You are on page 1of 12

HERNIA NUCLEUS PULPOSUS

DEFINISI • Lumbar radiculopathy merujuk kepada suatu proses patologis yang mengenai akar saraf • Sedangkan lumbar radikulitis merujuk kepada suatu inflamasi dari akar sarag. • Lumbar radiculopathy sering disebabkan oleh herniated lumbar disc. • Kasus ini sering asimptomatik .

PENYEBAB • Trauma • Kanker • Infeksi • HIV • Diabetes .

duduk.GEJALA • Nyeri memberat saat berdiri. bersin • Parasthesia • Retensi urin . batuk.

ANAMNESIS • Nyeri yang menjalar ke ekstremitas bawah • Kelemahan otot • Riwayat inkontinensia • Riwayat disfungsi erektil .

PEMERIKSAAN FISIK • Pemeriksaan muskuloskeletal dan saraf perifer • Asimetri pinggang atau pelvis yang satu lebih tinggi dari yang lain • Evaluasi gerakan pinggang dan gejala radikular (nyeri menjalar ke ekstremitas bawah) • Manual muscle testing (MMT) Ankle • Uji stright leg raising (SLR) posisi duduk dan supine • Pemeriksaan rektal dan perianal • Uji sensorik inguinal .

duduk mungkin tidak • Pasien dengan L4 radiculopathy berisiko untuk jatuh saat menuruni anak tangga • Pasien dengan radiculopathy S1 berat akan tidak dapat berlari oleh karena adanya kelemahan otot paha • Pasien dengan L5 radiculopathy mungkin tidak dapat menapakkan kakinya dan membutuhkan brace (bantuan dorsofleksi ankle) .KETERBATASAN FUNGSIONAL • Tergantung dari beratnya masalah • Beberapa keterbatasan biasanya terjadi karena nyeri • Berdiri dan berjalan mungkin terbatas.

. Juga berguna untuk menentukan lokasi patologis untuk injeksi steroid epidural. CT-scan dan MRI) • X-ray berguna untuk menyingkirkan kemungkinan bony injury atau metastatik. Dapat melihat celah discus tetapi tidak kanalis spinalis atau akar saraf • CT dan MRI sangat bermakna jika dihubungkan dengan gambaran klinis dicurigai adanya tumor atau pada kasus yang memerlukan tindakan operasi.PEMERIKSAAN PENUNJANG • Electromyography (EMG) • Pemeriksaan konduksi saraf (nerve conduction studies/NCS) • Imaging (merujuk pada lumbosacral spine radiography.

TUJUAN TATA LAKSANA • Rehabilitasi • Modalitas (ultrasound dan electrical stimulation) • Latihan fleksi dan ekstensi (sering disebut sebagai program stabilisasi lumbosacral) • Prosedur • Injeksi steroid epidural • Operasi (pada keadaan emergensi dan nyeri yang terus ada dan membatasi fungsi setelah terapi non-operatif yang adekuat) .

TUJUAN TATA LAKSANA • Hasil yang diharapkan • Deformitas terkoreksi • Tidak terjadi penyulit • Nyeri dapat teratasi • Keterbatasan fungsi dapat teratasi • Mandiri/ mandiri dengan pengawasan/ sebagian dibantu/ dibantu penuh .

KOMPLIKASI PENYAKIT • Paraplegic disc • Paralysis • Kelemahan • Gangguan fungsi bowel dan bladder • Chronic low back pain syndrome .

nyeri pinggang lokal.KOMPLIKASI PENGOBATAN • Perdarahan gastrointestinal (NSAIDs) • Ulkus pada mulut • Komplikasi pada ginjal dan hati • Abses epidural (injeksi steroid epidural) • Epidural hematoma (injeksi steroid epidural) • Nyeri lokal injeksi • Spinal headache dari dura dan cairan otak • Komplikasi operasi (infeksi. paralisi. cedera akar saraf. infeksi bladder) . tromboplebitis.