PAPARAN

SEKSI PELAYANAN KESEHATAN DASAR BIDANG YANKES
DINAS KESEHATAN LABUHANBATU UTARA

PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2012

B. FASILITAS SARANA PELAYANAN KESEHATAN TAHUN 2012
1. Sarana Pelayanan Kesehatan Dasar

• Pusling :
Labura = 17 Unit Ratio Pusk : Pusling = 1 : 1 Standar Nasional adalah 1 : 1

• PUSTU : Labuhanbatu Utara Ratio Pusk : Pustu Standar Nasional • Polindes • Jumlah desa

= = = = =

45 Unit 1 : 2,65 1 : 3 s/d 5 Pustu 70 buah 90 buah

17

Puskesmas Belongkut Puskesmas Merbau Puskesmas Kp Pajak Puskesmas Aek Kota Batu Puskesmas Aek Korsik Puskesmas Simonis Puskesmas Bandar Durian Puskesmas Tanjung Leidong Puskesmas Kuala Bangka puskesmas Puskesmas TG.Pasir Puskesmas Simangalam Puskesmas Gunting Saga Puskesmas Sukarame Sasaran Bayi Sasaran BuLin Sasaran Bumil PUSKESMAS

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

Puskesmas Sonomartani
Puskesmas Londut

2

3

Puskesmas Aek Kanopan
2

1

1

0

200

400

600

800

1000

1200

Sasaran NO kabupaten

Bumil
Jumlah

BuLin

Bayi

7,828

7,474

7,124

KUNJUNGAN BUMIL I NO kabupaten JAN Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst

LABURA

7.80 15.42 22.15 31.61 41.68 45.55 57.00 68.06

80

70

60

50

40

NO kabupaten NO kabupaten NO LABUHANBATU UTARA

30

20

10

0 JANUARI Febriari Maret April Mei Juni Juli Agustus

KUNJUNGAN BUMIL I

KUNJUNGAN BUMIL IV kabupaten JAN Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst

LABUHANBATU UTARA

7.29

14.51

22.69

30.70

39.27

45.87

53.96

64.44

70

60

50

40

30

LABUHANBATU UTARA

20

10

0 JAN Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst

KUNJUNGAN BUMIL IV

kabupaten

CAKUPAN PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN JAN Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst

LABUHANB 7,37 14,39 21,88 30,18 39,28 45,14 52,47 61,83 ATU UTARA

70

60

50

40

30 LABUHANBATU UTARA

20

10

0 JAN Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst

CAKUPAN PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN

kabupaten JAN Feb

KUNJUNGAN NEONATUS I

Mar

Apr

Mei

Jun

Jul

Agst

LABUHANBA TU UTARA

7,68 14,93 22,77 31,37 40,85 46,88 54,46 64,16

70

60

50

40 NO kabupaten NO kabupaten 30 NO LABUHANBATU UTARA

20

10

0

JAN

Feb

Mar

Apr

Mei

Jun

Jul

Agst

KUNJUNGAN NEONATUS I

kabupaten JAN LABUHANB ATU UTARA Feb

KUNJUNGAN NEONATUS II Mar Apr Mei Jun Jul Agst

5,91 12,20 19,72 27,09 36,93 42,24 48,81 57,77

70

60

50

40

30

LABUHANBATU UTARA

20

10

0 JAN Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst

KUNJUNGAN NEONATUS II

kabupaten JAN LABUHANBA TU UTARA 0,00 Feb 4,36

KUNJUNGAN NEONATUS III
Mar Apr Mei Jun Jul Agst

9,41 14,39 21,23 24,89 29,89 37,33

40

35

30

25

20

LABUHANBATU UTARA 15

10

5

0

JAN

Feb

Mar

Apr

Mei

Jun

Jul

Agst

KUNJUNGAN NEONATUS III

SEBAB KEMATIAN

JLH KEMATIAN IBU KABUPATEN

HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN/ EKLAMPSIA 1

1

10

0

PARTUS LAMA

PERDARAHAN

ABORTUS

INFEKSI

TOTAL KEMATIAN NEONATAL 17 569 LAHIR HIDUP 11 LAHIR MATI 0 0 <1 MG 5 5 1 3 0 LAIN2 ISPA INFEKSI TETANUS ASFIKSIA 42

SEBAB KEMATIAN

BBLR
>1 MG1BLN UMUR

NO 1

NAMA KEGIATAN Peningkatan kapasitas Bidan Desa dengan melaksanakan pelatihan APN Pertemuan bidan koordinator Peningkatan kapasitas bidan koordinattor

ANGGARAN ( Rp ) APBD

REALISASI Sedang realisasi

2 3

APBD APBD

realisasi Realisasi Triwulan IV

NO URAIAN 1 2 3 4 Pelatihan APN bagi bides Pertemuan bulanan bikor puskesmas Kunjungan SPOG dan SPA ke puskesmas Poned Pembentukan puskesmas poned,aek kanopan, aek kota batu, marbau beserta peralatannya serta PONEK untuk puskesmas gunting saga, Pelatihan petugas puskesmas PONED/ PONEK Suvervisi ke puskesmas rawat inap,Poned, serta Ponek

ANGGARAN (Rp)

KET

5 6

Bangunan/Gedung Puskesmas belum memperhatikan aspek/nilai jual & seni, sebagai jasa pelayanan Akses & jangkauan masyarakat kepada sarana pelayanan (Puskesmas) masih rendah. Alokasi biaya pemeliharaan untuk gedung/bangunan Puskesmas belum memadai; Belum semua PUSTU dan Polindes dilengkapi dengan MCK serta listrik yang memadai Belum semua Puskesmas didukung dengan Listrik & jaringan komunikasi

Bangunan/Gedung RSUD belum memperhatikan aspek/nilai jual & seni, sebagai jasa pelayanan (kurang menarik) Akses & jangkauan masyarakat miskin kepada sarana pelayanan (RSUD) masih rendah. Biaya pemeliharaan untuk gedung/bangunan RSUD kurang memadai; Sarana Instalasi SAB, Limbah dan sampah kurang memadai.

Kualitas peralatan kesehatan pada Puskesmas masih rendah; Tidak tersedianya biaya untuk pemeliharaan peralatan kesehatan. Peralatan kesehatan pada Pustu kurang memadai;

Pendistribusian tenaga kesehatan tidak merata (terkonsentrasi di daerah perkotaan); Pendidikan dan pelatihan (diklat) tenaga kesehatan pada Puskesmas masih kurang; Terbatasnya tenaga pelatih pada Tk.kab/kota; Belum diterapkannya sistem pola karir, reward dan punishmen.