Askep Senin, 02 Januari 2012 SATUAN ACARA PENGAJARAN PERAWATAN IBU POST PARTUM SATUAN ACARA PENGAJARAN Pokok

bahasan : Perawatan ibu post partum Sub Pokok bahasan : Gizi ibu menyusui Sasaran : Ibu post partum Tempat dan waktu : Puskesmas Karang Malang TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM ( TIU ) Setelah diberikan penyuluhan dihrapkan ibu- ibu menyusui dapat mengetahui dan at au mengkonsumsi makanan bergizi. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS ( TIK ) Setelah diberikan penyuluhan ibu mampu: 1. 2. 3. 4. 5. Menyebutkan Menyebutkan Menyebutkan Menyebutkan Menyebutkan pengertian gizi seimbang manfaat makanan yang bergizi bagi ibu dan bayi tanda- tanda ibu/ bayi yang kurang gizi jenis makanan bergizi bagi ibu menyusui cara- cara mengatasi kekurangan gizi

MATERI PENYULUHAN 1. Pengertian gizi seimbang 2. Menyebutkan manfaat makanan yang bergizi bagi ibu dan bayi 3. Tanda- tanda ibu/ bayi yang kekurangan gizi 4. Jenis makanan bergizi bagi ibu menyusui 5. Cara- cara mengatasi kekurangan gizi METODE Ceramah, tanya jawab SETTING TEMPAT

Keterangan: A : Penyampai Materi B : Peserta Didik F : Fasilitator M : Moderator Ob : Observasi MEDIA Leaflet Lembar balik KEGIATAN PENYULUHAN No. Acara Waktu 1. 2. 3. Pembukaan

Inti ( penjelasan materi ) Penutup 5 menit 30 menit 5 menit EVALUASI Kriteria Evaluasi : • Setiap partanyaan dijawab dengan benar bernilai 2 • Jawaban semua benar akan bernilai 10 • Penilaian: - Nilai 8,5 - 10 = A sangat bagus - Nilai 7,1 - 8,49 = B bagus - Niali 5,5 - 7,0 = cukup baik - Nilai 3,1 - 5,49 = D cukup - Nilai 0 - 3 = E kurang baik Pertanyaan mengacu pada TIK : 1. Apa pengertian gizi seimbang ? Jawab : Gizi seimbang adalah makanan yang mengandung zat tenaga, zat pembangunan dan zat pengatur yang dikonsumsi seseorang dalam suatu hari, sesuai dengan kecu kupan tubuhnya. 2. Sebutkan manfaat makanan yang bergizi bagi ibu dan bayi ? Jawab : Manfaat bagi ibu : untuk memulihkan kondisi fisik ibu setelah melahirkan , memenuhi kebutuhan energi ibu sehari-hari, memperlancar bekerjanya fungsi orga n-organ tubuh, memenuhi kebutuhan gizi pada beyi lewat ASI, meningkatkan kualita s dan kwantitas ASI. Manfaat bagi bayi : untuk mengoptimalkan tumbuh kembang bayi, meningkatkan perke mbangan sel-sel otak bayi, mempertahankan dan meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap penyakit infeksi. 3. Sebutkan tanda- tanda ibu/ bayi yang kekurangan gizi ? Jawab : Pada Ibu : berat badan kurang dari normal, aktivitas ibu menurun, sering mengalami pusing, letih dan lesu, resiko timbulnya anemia. Pada Bayi : berat badan kurang dari normal, tumbuh kembang bayi lambat, sering r ewel dan menangis, rambut warna merah kusam. 4. Sebutkan zat-zat makanan yang bergizi ? Jawab : Karbohirat, lemak, protein, mineral, dan vitamin.

5. Bagaimana cara- cara mengatasi kekurangan gizi ? Jawab : cara- cara mengatasi kekurangan gizi adalah : konsultasi ke tenaga keseh atan yang terdekat, mengkonsumsi makanan yang bergizi, pola makan yang teratur, kesadaran dalam kegiatan gizi buruk, mendukung dan melaksanakan program pemerint ah tentang cara mengatasi gizi buruk.

