ANALISA KASUS

PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA (PERURI) “STRATEGI BERTAHAN DI ERA KOMPETITIF”

Adityo Ashari Muhammad Razi Lu’lu Mawaddah Wisudawati Kelas Mata Kuliah : : SMTI – 03

(514) (514) (51408044)

Manajemen Keuangan

ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA

Page 1

UNIVERSITAS GUNADARMA

1. SEJARAH SINGKAT PERUSAHAAN PERURI

Perum percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) merupakan Badan Usaha Milik Negara yang didirikan pada tanggal 15 September 1971. Peruri merupakan gabungan dari Perusahaan Negara (PN) Artha Yasa yang mencetak uang logam dan berdiri tahun 1954, serta PN Percetakan Kebayoran (PN Perkeba) yang mencetak uang kertas yang berdiri tahun 1952. Pemerintah Indonesia merasa bahwa kinerja kedua perusahaan ini akan lebih bagus bila di lebur menjadi satu karena pada dasarnya misi keduanya adalah sama yaitu mencetak uang, hanya materialnya yang berbeda. Pendirian ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 1971, selanjutnya diubah dengan PP Nomor 25 tahun 1982, kemudian diubah dengan PP Nomor 34 tahun 2000 dan disempurnakan untuk terakhir kalinya melalui PP Nomor 32 tahun 2006. Dengan menggabungkan kedua perusahaan ini, diharapkan fungsi‐fungsi tadi mampu dijalankan dengan lebih baik. Pada tahun 1991, Peruri berencana memindahkan operasional percetakannya ke Karawang. Hal ini diwujudkan dengan dimulainya pembangunan kawasan percetakan Peruri di daerah tersebut. Pada tahun 1994 kegiatan operasional percetakan uang kertas di Karawang mulai berjalan. Kemudian sejak tahun 2000 secara bertahap kegiatan produksi baik uang kertas, uang logam, logam non uang dan kertas berharga non uang serta SDM dipindahkan lokasinya dari Jakarta ke pabrik baru di Karawang‐Jawa Barat. Pada tahun 2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan kawasan percetakan Peruri di Karawang.

ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA

Page 2

2. TUGAS, VISI, MISI DAN TATA NILAI PERUSAHAAN

Tugas utama Peruri adalah menyelenggarakan usaha mencetak uang rupiah Republik Indonesia (baik uang kertas maupun uang logam) untuk Bank Indonesia serta mencetak produk kertas berharga non uang sesuai pesanan perusahaan pemesan. Namun demikian, sesuai PP No. 32 Tahun 2006, Peruri diberikan tugas dan wewenang untuk mencetak lima produk unggulan: uang kertas dan uang logam, paspor RI, pita cukai, meterai, dan sertifikat tanah. Selain menjalankan tugas dan wewenang yang dilimpahkan sesuai PP No. 32 Tahun 2006, dalam pengembangan usahanya, Peruri juga melaksanakan

kegiatan‐kegiatan: mencetak dokumen sekuriti lainnya dan barang cetakan logam non uang; mencetak uang dan dokumen sekuriti negara lain atas permintaan negara yang bersangkutan; menyediakan jasa yang mempunyai nilai sekuriti tinggi yang berkaitan dengan kegiatan usaha perusahaan; dan usaha lainnya yang dapat menunjang tercapainya maksud dan tujuan perusahaan. Tugas yang diemban Peruri ini tercermin di dalam visi perusahaan tahun 2008‐2012, yaitu untuk menjadi: ―perusahaan berkelas dunia di bidang integrated security printing and system,‖ yang diwujudkan dengan menjalankan misi perusahaan: ―menghasilkan produk berkualitas dan bernilai sekuriti tinggi kebanggan bangsa,‖. Untuk mendukung pencapaian visi dan misi tersebut, Peruri juga menganut tata nilai yang diterapkan ke seluruh bagian di dalam perusahaan yang mencakup: Integritas; Kualitas; Kerjasama Tim; Inovasi; dan Sekuriti.

ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA

Page 3

per Desember 2011 Dewan Pengawas Ketua Mayjen Achdari Anggota Brigjen Pol. Berikut ini adalah nama‐nama dari Dewan Pengawas dan Dewan Direksi Peruri: Tabel 1.3. MANAJEMEN PERURI Manajemen Peruri terdiri dari dua bagian yaitu Dewan Pengawas dan Dewan Direksi. Susunan Dewan Pengawas dan Dewan Direksi. (Purn) Timbul Sianturi Djoko Sutrisno Harry Susetyo Nugroho Dewan Direksi Direktur Utama Direktur Keuangan dan SDM Direktur Produksi Direktur Teknik dan Umum Direktur Niaga Junino Jahja Harry AS Sukadis Supraptono Ike Siti Fatnasari Gardjito Heru TNI (Purn) ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 4 .

cetak intaglio. Daftar Produk Peruri No. PRODUK-PRODUK YANG DIHASILKAN Tabel 2 menjelaskan mengenai produk‐produk yang diterbitkan oleh Peruri. Pengembangan produk yang dilakukan oleh Peruri tidak hanya terbatas pada pengamanan dokumen dengan sekuriti dalam bentuk fisik dokumennya. kerumitan disain dan ketajaman pencetakan Penjelasan 2.4. namun mulai menerapkan TI yang merupakan integrated security printing and system sesuai tuntutan pelanggan. maupun proses cetaknya • Fitur yang dikenal luas adalah penggunaan tinta watermark. dan tinta sekuriti • Selain fitur‐fitur sekuriti yang mudah dikenali oleh masyarakat umum tersebut juga diterapkan unsur pengamanan yang hanya diketahui oleh petugas laboratorium atau forensik • Aspek sekuriti pencetakan uang logam pada prinsipnya lebih banyak ditentukan oleh kualitas bahan. selama ini digunakan sebagai bukti kewarganegaraan pemiliknya dan berfungsi sebagai dokumen pendukung perjalanan khususnya keluar negeri atau antar Negara • Dalam rangka memasuki pasar global. 1. benang pengaman. diantaranya dari Sri Lanka. Paspor • Paspor sebagai salah satu dokumen sekuriti negara yang penting. ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 5 . Tabel 2. kertas. kini Peruri juga melayani pesanan paspor dari luar negeri. tinta. Produk Uang Kertas dan Uang (lanjutan) Logam • Dalam percetakan uang kertas diterapkan pengamanan dengan teknologi yang bersekuriti tinggi mulai dari disain.

dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak RI dan pencetakannya dipercayakan kepada Peruri • Meterai yang dicetak oleh Peruri selama ini mengandung unsur‐unsur security feature di antaranya penggunaan hologram sekuriti dan teknik cetak Intaglio. Pita Cukai • Produk pita cukai yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai RI merupakan bukti pembayaran cukai atas penjualan tembakau berbentuk rokok kretek dan sigaret • Pita cukai yang dicetak Peruri memiliki unsur sekuriti yang cukup handal dalam rangka meminimalkan pemalsuan. sehingga dapat memperkecil risiko pemalsuan • Peruri juga memproduksi sertifikat terkait dengan kehutanan 4.3. Meterai (lanjutan) • Meterai RI sebagai salah satu dokumen sekuriti negara yang dipergunakan sebagai tanda keabsahan dan legalitas dokumen surat perjanjian dan penjualan. berdasarkan nilai pajak yang dikenakan untuk produk yang terkena pajak 5. sebagaimana terdapat pada uang kertas Indonesia • Materai yang dicetak oleh Peruri atas pesanan dari Direktorat ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 6 . Sertifikat Tanah • Sertifikat tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan nasional sebagai tanda bukti kepemilikan dan hak seseorang atas tanah adalah salah satu dokumen negara yang vital • Sertifikat tanah yang dicetak oleh Peruri mempunyai ciri khusus yang lebih mengutamakan unsur pengamanan (security feature). Salah satunya adalah pemberian hologram pada cetakan pita cukai • Pita cukai dicetak sesuai pesanan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 7 . Selain itu. tiket penerbangan nasional maupun manca negara. Produk non Uang Logan dan • Peruri juga mengembangkan produk logam non uang antara Sekuriti Lainnya lain: medali.000 dan Rp 6. Peruri juga memproduksi dinar yang digunakan untuk investasi • Dokumen sekuriti kertas berharga non uang lainnya yang dicetak oleh Peruri antara lain: perangko. tie pin. cek perjalanan. dan buku paspor negara‐negara sahabat. bilyet giro. dan lain sebagainya • Peruri telah mencetak uang logam untuk Argentina dan Bangladesh.Jenderal Pajak RI saat ini bernilai Rp 3. soal‐soal ujian dan ijazah pendidikan atau tanda kelulusan berbagai institusi pendidikan dalam negeri. dan sebagainya. buku KIR.000 6. lencana plakat fiberglass. dokumen perbankan nasional maupun mancanegara seperti cek.

Melakukan Kerjasama Operasi (KSO) Peruri Divisi Timur yang merupakan kerjasama operasi antara Peruri dengan PT Panca Wira Usaha Jawa Timur (PWUJT).AH. Maksud dan tujuan dari KSO tersebut adalah melakukan kerjasama dalam bidang percetakan sekuritas non‐uang melalui penerapan dan pengembangan teknologi serta kompetensi kedua belah pihak serta menghasilkan dan memasarkan produk dengan mutu dan harga yang kompetitif untuk pasar potential di Propinsi Jawa Timur dan sekitarnya. melalui perjanjian awal KSO No. Perusahaan patungan ini bertujuan untuk ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 8 .Tahun 2011 tanggal 6 April 2011. di tahun 2007 sebesar Rp 424. Pembentukan PT Sicpa Peruri Securink dilakukan sekaligus mendapatkan penyertaan pada perusahaan tersebut yang tertuang dalam Joint Venture Agreement tanggal 3 juni 2002 dan akta pendirian PT Sicpa Peruri Securink tanggal 19 Februari 2003.01. Komposisi penyertaan antara Peruri dengan PWUJT dalam PT Peruri Wira Timur sebesar 67% : 33%. Surabaya.Peruri Wira Timur sebagai perubahan dari KSO Peruri Divisi Timur.465. Peruri telah menerima bagi hasil selama tahun 2010 dari KSO sebesar Rp 1.394.150. Jawa Timur. dan terus mengalami perpanjangan terakhir dengan addendum perjanjian No.400.5.628.250. Akte pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui surat No. Peruri dan PWUJT telah menandatangani perjanjian atas pendirian PT. Namun pada tanggal 19 Januari 2011.480.515.AHU‐1726. di tahun 2008 sebesar Rp 503.SP‐481/VII/1999 tanggal 11 Agustus 1999 dengan menanamkan investasi sebesar Rp 4. di tahun 2006 sebesar Rp 367.119.000.750. b.000.000 dan resmi beroperasi sejak tanggal 1 April 2000.SP‐581/IX/2010.000 yang terbagi atas: perolehan di tahun 2009 sebesar Rp 515. INVESTASI-INVESTASI YANG DILAKUKAN PERURI a.000. KSO Peruri Divisi Timur berlokasi di jalan Ahmad Yani No.01.000 m2 di areal dengan membentuk PT Sicpa Peruri Securink pada tahun 2003 dalam rangka pemanfaatan lahan/aset Peruri. Melakukan kerjasama penyewaan lahan seluas 12.

467.000/lembar.167 saham) atau uang muka sementara Rp 4. c.201 yang akan dikonversikan menjadi modal.418. dan perolehan di tahun 2006 sebesar Rp 2. Peruri menambah penyertaannya dalam saham pada PT Sicpa Peruri Securink sebesar US$ 375.045.Kertas Kraft Aceh (KKA) senilai 13. Mengakuisisi saham PT Kertas Padalarang (PTKP) melalui pemberian fasilitas pendanaan modal kerja tahun 2010 sebesar Rp 28.419. Selama tahun 2010 Peruri telah menerima dividen dari PT.000.878.689. perolehan di tahun 2008 sebesar Rp 5.000. yang terbagi atas: perolehan di tahun 2009 sebesar Rp 3. Total uang muka investasi yang merupakan dana yang dikeluarkan oleh Peruri sehubungan dengan rencana Peruri untuk mengakuisisi PTKP yang merupakan pemasok 80% bahan baku kertas untuk pita cukai senilai Rp 103. d.32% (8.000.260.000 atau setara dengan Rp 3.414. Sesuai laporan penilai independen harga saham Rp 239.607.500.000 (pemberian fasilitas di tahun 2009 sebesar Rp 34.083.600.584. Melakukan kesepakatan bersama antara Peruri dengan PD Aneka Industri dan Jasa Provinsi Sumatera Utara (AIJ) yang isinya menyatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk melakukan kerjasama usaha dibidang dokumen sekuriti di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya dengan membentuk sebuah KSO Peruri Wilayah Barat.875.936.541.125.267 yang telah ditagihkan kepada KKA sesuai laporan keuangan audited.136 yang ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 9 . juga membeli saham (PTKP) yang dimiliki oleh PT.000 atau setara dengan 20% dari jumlah kepemilikan.259.255.menjamin pasokan tinta yang berkualitas baik. Dengan demikian total penyertaan pada PT Sicpa Peruri Securink sejak 2004 menjadi Rp 5.800. Pada tahun 2004.940.000.147. tidak ada perolehan dividen di tahun 2007.Sicpa Peruri Securink sebesar Rp 3.699/lembar sehingga ada kelebihan dari uang muka (overpriced) sebesar Rp 2. Namun sampai dengan 4 Oktober 2011 KSO tersebut sudah terbentuk dan sudah ada aset yang diserahkan oleh Peruri untuk KSO tersebut. Sementara itu.640.000 dengan nominal saham Rp 500. serta secara strategis mendekatkan lokasi pembuatan tinta dengan lokasi percetakan karena perusahaan ini juga berada di lingkungan kawasan percetakan Peruri Karawang.

Peruri Digital Security berdasarkan surat Menteri Negara BUMN No. ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 10 .934 dam akusisi pada tahun 2009 senilai Rp 38. dan kartu berbahan plastik.759. pita cukai. e.202. Penyertaan modal Peruri sebesar 99% dan PT Pundi Puri Sejahtera 1%. Sampai dengan tanggal 4 Oktober 2011 akta pendirian anak perusahaan tersebut sudah dibuat dan sudah ada dana yang disetorkan oleh Peruri ke dalam perusahaan baru ini.S‐437/MBU/2011 tanggal 27 Juli 2011 yang menyatakan bahwa Menteri Negara BUMN telah menyetujui pendirian anak perusahaan PT Peruri Digital Security oleh Peruri dan PT Pundi Puri Sejahtera. Anak Perusahaan ini bergerak dibidang Certification Authority and Smart Card dengan modal dasar Rp 80 miliar dan modal disetor 20 miliar. Membentuk anak perusahaan baru yaitu PT. Peruri Digital Security rencananya akan memperluas produk tetapi tetap memiliki ijin berupa produk electronic card solution. Perusahaan Peruri Digital Security ini yang diharapkan akan dapat mengembangkan bisnis Peruri di bidang TI di masa mendatang.772.646.terdiri dari akusisi pada 2010 senilai Rp 64.880. e‐KTP.

2007 – 2010 (dalam miliaran rupiah) Sumber: Laporan Keuangan Peruri. bahan penolong dan suku cadang yang digunakan sebesar 20. Beban umum dan administrasi pada tahun 2008 naik sebesar 26. Peningkatan ini terutama disebabkan karena naiknya harga bahan baku. KINERJA KEUANGAN PERURI Kinerja keuangan Peruri dari tahun 2007 hingga 2010 terus mengalami peningkatan.6%.5% dan adanya beban ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 11 .6. 2007 – 2010 Dari gambar 1 terlihat bahwa terjadi penurunan laba bersih pada tahun 2008. meskipun laba bersih menurun di tahun 2008 dan 2010. Kinerja Pendapatan dan Laba Bersih Peruri. Selain peningkatan beban pokok penjualan. Akibat kenaikan beban pokok penjualan. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan gaji dan tunjangan sebesar 27. maka laba kotor pada tahun 2008 turun sebesar 29%. naiknya beban umum dan administrasi pada tahun 2008 juga ikut menyumbangkan turunnya laba usaha Peruri pada tahun 2008. Gambar 1 menunjukkan kinerja pendapatan dan laba bersih Peruri selama tahun 2007 hingga 2010. Gambar 1. Salah satu faktor yang menyebabkan turunnya laba bersih tersebut adalah kenaikan beban pokok penjualan sebesar 16%.8%.

beban pemeliharaan dan perbaikan (meningkat 336. dan beban jasa profesional (meningkat 238. Pada tahun 2008.24% dan naiknya beban lain‐lain sebesar 77.45%.67%.3%.9 miliar. dimana nilainya cukup besar untuk mengantisipasi naiknya beban usaha yang hampir sebesar 92%. beban penyusutan (meningkat 458.32%). Peruri memperoleh manfaat pajak tangguhan sebesar Rp 5.22%).5%. Beban pajak penghasilan tersebut turun karena adanya peningkatan manfaat pajak penghasilan badan sebesar 378. Kemudian. Peningkatan laba usaha yang cukup tinggi memberikan kontribusi positif bagi naiknya laba bersih Peruri pada tahun 2009. Namun demikian. terutama akibat pengaruh perubahan tarif pajak sehingga pada tahun 2008.87%). namun naiknya beban pokok penjualan sebesar 18. Setelah mengalami penurunan laba bersih sebesar 19. Kenaikan penjualan ini membuahkan hasil peningkatan laba kotor sebesar 69. Peruri berhasil meningkatkan laba bersihnya pada tahun 2009. Tidak hanya itu.38% akibat kenaikan beberapa beban seperti: beban karyawan (meningkat 105. Meskipun penjualan pada tahun 2010 meningkat hampir 13% dan beban usaha turun 3. Beban usaha yang mengalami peningkatan adalah beban umum dan administrasi yang meningkat tajam sebesar 100. yang terutama ditopang oleh naiknya penjualan uang logam sebesar 164. 36 Tahun 2008 mengenai ‖Pajak Penghasilan‖. yaitu 28% untuk tahun fiskal 2009 dan 25% untuk tahun fiskal 2010 dan seterusnya berdasarkan UU No. Peningkatan laba bersih ini disebabkan oleh naiknya penjualan sebesar 16.8% di tahun 2008. yaitu sebesar 218. menurunnya beban pajak penghasilan badan Peruri pada tahun 2008 sebesar 28.85% pun tidak dapat menutupi turunnya laba bersih yang sangat drastis pada tahun tersebut.1%. Peruri kembali mengalami penurunan laba bersih.86%).63% sepanjang tahun tersebut menyebabkan laba bersih harus turun sebesar ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 12 . pada tahun 2010. peningkatan tersebut tetap tidak dapat mengantisipasi turunnya laba bersih di akhir tahun 2008 akibat besarnya kenaikan pada beban pokok penjualan dan beban usaha di tahun tersebut. sehingga Peruri tetap dapat menghasilkan peningkatan laba usaha sebesar 64% dari tahun sebelumnya.4%. pendapatan lain‐lain Peruri meningkat tajam. Perubahan tarif pajak yang dimaksud di atas adalah perubahan tarif pajak penghasilan badan dari tarif pajak bertingkat 30% untuk tahun 2008 menjadi tarif tunggal.Program Kemitraan dan Bina Lingkungan yang cukup signifikan meningkatkan beban usaha sepanjang tahun tersebut.

Gambar 2.2% akibat turunnya pendapatan bunga deposito sebesar 47. terutama adanya penurunan kas di bank sebesar 26. yaitu pinjaman dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebesar 21. Penurunan jumlah utang pada tahun 2008 terutama dipicu oleh turunnya kewajiban tidak lancar sebesar 11%. Gambar 2 menunjukkan posisi aset dan ekuitas. Meningkatnya beban lain‐lain tersebut dikontribusi oleh naiknya beban bunga sebesar 18. dari sisi pendanaan. kecuali pada tahun 2008 dan 2009 yang cenderung stabil.52% akibat kenaikan beban bunga pinjaman. 2007 – 2010 Dari Gambar 2 terlihat bahwa aset yang dimiliki Peruri semakin meningkat jumlahnya.06%. jumlah ekuitas Peruri sejak tahun 2007 hingga 2009 mengalami peningkatan sehingga Debt‐to‐Assets Peruri pada kurun waktu tersebut terus menurun. Ekuitas dan Rasio Debt‐to‐Assets (DAR) Peruri. 2007 – 2010 (dalam miliaran rupiah) Sumber: Laporan Keuangan Peruri.23% dan jumlah deposito sebesar 32.13%.13. Penurunan aset ini disebabkan karena turunnya kas dan setara kas sebesar 31.7%. serta rasio Debt‐to‐Assets (DAR) Peruri selama tahun 2007 hingga 2010.12% turut mengurangi perolehan laba bersih pada tahun tersebut. Aset. bahkan sedikit mengalami penurunan.88% dan pinjaman dari Bank Negara Indonesia (BNI) sebesar 116. Sementara itu. akibat menurunnya jumlah pinjaman ke sejumlah ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 13 . Selain itu.75%. menurunnya pendapatan bunga sebesar 46. per 31 Des.

DAR Peruri pada tahun 2010 meningkat dibandingkan tahun 2009. cadangan umum Peruri meningkat hampir 58% dibandingkan tahun sebelumnya.39%. pada tahun 2010. cadangan umum dan tujuan Peruri pada tahun 2008 juga meningkat cukup tajam. Apabila jumlah dana cadangan telah melebihi jumlah 20% tersebut.bank. Kenaikan cadangan umum dan tujuan ini berkontribusi positif bagi turunnya debt‐to‐equity Peruri pada tahun 2008. Sedangkan cadangan tujuan menjadi nol pada tahun 2009. Meskipun demikian. maka pemilik modal dapat memutuskan untuk menggunakan kelebihan tersebut bagi keperluan Peruri. mengacu pada PP No. yang dikontribusi oleh turunnya hutang dividen sebesar 100%.5% dan peningkatan kewajiban tidak lancar sebesar 22.58%. Pada tahun 2009. Sebagai informasi. cadangan umum Peruri naik 71. Kemudian. hanya dapat digunakan untuk menutup kerugian yang diderita oleh Peruri. Tidak hanya itu. yaitu 42. Di sisi lain. Dana cadangan umum sampai dengan jumlah sekurang‐kurangnya 20% dari modal. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan kewajiban lancar sebesar 63. DAR Peruri pada tahun 2009 juga menurun karena turunnya kewajiban lancar Peruri sebesar 36%. 32 tahun 2006 tentang Peruri. Cadangan umum dan tujuan Peruri terus meningkat hingga tahun 2009. ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 14 .67% pada tahun 2010. pasal 62‐63.2% dari tahun 2009 sehingga menyumbangkan kenaikan ekuitas sebesar 13. bagian dari laba yang disediakan untuk dana cadangan umum ditentukan oleh pemilik modal dengan mengindahkan peraturan perundang‐undangan yang berlaku.3% akibat dari naiknya cadangan umum sebesar 289.

KENDALA ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 15 .7.

1 ANALISIS KEUANGAN Analisa laporan keuangan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) merupakan proses yang penuh pertimbangan dalam rangka membantu mengevalusi posisi keuangan dan hasil operasi perusahaan pada masa sekarang dan masa lalu. Rasio antar laporan. 3. yaitu membandingkan angka-angka yang hanya bersumber dari neraca. Rasio Profitabilitas (Profitability Ratio) ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 16 . Dalam praktiknya. Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio) 2. analisis rasio keuangan suatu perusahaan dapat digolongkan menjadi sebagai berikut : 1. baik yang ada di neraca maupun di laporan rugi laba. Analisa rasio keuangan adalah perbandingan antara dua/kelompok data laporan keuangan dalam satu periode tertentu. Rasio Aktivity (Activity Ratio) 4. yaitu membandingkan angka-angka yang hanya bersumber dari laporan rugi laba. Analisa laporan keuangan sebenarnya banyak sekali namun pada analisis kali ini penulis menggunakan analisa rasio keuangan karena analisa ini lebih sering digunakan dan lebih sederhana. yaitu membandingkan angka-angka dari dua sumber (data campuran). Rasio neraca. Rasio laporan Rugi laba.8. Rasio Solvabilitas (Leverage Ratio) 3.Tujuannya adalah memberi gambaran kelemahan dan kemampuan finansial perusahaan dari tahun ketahun. ANALISIS KEUANGAN PERURI 8. data tersebut bisa antar data dari neraca dan data laporan laba rugi. 2. dengan tujuan untuk menentukan estimasi dan prediksi yang paling mungkin mengenai kondisi dan kinerja perusahaan pada masa mendatang. Analisis keuangan yang dilakukan dibagi atas empat aspek yaitu 1.

tetapi harus memenuhi standar likuiditas tertentu sehingga tidak membahayakan kewajiban lainnya. Jadi perusahaan yang baik tidak hanya sekedar liquid saja. 800.000. Artinya perusahaan tidak mampu membayar utang dengan seluruh aktiva lancar yang dimilikinya.perusahaan tersebut dikatakan illikuid. 200. Meskipun kondisi dalam keadaan likuid. artinya perusahaan mampu membayar utang tersebut. posisi keuangannya mengkhawatirkan karena sisa harta lancar tinggal Rp.untuk menutupi utangnya. 8. Sebagai contoh : Utang yang segera jatuh tempo Rp..000. yaitu : 1.000. artinya apabila perusahaan ditagih.. 200. Rasio Lancar (Current Ratio) ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 17 .8. Perusahaan masih kekurangan sebesar Rp.2 Rasio Likuiditas Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban lancarnya yang diukur dengan menggunakan perbandingan antara aktiva lancar dengan kewajiban lancar. dengan kata lain likuiditas merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban (utang) jangka pendek baik kewajiban kepada pihak luar perusahaan maupun di dalam perusahaan.2.200. Dalam praktiknya standar likuiditas yang baik adalah 200 % atau 2 : 1. 1. Sebaliknya. jika aktiva lancarnya hanya Rp. standar likuiditas ini tidak mutlak dilakukan karena tergantung jenis industrinya.1 Jenis-Jenis Rasio Likuiditas Jenis-jenis rasio likuiditas yang dapat digunakan perusahaan untuk mengukur kemampuan.000.hal ini berbahaya karena misalnya ada kewajiban lainnya. 1.Maka perusahaan ini dikatakan likuid. pada saat ditagih perusahaan tidak mampu membayarnya.Aktiva lancar Rp.000.000. Namun. perusahaan akan mampu untuk memenuhi utang tersebut terutama utang yang sudah jatuh tempo.

00 277.00 454.862.683.00 434.079.939.00 96051462289 2 2007 2008 943.003.553.21 437.826. Rumus untuk mencari rasio lancar : PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA LIQUIDITY RATIO No.890.94 2.7 35.966.3 38.00 Periode Tahun 2007 → Current Ratio 2.883.00 2009 815.1 61.19 2.19 kali ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 18 . Jenis Perhitungan Current Assets (Aset 1 Lancar) Current Liabilities (Kewajiban Lancar) 2 Current 3 Ratio 2.00 2010 1.5 23.Rasio lancar merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secara keseluruhan. Rasio lancar dapat pula dikatakan sebagai bentuk untuk mengukur tingkat keamanan (margin of safety) suatu perusahaan.150.17 2.795.55 0.882.245.4 91.2 12.975.

17 kali utang lancar atau setiap 1 rupiah utang lancar dijamin oleh 2. Tahun 2010 → Current Ratio 2.17 rupiah harta lancar atau 2.19 rupiah harta lancar atau 2. Tahun 2008→ Current Ratio 2.21 kali utang lancar atau setiap 1 rupiah utang lancar dijamin oleh 2.21 rupiah harta lancar atau 2.19 kali utang lancar atau setiap 1 rupiah utang lancar dijamin oleh 2.21 kali Artinya untuk tahun 2010 jumlah aktiva lancar sebanyak 2. Tahun 2009 → Current Ratio 2.94 kali utang lancar atau setiap 1 rupiah utang lancar dijamin oleh 2.94 rupiah harta lancar atau 2.19 kali Artinya untuk tahun 2009 jumlah aktiva lancar sebanyak 2. Rasio Sangat Lancar (Quick Ratio atau Acid Test Ratio) Rasio ini juga disebut Rasio Cepat. merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi atau membayar kewajiban atau utang lancar (utang jangka pendek) dengan aktiva lancar tanpa memperhitungkan nilai persediaan ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 19 .94 : 1 antara aktiva lancar dengan utang lancar.17 : 1 antara aktiva lancar dengan utang lancar.21 : 1 antara aktiva lancar dengan utang lancar. 2. Berdasarkan tabel perhitungan current ratio dari tahun 2007 sampai tahun 2010 dapat disimpulkan bahwa perusahaan berada dalam kondisi baik mengingat rasionya di atas rata-rata industry dengan nilai current ratio rata-rata bernilai lebih dari 2.0 yang berarti perusahaan mampu membayar semua kewajibannya atau hutang-hutangnya kepada kreditor.17 kali Artinya untuk tahun 2008 jumlah aktiva lancar sebanyak 2.19 : 1 antara aktiva lancar dengan utang lancar.Artinya untuk tahun 2007 jumlah aktiva lancar sebanyak 2.

550 151.606. Terkadang perusahaan juga memasukkan biaya yang dibayar dimuka jika memang ada dan dibandingkan dengan seluruh utang lancar.079. Rumus perhitungannya: Current Assets — Inventory Acid Test Ratio = Current Liabilities 2007 Current Asset 2008 2009 2010 1.415.862.622.165 1.338 815.939.826.683.514. kemudian dikurangi dengan nilai persediaan.80308101 ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 20 . Artinya nilai persediaan kita abaikan dengan cara dikurangi dari nilai total aktiva lancar. Hal ini dilakukan karena persediaan dianggap memerlukan waktu relatif lebih lama untuk diuangkan.795.957.037.890.735 277.491 437.893 198.892 943.975.030.882.161 434.245.670.150.883.381.003.846975934 1. Untuk mencari quick ratio.553.(inventory).792. apabila perusahaan membutuhkan dana cepat untuk membayar kewajibannya dibandingkan dengan aktiva lancar lainnya.584 1.670025257 2.212 454. diukur dari total aktiva lancar.454 217.966.222436046 184.523 (Aset lancar) Current Liabilities (kewajiban lancar) Inventories (Persediaan) Acid Test Ratio 960.

Berdasarkan tabel perhitungan Acid-Test ratio dari tahun 2007 sampai tahun 2009 naik. keadaan perusahaan lebih buruk dari perusahaan lain. Rumus perhitungannya: Piutang Dagang Average Collection Period = Penjualan Bersih / 365 ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 21 . Hal ini menyebabkan perusahaan harus menjual persediaan untuk harga yang normal relatif sulit. kecuali perusahaan menjual di bawah harga pasar. maka berarti sekitar 19% dari piutang telah mengalami keterlambatan pembayaran selama rata-rata 19 hari. Dalam menginterprestasikan rasio lama penagihan rata-rata ini. Kondisi ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak harus menjual persediaan bila hendak melunasi utang lancar. tetapi dari tahun 2009-2010 mengalami penurunan dan dapat disimpulkan bahwa nilai rasio dari Acid-Test rata-rata lebih besar dari 1. tetapi dapat menjual surat berharga atau penagihan piutang. maka dapat diinterprestasikan bahwa tingkat likuiditas sangat tinggi.5 kali. jika rasio perusahaan di bawah rata-rata industri. dasar perbandingan yang paling tepat dipergunakan ialah jangka waktu kredit penjualan. Sedangkan apabila jangka waktu kredit penjualan yang dipergunakan satu bulan. dan masa penagihan ratarata sebesar 49 hari. Average Collection Period Rasio ini biasanya dipergunakan sebagai tolak ukur untuk menilai tingkat likuiditas aktiva lancar yang berbentuk piutang jangka pendek. Itu berarti keadaan perusahaan lebih baik dari perusahaan lain. yang tentunya bagi perusahaan jelas menambah kerugian. Misalkan jangka waktu kredit penjualan yang dipergunakan oleh perusahaan adalah dua bulan (60 hari). 3. Demikian pula sebaliknya.

752.044 2008 28.779. Operating Income Return on Investment (OIROI) Return On Investment (ROI) atau yang sering disebut dengan "return on total assets" adalah merupakan pengukuran kemampuan perusahaan secara keseluruhan di dalam menghasilkan keuntungan dengan jumlah keseluruhan aktiva yang tersedia di dalam perusahaan ( net income dibagi dengan total investasi ).833.974.689 2010 126.677.3 RASIO EFISIENSI Rasio efisiensi dipergunakan untuk mengukur seberapa efisien korporasi dalam menggunakan aktivanya. Rasio ini semuanya mempergunakan perbandingan antara tingkat penjualan dengan investasi dalam beberapa aktiva.565.745.444. tahun 2008 yaitu 8 hari. Angka yang dihasilkan dari tahun ke tahun mengalami kenaikan.606 1. 1.130. Semakin kecil nilai persentase ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 22 .2007 Account Receivable Daily Sales Average Collection Period 2.966 2009 94.947 1.501. tahun 2009 yaitu 18 hari dan tahun 2010 yaitu 23 hari.485.649.735 1.474.940.036.44 Berdasarkan tabel perhitungan Average Collection Period dari tahun 2007 sampai tahun 2010 mengalami kenaikan dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata hari yang diperlukan untuk mengumpulkan piutang dagang pada tahun 2007 yaitu 3 hari.92 19.704.72 23.293 1. Asumsi yang diambil adalah menggunakan hubungan antara penjualan dengan berbagai aktiva tersebut.899 6. hal ini menunjukkan perusahaan berada dalam kondisi kinerja keuangan yang memburuk. 8.785.694.008.101.65 Credit 10.

Analisa Return On Investment (ROI) dalam analisa keuangan mempunyai arti yang sangat penting sebagai salah satu teknik analisa keuangan yang bersifat menyeluruh/komprehensif. Analisa Return On Investment (ROI) ini sudah merupakan tehnik analisa yang lazim digunakan oleh pimpinan perusahaan untuk mengukur efektivitas dari keseluruhan operasi perusahaan. 1995:89) .nilai OIROI semakin tinggi nilai asset dan semakin rendah hasil penjualan produk yang didapatkan. Return On Investment (ROI) itu sendiri adalah salah satu bentuk dari ratio profitabilitas yang dimaksudkan untuk dapat mengukur kemampuan perusahaan dengan keseluruhan dana yang ditanamkan dalam aktiva yang digunakan untuk operasi perusahaan untuk menghasilkan keuntungan atau profitabilitas (Munawir. Rumus perhitungannya: EBIT OIROI = Total Aset ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 23 .

2007 Operation Income (EBIT) Total Assets Operating Income Return on 0.857. Operating Profi Margin dapat dikatakan sebagai ukuran laba yang sebenarnya.140.079. 00 2008 249.13 13 0.662. Rumus perhitungannya: EBIT OPM = Penjualan ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 24 .1 69 Investment OIROI in % 0. 2. Jika operating profit margin ratio naik maka menunjukkan kinerja keuangan yang membaik .398.415.2 66 2.179.903.964. Operating Profit Margin (OPM) Operating Profi Margin mengukur prosentase laba yang diperoleh sesudah perusahaan membayar semua biaya produksi dan biaya operasi (berarti tidak termasuk pembayaran biaya bunga.860.775.089. 00 2009 316.902. pajak dan dividen saham preferen).215.2 61 1. 00 1.18 18 Berdasarkan perhitungan pada tahun 2007 sampai 2010 didapat nilai OIROI cukup stabil yaitu berkisar antara 13%-18% yaitu > 0 yang berarti nilai asset perusahaan tinggi dan layak .852.939.166.352.539.218.775.17 17 1.527.17 17 0. 00 2010 271.217.6 45 320.169.

00 2008 249.939. ini menunjukan aktiva yang dimiliki terlalu besar dibandingkan dengan kemampuan menjual.130.140.974.036.218.101.444.77 Berdasarkan perhitungan tabel profit margin tahun 2007 sampai 2010 diatas didapatkan kesimpulan bahwa perusahaan mengalami penurunan nilai operating profit margin setiap tahunnya. Itu menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan dalam mengelola aktivitas operasi perusahaan memburuk/tidak efektif. Total Asset Turnover Rasio ini menunjukan efektivitas penggunaan seluruh harta perusahaan dalam rangka menghasilkan penjualan atau menggambarkan berapa rupiah penjualan bersih yang dapat dihasilkan oleh setiap rupiah yang diinvestasikan dalam bentuk harta perusahaan.694.704.785.501.00 2009 316.947 1.2007 Operation Income (EBIT) Sales Operating Margin OPM in % Profit 0.752.00 1.089.05 0.00 2010 271. Rasio yang rendah menunjukkan bahwa perusahaan tidak beroperasi pada volume yang memadai bagi kapasitas investasinya.775.565.735 1.662.19 320.899 0.64 0.606 1.745. Rumus perhitungannya: Penjualan TATO = Total Aset ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 25 .169.860.1377 13.1664 16.1805 18. Kalau perputarannya lambat.398.2219 22.166.857. 3.527.

902.101.606 1.779894727 Asset 2008 2009 2010 1.903.947 1.745.501.8 Page 26 ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA .415.752.179.352.785.704.444.169 0.752. Accounts Receivable Turnover Merupakan ukuran seberapa cepat perusahaan menerima pelunasan piutang dagang dari pelanggan.079.036.704.974.852.789034884 0.974.130.73 1.261 1.266 2.964.565.920987695 0.645 1. Sedangkan untuk tahun 2010 perusahaan mengalami penurunan kinerja dibandingkan dengan tahun 2009.606 1.130. 4.694.501.775.565.444.217.539.735 1.785. Rumus perhitungannya: Sales Account Receivable Turnover = Account Receivable 2007 Credis Sales 2008 2009 2010 1.2007 Sales Total Assets Total Turnover (times) 0.694.899 1.215.83927261 Berdasarkan perhitungan tabel Total Asset Turnover dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2007 sampai 2009 mengalami kenaikan nilai total asset turnover yang berarti terjadi peningkatan kinerja perusahaan dalam hal penggunaan aset untuk mendapatkan keuntungan dan penghasilan perusahaan.94 1.036.101.745.

415.57060385 Berdasarkan perhitungan tabel Account Receivable Turnover dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2007 sampai 2010 mengalami penurunan yang berarti menunjukkan kinerja perusahaan kurang baik.779.641.966 5 94.856.485.037.454 6.044 28. Rumus Perhitungannya: Cost of Good Sold Inventory Turnover = Inventory 2007 Cost Of Good Sold Inventory Inventory Turnovers 1.940. Inventory Turnover Rasio ini digunkan untuk mengatur kemampuan dana yang tertanam dalam persedian yang berputar pada satu periode tertentu atau likuiditas dari persedian dan tendensi adanya ―overstock‖.893 5.282.533 217.030.381.224.203.792.938 184.7 Account Receivable Account Receivable Turnovers 137.030 198.922.165 6.584 8.7953703 52.51138714 15.008.689 99 126.463307749 2010 1.078.293 18.677.080.957.016.606. 5.641768749 2009 1.474.436.670.516.73796319 10.649.516 151.833.237875677 ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 27 .053.937211437 2008 1.

130. Nilai rasio fixes asset turn over yang rendah menunjukkan adanya idle capacity penggunaan aktiva.923 1.024.Berdasarkan perhitungan tabel Inventory Turnover dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2007 sampai 2008 mengalami penurunan dan dari tahun 2008-2010 mengalami kenaikan nilai inventory turnover yang berarti semakin tinggi persedian berputar maka semakin efektif perusahaan dalam mengelola persedian.606 960.592.752.974.501. Hal tersebut menunjukkan kinerja keuangan perusahaan yang membaik. ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 28 .892.565.899 1.086.619670105 2008 1. 6.348.564167432 2009 1.495. Pada tahun 2007 sampai 2008 mengalami penurunan dan dari tahun 2008-2009 mengalami kenaikan nilai fixed asset turnover. Fixed Asset Turnover Merupakan ukuran kemampuan aktiva tetap yang dimiliki oleh perusahaan untuk mendukung aktifivitas penjualan perusahaan.024.444.612699877 2010 1.947 892.101. Setelah itu dari tahun 2009-2010 mengalami penurunan kembali hal ini menunjukkan bahwa perusahaan peruri berada pada kondisi yang tidak efektif.440.036.745.646 1.463333053 Berdasarkan perhitungan tabel Fixed Asset Turnover dapat disimpulkan bahwa perusahaan tersebut tidak stabil.735 1.704.694.775 1. Rumus Perhitungannya: Sales Fixed Asset Turnover = Fixed Asset 2007 Sales Fixed Asset Fixed Asset Turnover 1.066.753 1.785.999.

Rasio ini dimaksudkan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktiva perusahaan dibiayai oleh hutang rasio ini menunjukkan indikasi tingkat keamanan dari para pemberi pinjaman (Bank).00 Hutang Usaha 73.704.00 18.00 2009 74.000.987.403.476.868.205.764. Debt ratio dapat dihitung dengan : Debt Ratio yang rendah.000.699. UKURAN LEVERAGE RATIO: 1.00 24.976.176.965.00 Hutang Pajak 70.535.00 42.00 2008 84.270.606.578. PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA 2007 79.541.00 2010 100.4 RATIO SOLVABILITAS atau LEVERAGE RATIO Rasio ini disebut juga Ratio leverage yaitu mengukur perbandingan dana yang disediakan oleh pemiliknya dengan dana yang dipinjam dari kreditur perusahaan tersebut.438. berarti menunjukkan adanya perlindungan bagi kreditur terhadap kemungkinan likuidasi.216.000.00 Hutang Dividen 0 0 0 ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 29 .812.397. DEBT TO TOTAL ASSETS RATIO (DEBT RATIO) Debt ratio digunakan untuk mengukur persentase total dana yang dipenuhi atau dibiayai dengan utang.007.8.785.437.228.

241.215. Sebaliknya.00 99. Debt ratio berfungsi untuk menunjukan korelasi antara besaran jumlah asset yang di biayai dengan hutang.153. berarti hal tersebut menunjukkan semakin besar peranan modal perusahaan (equity) dalam mendanai asset perusahaan. maka itu berarti modal pemegang saham akan berada sebaliknya yaitu diatas 50%.964.249.179.04% sampai dengan 10.37%.266 2.775.00 118. ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 30 .632.645 1. Semakin besar nilai debt ratio suatu perusahaan maka.04%.903.212.079. tetapi jumlah hutang tersebut harus diseleraskan dengan kemampuan perusahaan dalam melunasi hutang tersebut. pada tahun 2009 bernilai 5. Apabila nilai debt ratio berada dibawah 50%. Perusahaan ―Peruri‖ memiliki nilai debt ratio yang relatif rendah dibawah 50% dari tahun 2007 sampai tahun 2010.352.593.27 10.169 Hutang adalah sesuatu faktor yang dibutuhkan dalam pembangunan perusahaan. maka hutang-hutang tersebut akan menjadi suatu ancaman yang dapat menyerang perusahaan itu sendiri.409. dikarenakan hukum kekayaan perusahaan hanya terdiri dari 2 komponen tersebut.961. Tingginya nilai debt ratio dapat membuat suatu perusahaan menjadi sangat leveraged atau beresiko tinggi (high risk).614.217.00 Total Debt (ALL) Total Assets Debt (100%) Ratio 8.511.04 1.848. semakin besar peranan hutang dalam mendanai asset di perusahaan tersebut.404. Rata-rata debt ratio dari suatu perusahaan adalah 5.22 % dan pada tahun 2010 yaitu 5. dikarenakan financial perusahaan dapat terguncang apabila kreditur mulai menagih pembayaran hutang.37%.852.261 1. Dikarenakan apabila lebih dari 50%.37 5.22 5. Dapat terlihat pada tahun 2007 debt ratio perusahaan tersebut berada pada nilai 8.00 197.403.415. pada tahun 2008 bernilai 10.902. jika nilai ini semakin mengecil.27%.539.

00 2010 271.00 EBIT Interest bunga) TIER 3.857.140.00 2.00 2009 316.218.580.821.860.83492887 2.9 kali atau laba sebelum bunga dan pajak dapat menutup 2.939.775.092.Kondisi ini menunjukkan bahwa perusahaan ini berada pada kondisi perusahaan yang bagus karena nilai debt ratio dibawah 50%. Time Interest Earned Ratio Rasio ini diartikan sebagai alat untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar biaya bunga.181.527.938.00 83.811. maka hasill 2. Hal ini akan menyulitkan perusahaan untuk memperoleh tambahan pinjaman dikemudian hari.980820511 3. 2.398. Pada tahun 2007 sampai 2008 mengalami penurunan dan dari tahun 2008-2009 mengalami kenaikan.993.00 2008 249.089.166. selanjutnya dari tahun 2009 sampai tahun 2010 mengalami penurunan dengan nilai TIER 2.9 kali biaya bunga dengan kata lain perusahaan peruri mengalami penurunan kinerja. sehingga kemungkinan perusahaan untuk tidak dapat membayar hutang juga semakin kecil.169. Bila rata-rata industry sejenis TIER 5 kali.155.662.849.9 kali dinilai kurang baik karena masih dibawah rata-raa industry.008.921.685.00 93.896788983 Berdasarkan perhitungan tabel time interest earned ratio dapat disimpulkan bahwa perusahaan tersebut tidak stabil.00 79. ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 31 . TIER = EBIT Interest 2007 320.993602855 (beban 83.

919.812.877.39718828 17.676 30.275 240.45762018 26.00683757 ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 32 .872.422.447 240. Ada banyak cara mengukur profitabilitas sehingga pengukurannya dikaitkan pada penjualan yang dihasilkan perusahaan.045. asset yang digunakan. Return on Common Equity (ROE) Return on Common Equity mengukur presentase laba yang diperoleh atas investasi yang dilakukan pemegang saham. Rumus perhitungannya: Net Income After Taxes Return On Equity = Owner’s Equity 2007 Net Income Total Equity Return on Equity (ROE) Stock Holder 2008 2009 2010 202.8.192.427.745.229 1.529.35529562 22.443.390.471.056 912.004.190 1.869.5 ASPEK PROFITABILITAS Rasio profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba.049.471. a.275 235.745.039 789. maupun investasi yang dilakukan pemegang saham.

Berdasarkan perhitungan tabel ROE dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2007 sampai 2010 mengalami penurunan yang berarti menunjukkan perusahaan peruri memiliki kinerja keuangan yang tidak baik. ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 33 .

Evaluasi Rasio-rasio Keuangan Tahun 2010 Evaluasi Rasio-rasio Keuangan • Liquidity Ratios Current ratio Acid Test Ratio Average collection period • Leverage Ratios Debt to total assets ratio TIER • Rasio Efisiensi Operating Income Return on Investment Operating profit margin Total Assets turnover Accounts Receivable Turnover Inventory turnover Fixed Asset Turnover • Profitability Ratios Return on equity Turun Memburuk Naik Turun Turun Turun Naik Turun membaik Memburuk Memburuk Memburuk Membaik Memburuk Turun Membaik Turun Memburuk Turun Turun Naik Memburuk ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 34 .9.

10. SOLUSI DAN KESIMPULAN ANALISIS KEUANGAN PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA Page 35 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful