Sumber :Wordpress.

com

Menghitung Luas Wilayah Peta dengan Metode Balok
Selain menggunakan sistem grid/petak, luas wilayah pada suatu peta dapat kita ukur (perkirakan) dengan menggunakan metode balok. Prinsip penghitungan menggunakan model ini mirip dengan sistem grid. Yang membedakan adalah pada sistem grid kotak yang dibuat semuanya berukuran sama (panjang sisi maupun luasnya), sedangkan kotak pada metode balok berbentuk persegi panjang/balok di mana setiap persegi panjang tersebut berbeda ukuran maupun luasnya.

Prinsip dari metode ini adalah dengan membagi peta menjadi beberapa balok yang berjajar dari atas ke bawah, dengan langkah-langkah sebagai berikut :

Persiapkan peta awal yang akan dihitung luasnya dengan menggunakan metode balok

Sumber :Wordpress.com

Bagi area pada peta menjadi beberapa bagian dengan ketebalan yang sama

Buatlah pembatas untuk menghitung panjang balok.

Setiap balok yang telah dibuat ditandai

Sumber :Wordpress.com

Prinsip pembatasan adalah sebagai berikut :

1. Tandai garis peta yang berpotongan dengan garis balok

2. Buat garis yang membagi daerah dalam peta dengan daerah luar peta. Daerah di dalam peta yang tidak penuh digunakan untuk memenuhi daerah di luar peta.

Kemudian hitung luas balok seluruhnya dengan rumus berikut :

Sumber :Wordpress.com

Contoh 1. Soal dengan tebal balok 1 cm

Jawab : = ((3 + 4 + 4,5 + 5,5 + 4) x 1 ) x (25.000)² = (21 x 1) x (625.000.000) = 21 x 625.000.000 cm² = 13.125.000.000 cm² kemudian dikonversi ke dalam ukuran luas yang lebih sering kita gunakan. = 131.250.000 dm² =1.312.500 m² = 13.125 dkm² = 131,25 hm² atau 131,25 ha

Sumber :Wordpress.com

2. Soal dengan tebal balok lebih dari 1 cm

Jawab : = ((5 + 8 + 7,5 + 6 + 4) x 2 cm) x (30.000)² = (30,5 x 2) x (900.000.000 cm²) = 61 x 900.000.000 cm² = 54.900.000.000 cm² = 549.000.000 dm² = 5.490.000 m² = 54.900 dkm² = 549 hm² = 5,49 km²

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful