You are on page 1of 53

KELAS/SEMESTER : XI IPA/GENAP

2010
FLUIDA STATIS
HUKUM UTAMA
HIDROSTATIS
HUKUM PASKAL
HUKUM
ARCHIMEDES
TEGANGAN
PERMUKAAN
KAPILARITAS
VISKOSITAS
SUDUT KONTAK
HUKUM STOKES
KECEPATAN
TERMINAL
HUKUM UTAMA
HIDROSTATIS
TEKANAN (P)
Gaya (F) yang bekerja secara tegak lurus suatu bidang
per satuan luas (A)
A
F
P =
Satuan :
1 N/m
2
= 1 Paskal(Pa)

1 Bar = 10
5
Pa
1 atmosfer (atm) = 76 cmHg
= 1,01x10
5
Pa
=1,01 Bar
TEKANAN
HIDROSTATIS
Tekanan pada zat cair yang hanya disebabkan
oleh beratnya
B
h
Jika berat zat cair dalam bejana adalah :
mg W F = =
A
mg
P
B
=
V m µ =
hA V =
hA m µ =
A
hAg
P
B
µ
=
gh P
B
µ =





Maka besar tekanan zat cair di B pada kedalam h dari
permukaan zat cair adalah :
Jika : Massa zat cair :
Volum zat cair :
Sehingga :
atau
Secara umum ditulis :
gh P
h
µ =
Tekanan hidrostatik (Ph) yang dialami zat
cair karena gaya gravitasi besarnya tergan-
tung pada kedalamannya
HUKUM UTAMA HIDROSTATIK
PARADOK HIDROSTATIS
Beberapa bejana yang bentuknya berbeda diisi dengan zat cair yang
sama akan membentuk permukaan yang segaris, dan akan menimbulkan
tekanan hidrostatis yang sama besar pada kedalaman yang sama.
MENENTUKAN MASSA JENIS ZAT CAIR DENGAN PRINSIF HUKUM
UTAMA HIDROSTATIKS
A
µ
B
µ

A
B
Kaki kiri pipa U diisi zat cair bermassa jenis :
A
µ
Kaki kanan pipa U diisi zat cair bermassa jenis :
B
µ
h
A
h
B
Dengan memperhatikan titik A dan B yang segaris
lurus, yang masing-masing berada pada kedalaman
h
A
dan h
B
dari tipa permukaan zat cair, maka tekanan
hidrostatik masing-masing :
B A
P P =
B B A A
gh gh µ µ =
B
A A
B
h
h µ
µ =


P
A
: Tekanan hidrostatik di titik A

P
B
: Tekanan hidrostatik di titik B

TEKANAN ATMOSFER
Karena udara memiliki berat, maka udara memberikan
gaya tekan terhadap bumi
TEKANAN ATMOSFER (P
o
)
dinamakan
Dipermukaan laut tekanan atmosfernya bernilai :
1 atm = 1,01x10
5
Pa = 76 cmHg
Semakin tinggi suatu tempat dari permukaan laut, maka tekanan atmosfernya semakin kecil
Dengan memperhitungkan tekanan atmosfer,maka tekanan yang diderita suatu titik didalam
zat cair adalah :
gh P P
o B
µ + =
B
h
P
o
P
B
= tekanan di dalam zat cair pada titik B
P
o
= tekanan udara luar
Tekanan atmosfer diukur oleh barometer
SOAL HUKUM UTAMA HIDROSTATIS
1
Hitung tekanan pada kedalaman 3 m didalam sebuah danau jika :
a. Tekanan atmosfer diabaikan
b. Tekanan atmosfer diperhitungkan
Diketahui : tekanan atmosfer = 70 cmHg, g = 9,8 m/s
2
, massa jenis air = 1000 kg/m
3

dan massa jenis Hg = 13600 kg/m
3
Jawaban :
a. Tekanan atmosfer diabaikan
0 =
o
P gh P P
o
µ + =
3 . 8 , 9 . 1000 0 + =
Pa . 294000 =



b. Tekanan atmosfer diperhitungkan
cmHg P
o
70 = Pa 32 , 93026 =
gh P P
o
µ + =
294000 32 , 93026 + =
Pa 32 , 122426 =



2
Berapa kedalaman danau yang memiliki tekanan 2,5 atm ?.
( 1 atm = 1,01 x 10
5
Pa)
Jawaban :
cmHg P
o
70 = Pa 32 , 93026 =

gh P P
o
µ + =
atm P 5 , 2 = Pa x
5
10 515 , 2 =

g
P P
h
o
µ
÷
=
8 , 9 . 1000
32 , 93026 10 525 , 2
5
÷
=
x
9800
68 , 159473
=
m 27 , 16 =



3
Pipa U pada gambar berikut berisi minyak dan Hg
h
15 cm
minyak
Hg
tinggi kolom minyak 15 cm,
dan selisih tinggi raksa pada kedua
kaki adalah h
Jika massa jenis minyak 800 kg/m
3
dan Hg
13600 kg/m
3
Hitung h !.
Jawaban :
Lihat titik A dan B pada gambar !.
A B
Tekanan hidrostatik di A = Tekanan hidrostatik di B
B A
P P =
B Hg o A m o
gh P gh P µ µ + = +
A
Hg
m
B
h h
µ
µ
=
15
13600
800
=
cm 88 , 0 =

HUKUM PASKAL
Tekanan yang diberikan kepada zat cair dalam ruang
tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan sama rada
PENERAPAN
HUKUM
PASKAL
DONGKRAK HIDROLIK
Prinsif Kerja Dongkrak Hidrolik
Penghisap berpenampang A
1
diberi
gaya F
1
Zat cair mendapat tekanan dari
penghisap A
1
yang akan
diteruskan ke penghisap A
2

dengan sama besar.
Penghisap A
2
mendapat gaya
dari zat cair sebesar F
2
.

Tekanan dari penghisap A
1
=
Tekanan pada Penghisap A
2
2 1
P P =
2
2
1
1
A
F
A
F
=
1
1
2
2
F
A
A
F =
2 1
A A < 1
1
2
>
A
A
1 2
F F >





Karena maka sehingga
KESIMPULAN :
Dengan gaya tekan yang kecil pada A
1
dapat menghasilkan
gaya angkat yang besar pada A
2.
A
1
F
1
A
2
F
2
SOAL HUKUM paskal
4
Sebuah pompa hidrolik memiliki penghisap kecil berdiameter 10 cm dan
penghisap besar berdiameter 25 cm. Jika penghisap kecil ditekan
dengan gaya F, maka pada penghisap besar dihasilkan gaya1200 N.
Hitung besar gaya F !.
Jawaban :
10 cm 25 cm
F
1200 N
besar kecil
P P =
b
b
k
k
A
F
A
F
=
2
2
2
1
1200
D
D
F =
2
25
10
1200
|
.
|

\
|
=
N 192 =





5
Pada sistem seperti gambar berikut :
Silinder kiri P luas penampangnya
600 cm2 dan diberi beban M kg.
Penghisap kanan Q (beratnya
diabaikan) luas penampangnya 20
cm2. Sistem diisi dengan cairan
yang massa jenisnya 900 kg/m3.
Jika sistem seimbang untuk F
sebesar 25 N, tetukan massa M
P
M kg
5 m
F=25 N
Q
1 2
Jawaban :
2
600cm A
P
=
2 4
10 600 m x
÷
=
2
20cm A
Q
=
2 4
10 20 m x
÷
=
m kg
zc
/ 900 = µ
N F 25 =
m h 5 =




Dik :





P
M kg
5 m
F=25 N
Q
1 2
Karena titik 1 dan 2 berada dalam zat cair yang
sama dan pada ketinggian yang sama, maka :
2 1
P P =
gh
A
F
A
g M
ZC
Q P
µ + =
.
5 . 10 . 900
10 20
25
10 600
10 .
4 4
+ =
÷ ÷
x x
M
3
3 2
10 45
10 2
25
10 6
10
x
x x
M
+ =
÷ ÷
3
3 3
10 45
2
10 25
6
10
x
x Mx
+ =
(
¸
(

¸

+ =
3
3
3
10 45
2
10 25
6 10 x
x
Mx
3 3 3
10 270 10 75 10 x x Mx + =
kg M 345 =
HUKUM
ARCHIMEDES
Benda di udara
memiliki berat =
W
u
Benda di dalam
zat cair memiliki
Berat =
W
zc
W
u
W
zc
W
u
> W
zc
Karena zat cair melakukan gaya ke atas terhadap benda sebesar F
a
Fa = W
u
- W
zc
h
1
h
2
F
1
F
2
Massa jenis zat cair dalam bejana =
ZC
µ
Gaya yang diderita kubus bagian atas :
A gh PA F
zc 1 1
µ = =
A gh PA F
zc 2 2
µ = =

ke bawah
Gaya yang diderita kubus bagian bawah :
Ke atas
h
2
>h
1
F
2
>F
1
Jadi benda mendapat kelebihan gaya
ke atas sebesar :
1 2
F F F
a
÷ =
( )A h h g
zc 1 2
÷ = µ

Karena : h
2
– h
1
= h dan hA = V
maka gV F
zc a
µ =
gV F
zc a
µ =
a
F

Gaya ke atas
zat cair (fluida)
gV
zc
µ
Berat zat cair
(fluida) yang
dipindahkan
Gaya ke atas yang dilakukan
zat cair (fluida) terhadap benda
sama dengan fluida yang dipin-
dahkan oleh benda
Sesuai dengan hukum Archimedes
BENDA YANG TERCELUP DALAM FLUIDA MENGELAMI
GAYA KE ATAS SEBERAT FLUIDA YANG DIDESAKNYA
g = Perc gravitasi
V = Volume benda yang tercelup dalam fluida
Jika sebuah benda dicelupkan
ke dalam zat cair
TERAPUNG MELAYANG TENGGELAM
Ciri-ciri :
1. Seluruh benda tercelup
dalam zat cair (V zat cair
yang dipindahkan = V
benda)
2. Berat benda>gaya ke atas
3. Massa jenis benda>massa
jenis zat cair
Ciri-ciri :
1. Seluruh benda tercelup
dalam zat cair (V zat cair
yang dipindahkan = V
benda)
2. Berat benda=gaya ke atas
3. Massa jenis benda=massa
jenis zat cair
Ciri-ciri :
1. Seebagian benda saja
tercelup dalam zat cair (V
zat cair yang dipindahkan<
V benda)
2. Berat benda=gaya ke atas
3. Massa jenis benda<massa
jenis zat cair
PENERAPAN HUKUM
ARCHIMEDES
TUGAS KELOMPOK
Cari informasi dari internet tentang :

PENERAPAN HUKUM PASKAL DAN HUKUM ARCHIMEDES
BAIK DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI MAUPUN DALAM
TEKNOLOGI.

Jelaskan prinsif kerjanya berdasarkan hukum-hukum di atas !.

Tugas dibuat dalam bentuk CD berupa slide power point !.

Dikumpulkan satu minggu setelah tugas ini diberitahukan !.
6
Sebuah balok dengan ukuran 0,2 m x 0,1 m x 0,3 m digantung vertikal
dengan seutas kawat ringan. Tentukan gaya apung pada balok tersebut
jika :
a. Dicelupkan seluruhnya dalam minyak yang massa jenisnya 800 kg/m
3
b. Dicelupkan ¾ bagian dalam air yang massa jenisnya 1000 kg/m
3
c. Dicelupkan 1/5 dalam raksa yang massa jenisnya 13600 kg/m
3
Jawaban :
a. Dicelupkan seluruhnya dalam minyak yang massa jenisnya 800 kg/m
3
3 3
10 6 3 , 0 1 , 0 2 , 0 m x x x V
balok
÷
= =
3
min
/ 800 m kg
yak f
= = µ µ
balok bf
V V =
3 3
10 6 m x
÷
=
g V F
bf f A
µ =
10 . 10 6 . 800
3 ÷
= x
N 48 =






Balok seluruhnya tercelup dalam minyak :
Gaya apung pada balok :
b. Dicelupkan ¾ bagian dalam air yang massa jenisnya 1000 kg/m
3
3 3
10 6 3 , 0 1 , 0 2 , 0 m x x x V
balok
÷
= =
3
/ 1000 m kg
air f
= = µ µ
Balok ¾ bagian tercelup dalam air :
balok bf
V V 4 / 3 =
3 3
10 5 , 4 m x
÷
=
Gaya apung pada balok :
g V F
bf f A
µ =
g V
balok f
.
4
3
. µ =
10 . 10 6 ) 4 / 3 .( 1000
3 ÷
= x
N 45 =
c. Dicelupkan 1/5 dalam raksa yang massa jenisnya 13600 kg/m
3
3 3
10 6 3 , 0 1 , 0 2 , 0 m x x x V
balok
÷
= =
3
/ 13600 m kg
raksa f
= = µ µ
Balok 1/5 bagian tercelup dalam raksa :
balok bf
V V 5 / 1 =
3 3
10 2 , 1 m x
÷
=
Gaya apung pada balok :
g V F
bf f A
µ =
g V
balok f
. ) 5 / 1 .( µ =
10 . 10 6 ) 5 / 1 .( 13600
3 ÷
= x
N 2 , 163 =
7
Berat sebuah benda ketika ditimbang di udara adalah 6 N, tetapi ketika
ditimbang di dalam suatu zat cair adalah 4,2 N, jika massa jenis benda
adalah 3000 kg/m3, berapakah massa jenis zat cair tersebut ?.
Jawaban :
W
bu
=6N
W
bf
=4,2N
? =
f
µ
3
/ 3000 m kg
benda
= µ

g V F
bf f A
µ =
b bf
V V =
g
F
V
f
A
b
µ
=
g V W
b b b
µ =
g
g
F
W
f
A
b b
|
|
.
|

\
|
=
µ
µ
b
bu
A
f
W
F
µ µ =
bf bu A
W W F ÷ = 2 , 4 6 ÷ = N 8 , 1 =
3000
6
8 , 1
=
f
µ
3
/ 900 m kg =









Gaya ke atas zat cair terhadap balok dalam
zat cair:
Balok seluruhnya tercelup dalam zat cair
Berat balok :
Karena gaya ke atas merupakan selisih berat benda di
udara dengan berat benda dalam zat cair, maka
Sehingga didapat :
8
Sebuah benda dicelupkan ke dalam alkohol yang massa jenisnya 0,9
g/cm
3
. Jika 1/3 bagian benda muncul di permukaan alkohol, berapa massa
jenis benda tersebut ?.
Jawaban :
h
b
h
bu
h
bf
Benda terapung dalam alkohol :
b bf
V V
3
2
=
b
b
V
V
|
.
|

\
|
=
3
2
9 , 0
3
/ 6 , 0 cm g =


A b
F W =
bf b
V V >
A b
F W =
( ) g V g V
bf f b b
µ µ =
b
bf f
b
V
V µ
µ =





9
Balok yang tingginya 20 cm dan massa jenisnya 0,75 g/cm
3
mengapung di
atas zat cair yang massa jenisnya 1,2 g/cm
3
. Berapa tinggi balok yang
muncul di permukaan zat cair ?.
Jawaban :
h
b
h
bu
h
bf
A b
F W =
( ) g V g V
bf f b b
µ µ =
b
bf f
b
V
V µ
µ =
b
bf
f
Ah
Ah
µ =
b
bf
f
h
h
µ =
b
f
b
bf
h h
µ
µ
=
20
2 , 1
75 , 0
= cm 5 , 12 =
bf b bu
h h h ÷ =
5 , 12 20÷ =
cm 5 , 7 =










Syarat benda mengapung dalam zat cair
Makan tinggi balok dalam zat cair :
Jadi tinggi balok yang muncul di permukaan zat cair :
10
Sebuah kayu bermassa 2,06 kg dengan massa jenis 0,5 g/cm3 mengapung
di dalam air. Berapa massa timah hitam yang harus digantung pada kayu
agar kayu tersebut seluruhnya tercelup dalam air ?.
Jawaban :
kg m
kayu
06 , 2 =
3
/ 5 , 0 cm g
kayu
= µ
3
/ 1 cm g
air
= µ
3
.
/ 3 . 11 cm g
hitam timah
= µ
?
.
=
hitam timah
m




Dik :
Dit :
kayu
kayu
kayu
m
V
µ
=
3
/ 5 , 0
2600
cm g
g
=
3
4120cm =
timahhitam kayu
hitam timah kayu
gabungan
V V
m m
+
+
=
.
µ




Dengan menggunakan syarat melayang :
air gabungan
µ µ =
1
.
.
=
+
+
hitam timah kayu
hitam timah kayu
V V
m m
hitam timah kayu hitam timah kayu
V V m m
. .
+ = +


hitam timah hitam timah
V m
. .
4120 2060 + = +
hitam timah hitam timah
V m
. .
2060 + =


2060
. .
= ÷
hitam timah hitam timah
V m
hitam timah
hitam timah
hitam timah
m
V
.
.
.
µ
=
2060
.
.
.
= ÷
hitam timah
hitam timah
hitam timah
m
m
µ



Mengingat :
Maka :
2060
1
1
.
.
=
|
|
.
|

\
|
÷
hitam timah
hitam timah
m
µ
hitam timah
hitam timah
m
.
.
1
1
2060
µ
÷
=
3 , 11
1
1
2060
÷
= gr 2260 =


11
Sebuah hidrometer (alat untuk mengukur massa jenis zat cair) terbuat dari
tabung kaca yang diberi beban pada bagian bawahnya agar posisinya tegak,
tabung tersebut luas penampangnya 2 cm
2
dan tingginya 25 cm dan
massanya 45 g. Berapa jauh dari ujung tabung skala 1,0 harus diberi tanda ?.
Jawaban :
h=25 cm
x
h
bf
Tinggi hidrometer yang tercelup dalam air :
x h h
bf
÷ = ( )cm x ÷ = 25
f
bf
A
m
h
µ
=
( )( )
3 2 4
/ 1000 10 2
045 , 0
m kg m x
kg
÷
= m 225 , 0 =
cm 5 , 22 =
x h
bf
÷ = 25
bf
h x ÷ = 25
5 , 22 25÷ =
cm 5 , 2 =








Jadi skala yang ditandai 1 berada pada kedudukan
2,5 cm dari ujung tabung
12
Hidrometer pada contoh 11 terbenam 22,8 cm ketika dicelupkan di dalam
suatu tong ragi. Berapa massa jenis cairan dalam tong tersebut ?.
Jawaban :
h bf
f
A h
m
= µ
( )( )
4 2
10 2 10 8 , 22
045 , 0
÷ ÷
=
x x
3
/ 8 , 986 m kg =


A
silinder
=2x10
-4
m
2
m
hidrometer
=0,045 kg

Tinggi hidrometer yang tercelup
h
bf=
22,8x10
-2
m

hid A
W F = mg g V
f bf
= µ
( ) mg g h A
f bf hid
= µ
f hid
bf
A
m
h
µ
=



Gaya keatas dari fluida = berat hidrometer
13
Sebuah balon yang volume totalnya 50 m
3
diisi hidrogen dengan massa
jenis 0,08 kg/m
3
. Jika massa jenis udara di sekitar balon 1,3 kg/m
3
, hitung
gaya angkat balon jika percepatan garvitasi bumi 9,8 m/s
2
!.

Jawaban :
Gaya ke atas dari udara terhadap balon :
g V F
f b A
µ =
8 , 9 . 3 , 1 . 50 =
. 637N =
W F F
A
÷ =
8 , 9 . 4 637÷ =
. 8 , 597 N =





Gaya angkat balon merupakan selisih antara gaya ke atas/gaya
apung dengan berat benda :
W
F
A
TEGANGAN
PERMUKAAN
Gaya yang bekerja pada selaput permukaan zat cair persatuan
panjang permukaan.
Kawat U
Kawat geser
Mengapa kawat geser
tidak jatuh ?.
Selaput sabun membentuk suatu tegangan yang dinamakan
TEGANGAN PERMUKAAN
w
F
Besar tegangan permukaan selaput :
d
F E
= ¸
l d 2 =
d

W F F ÷ = E
Dengan adanya tegangan permukaan maka fluida cenderung untuk membuat luas
permukaan sekecil mungkin
CONTOH
BENTUK
TEGANGAN
PERMUKAAN
SUDUT KONTAK
Sudut yang dibentuk oleh dinding bejana dengan bidang
singgung permukaan fluida
Dinding bejana
Dinding bejana
Permukaan fluida
Permukaan fluida
u
u
Bidang singgung
Bidang singgung
Besarnya sudut kontak suatu fluida, tergantung kepada :
Adesi (F
A
) dan kohesi (F
K
)suatu fluida
Sudut kontak
Bentuk permukaan zat cair
Permukaan air
Permukaan Hg
F
A
F
K
F
R
F
A
F
K
F
R
F
A
>F
K
F
R
mengarah ke dinding tabung
Permukaan air dekat dinding naik membesahi
dinding tabung sehingga membentuk miniskus
cekung
u< 90
o
F
A
<F
K
F
R
mengarah ke dalam Hg
Permukaan Hg dekat dinding turun tidak
membesahi dinding tabung sehingga
membentuk miniskus cembung
u
> 90
o
KAPILARITAS
Sebuah pipa kapiler
(pipa berdiameter sangat kecil)
dicelupkan secara tegak lurus
ke dalam zat cair
air air raksa
Air dalam pipa akan naik Air raksa dalam pipa akan turun
Gejala ini dinamakan kapilaritas
Gejala naik turunnya permukaan zat cair dalam pipa sempit
dinamakan
u
h
Menentukan ketinggian kenaikan air dalam pipa kapiler :
¸
u ¸ cos
u ¸ sin


F
A
>F
K
Permukaan air pada pipa kapiler naik setinggi h
Dengan sudut kontak
u
Terdapat dua komponen gaya tegangan permukaan
0 sin = = l F
x
u ¸
l F
y
u ¸ cos = r l t 2 =



r F
y
t u ¸ 2 cos =
Jadi :
Setelah permukaan air naik setinggi h, terjadi keseimbangan antara berat zat cair
pada pipa kapiler dengan komponen vertikal dari gaya tegangan permukaan :
y air
F W =
r gV
air air
t u ¸ µ 2 cos =
( ) r h r g
air
t u ¸ t µ 2 cos
2
=
u ¸ µ cos 2 = grh
air
gr
h
air
µ
u ¸ cos 2
=



o
90 < u
o
90 > u

h merupakan kenaikan permukaan zat cair
dalam pipa kapiler
h merupakan penurunan permukaan zat cair
dalam pipa kapiler
Jika :
SOAL TEGANGAN PERMUKAAN
DAN KAPILARITAS
14
Sebuah kawat PQ yang panjangnya 10 cm dan massanya 0,4 g dipasang
pada kawat U seperti gambar, kawat PQ dapat meluncur pada kaki-kaki
kawat U. Kemudian kawat tersebut dicelupkan ke dalam larutan sabun dan
dikelurakan sehingga membentuk suatu lapisan tipis sabun pada persegi
panjang ABPQ. Untuk mengimbangi agar kawat PQ tidak lentur ke atas
digantungkan beban bermassa 0,2 g. jika percepatan gravitasi 10 m/s
2
.
tentukan tegangan permukaan lapisan sabun !.
Jawaban :
P
Q
A
B
F
A
W
k
W
b
Karena selaput sabun memiliki 2 permukaan maka rumus
tegangan permukaan :
l
F
2
= ¸ l F ¸ 2 =

Dalam keadaan seimbang gaya-gaya yang bekerja sama besar :
Gaya ke atas (gaya tegangan permukaan = gaya ke bawah
(berat kawat dan berat beban)
b A
F F =
b k
W W l + = ¸ 2
g m g m l
b k
+ = ¸ 2
( ) ( )( ) ( )( ) 10 10 2 , 10 10 4 , 0 1 , 0 2
3 3 ÷ ÷
+ = x x ¸
2 2
10 . 2 , 0 10 . 4 , 0 2 , 0
÷ ÷
+ = ì
2
10 . 6 , 0 2 , 0
÷
= ¸
2 , 0
10 . 6 , 0
2 ÷
= ¸
2
10 . 3
÷
=
m N / 03 , 0 =







15
Sebuah pipa kapiler yang diameternya 2/3 mm dimasukan secara tegak lurus
ke dalam sebuah bejana berisi zat cair yang massa jenisnya 1,92x10
3
kg/m
3
,
sehingga zat cair di dalam pipa kapiler naik 1,5 cm, jika tegangan permukaan
zat cair 0,06 N/m dan percepatan gravitasi 10 m/s
2
, tentukan sudut kontak
zat cair dengan dinding pipa !.
Jawaban :
Gunakan rumus :
gr
h
µ
u ¸ cos 2
=
( )
( )
3 3
10 3 / 1 10 10 92 , 1
cos 06 , 0 2
015 , 0
÷
=
x x
u
( ) 3 / 1 2 , 19
cos 12 , 0
015 , 0
u
=
( )( ) u cos 12 , 0 3 / 1 2 , 19 015 , 0 =
u cos 12 , 0 096 , 0 =
12 , 0
096 , 0
cos = u
o
37 = u





VISKOSITAS
(kekentalan)
Kecepatan alir fluida kental dalam pipa tak sama di seluruh bagian/penampang lintang
v=0
v
maks
Bagian yang melekat pada dinding pipa, kecepatannya nol
Bagian paling tengah dari dinding pipa, kecepatannya maksimum
Kekentalan/viskositas yang dimiliki fluida dapat menghambat gerak fluida, gaya hambat
yang dialami dinamakan GAYA VISKOSITAS (F
V
)
HUKUM STOKES
Menurut George Stokes :
Lapisan fluida dipandang sebagai keping-keping :
Keping bergerak
Keping diam
Jika sebuah benda bergerak dengan kecepatan tertentu dalam fluida kental, maka
gerak benda tersebut akan mengalami gaya viskositas yang besarnya sebanding
dengan luas penampang keping, laju keping bergerak dan berbanding terbalik
dengan jarak antara keping bergerak dan keping diam
Pernyataan Hukum Stokes
Secara matematis :
y
Av
F
V
q =
k
y
A
=
r k t 6 = rv F
v
t q6 =



y
k
Tergantung pada bentuk
geometris benda
Untuk benda berbentuk bola
KECEPATAN
TERMINAL
Jika sebuah benda (misal : kelereng) dijatuhkan ke dalam fluida kental
Benda (kelereng) tersebut akan mengalami gaya
Gaya berat benda (W)
W
Gaya ke atas fluida (F
A
)
F
A
Gaya stokes (F
V
)
F
v
Karena benda/kelereng bergerak dengan laju
konstan, maka :
W F F
v a
= +
mg rv g V
f b
= + tq µ 6
( )g V rv g V
b b f b
µ tq µ = + 6
g V g V rv
f b b b
µ µ tq ÷ = 6
( )
f b b
gV rv µ µ tq ÷ = 6
( )
r
gV
v
f b g
tq
µ µ
6
÷
=



v
r
g
q
b
µ
f
µ



= kecepatan terminal (m/s)
= jari-jari benda (m)
= perc. gravitasi
= koef. Viskositas Ns/m
2
= massa jenis benda
= massa jenis fluida
Keterangan :
Untuk benda berbentuk bola dengan jari-jari r, maka volumenya :
3
3
4
r V
b
t =
( )
r
r g
v
f b
tq
µ µ t
6
3
4
3
÷
=
( )
f b
g r
v µ µ
q
÷ =
2
9
2


Sehingga :
SOAL VISKOSITAS, HUKUM STOKES
DAN KECEPATAN TERMINAL
16
Sebutir tetesan air hujan yang berdiameter 0,4 mm jatuh di udara dengan
massa jenis 1,3 kg/m
3
. Jika koefisien viskositas udara 1,8x10
-5
N.s/m
2
,
massa jenis tetesan hujan 1000 kg/m
3
dan percepatan gravitasi 10 m/s
2
.
tentukan kecepatan terminal sebutir tetesan air hujan tersebut !.
Jawaban :
Diameter = 0,4 mm, maka r = 2x10
-3
m
3
/ 10 3 , 1 m kg x
f
= µ
2 5
/ 10 8 , 1 m Ns x
÷
= q
3
/ 1000 m kg
a
= µ
2
/ 10 s m g =



Kecepatan terminal terjadi saat gaya-
gaya berada dalam keseimbangan :
mg
F
s
F
A
S A
F F W + =
rv g V mg
f
tq µ 6 + =
( ) rv g V g V
g a
tq µ µ 6 + =
g V g V rv
f a
µ µ tq ÷ = 6
( )
f b
Vg rv µ µ tq ÷ = 6
( )
f b
g r rv µ µ t tq ÷ =
3
3
4
6
( )
f b
g r
v µ µ
q
÷ =
2
9
2
( )( )
( )
( ) 3 , 1 1000
10 . 8 , 1
10 10 . 2
9
2
5
3
÷ =
÷
÷
( ) 7 , 998
10 . 2 , 16
10 . 4
5
2
÷
÷
=
5
2
10 . 2 , 16
10 . 8 , 3994
÷
÷
=
s m/ 25 , 0 =



16
Sebuah bola baja yang berjari-jari 1,5 mm massa jenisnya 8x103 kg/m3
dijatuhkan ke dalam gliserin yang massa jenisnya 1,3x103 kg/m3. Saat bola
telah mencapai kecepatan maksimum, jarak yang ditempuh 20 cm dalam
waktu 2 sekon. Jika percepatan garvitasi 10 m/s2, tentukan koefisien
viskositas gliserin tersebut !.
Jawaban :
m x r
3
10 5 , 1
÷
=
3 3
/ 10 8 m kg x
b
= µ
3 3
/ 10 3 , 1 m kg x
f
= µ
m s 2 , 0 =
s t 2 =
2
/ 10 s m g =




Kecepatan dapat dihitung sbb :
t v s . =
2 . 2 , 0 v =
s m v / 1 , 0 =



Koefisien viskositas gliserin dapat dihitung sbb :
( )
f b
g r
v µ µ
q
÷ =
2
9
2
( )( )
( )
3 3
3
10 . 3 , 1 10 . 8
10 10 . 5 , 1
9
2
1 , 0 ÷ =
÷
q
( )( )
( ) 6700
1 , 0
10 10 . 25 , 2
9
2
6 ÷
= q
1 , 0 . 9
10 . 5 , 301
3 ÷
=
2
/ 335 , 0 m Ns =


FLUIDA STATIS
HUKUM UTAMA HIDROSTATIS HUKUM PASKAL HUKUM ARCHIMEDES TEGANGAN PERMUKAAN SUDUT KONTAK KAPILARITAS VISKOSITAS HUKUM STOKES KECEPATAN TERMINAL

HUKUM UTAMA HIDROSTATIS

TEKANAN (P)
Gaya (F) yang bekerja secara tegak lurus suatu bidang per satuan luas (A)

P
Satuan :

F A

1 N/m2 = 1 Paskal(Pa) 1 Bar = 105 Pa 1 atmosfer (atm) = 76 cmHg = 1,01x105 Pa =1,01 Bar

TEKANAN HIDROSTATIS

Tekanan pada zat cair yang hanya disebabkan oleh beratnya Jika berat zat cair dalam bejana adalah : F  W  mg

Maka besar tekanan zat cair di B pada kedalam h dari permukaan zat cair adalah :

PB 
h Jika : Massa zat cair : Volum zat cair : B Secara umum ditulis : Sehingga :

m  V
V  hA

mg A

m  hA

PB 

hAg
A

atau PB  gh

Ph  gh

Tekanan hidrostatik (Ph) yang dialami zat cair karena gaya gravitasi besarnya tergantung pada kedalamannya

HUKUM UTAMA HIDROSTATIK

PARADOK HIDROSTATIS
Beberapa bejana yang bentuknya berbeda diisi dengan zat cair yang sama akan membentuk permukaan yang segaris, dan akan menimbulkan tekanan hidrostatis yang sama besar pada kedalaman yang sama.

maka tekanan hidrostatik masing-masing : B PA  PB  A ghA   B ghB  AhA B  hB PA : Tekanan hidrostatik di titik A PB : Tekanan hidrostatik di titik B . yang masing-masing berada pada kedalaman hA dan hB dari tipa permukaan zat cair.MENENTUKAN MASSA JENIS ZAT CAIR DENGAN PRINSIF HUKUM UTAMA HIDROSTATIKS Kaki kiri pipa U diisi zat cair bermassa jenis : A Kaki kanan pipa U diisi zat cair bermassa jenis : B A A hA B hB Dengan memperhatikan titik A dan B yang segaris lurus.

01x105 Pa = 76 cmHg Semakin tinggi suatu tempat dari permukaan laut.maka tekanan yang diderita suatu titik didalam zat cair adalah : PB  Po  gh Po h B PB = tekanan di dalam zat cair pada titik B Po = tekanan udara luar Tekanan atmosfer diukur oleh barometer . maka udara memberikan gaya tekan terhadap bumi dinamakan TEKANAN ATMOSFER (Po) Dipermukaan laut tekanan atmosfernya bernilai : 1 atm = 1. maka tekanan atmosfernya semakin kecil Dengan memperhitungkan tekanan atmosfer.TEKANAN ATMOSFER Karena udara memiliki berat.

SOAL HUKUM UTAMA HIDROSTATIS .

Tekanan atmosfer diabaikan b. Tekanan atmosfer diperhitungkan Diketahui : tekanan atmosfer = 70 cmHg.Pa P  Po  gh  93026.8 m/s2.32Pa .9. Tekanan atmosfer diabaikan b.1 Hitung tekanan pada kedalaman 3 m didalam sebuah danau jika : a.8. Tekanan atmosfer diperhitungkan Po  0 P  Po  gh  0  1000.32Pa  294000.3 Po  70 cmHg  93026. g = 9. massa jenis air = 1000 kg/m3 dan massa jenis Hg = 13600 kg/m3 Jawaban : a.32  294000  122426.

32Pa P  2.32  1000 .9.01 x 105 Pa) Jawaban : Po  70 cmHg  93026.5 atm ?. ( 1 atm = 1.2 Berapa kedalaman danau yang memiliki tekanan 2.68 9800  16.515 x10 5 Pa P  Po  gh P  Po h g 2.525 x10 5  93026 .27m .8  159473.5atm  2.

Hg Jawaban : Lihat titik A dan B pada gambar !. dan selisih tinggi raksa pada kedua kaki adalah h h B Jika massa jenis minyak 800 kg/m3 dan Hg 13600 kg/m3 Hitung h !.Pipa U pada gambar berikut berisi minyak dan Hg 3 15 cm minyak A tinggi kolom minyak 15 cm. Tekanan hidrostatik di A = Tekanan hidrostatik di B PA  PB P   m ghA  P   Hg ghB o o m hB  hA  Hg 800  15 13600  0.88cm .

HUKUM PASKAL Tekanan yang diberikan kepada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan sama rada .

PENERAPAN HUKUM PASKAL DONGKRAK HIDROLIK .

. A1 A2 F2 Tekanan dari penghisap A1 = Tekanan pada Penghisap A2 Penghisap A2 mendapat gaya dari zat cair sebesar F2. P  P2 1 Karena F1 F2  A1 A2 maka F2  A2 1 A1 A2 F1 A1 F2  F1 A1  A2 sehingga KESIMPULAN : Dengan gaya tekan yang kecil pada A1 dapat menghasilkan gaya angkat yang besar pada A2.Prinsif Kerja Dongkrak Hidrolik F1 Penghisap berpenampang A1diberi gaya F1 Zat cair mendapat tekanan dari penghisap A1 yang akan diteruskan ke penghisap A2 dengan sama besar.

SOAL HUKUM paskal .

Hitung besar gaya F !. Jawaban : F 10 cm 25 cm Pkecil  Pbesar Fk Fb  Ak Ab 1200 N D12 F  1200 2 D2 2  10   1200   25   192N . Jika penghisap kecil ditekan dengan gaya F. maka pada penghisap besar dihasilkan gaya1200 N.4 Sebuah pompa hidrolik memiliki penghisap kecil berdiameter 10 cm dan penghisap besar berdiameter 25 cm.

Sistem diisi dengan cairan yang massa jenisnya 900 kg/m3.Pada sistem seperti gambar berikut : 5 P M kg 5m F=25 N Q 1 2 Silinder kiri P luas penampangnya 600 cm2 dan diberi beban M kg. Jika sistem seimbang untuk F sebesar 25 N. tetukan massa M Jawaban : 4 2 Dik : AP  600 cm  600x10 m 2 AQ  20cm2  20x104 m2  zc  900kg / m F  25N h  5m . Penghisap kanan Q (beratnya diabaikan) luas penampangnya 20 cm2.

10 25   900.g F   ZC gh AP AQ M . maka : P 1 M kg 5m 2 P  P2 1 M .F=25 N Karena titik 1 dan 2 berada dalam zat cair yang Q sama dan pada ketinggian yang sama.5 4 4 600x10 20 x10 10M 25   45x103 6 x10 2 2 x103 Mx10 3 25 x10 3   45 x10 3 6 2  25x103 3 3 Mx10  6  45x10   2  Mx103  75x103  270x103 M  345kg .10.

HUKUM ARCHIMEDES Benda di udara memiliki berat = Wu Wu Wzc Benda di dalam zat cair memiliki Berat = Wzc Wu > Wzc Karena zat cair melakukan gaya ke atas terhadap benda sebesar Fa Fa = Wu .Wzc .

Massa jenis zat cair dalam bejana =  ZC Gaya yang diderita kubus bagian atas : F1 F 1 PA   zc gh1 A ke bawah Gaya yang diderita kubus bagian bawah : h2 h1 F2  PA   zc gh2 A h2>h1 Ke atas F2>F1 Jadi benda mendapat kelebihan gaya ke atas sebesar : F2 Fa  F2  F1   zc g h2  h1 A Karena : h2 – h1 = h dan hA = V maka Fa   zc gV .

Fa Fa   zc gV Gaya ke atas zat cair (fluida) Gaya ke atas yang dilakukan zat cair (fluida) terhadap benda sama dengan fluida yang dipindahkan oleh benda  zc gV g = Perc gravitasi Berat zat cair (fluida) yang dipindahkan Sesuai dengan hukum Archimedes V = Volume benda yang tercelup dalam fluida BENDA YANG TERCELUP DALAM FLUIDA MENGELAMI GAYA KE ATAS SEBERAT FLUIDA YANG DIDESAKNYA .

Jika sebuah benda dicelupkan ke dalam zat cair TENGGELAM MELAYANG TERAPUNG Ciri-ciri : 1. Massa jenis benda=massa jenis zat cair . 3. Seebagian benda saja tercelup dalam zat cair (V zat cair yang dipindahkan< V benda) Berat benda=gaya ke atas Massa jenis benda<massa jenis zat cair 2. Seluruh benda tercelup dalam zat cair (V zat cair yang dipindahkan = V benda) Berat benda>gaya ke atas Massa jenis benda>massa jenis zat cair Ciri-ciri : 1. 3. Seluruh benda tercelup dalam zat cair (V zat cair yang dipindahkan = V benda) Berat benda=gaya ke atas Ciri-ciri : 1. 3. 2. 2.

PENERAPAN HUKUM ARCHIMEDES .

Tugas dibuat dalam bentuk CD berupa slide power point !. . Dikumpulkan satu minggu setelah tugas ini diberitahukan !.TUGAS KELOMPOK Cari informasi dari internet tentang : PENERAPAN HUKUM PASKAL DAN HUKUM ARCHIMEDES BAIK DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI MAUPUN DALAM TEKNOLOGI. Jelaskan prinsif kerjanya berdasarkan hukum-hukum di atas !.

.

10  48N .2 m x 0.2 x0. Tentukan gaya apung pada balok tersebut jika : a. Dicelupkan 1/5 dalam raksa yang massa jenisnya 13600 kg/m3 Jawaban : a. Dicelupkan seluruhnya dalam minyak yang massa jenisnya 800 kg/m3 Vbalok  0. Dicelupkan seluruhnya dalam minyak yang massa jenisnya 800 kg/m3 b.1x0.6 Sebuah balok dengan ukuran 0. Dicelupkan ¾ bagian dalam air yang massa jenisnya 1000 kg/m3 c.3  6 x10 3 m 3  f  min yak  800kg / m3 Vbf  Vbalok  6 x103 m3 Balok seluruhnya tercelup dalam minyak : Gaya apung pada balok : FA   f Vbf g  800.1 m x 0.6 x103.3 m digantung vertikal dengan seutas kawat ringan.

2 x0.5 x10 3 m3 Gaya apung pada balok : 3 FA   f Vbf g   f . Vbalok .(3 / 4)6 x10 3.g 4  1000 .1x0.b.3  6 x10 3 m 3  f  air  1000kg / m3 Balok ¾ bagian tercelup dalam air : Vbf  3 / 4Vbalok  4.10  45N . Dicelupkan ¾ bagian dalam air yang massa jenisnya 1000 kg/m3 Vbalok  0.

3  6 x10 3 m 3  f  raksa  13600kg / m3 Balok 1/5 bagian tercelup dalam raksa : Vbf  1 / 5Vbalok  1.1x0.2 x0.10  163. Dicelupkan 1/5 dalam raksa yang massa jenisnya 13600 kg/m3 Vbalok  0.2 N .2 x10 3 m3 Gaya apung pada balok : FA   f Vbf g   f .(1 / 5)Vbalok .g  13600 .c.(1 / 5)6 x10 3.

maka FA  Wbu  Wbf  6  4.2  1.2 N.8N 1. berapakah massa jenis zat cair tersebut ?. tetapi ketika ditimbang di dalam suatu zat cair adalah 4.8 3 3000  900 kg / m Sehingga didapat :  f  6 . jika massa jenis benda adalah 3000 kg/m3. Jawaban : Gaya ke atas zat cair terhadap balok dalam zat cair: FA   f Vbf g Balok seluruhnya tercelup dalam zat cair Wbu=6N Wbf=4.7 Berat sebuah benda ketika ditimbang di udara adalah 6 N.2N FA f g  F  Berat balok : Wb  bVb g W    A  g b b f g    Vbf  Vb Vb  f  benda  3000 kg / m3 f  ? FA b Wbu Karena gaya ke atas merupakan selisih berat benda di udara dengan berat benda dalam zat cair.

9 g/cm3.9 Vb  3   Vb 2 Vbf  Vb 3  0.8 Sebuah benda dicelupkan ke dalam alkohol yang massa jenisnya 0.6 g / cm3 . berapa massa jenis benda tersebut ?. Jawaban : hb hbu hbf Benda terapung dalam alkohol : Wb  FA Vb  Vbf Wb  FA bVb g   f Vbf g  f Vbf b  Vb 2  0. Jika 1/3 bagian benda muncul di permukaan alkohol.

2 f Jadi tinggi balok yang muncul di permukaan zat cair : hbu  hb  hbf  20  12.5cm hbf  hb  1. Jawaban : Syarat benda mengapung dalam zat cair Wb  FA bVb g   f Vbf g hbu hb hbf b   f Vbf Vb Ahbf  f Makan tinggi balok dalam zat cair : Ahb hbf  f hb 0.5cm .5  7.9 Balok yang tingginya 20 cm dan massa jenisnya 0.75 g/cm3 mengapung di atas zat cair yang massa jenisnya 1.2 g/cm3.75 b 20  12. Berapa tinggi balok yang muncul di permukaan zat cair ?.

hitam  Vkayu  Vtimah.hitam  11 .hitam    2260gr 1 1 1 1 timah.hitam mtimah.3 g / cm3 Dit : mtimah.hitam 1     timah.hitam  Maka :  air  1g / cm3 timah.hitam mtimah.hitam   2060 2060 mtimah.hitam Mengingat : Vtimah.5g / cm3 mkayu  mtimah.hitam Vkayu  Vtimahhitam   1   2060 mtimah.hitam  2060 mtimah. Berapa massa timah hitam yang harus digantung pada kayu agar kayu tersebut seluruhnya tercelup dalam air ?.hitam  ? Vkayu  mkayu kayu 2600 g   4120cm3 0.hitam Vkayu  Vtimah.hitam  timah.5 g/cm3 mengapung di dalam air.hitam 1 mkayu  2.10 Sebuah kayu bermassa 2.hitam  mtimah.06 kg dengan massa jenis 0.hitam 11.3 .hitam  4120  Vtimah.hitam  gabungan  mkayu  mtimah.5 g / cm3 mtimah.hitam 2060  mtimah. Dengan menggunakan syarat melayang : Jawaban : Dik :  gabungan   air mkayu  mtimah.hitam  2060  Vtimah.06 kg kayu  0.hitam  2060 timah.hitam  Vtimah.

11 Sebuah hidrometer (alat untuk mengukur massa jenis zat cair) terbuat dari tabung kaca yang diberi beban pada bagian bawahnya agar posisinya tegak.5 cm dari ujung tabung . Berapa jauh dari ujung tabung skala 1.5cm hbf Jadi skala yang ditandai 1 berada pada kedudukan 2.5cm  25  22.5 h=25 cm  2. tabung tersebut luas penampangnya 2 cm2 dan tingginya 25 cm dan massanya 45 g.045 kg m  0. Jawaban : Tinggi hidrometer yang tercelup dalam air : x hbf  h  x  25  x cm 0.0 harus diberi tanda ?.225m  hbf  4 2 3 A f 2 x10 m 1000 kg / m  hbf  25  x x  25  hbf  22.

045  22 .045 kg Tinggi hidrometer yang tercelup hbf=22.8x10-2 m Gaya keatas dari fluida = berat hidrometer FA  Whid Vbf  f g  mg Ahid hbf  f g  mg m hbf  Ahid  f m f  hbf Ah 0. Jawaban : Asilinder=2x10-4 m2 mhidrometer=0.8kg / m3 . Berapa massa jenis cairan dalam tong tersebut ?.12 Hidrometer pada contoh 11 terbenam 22.8 cm ketika dicelupkan di dalam suatu tong ragi.8 x10  2 2 x10  4     986 .

8 m/s2 !.1. Jawaban : Gaya ke atas dari udara terhadap balon : FA  Vb  f g  50. hitung gaya angkat balon jika percepatan garvitasi bumi 9.9.8  597.8  637N . Gaya angkat balon merupakan selisih antara gaya ke atas/gaya apung dengan berat benda : F  FA  W  637  4.13 Sebuah balon yang volume totalnya 50 m3 diisi hidrogen dengan massa jenis 0.3. Jika massa jenis udara di sekitar balon 1.3 kg/m3. FA W .08 kg/m3.8 N .9.

TEGANGAN PERMUKAAN Gaya yang bekerja pada selaput permukaan zat cair persatuan panjang permukaan. Kawat U Kawat geser .

Mengapa kawat geser tidak jatuh ?. F Selaput sabun membentuk suatu tegangan yang dinamakan TEGANGAN PERMUKAAN w Besar tegangan permukaan selaput : F   d d d  2l F  F  W Dengan adanya tegangan permukaan maka fluida cenderung untuk membuat luas permukaan sekecil mungkin .

CONTOH BENTUK TEGANGAN PERMUKAAN .

tergantung kepada : Adesi (FA) dan kohesi (FK)suatu fluida .SUDUT KONTAK Sudut yang dibentuk oleh dinding bejana dengan bidang singgung permukaan fluida Dinding bejana Dinding bejana Bidang singgung Permukaan fluida  Permukaan fluida  Sudut kontak Bidang singgung Besarnya sudut kontak suatu fluida.

Bentuk permukaan zat cair Permukaan air Permukaan Hg FA FR FA FK FR FK FR mengarah ke dinding tabung FA>FK Permukaan air dekat dinding naik membesahi dinding tabung sehingga membentuk miniskus cekung FA<FK FR mengarah ke dalam Hg Permukaan Hg dekat dinding turun tidak membesahi dinding tabung sehingga membentuk miniskus cembung < 90o > 90o .

KAPILARITAS Sebuah pipa kapiler (pipa berdiameter sangat kecil) dicelupkan secara tegak lurus ke dalam zat cair air air raksa dinamakan Air dalam pipa akan naik Air raksa dalam pipa akan turun Gejala ini dinamakan kapilaritas Gejala naik turunnya permukaan zat cair dalam pipa sempit .

Menentukan ketinggian kenaikan air dalam pipa kapiler :  cos   sin  h FA>FK Permukaan air pada pipa kapiler naik setinggi h Terdapat dua komponen gaya tegangan permukaan Dengan sudut kontak Fx   sin l  0 Fy   cosl l  2r Jadi : Fy   cos 2r .

Setelah permukaan air naik setinggi h. terjadi keseimbangan antara berat zat cair pada pipa kapiler dengan komponen vertikal dari gaya tegangan permukaan : Wair  Fy  air g r 2 h    cos 2r  air gVair   cos 2r air grh  2 cos 2 cos h  air gr Jika :   90o   90o h merupakan kenaikan permukaan zat cair dalam pipa kapiler h merupakan penurunan permukaan zat cair dalam pipa kapiler .

SOAL TEGANGAN PERMUKAAN DAN KAPILARITAS .

10 0.1  0.2 2l  Wk  Wb  3. Untuk mengimbangi agar kawat PQ tidak lentur ke atas digantungkan beban bermassa 0.2.102 2l  mk g  mb g 2 0.2  0.10 FA  Fb   0.10  0.03N / m 2 2 0.4 x10 3 10   .6.6.10 2     . kawat PQ dapat meluncur pada kaki-kaki kawat U.2 x10 3 10   0.2 g. Kemudian kawat tersebut dicelupkan ke dalam larutan sabun dan dikelurakan sehingga membentuk suatu lapisan tipis sabun pada persegi panjang ABPQ.4 g dipasang pada kawat U seperti gambar.14 Sebuah kawat PQ yang panjangnya 10 cm dan massanya 0. jika percepatan gravitasi 10 m/s2. tentukan tegangan permukaan lapisan sabun !.2  0. Karena selaput sabun memiliki 2 permukaan maka rumus tegangan permukaan : Jawaban : A FA P Wk Wb Q B F   2l F  2l Dalam keadaan seimbang gaya-gaya yang bekerja sama besar : Gaya ke atas (gaya tegangan permukaan = gaya ke bawah (berat kawat dan berat beban) 2 0.4.

096 cos  0.12 cos 0. jika tegangan permukaan zat cair 0.92x103 kg/m3.92 x10 3 10 1 / 3x10  3 0.06 cos 1.21/ 3  0.015  19 .21 / 3 0.12 cos 20.12   37o .5 cm.015 19 .06 N/m dan percepatan gravitasi 10 m/s2.15 Sebuah pipa kapiler yang diameternya 2/3 mm dimasukan secara tegak lurus ke dalam sebuah bejana berisi zat cair yang massa jenisnya 1.12 cos 0.015  0. sehingga zat cair di dalam pipa kapiler naik 1. Gunakan rumus : Jawaban : h 2 cos gr 0. tentukan sudut kontak zat cair dengan dinding pipa !.096  0.

kecepatannya nol Bagian paling tengah dari dinding pipa.VISKOSITAS (kekentalan) Kecepatan alir fluida kental dalam pipa tak sama di seluruh bagian/penampang lintang v=0 vmaks Bagian yang melekat pada dinding pipa. gaya hambat yang dialami dinamakan GAYA VISKOSITAS (FV) . kecepatannya maksimum Kekentalan/viskositas yang dimiliki fluida dapat menghambat gerak fluida.

maka gerak benda tersebut akan mengalami gaya viskositas yang besarnya sebanding dengan luas penampang keping.HUKUM STOKES Menurut George Stokes : Lapisan fluida dipandang sebagai keping-keping : Keping bergerak y Keping diam Jika sebuah benda bergerak dengan kecepatan tertentu dalam fluida kental. laju keping bergerak dan berbanding terbalik dengan jarak antara keping bergerak dan keping diam Pernyataan Hukum Stokes Secara matematis : FV   Av y A k y k Tergantung pada bentuk geometris benda Untuk benda berbentuk bola k  6r Fv   6rv .

maka : W Keterangan : v r g  b 6 rv  gVb b   f = kecepatan terminal (m/s) = jari-jari benda (m) gVg b   f v = perc. gravitasi 6 r = koef.KECEPATAN TERMINAL Jika sebuah benda (misal : kelereng) dijatuhkan ke dalam fluida kental Benda (kelereng) tersebut akan mengalami gaya Fv Gaya berat benda (W) Gaya ke atas fluida (FA) Gaya stokes (FV) FA Karena benda/kelereng bergerak dengan laju konstan. Viskositas Ns/m2 = massa jenis benda  f = massa jenis fluida Fa  Fv  W Vb  f g  6 rv  mg Vb  f g  6 rv  bVb g 6 rv  bVb g  Vb  f g     .

maka volumenya : 4 Vb  r 3 3 Sehingga : 4 3 g r b   f v 3 6 r  2 r2g b   f  v 9  .Untuk benda berbentuk bola dengan jari-jari r.

SOAL VISKOSITAS. HUKUM STOKES DAN KECEPATAN TERMINAL .

tentukan kecepatan terminal sebutir tetesan air hujan tersebut !.8.10 V a g  V g g  6 rv 6 rv  V a g  V f g 6 rv  Vg b   f  mg  V f g  6 rv 3994 .10  5  0.10 2 998 .16 Sebutir tetesan air hujan yang berdiameter 0.8x10-5 N. Jawaban : Diameter = 0. Jika koefisien viskositas udara 1.4 mm jatuh di udara dengan massa jenis 1.s/m2.2.2.10 2  16 . maka r = 2x10-3m 6 rv   f  1.103 10 1000  1. massa jenis tetesan hujan 1000 kg/m3 dan percepatan gravitasi 10 m/s2.25m / s .3 kg/m3.3  5 9 1.8.8 x10 Ns / m  a  1000 kg / m3 g  10 m / s 2 2 2 r2g b   f  v 9  4 3 r g b   f  3 Kecepatan terminal terjadi saat gayagaya berada dalam keseimbangan : 2 2.7   5 16 .10     W  FA  FS Fs mg FA 4.3x10kg / m3 5   1.4 mm.

25 .3x10 kg / m s  0.3.10 3  9.2 v  0.3x103 kg/m3.335 Ns / m 2 .5 x10 3 m b  8 x10 3 kg / m3 3  f  1. tentukan koefisien viskositas gliserin tersebut !.16 Sebuah bola baja yang berjari-jari 1.1  8.10 3  1.10 3 9  2 r2g b   f  v 9      t  2s g  10 m / s 2 Kecepatan dapat dihitung sbb : 2 2.5. Jika percepatan garvitasi 10 m/s2. Koefisien viskositas gliserin dapat dihitung sbb : Jawaban : r  1.2m 3 2 1. Saat bola telah mencapai kecepatan maksimum.0.5 mm massa jenisnya 8x103 kg/m3 dijatuhkan ke dalam gliserin yang massa jenisnya 1.5.2  v. jarak yang ditempuh 20 cm dalam waktu 2 sekon.10 3 10  0.1 301.1m / s  0.10 6 10  6700   9 0.1   s  v.t 0.