lakukan agar memudahkan dalam perawatan dan pemanenan. 3. Setelah selesai melakukan penanaman maka di lakukan penyiram agar dapat merangsang pertumbuhan. 4. Dalam penanaman harus 2 benih/ lubang tanam atau lebih, supaya ada cadangan kalau salah satu benih tidak tumbuh . 5. Sebelum menanam benih, sebaiknya dilakukan penyiangan agar tanaman tidak berkompetisi dengan gulma dalam unsur hara di tanah dan menghindarkan dari serangan HPT.