GIZI SEIMBANG IBU MENYUSUI Pada dasarnya masalah gizi timbul karena perilaku gizi seseorang yang salah, yai tu ketidakseimbangan antara konsumsi gizi dan ketidakseimbangan gizi. Bila konsu msi selalau kurang dari kecukupan gizinya, maka seseorang akan menagalami gizi k urang dan sebaliknya. Dimana kekurangan dan kelebihan gizi akan menimbulkan akib at yang berbeda dan efeknya tidak baik. Gizi yang kurang cenderung mengalami giz i buruk, seperti yang terjadi dibeberapa tempat di Indonesia. Sedangkan gizi leb ih yang terjadi pada golongan menengah keatas yang menimbulkan komplikasi ( DM, Jantung, darah tinggi, dan stroke ). Seseorang yang tercukupi gizinya mereka akan memperhatikan makanan apa yang diko nsumsi dan bagaimana memasaknya. Begitu juga pada ibu yang menyusui akan membutu hkan gizi yang lebih dari ibu-ibu yang tidak menyusui, oleh karena itu untuk mem enuhi kebutuhan gizi pada bayinya yang sesui (Pertemuan kerja Pengembangan Strat egi KIE PUGS pada tanggal 26 Februari 1995). PENGERTIAN Gizi seimbang adalah makanan yang mengandung zat tenaga, zat pembangunan dan zat pengatur yang dikonsumsi seseorang dalam suatu hari, sesuai dengan kecukupan tu buhnya. Keadaan ini tercermin dari derajat kesehatan, tumbuh kembang serta produ ktifitasnya yang optimal. MANFAAT GIZI SEIMBANG Manfaat bagi ibu yang menyusui : 1. Untuk memulihkan kondisi fisik ibu setelah melahirkan 2. Untuk memenuhi kebutuhan energi ibu sehari-hari. 3. Untuk memperlancar bekerjanya fungsi organ-organ tubuh. 4. Untuk memenuhi kebutuhan gizi pada bayi lewat ASI 5. Untuk meningkatkan kualitas dan kwantitas ASI. Manfaat bagi bayi : 1. Mengoptimalkan tumbuh kembang bayi. 2. Meningkatkan perkembangan sel-sel otak bayi 3. Untuk mempertahankan dan meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap penyakit infeksi. TANDA – TANDA KEKURANGAN GIZI Pada Ibu : 1. Berat badan kurang dari normal 2. Aktivitas ibu menurun 3. Sering mengalami pusing, letih dan lesu 4. Resiko timbulnya anemia. Pada Bayi : 1. Berat badan kurang dari normal 2. Tumbuh kembang bayi lambat 3. Sering rewel, menangis 4. Rambut warna merah kusam MAKANAN IBU MENYUSUI 1. Karbohidrat Karbohidrat digunakan untuk memenuhi sebagian besar energi yang dibutuhkan oleh tubuh ( 50 – 60 % ). Karbohidrat diperoleh dari makanan-makanan seperti padi-padia n ( beras, jagung, gandum ), ubi – ubian ( singkong, ubi jalar, kentang) dan makan an lain seperti sagu atau pisang 2. Lemak Lemak digunakan untuk membantu penyerapan vitamin A, D, E, K serta menambah kele zatan makanan. Mengkonsumsi lemak tak bpleh lebih dari 10 % dari kebutuhan energ

i karena dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri dan penyakit jantun g koroner. Sumber lemak diperoleh dari dua lemak antara lain : 1. Lemak nabati yaitu seperti kacang-kacangan, minyak kacang atau minyak nabati lain 2. Lemak hewani yaitu seperti daging dan ikan. 3. Protein Protein digunakan tubuh untuk mengganti sel-sel tubuh yang rusak dan sebagai sum ber energi. Protein sangat penting bagi ibu menyusui, disamping untuk mengganti sel-sel tubuh yang rusak pada tubuh setelah melahirkan juga digunakan sebagai pe nunjang untuk tumbuh kembang bayi yang diperoleh dari ASI. Protein sangat menunj ang untuk kecerdasan bayi, karena selama kurang dari 6 tahun otak bayi selalu be rkembang mencapai 100 % pada umur 6 tahun. Protein diperolehdari protein hewani dan nabati. Protein hewani antara lain : daging, ikan. Dan protein nabati sepert i kacang-kacangan. 4. Vitamin Vitamin digunakan untuk menjaga tubuh dari infeksi dari luar, menjaga stamina da n menjaga tubuh tetap fit, serta untuk memperbaiki sel-sel yang rusak. Vitamin d iperoleh dari buah-buahan dan sayur-sayuran. Vitamin A untuk menjaga kesehatan m ata, jenis makanannya seperti wortel, bayam. Vitamin B digunakan untuk menjaga s tamina tubuh, jenis makanannya seperti sayuran hijau dan kacang-kacangan. Vitami n C untuk memperbaiki sel-sel yang rusak, jenis makanannya seperti jeruk, mangga dan lain-lain. Vitamin D untuk pertumbuhan tulang, jenis makanannya seperti sus u, telur, ikan dan lain-lain. Vitamin E untuk memperbaiki sel-sel kulit yang tel ah rusak, jenis makanannya seperti bengkoang, pepaya, bayam dan lain-lain.Vitami n K untuk pertumbuhan sel-sel tulang dan untuk membantu penyembuhan luka, jenis makanannya seperti susu, ikan dan lain-lain. 5. Mineral Mineral digunakan untuk membantu proses penyerapan zat gizi yang lain dan mengga nti sel-sel yang rusak. Mineral diperoleh dari buah-buahan dan sayur-sayuran. 6. Yodium Yodiun digunakan untuk meningakatkan kecerdasan pada anak dan menghindari terjad inay penyakit gondok. Garam yodium diperoleh dari garam yang dicampur denagn yod ium. Konsumsi garam tidak boleh lebih dari 6 gram setiap harinya karena garam ba nyak mengandung natrium yang dapat memacu timbulnya penyakit tekanan darah tingg i. 7. Zat Besi Kekurangan zat besi akan menyebabkan timbulnya anemia. Kebanyakan diderita oleh ibu hamil dan menyusui. Zat besi diperoleh dari sayuran hijau, kacang-kacangan, hati, telur dan daging. CARA MENGATASI KEKURANGAN GIZI 1. Konsultasi ke tenaga kesehatan yang terdekat 2. Mengkonsumsi makanan yang bergizi 3. Pola makan yang teratur 4. Kesadaran dalam kegiatan gizi buruk 5. Mendukung dan melaksanakan program pemerintah tentang cara mengatasi gizi bur uk.

PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Dewasa ini masalah gizi menjadi perhatian utama di negara kita, apalagi dengan m

unculnya kasus gizi buruk diberbagai daerah di Indonesia. Hal ini kebanyakan dis ebabkan karena tingkat ekonomi yang rendah dan kurang mengertinya masyarakat kit a tentang pentingnya kandungan gizi dalam makanan yang dikonsumsi. Sebagian besar kasus gizi buruk dialami oleh anak – anak, bayi dan balita. Pada ba yi dimungkinkan terjadi karena kurangnya kandungan gizi pada ASI. Karena kurangn ya nilai gizi dalam makanan yang dikonsumsi ibu menyusui, akan baik dampaknya pa da bayi apabila gizi yang dikonsumsi ibu tercukupi sesuai dengan kebutuhan yang ibu perlukan. Asupan gizi yang baik juga akan bermanfaat bagi pemulihan bagi ibu pasca melahirkan. Berdasarkan permasalahan diatas, penulis akan membahas tentang pentingnya gizi p ada ibu menyusui, sehingga ibu menyusui mengerti, memahami dan menerapkan tentan g pentingnya gizi yang baik yang harus dikonsumsi dalam makanan tiap harinya, ya ng nantinya akan dapat memenuhi pula gizi pada bayinya.

B. TUJUAN 1. Tujuan Instruksional Umum Setelah diberikan penyuluhan dihrapkan ibu- ibu menyusui dapat mengetahui dan at au mengkonsumsi makanan bergizi. 2. Tujuan Instruksional Khusus Setelah diberikan penyuluhan ibu mampu: a. Menyebutkan pengertian gizi seimbang b. Menyebutkan manfaat gizi seimbang bagi ibu dan bayi c. Menyebutkan tanda- tanda ibu/ bayi yang kurang gizi d. Menyebutkan jenis makanan bergizi bagi ibu menyusui e. Menyebutkan cara- cara mengatasi kekurangan gizi

PENUTUP A. KESIMPULAN ASI merupakan makanan yang terbaik karena lebih praktik, murah, bersih, sehat, d an melindungi bayi dari penyakit infeksi serta membina kasih sayang antara ibu d an bayi. Ibu yang menyusui memerlukan zat gizi yang lebih banyak karena selain untuk dirinya juga untuk bayinya dalam bentuk ASI. Banyak bahan makanan disekitar kita yang bisa menjadi sumber zat gizi. Sumber ka lori yang dianjurkan adalah dari golongan hidrat arang, lemak, protein, zat kapu r, zat besi, vitamin dan buah – buahan. B. SARAN Setelah terlaksananya satuan acara pembelajaran ini diharapkan : Ibu mau memberikan ASI kepada anaknya Ibu yang menyusui harus memperhatika gizi agar ibu tetap sehat Ibu yang menyusui harus mengkonsumsi makanan pokok 1,5 kali lebih banyak Ibu yang menyusui banyak makan sayur dan buah – buahan segar

DAFTAR PUSTAKA Bobak and Jensen. ( 1995 ). Maternity Nursing. 4th Edition. Missouri : Mosby Yea r. Manuaba, I.B. ( 1998 ). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencan a Untuk Pendidikan Bidan. Jakarta : EGC. Novak and Broom. ( 1999 ). Maternal and Child Health Nursing. 9th Edition. Misso uri : Mosby Year. Pilliten. A. ( 1999 ). Maternal and Child Health Nursing Care of Child Bearing a nd Child Rearing Family-3rd Edition. USA : J-B. Lippin Cot Cok Pany Diposkan oleh Uncategorized di 15:59 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Label: MATERI KEPERAWATAN Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Populer • ANTE NATAL CARE ANTE NATAL CARE • Pengertian Antenatal care adalah pengawasan sebelum persalinan t erutama di tujukan pada pertumbyhan dan perkembangan jan... • ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN GASTRITIS PADA LANSIA ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN GASTRITIS PADA LANSIA A. PENGERTIAN Suatu proses infla masi pada lapisan mukosa dan sub mukosa lambung.(Mizievie... • LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PRE, INTRA, POST OPERASI STRI KTUR URETRA LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PRE, INTRA, POST OPERASI STRI KTUR URETRA I. Pengertian Striktur Uretra adalah penyemp... • LAPORAN PENDAHULUAN MORBILI LAPORAN PENDAHULUAN MORBILI A. LATAR BELAKANG MASALAH Morbili adalah penyakit in feksi virus akut yang ditandai oleh tiga stadium yaitu; sta... • KONSEP DASAR HARGA DIRI RENDAH KONSEP DASAR HARGA DIRI RENDAH Pada bab ini akan dibahas tentang konsep dasar ha rga diri rendah yang meliputi: pengertian, rentang respon k... • LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PRE, INTRA, POST OPERASI STRI KTUR URETRA LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PRE, INTRA, POST OPERASI STRI KTUR URETRA I. Pengertian Striktur Uretra adalah penyempi... Software • http://sxfor.blogspot.com • http://www.sxfor.com Blog Keperawatan • Keperawatan Arsip Blog • 2012 (64) o Januari (64) DISLOKASI & SUBLUKSASI LAPORAN PENDAHULUAN PADA PASIEN DENGAN DIABETES ME... ASUHAN KEPERAWATAN PADA DERMATITIS DAN EXZEMA. SATUAN ACARA PENGAJARAN DEMAM BERDARAH DENGUE FRAKTUR OS.MANDIBULARIS Patah Tulang (Fraktur) BENIGNA PROSTAT HIPERPLASIA KANKER PAYUDARA KONSEP DASAR HARGA DIRI RENDAH LAPORAN PENDAHULUAN Gangguan Alam Perasaan: Depres... TINJAUAN TEORI PERILAKU KEKERASAN

LAPORAN PENDAHULUAN CEDERA KEPALA BERAT TINJAUAN TEORI LAPORAN PENDAHULUAN DIABETES MELLIT... LAPORAN PENDAHULUAN POST PARTUM ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TB PARU & HEMAPTOE Hiperemesis Gravidarum ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN BATU GINJAL INFARK MYOKARD INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) TRACTUS URINARIUS INFE... Laporan Pendahuluan Post partum sectio sesaria LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN KUSTA LAPORAN PENDAHULUAN MORBILI LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN... LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN ... ANTE NATAL CARE ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN DIARE KONSEP DASAR UROLITHIASIS Asuhan Keperawatan KLIEN dengan ARDS (Adult Respi... LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN... SATUAN ACARA PENGAJARAN PERAWATAN IBU POST PARTUM PIJAT BAYI DECOMPENSASI CORDIS / PAYAH JANTUNG GLAUKOMA TRIAGE SCENARIO ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN GASTRITIS PADA LANSIA GAGAL GINJAL AKUT GANGGUAN PERKEMIHAN REVIEW ANATOMI DAN FISIOLOGI GAGAL JANTUNG (HEART FAILURE) Bronkitis pada Anak LAPORAN PENDAHULUAN TIFUS ABDOMINALIS INTRANATAL CARE LAPORAN PENDAHULUAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM LAPORAN PENDAHULUAN MULTIPLE FRAKTUR INFEKSI SUSUNAN SARAF Gagal Ginjal Akut Gagal Jantung Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronik Asuhan Keperawatan Hepatitis Askep Diabetes Mellitus Asuhan Keperawatan Fraktur Asuhan Keperawatan Diabetes Mellitus Asuhan keperawatan Bayi Baru Lahir BBLR Bayi Prematur Asuhan Keperawatan Thypoid (Thypus) Asfiksia Asuhan Keperawatan Tetanus Asuhan Keperawatan Nefrotik Syndrome Asuhan Keperawatan Diare ASUHAN KEPERAWATAN ANAK APENDIKSITIS Asuhan Keperawatan Kanker Payudara, ca mamae ASUHAN KEPERAWATAN AKUT RESPIRATORY DISTRESS SINDR... ALERGI MAKANAN PADA ANAK Batuk Darah Bedah Jantung • ► 2011 (152) Template Awesome Inc.. Diberdayakan oleh Blogger.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful