ULIR ELEMEN MESIN

AJENG AYU LESTARI ADINDA SEKAR ARUM P. (115060701111041) (115060701111043)

Teknik Industri Universitas Brawijaya Tahun Ajaran 2012/2013

Sambungan ulir terdiri dari 2 (dua) bagian.  Sambungan Ulir merupakan jenis dari sambungan semi permanent (dapat dibongkar pasang).APA ITU ULIR?  Ulir merupakan sebuah konstruksi sambungan untuk menghubungkan dua atau lebih komponen permesinan. Baut (ulir luar) 2. yaitu: 1. Mur (ulir dalam) .

2. yaitu: 1. . Untuk memegang dan penyesuaian dalam perakitan atau perawatan. Digunakan pada bagian mesin yang memerlukan sambungan dan pelepasan tanpa merusak bagian mesin.FUNGSI SAMBUNGAN ULIR Dilihat dari kontruksi yang memiliki ulir (yang dapat di bongkar pasang) sambungan ulir memiliki fungsi teknis utama.

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN Keuntungan Sambungan Ulir 1. Kerugian Sambungan Ulir Konsentrasi tegangan pada bagian ulir yg tidak mampu menahan berbagai kondisi beban . Mempunyai reliabilitas (kehandalan) tinggi dalam operasi. Sesuai untuk perakitan dan pelepasan komponen. 4. 3. Suatu lingkup yang luas dari sambungan baut diperlukan untuk beberapa kondisi operasi. Lebih murah untuk diproduksi dan lebih efisien. 2.

MODEL ULIR .

disebut juga sebagai core atau diameter root. • Minor diameter Bagian terkecil dari bagian ulir dalam atau bagian ulir luar. juga disebut diameter luar atau diameter nominal. • Pitch diameter Disebut juga diameter efektif.• Major diameter Diameter terbesar pada bagian ulir luar atau bagian ulir dalam dari sebuah sekrup. Sekrup ditentukan oleh diameter ini. . merupakan bagian yang berhubungan antara baut dan mur.

• Flank adalah permukaan ulir • Angle of thread adalah sudut yang terbentuk dari ulir • Slope adalah setengah pitch . • Crest adalah permukaan atas ulir • Depth of thread adalah jarak tegak lurus antara permukaan luar dan dalam dari ulir.• Pitch Jarak dari satu ujung ulir ke ujung ulir berikutnya. Juga dapat diartikan jarak yang ditempuh ulir dalam satu kali putaran.

JENIS-JENIS DAN BENTUK ULIR a). Aplikasi : untuk menahan vibrasi. British Standard Whitworth (BSW) threat Mata Ulir berbentu segitiga. automobile b). . British Association (BA) threat Mata Ulir berbentuk segitiga dengan puncak tumpul Aplikasi : Untuk mengulir pekerjaan yang presisi.

dan sekrup. d). Unified standard thread. Ulir ini digunakan untuk tujuan umum misalnya pada baut.c). American national standard thread. Tiga negara yakni. Standar nasional Amerika dimana memiliki puncak datar. Kanada dan Amerika Serikat melakukan perjanjian untuk sistem ulir sekrup yang sama yaitu dengan sudut termasuk 60°. mur. Ulir ini memiliki puncak dan akar yang bulat . Inggris. dalam rangka memfasilitasi pertukaran mesin.

machine tools. Square threat Mata Ulir berbentuk Segiempat. Acme threat Mata Ulir berbentuk Trapesium Aplikasi : cutting lathe. Aplikasi : power transmisi. .e). brass valves. valves. f).

h).g). biasanya ditemukan di sambungan gerbong kereta api. dan botol kaca. . Knuckle threat Mata ulir berbentu bulat. merupakan modifikasi dari ulir persegi. Ini memiliki sudut 60 °. Ulir Metrics Merupakan ulir standar India dan mirip dengan ulir BSW. Ulir ini digunakan untuk pekerjaan kasar.

Lubang material yang akan disambung harus sesuai dengan ukutan baut sehingga beban yang dapat ditahan oleh baut dapat maksimal. Tap Bolt Merupakan jenis penyambungan dua buah material atau lebih dimana salah satu ujung mur mengikat pada material dan ujung lainnya diikat dengan baut. Through bolt Merupakan jenis penyambungan yang digunakan untuk menyambung dua bagian atau lebih dengan cara dijepit menggunakan mur dan baut. 3. Studs Merupakan jenis penyambungan dua buah material atau lebih dimana mur diikat langsung pada material . 2.TIPE UMUM PENYAMBUNGAN ULIR 1.

BENTUK KEPALA MUR/BAUT .

Tegangan dikarenakan beban eksternal c. Kombinasi dari keduanya .ANALISIS SAMBUNGAN ULIR Jenis – jenis tegangan: Tegangan pada ulir disebabkan karena : a. Tegangan internal atau tegangan sisa dikarenakan penambahan gaya pada saat pengencangan ulir b.

TEGANGAN INTERNAL 1. Tegangan tarik dikarenakan pengencangan baut P = tegangan ijin × luas penampang (area tegangan) P = beban aksial maksimum Dimana : A = stress area (luas bidang tarik) σt = tegangan ijin (Pa) dp = diameter pitch (mm) dc = diameter minor (mm) .

Tegangan geser torsional Tegangan geser torsi selama pengencangan dapat diperoleh dengan menggunakan persamaan torsi.2. dan dc = diameter minor (mm) 3. T = torsi yang diterapkan. Tegangan geser pada sekrup (τs) diperoleh dengan menggunakan hubungan: Dimana : P = beban maksimum b = lebar ulir n = jumlah ulir Tegangan geser pada mur adalah Dimana d adalah diameter mayor . yaitu : Dimana : τ = tegangan geser torsi. Tegangan geser sepanjang ulir.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful