Inisiasi Bisnis Sanitasi Untuk Komunitas berpenghasilan terbatas

Di daerah Berpenduduk Padat Jakarta
Dipaparkan untuk : Sesi Urban WASH Konferensi Sanitasi dan Air Minum (KSAN) Selasa , 12 Oktober 2011 Prambanan Room (3), Sahid Hotel Jakarta Oleh : Agni Pratama – Economic Dev. Program Manager

Latar Belakang

Konteks Lokal
9 % Populasi melakukan BAB Terbuka 19 % Populasi terpapar Diare tiap Tahun  Air Limbah dari Rumah Tangga di buang langsung ke Sungai atau saluran air, mengakibatkan kontaminasi air tanah dan sungai  50% dari total Rumah Tangga berpenghasilan kurang dari Rp. 1.5 Juta/Bulan  Perilaku Cuci Tangan sangat kurang: • 10 % dari populasi mencuci tangan menggunakan sabun setelah BAB • 28 % dari Populasi mencuci menggunakan sabun sebelum makan

Sebelum Project – Pelaku Usaha sanitasi Lokal
Material Konstruksi

Akses Finansial

Pengusaha Kontrakan

Suplier Alat – Alat Latrin

Pasar Sanitasi ( Keluarga, developer )

Pembuat Septic Tank

Perusahaan Konstruksi

Service Penyedotan Limbah Tinja

Strategi Pemasaran Produk dan Jasa Sanitasi yang Terintegrasi:

Penyediaan Produk dan Jasa yang terjangkau & Pengembangan Aktor Bisnis Sanitasi Lokal

Produk & Ketersediaan Produk

Komunitas

Memnentuk dan Mengembangkan Pasar Sanitssi melalui Social Marketing

Pasar Sanitasi
Keterlibatan Pemerintah dan Sektor Swasta

Akses Keuangan melalui Institusi Keuangan Mikro yang sudah berjalan baik

Institusi Keuangan

Pemangku Kepentingan

Adapted & modified from : “Developing Inclusive Sanitation Market” – Malva Baskovich

Sanitation Business Flow

Pembagian Peran Aktor Bisnis Sanitasi
Institusi Finansial Mikro
• Pemasaran • Menyediakan Produk Pinjaman terjangkau Produk dan Jasa Sanitasi • Menyediakan Kontrol Kualitas

Kontraktor Lokal

• Melakukan Survey Lokasi • Konstruksi Septik Tank dan TSS • Pemasaran

Pasar Sanitasi Pemukiman Padat di Jakarta

Operator Penyedotan Limbah Tinja Lokal

• Menjadi bagian produk sanitasi • Melakukan Pemasaran • Menyediakan Jasa Penyedotan Limbah Tinja

PD PAL Jaya/ Penyedotan Swasta

• Jasa Transport Tinja dari TSS ke IPLT • Pemasaran • Technical Assistance untuk Lokal operator

Yang Telah diakukan :
Intervensi yang dilakukan Mercycorps dalam memberdayakan aktor-aktor lokal sanitasi
Akses ke Institusi Keuangan:
• Identifikasi Institusi keuangan • Peningkatan Kapasitas : • Pengelolaan Keuangan • Pengelolaan Kredit Macet • Pemasaran Produk Sanitasi • Pengetahuan tentang Produk Sanitasi • Perilaku Sanitasi yang Baik • Menyediakan Pinjaman Lunak kepada Koperasi sebesar Rp. 100Juta sebagai stimulan • Pembentukan Unit • Penguatan Kapasitas • Administrasi • Pemasaran • Pengelolaan dan Perawatan

Pembentukan Unit Penyedotan Tinja

Produsen Lokal
• Melibatkan pengusaha lokal pada saat mengerjakan pilot project • Penguatan kapasitas dalam pengendalian Mutu

• Menyediakan alat ( KEDOTENG, • Co-investment alat produksi MOLSTA, TSS • Membangun Kemitraan dengan DPU untuk pembangunan TSS, dan PD PAL

• Memfasilitasi kemitraan dengan institusi Keuangan

Melakukan Pendampingan Untuk ikut memastikan Keberlanjutan Usaha

Brand Development, Activation Campaign , Direct Marketing

1 Koperasi Kalideres Telah Berhasil Menjual

Pembelajaran & Best Practise : - Penentuan Harga harus berdasar Studi Pemasaran yang baik - Pemasaran harus dilakukan terus menerus - Harus menyediakan Pilihan Produk dan Jasa yang sesuai dengan keinginan konsumen - Pengendalian Mutu harus mengikuti standard yang terbaik - Harus disediakan Piilihan Model Pembayaran yang meringankan Masyarakat

Produk Sanitasi dengan sistem Kredit -------------------------------------1 Unit Sepiteng di Kalideres telah mendapat order penyedotan limbah ------------------------------------------6 Unit Usaha Mikro Kedoteng telah di bentuk di Pekojan, Duri Utara, Duri Kosambi ( Jakarta ) Dan di Margahayu, Kaliabang, Kalibaru ( Bekasi

Pembelajaran & Potensi Pengembangan /Replikasi
Kemitraan dengan Pemerintah (DPU, BPLHD, Sudin Kebersihan) dan Swasta (BUMD , Penyedia Jasa Penyedotan Swasta, Kontraktor , Institusi Keuangan Mikro) sebagai strategi keberlanjutan Peluang Replikasi dan Pengembangan - Pasar Sanitasi sangat Besar - Belum ada Pesaing - Tepat sasaran - Pemangku kepentingan mendapat insentif masing-masing

Manajemen Resiko dan strategi mitigasi :
Durasi Project VS Keberlanjutan Institusi Baru Vs Keberlanjutan

Kredit Macet
Penguatan Kapasitas Koperasi
Aset Sosial sebagai alat pengendali ( Pokja ) Menyediakan Produk yang Memiliki Opsi pembayaran mudah

Rendahnya Permintaan

Pelibatan Pemerintah Lokal

Pelibatan Pemerintah Lokal

Mix Media Promotions and Events

Brand Activation Campaigns Pemberdayaan Aktor-aktor bisnis Lokal Pelibatan Sektor Swasta

Brand Ambassador

TERIMAKASIH

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful