1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

Maria Marina Rona Maria Sabina Satu Maria Sisilia Yeni Merisa Ayu P. Miswat Maria Ulfah Novi Kurnia Wati Nur Aini Petronela Hun Rahmawati Rosdiana Dole Siti Aini Lolilatu

1. Jantung Fungsi: Sebagai pompa yang melakukan tekanan terhadap darah 2. Pembuluh darah Fungsi: Sebagai saluran untuk mendistribusikan darah 3. Darah Fungsi: Sebagai medium transportasi dimana darah akan membawa oksigen dan nutrisi

Dibagi menjadi 2,yaitu:
1.

Sirkulasi Pulmonal Sirkulasi pulmonal atau disebut juga sistem peredaran darah kecil adalah sirkulasi darah antara jantung dan paruparu. Yaitu sirkulasi darah dari ventrikel kanan jantung masuk ke paru-paru kemudian kembali ke atrium kiri *ventrikel kanan - arteri pulmonalis - paru-paru – vena pulmonalis - atrium kiri*

2. Sirkulasi sistemik Sirkulasi sistemik atau peredaran darah besar adalah sirkulasi darah dari jantung (ventrikel kiri) ke seluruh tubuh (kecuali paru-paru). Yaitu sirkulasi darah yang dipompa keluar dari ventrikel kiri melalui aorta ke seluruh tubuh dan kembali ke atrium kanan jantung melalui vena cava superior dan inferior. *ventrikel kiri - aorta - arteri -arteriola - kapiler- venula - vena - vena cava inferior, superior - atrium kanan*

Jantung memompa darah dengan cara kontraksi (sistol) dan relaksasi (diastol). Jantung dapat bekerja dengan cara memompa karena mempunyai lapisan miokardium yang sangat istimewa. Sifat istimewa dari miokardium adalah : 1. Bekerja secara miogenik dan ritmik Stimulus awal untuk terjadinya kontraksi jantungberasal dari jantung itu sendiri yaitu dari nodus sinoatrial (SA node), bukan dari sistem saraf. Pompa jantung ini bersifat otomatis dan bersifat dinamis sesuai dengan kebutuhan jaringan tubuh terhadap oksigen dan nutrisi. Setiap menit SA node mencetuskan impuls sekitar 70-80 kali/menit.

2. Perambatan impuls (interkoneksi) antar sel miokardium terjadi sangat cepat Miokardium terdiri dari dua bagian besar yaitu sinsitium atrium dan sinsitium ventrikel. Setiap sel miokardium dipisahkan oleh diskus interkalaris yang memungkinkan perambatan terjadi dengan sangat cepat.

3. Durasi potensial aksi 100 kali lebih lama dari otot rangka Apabila dalam satu menit jantung berkontraksi rata-rata 70 kali/menit maka pada seseorang yang berusia 70 tahun jantung berkontraksi sebanyak 2.540.160.000 kali. Secara fungsional : Pompa kanan terdiri dari RA dan RV : memompa darah yang belum teroksigenasi dari pembuliuh darah vena ke dalam sirkulasi pulmoner. Pompa kiri terdiri dari LA dan LV : memompa darah yg telah teroksigenasi ke sirkulasi sistemik.

Miokardium seperti halnya otot rangka, dapat berkontraksi setelah diinisiasi oleh potensial aksi yang berasal dari sekelompok sel konduktif pada SA node (nodus sinoatrial). Dalam keadaan normal, SA node berperan sebagai pacemaker (pemicu) bagi kontraksi miokardium.
Penyebaran potensial aksi pada ventrikel terdiri dari 4 fase yaitu : 1. Fase 0: Initial rapid depolarization (influks natrium) 2. Fase 1: Brief initial repolarization (saluran kalium mulai terbuka) 3. Fase 2: Prolonged plateau ( saluran lambat natrium dan kalsium terbuka) 4. Fase 3: Late rapid repolarization (pembukaan saluran lambat kalium) 5. Fase 4: Resting membrane potential (membran istirahat)

Terjadi bersamaan dengan peristiwa listrik pada jantung, terdiri dari : 1. Fase siklus jantung 2. Urutan kontraksi jantung 3. Perubahan tekanan pada setiap ruangan jantung 4. Peran katup jantung 5. Bunyi jantung

Peristiwa listrik dan mekanik yang terjadi pada jantung dapat dilihat pada diagram di bawah ini :

Jantung bekerja sebagai pompa dengan cara kontraksi (sistol) dan relaksasi (diastol). Setiap kali sistol dan diastol disebut dengan siklus jantung. Ada 2 tipe kontraksi yaitu : 1. Isometric contraction : tegangan otot meningkat tetapi tidak memendek. 2. Isotonic contraction : tegangan otot konstan disertai pemendekan otot

Pada saat jantung bekerja akan terdengar bunyi “lub” dan “dub”. Bunyi tersebut adalah bunyi S1 dan S2. Bunyi S1 terdengar saat sistol dan S2 saat diastol. Bunyi S1 timbul akibat penutupan katup mitral pada saat sistol ventrikel dan bunyi S2 timbul akibat penutupan katup semilunar pada permulaan diastol ventrikel.

Adalah jumlah darah yang dipompa ventrikel setiap menit, rata-rata berjumlah 4-5 liter/menit. Dipengaruhi oleh latihan fisik (aktivitas), stres, suhu, kehamilan dan post-prandial.

1. Regulasi Heart Rate Dipengaruhi sistem saraf simpatis dan parasimpatis serta kemoreseptor dan baroreseptor. 2. Regulasi Stroke Volume 3. Regulasi Cardiac Output 4. Regulasi Tekanan Darah Tekanan darah dipengaruhi oleh kemoresptor, tahanan perifer dan volume darah.

Pembuluh darah yg memperdarahi jantung Arteri koronaria, berasal dari sinus vasalva. a. A. coronaria kanan, memperdarahi : - RA - Sebagian septum interventrikel - 70 % S.A node - 92 % A.V node - bundle His - Serabut purkinye. b. A coronaria kiri. Memperdarahi : - bagian anterior LV - Septum inerventrikular - 25% S.A node - bagian posterior ventrikel kiri - serabut purkinye.

1. Arteri Dindingnya kuat, tebal dan elastis. Terdiri dari: a.Tunika intima, b.Tunika Media, c.Tunika eksterna / adventisia 2. Arteriola Dindingnya terdiri dari otot polos dan sedikit serabut elastis. 3. Kapiler, Dinding hanya terdiri dari satu lapis sel yaitu tunika intima

4. Venula Dindingnya lemah tetapi peka

5. V e n a Dindingnya terdiri dari 3 lapisan seperti arteri tetapi lebih tipis.

Darah adalah connective tissue yg memungkinkan adanya komunikasi antar sel dalam tubuh dan dengan lingkungan seperti membawa: -oksigen, -zat-zat gizi - sekresi hormon, -produksi panas, -zat kekebalan, -dll

Jumlah : 7% dari BB ( 5,6 liter pd pria dgn BB 70 Kg) pada wanita lebih sedikit Komposisi : plasma 55% dan sel 45% Sel darah terdiri dari : eritrosit, leukosit dan trombosit Plasma terdiri dari : air ,protein,mineral

Prosentase volume darah dlm pembuluh darah : a.Jantung 9% b.Pemb drh paru 12% c.Arteri besar 8% d.Arteri kecil 5% e.Arteriola 2% f.Kapiler 5% g.Vena kecil, venula, sinus 25% h.Vena besar, resevoar vena 34%

Struktur dinding jantung terdiri dari 3 lapisan :
a. Epikardium (lapisan terluar) b. Miokardium (lapisan tengah) c. Endokardium (lapisan terdalam) Perikardium (pembungkus luar jantung) terdiri dari: -lapisan Parietal yaitu lapisan fibrous bagian luar -lapisan visceral yaitu membran serous bagian dalam melekat pada jantung. Diantara lapisan tersebut terdapat cairan serus sebagai lubrication.

1. Pengukuran langsung, dengan menggunakan kateter dalam arteri 2. Pengukuran Tidak langsung, dengan menggunakan sfigmomanometer dan stetoskop.
Faktor-faktor yg mempertahankan Tinggi Darah: -Kekuatan memompa jantung -Banyaknya darah yg beredar -Vikositas darah -Elastisitas dinding pembuluh darah Tahanan tepi

Adalah suatu gelombang yang teraba pada arteri bila darah dipompa keluar jantung.

Faktor-faktor yg mempengaruhi denyut nadi: -Posisi : lebih cepat jika berdiri dibanding tiduran -Umur : anak lebih cepat dari pada dewasa -Jenis kelamin : pria lebih cepat dari pada wanita -Exercise : exercise akan meningkatkan -Emosi : emosi kuat akan meningkatkan pulse

A. Syok sirkulasi karena penurunan CO
B. Syok sirkulasi tanpa mengurangi CO

C. Syok karena hipovolemia – haemoragik
D. Syok hipovolemik E. Syok hipovolemik karena trauma F. Syok neurogenik

Terima Kasih.....