TEORI AKUNTANSI

LAPORAN POSISI KEUANGAN
Oleh : Kelompok 8 Ajeng Asmi Mahaputeri (1015351002) Nining Pratiwi (1015351016) Kadek Chendi Antasari (1015351018)  

Neraca merupakan laporan yang menggambarkan posisi keuangan suatu entitas pada saat tertentu, yang disajikan per tanggal tertentu. Isinya adalah posisi aset, posisi kewajiban dan posisi modal. Kewajiban dan modal merupakan sumber-sumber aset, sehingga neraca mencerminkan sistem double entry dan sekaligus menggambarkan konsep akuntansi keuangan, yaitu kekayaan yang dimiliki oleh suatu entitas bersumber pada;

nampak bahwa sesuatu dianggap sebagai aset jika di masa yang akan datang dapat diharapkan memberikan net cash inflow positif kepada suatu entitas. Di samping nilai pertukaran atas historical cost. Nilai-nilai tersebut. bahwa pengakuan dan penilaian aset maupun kewajiban sebagai “pencatatan aktiva yang didasarkan pada kejadian saat entitas tersebut mendapatkan kekayaan atau aktiva tersebut dari pihak lain. 8.1 Aset-Aset Entitas Dari beberapa pengertian tentang aset. yaitu: • Book value • Replacement cost • Selling price . dalam prinsip akuntansi dikenal juga berbagai nilai yang sering dipakai dalam penilaian aktiva. sedangkan kewajiban diakui pada saat kewajiban muncul kepada pihak lain”.8.1.1 Pengakuan dan Penilaian Aset APB menggariskan.

1. Pengakuan pendapatan atas dasar saat penerimaan kas. Terdapat beberapa metode pengakuan pendapatan sebagai berikut: • • • • Pengakuan pendapatan atas dasar kemajuan produksi. Dua bentuk klasifikasi yang digunakan yaitu current (lancar) dan non-current (tidak lancar).1. yaitu (1) earning process dan (2) realization process.2 Metode Penilaian Aset ARB No.8. sedang yang non-current adalah lebih lama dari satu tahun. Current dinyatakan sebagai siklus operasi atau satu tahun. 8.43 meminta agar klasifikasi aset dan kewajiban didasarkan pada likuiditasnya. Pengakuan pendapatan atas dasar saat penjualan.3 Piutang Usaha (Receivable) Piutang usaha berhubungan erat dengan pengakuan endapatan. Dua konsep yang mendasari pengakuan pendapatan tersebut. . Pengakuan pendapatan atas dasar saat produksi selelsai.

dan rata-rata tertimbang.1. . tidak ada penilaian investasi sementara yang menggunakan pengukuran langsung dengan satu atribut dan terdapat bukti adanya penggunaan harga pasar dalam pengukuran investasi pada suatu sekuritas. • Nilai riil bersih atau nilai bersih realisasi dikurangi dengan mark up normal.1. Secara umum investasi dalam saham diklasifikasikan pada salah satu dari tiga motif. last in last out.5 Persediaan (Inventory) Suatu entitas bisnis dapat menggunakan metode first in firs out.8. yaitu: • Hold-to-maturity • Trading • Available-for-sale Dalam praktek. Penilaian persediaan juga melibatkan niai-nilai sebagai berikut: • Persediaan terendah dicatat dengan nilai antara historis cost atau market cost. 8.4 Investasi Sementara Kepemilikan saham entitas lain oleh suatu entitas disebut dengan investasi sementara.

Depresiasi merupakan alokasi yang bersifat sistematis dan rasional atas nilai aset sesuai estimasi masa manfaatnya. karena aset tersebut telah ikut memberikan kontribusi dalam bentuk penghasilan. Metode ini mencoba untuk menghitung semua biaya produksi baik biaya tetap maupun biaya variabel untuk inventori atau aset yang diproduksi.1. Berbeda halnya dengan full absorption costing. bukan merupakan biaya yang benarbenar dikeluarkan.1. seperti: • • • • Straight line Sum of years digit Declining balance Unit produksi .7 Depresiasi dan Deplesi terhadap Aset Depresiasi merupakan biaya hipotesis dan arbiter.6 Aset yang Dibangun Sendiri dan Persediaan Manufaktur (Inventori Pabrikan) Semua biaya tetap yang terjadi atau diperhitungkan dalam memproduksi sejumlah produk. Depresiasi dapat menggunakan beberapa metode. seperti alokasi biaya overhead pabrik dan gaji supervisor tidak dimasukkan atau dikeluarkan dari cost of product dan dialokasikan sebagai biaya periode. 8.8.

8 Aset yang Nilainya Mengalami Penurunan (Merugikan) Aset yang dimiiki suatu entitas sangat mungkin nilainya menurun pada periode berjalan.1. Aset-aset suatu entitas yang dianggap tidak berwujud antara lain. Yang juga dianggap menjadi intangible aset .1. 8. dan merek dagang. copyrights. hak paten.9 Aset Tidak Berwujud (Intangible asets) Suatu transaksi dapat diakui sebagai aset tidak berwujud jika memenuhi syarat berikut. Faktor penyimpanan terhadap persediaan yang buruk dapat menyebabkan kualitas persediaan yang dimiliki menurun.8. yaitu (1) kemungkinan entitas memperoleh manfaat ekonomis masa depan dan aset tersebut dan (2) biaya perolehan aset tersebut dapat diukur dengan andal.

yaitu: • Tipe yang menggambarkan prepaid cost. Dalam akuntansi keuangan.10 Biaya Ditangguhkan Proses pembebanan kos jasa yang telah terjadi terhadap pendapatan merupakan bentuk pemecahan kos menjadi bagian yang akan dilaporkan dalam laba rugi periode berjalan dan bagian yang akan dilaporkan dalam laba rugi periode berikutnya.1.8. terdapat dua tipe biaya yang ditangguhkan. • Tipe yang menggambarkan biaya .

2 Kewajiban Kewajiban didefinisikan sebagai pengorbanan manfaat ekonomis yang mungkin terjadi di masa yang akan datang yang muncul dari kewajiban-kewajiban sekarang pada suatu kesatuan usaha tertentu untuk mentransfer aset atau jasa kepada entitas lain di masa yang akan datang sebagai akibat transaksi-transaksi atau event-event di masa lalu. pengukurannya didasarkan pada present value yang dihitung berdasarkan current interest rules.8.1 Pengakuan dan pengukuran kewajiban APB Statement No. Hutang lancar seperti account payable diukur berdasarkan nilai kewajiban yang akan dibayar oleh suatu entitas di masa yang akan datang.5 menyatakan bahwa kewajiban harus dinilai berdasarkan kesesuaiannya dengan kejadian atau transaksi. 8.2. sedang untuk kewajiban yang masuk kategori non-current. . 4 serta SFAC No.

  8.8.4 Obligasi convertible (Convertible bond) Jenis obligasi ini menyediakan konversi ke .   8.2.2 Hutang wesel (Notes payable) Janji yang ditulis atau dinyatakan secara formal untuk membayar sejumlah uang tertentu di masa yang akan datang sering kali direfleksikan pada pembukuan sebagai hutang wesel.3 Hutang obligasi (Bond payable) Sertifikat obligasi yang sering disebut obligasi. merupakan surat pernyataan kewajiban yang dikeluarkan oleh suatu entitas atau lembaga pemerintah yang menjamin pembayaran pokok pinjaman pada waktu tertentu di masa yang akan datang ditambah dengan bunga periodik.2.2. yang biasanya dinyatakan dalam satuan uang.

dan selisih antara modal dasar dengan modal disetor disebut dengan modal protepel.1 Komponen Modal Terdapat unsur tradisi yang mempengaruhi penyajian modal pemegang saham yaitu.3. – Jumlah rupiah yang timbul akibat apresiasi atau revaluasi aset-aset berwujud yang dimiliki perseroan. adanya anggapan bahwa perjanjian modal berdasarkan sumbernya menunjukkan informasi tentang riwayat modal perseroan sejak berdirinya. 8.Dua elemen modal para pemegang saham yaitu modal setoran dan laba ditahan. – Jumlah yang disetorkan oleh pemegang saham yang disebut dengan modal disetor. yaitu: – Jumlah rupiah maksimum yang dapat disetorkan oleh para pemegang saham. – Laba ditahan yang merupakan sisa laba setelah 8.3 Modal . yang disebut dengan modal dasar. Beberapa komponen yang membentuk modal perseroan.

. Perseroan memiliki kepastian dan berniat untuk menagih pesanan tersebut.2 Pemesanan Pembelian Saham (Capital Stock Subscription) Jika investor berkeinginan membeli saham suatu entitas.8.   8. Harga pasar obligasi atau harga pasar saham dikapitalisasi sebagai modal pemegang saham dan selisih antara harga pasar tersebut dengan nilai buku obligasi diberlakukan sebagai untung atau rugi.3 Obligasi Berhak Tukar (Convertible Bond) Perseroan sering menerbitkan obligasi dengan karakteristik bahwa obligasi tersebut dapat ditukarkan dengan saham biasa atas inisiatif pemegang obligasi dalam periode konversi tertentu. Pengukuran nilai saham dapat dilakukan dengan menggunakan dasar sebagai berikut: • • Nilai buku obligasi pada saat penukaran direklasifikasikan menjadi modal saham. Saham pesanan dapat diakui sebagai modal setoran jika memenuhi syarat berikut: • • Jumlah rupiah yang disepakati dalam pemesanan merupakan klaim yuridis terhadap pemesan dan tidak dapat dibatalkan.dan premium atau diskonto modal saham tergantung kasusnya.3. maka mereka harus memesan terlebih dahulu lembar saham yang akan dibeli dengan harga sesuai kesepakatan pada saat pemesanan.3.

8.3.4 Saham Prioritas Berhak Tukar (Convertible Preferred Stock) Pengukuran jumlah rupiah yang diakui sebagai modal pemagang saham dapat menggunakan pendekatan seperti obligasi berhak tukar.5 Dividen Saham dan Pemecahan Saham (Stock Dividend and Stock Splits) Pemecahan saham yang populer dengan sebutan stock splits adalah penurunan nominal atau nilai yuridis per lembar saham dengan cara menukar tiap satu lembar saham yang beredar dengan dua atau lebih saham baru yang nilai nominal atau nilai yuridis per lembarnya merupakan pecahan dari . Dengan menggunakan pendekatan konsep kesatuan usaha.3. nilai nominal saham prioritas plus porsi premium atau diskonto ditransfer ke modal pemegang saham dan premium atau diskonto modal pemegang saham.8. Pengukuran jumlah rupiah yang diakui sebagai modal pemegang saham dapat juga menggunakan pendekatan konsep kepemilikan.

• Selisih harga pada tanggal penawaran opsi dapat dianggap sebagai kos untuk mencapai .3.6 Hak Beli Saham (Stock Rights) Hak untuk membeli saham suatu entitas pada penerbitan saham baru biasanya diberikan kepada pemegang saham lama untuk tujuan mempertahankan kepemilikan pemegang saham lama. 8. • Harga pada tanggal tersebut dapat dianggap merupakan harga kesepakatan bagi kedua belah pihak sehingga jumlah rupiahnya objektif.8.3. Hak beli saham biasanya umurnya tidak lama dan harga beli saham dengan hak beli tersebut biasanya lebih rendah dari harga pasar saham yang bersangkutan.7 Opsi Saham (Stock Options) Opsi saham merupakan sejenis kontrak yang memberi hak kepada karyawan suatu entitas bisnis untuk membeli saham yang dimiliki oleh entitas tersebut dalam jangka waktu tertentu dengan harga tertentu pula. Beberapa alasan pengukuran biaya pada saat opsi ditawarkan atau pada tanggal alternatif di atas adalah sebagai berikut: • Pada tanggal tersebut kompensasi dapat ditentukan dengan cukup pasti baik bagi entitas maupun bagi karyawan.

8 Kupon Saham (Stock Warrants) Pemegang kupon saham dapat membeli sejumlah lembar saham dengan mengembalikan kupon saham yang dimiliki dan membayar sejumlah kas tertentu.3. • Kupon saham dijual tunai. Kupon saham berbeda dengan opsi saham dalam beberapa aspek sebagai berikut: • Kupon saham dijual atau diterbitkan kepada pihak yang bukan pemegang saham atau karyawan perseroan.3.8. • Total harga pembelian saham biasanya melebihi harga pasar saham pada saat kupon diterbitkan atau dijual. 8.9 Laba Ditahan (Retained Earnings) Laba ditahan merupakan akumulasi laba selama periode operasi yang .

3. laporan   8. • Kuasi-reorganisasi.8. Transaksi lain yang juga berpengaruh terhadap laba ditahan adalah transaksi yang tergolong transaksi modal dan langsung dimasukkan dalam laba ditahan serta tidak melalui laporan laba-rugi periode terjadinya transaksi yaitu: • Penyesuaian periode lalu.10 Perubahan Laba Ditahan Terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi besarnya laba ditahan.3.11 Penyesuaian Periode Sebelumnya (Prior Period Adjustment) Penyesuaian periode sebelumnya yang merupakan perlakuan terhadap suatu jumlah rupiah yang mempengaruhi operasi masa sebelumnya bukan sebagai . • Pengaruh perubahan akuntansi. • Koreksi kesalahan dalam keuangan sebelumnya. yaitu laba atau rugi periodik dan pembagian dividen.

3.12 Koreksi Kesalahan dalam Laporan Keuangan Periode Sebelumnya APB No.3. suatu entitas sangat mungkin mengalami kerugian dan jika itu terjadi .13 Perubahan Metode Akuntansi (Accounting Changes) Terdapat tiga jenis perubahan akuntansi. yaitu: • Perubahan prinsip atau metode akuntansi.   8. • Perubahan taksiran akuntansi. • Perubahan kesatuan / subjek peaporan. kesalahan aplikasi atau penerapan prinsip akuntansi yang berlaku umum. atau kekeliruan menggunakan fakta yang tersedia pada saat penyusunan laporan keuangan. Namun. maka tidak perlu defisit tersebut diserap oleh modal setoran. Dalam melakukan kegiatan bisnis.14 Kuasi Reorganisasi Kuasi reorganisasi adalah mekanisme untuk menghilangkan defisit dan menjadikan entitas seakan-akan baru berdiri dengan modal yuridis yang baru. Kesalahan seperti ini harus diperlakukan sebagai kesalahan periode lalu. 20 mengartikan bahwa kesalahan dalam laporan keuangan yang telah diterbitkan sebagai kesalahan hitung. jika defisit tersebut berkelanjutan. 8.8. dan entitas terus menerus mengalami .3. dan dilakukan penyesuaian pada laba ditahan awal tahun sekarang.

4 Kelompok bahwa instrumen derivatif Derifatif SFAS No.4. dan instrumen keuangan lainnya dengan karakteristik yang sama. swap contracts.8.4. Memiliki satu atau lebih peristiwa yang menjadi dasar dan satu atau lebih gagasan pembayaran atau keduanya. Perjanjian mengharuskan adanya syarat atau memungkinkan penyelesaian bersih. 8. option contracts. Tidak memerlukan investasi awal bersih atau kalau diperlukan jumlahnya lebih kecil jika dibandingkan dengan jumlah yang dibutuhkan oleh jenis perjanjian lainnya yang diperkirakan akan memiliki respon yang sama terhadap perubahan dalam faktor-faktor pasar. 133 menyatakan merupakan suatu instrumen keuangan atau perjanjian lainnya yang memiliki tiga karakteristik sebagai berikut. forward contracts.2 Future Contracts .1 Klasifikasi Umum Produk-Produk Derivatif Secara umum derivatif diklasifikasikan ke dalam futures contracts.   8.

4.   8.4.3 Forward Contracts Forward Contracts adalah kontrak antara dua pihak untuk membeli atau menjual suatu aset pada suatu waktu yang ditetapkan dengan harga pasti dan penyerahan dilakukan di kemudian hari.4 Swap Contracts Swap Contracts adalah sebuah kontrak transaksi finansial yang menyebabkan dua pihak setuju untuk bertukar cash flow secara periodik dalam periode tertentu sesuai dengan aturan yang telah disepakati bersama.4.8. 8.5 Options Options adalah suatu kontrak yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk membeli atau menjual sesuatu underlying aset pada harga tertentu yang ditetapkan .

Mendiversifikasi sumber-sumber pembiayaan di mana entitas tersebut masih dimungkinkan untuk memperoleh dana dari suatu pasar. • • • • 8. kemudian mereka meng-swap-kan semua atau sebagian dari arus kas tersebut ke suatu valuta asing atau indeks tertentu yang diinginkan. Membiayai operasi entitas di banyak negara dengan biaya yang paling rendah. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kerugian tersebut antara lain: Pengawasan yang tidak mencukupi.8. Menghedging biaya dari hutang masa datang yg berbunga mengambang.6 Mengapa Derivatif Menjadi Penting Banyak entitas bisnis menggunakan derivatif sebagai suatu media untuk tujuan sebagai berikut: • Memperoleh pendanaan dengan biaya yang lebih rendah melalui arbitrase atau instrumen-instrumen yang telah lazim digunakan.4. Menghedging biaya dari hutang masa datang yang berbunga tetap. Masalah .4.7 Pengelolaan Risiko Derivatif Berbagai kerugian akan timbul karena pengelolaan risiko transaksi derivatif yang kurang baik. Risiko yang terlalu tinggi relatif terhadap modal.

Dari definisi aset dan kewajiban yang dinyatakan tersebut sudah jelas bahwa derivatif dapat digolongkan ke dalam aset atau kewajiban. – Obligation are probable future sacrifices of economic benefits arising from present obligations of a particular entity to transfer asets or provide services to other entities in the future as a result of past transactions or events.8 Pelaporan Transaksi Derivatif FASB dalam SFAC No.6 mendefinisikan aset dan kewajiban sebagai berikut. derivatif harus dilaporkan dalam laporan keuangan.4.8. – Asets are probable future economic benefits obtained or controlled by a particular entity as a result of past transaction or events. . Oleh sebab itu. Argumen yang lainnya yaitu transaksi derivatif menimbulkan untung-rugi bagi suatu entitas.

? ? DISCUSS TIME!!! ? ? .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful