OBAT-OBAT ANESTESI

SEJARAH KLASIFIKASI ANESTESIA DEFINISI TERMINOLOGI ANESTESI TEORI-TEORI ANESTESI STADIUM ANESTESI GOLONGAN OBAT

SEJARAH ANESTESIA PADA PEMBEDAHAN

ANESTESIA SEBELUM 1846.

PROSEDUR BEDAH TIDAK LAZIM DILAKUKAN KARENA:
PEMAHAMAN PATOFISIOLOGI DAN ALASAN MENANGANI PENYAKIT DENGAN CARA BEDAH MASIH MENDASAR TEKNIK ASEPTIK DAN PENCEGAHAN INFEKSI BELUM DIKETAHUI>> SEDIKIT OPERASI YANG DILAKUKAN DAN SERING TERJADI KEMATIAN. TINDAKAN BEDAH BERSIFAT DARURAT. DISEKSI YANG BAIK DAN TEKNIK YANG CERMAT TAK MUNGKIN DILAKUKAN PADA PASEN YANG RASA NYERINYA TIDAK TEREDAKAN>> KARENA OBAT ANESTESI YANG MEMADAI BELUM DITEMUKAN. PEMBEDAHAN SEJAK ZAMAN KUNO TELAH MENGGUNAKAN ALKOHOL, GANJA DAN TURUNAN OPIUM. UNTUK MENIMBULKAN ANALGESIA TERKADANG DILAKUKAN CARA FISIK>> MERENDAM ANGGOTA BADAN DENGAN ES ATAU DENGAN TORNIKET. MENGHILANGKAN KESADARAN DENGAN MEMUKUL KEPALA ATAU MENCEKIK

.I N20 DAN DIETIL ETER TELAH DIKENAL OLEH SEGELINTIR ORANG NAMIUN TIDAK DIGUNAKAN UNTUK KEPERLUAN MEDIS. anestesi tidak mungkin ada dalam jarak 20 mil dari Boston “. HAL INI DIKAITKAN DENGAN MAKIN MENINGKATNYA HUMANITARIAN. TAHUN 1971 GREENE MENGANALISIS DIBOLEHKANNYA ANESTESI PADA TAHUN 1840-AN. 1776 N20 DITEMUKAN OLEH PRIESTLY 20 TAHUN KEMUDIAN BARU DIULAS TENTANG SIFAT ANESTETIKNYA 40 TAHUN KEMUDIAN MICHAEL FARADAY>> INHALASI DIETIL ETER MENGHASILKAN EFEK YANG SAMA DENGAN N2O. DIBANDINGKAN DENGAN ABAD SEBELUMNYA YANG MENYATAKAN BAHWA “ Selama masih ada pembakaran terhadap wanita penyihir di Salem.

ANESTESIOLOG : Dr. PASEN PERTAMA PENERIMA ANESTESI ETHER GILBERT ABBOTT. UNTUK MENGENANG Dr.DEMONSTRASI ETHER DI DEPAN PUBLIK YANG OLEH SEORANG DOKTER GIGI HORACE WELLS DI MASSACHUSETTS GENERAL HOSPITAL PADA TAHUN 1845. MORTON DI BATU NISANNYA DI MOUNT AUBURN DEKAT BOSTON Dr. JACOB BIGELOW MENULIS PRASASTI YANG BERBUNYI: . MORTON DAN AKHLI BEDAH Dr.WARREN.

 WILLIAM T.G. Penemu dan Pengungkap Inhalasi Anestesi Sebelum Zamannya. Pembedahan Senantiasa Merupakan Siksaan Berkatnya Nyeri Saat Pembedahan Dapat Dicegah dan Ditiadakan Sejak Masanya Ilmu Pengetahuan Telah Brerhasil Mengendalikan Nyeri . MORTON.

BERBENTUK CAIR PADA SUHU KAMAR DAN MUDAH MENGGUAP ANESTETIK BERIKUTNYA KLOROFORM DITEMUKAN TAHUN 1847 OLEH JAMES SIMPSON SEORANG OBSTETRIK SKOTLANDIA KEMUDIAN SIKLOPROFAN. . MUDAH DIHASILKAN DALAM BENTUK MURNI.ENFLURAN. ANESTESI SETELAH TAHUN 1846 ETHER MERUPAKAN ANESTETIK PERTAMA.PEMBERIANNYA RELATIF MUDAH. ISOFLURAN. MERUPAKAN ZAT KIMMIA.

ANESTESI LOKAL (LOCAL ANESTHESIA).KLASIFIKASI ANESTESI 1. ANESTESI LOKAL (Local Anesthetics) DEFINISI/PENGERTIAN : ANESTESI UMUM ( GENERAL ANEESTHESIA). . ANESTESI UMUM (General Anesthetics ) 2. KEADAAN HILANGNYA KEMAMPUAN MEMPERSEPSI TERHADAP SEMUA SENSASI DISERTAI PENURUNAN KESADARAN SECARA REVERSIBEL AKIBAT PEMBERIAN OBAT ANESTESI UMUM. HILANGNYA PERSEPSI TERHADAP SENSASI SECARA LOKALTANPA PENURUNAN KESADARAN.

TEORI BIOKIMIA. 5. ( MEYER OVERTON ). . TEORI NEUROFISSIOLOGI. TEORI ADSORPSI DAN TEGANGAN PERMUKAAN 2. TEORI KIMIA FISIK. ( CLAUDE BERNHARD ). 3. 4. TEORI KOLOID. TEORI FISIKA. TEORI LEMAK. 7. 6. TEORI-TEORI ANESTESIA 1.

STADIUM III = STADIUM PEMBEDAHAN. STADIUM II = STADIUM DELIRIUM DIAWALI DARI HILANG SADAR SAMPAI AWAL STADIUM III. STADIA ANESTESIA STADIUM I = STADIUM ANALGESIA DIAWALI DARI SAAT PEMBERIAN OBAT SAMPAI HILANG KESADARAN. STADIUM INI TERDIRI DARI 4 PLANE. . STADIUM IV = STADIUM KELUMPUHAN MEDULA.

GOLONGAN OBAT-OBAT PREMEDIKASI : 1. ANTI EMETIKA. NARKOTIK ANALGETIKA. HIPNOTIK-SEDATIF. PREMEDIKASI ANESTESIA. 3. 2. 4. . TINDAKAN PEMBERIAN OBAT ATAU ROBORANTIA SEBELUM DILAKUKAN TINDAKAN ANESTESI. 5. DURANTE DAN POSTOPERATIONUM.. ANTIHISTAMIN. KHOLINERGIK ANTAGONIS. TUJUANNYA UNTUK MENGHINDARKAN KOMPLIKASI PRE.

I      INDUKSI MAINTENANCE RECOVERY MINIMAL ALVEOLAR CONCENTRATION POTENSI ANESTESI. .

CHLOROFORM ETHER ( Dietil eter. NITROGEN OKSIDA. ENFLURANE DESFLURANE. HALOTHANE. vinil eter ). . SEVOFLURAN. SIKLOPROPHAN. ISOFLURANE. OBAT ANESTESI UMUM (GENERAL ANESTHETICS) OBAT ANESTESI INHALASI.

 OBATANESTESI LOKAL. ETIDOCAINE. GOLONGAN ESTER: GOLONGAN AMIDE : LIDOCAINE. MEPIVACAINE. BUPIVACAINE. PROCAINE TETRACAINE. DIBUCAINE. .

OPIOID. BARBITURAT BENZODIAZEPHINE ETHOMIDATE. PROPOFOL. OBAT ANESTESI PAR-ENTERAL. . KETAMINE.

DAN O2. EFEK INI JARANG TERJADI PADA PASEN ANAK. MENEKAN FUNGSI HATI.. PELEMAS OTOT. MENIMBULKAN HEPATITIS ALERGIKA. SERING DIKOMBINASIKAN DENGAN THIOPHENTAL. . MENYEBABKAN BRONKHODILATASI. N2O. MENDEPRES SISTEM KARDIOVASKULER. MENURUNKAN ALIRAN DARAH KE HATI.      HALOTHAN MENGURANGI RESPON VENTILASI TERHADAP CO2.

MENIMBULKAN ARITMIA KORDIS RINGAN. PASEN GAGAL GINJAL. .          SIKLOPROPHAN MUDAH TERBAKAR DAN MUDAH MELEDAK DAPAT MENIMBULKAN ARITMIA JANTUNG ENFLURANE INDUKSI DAN PEMULIHAN CEPAT. MEMILIKI “CURARE LIKE EFFECT” MENIMBULKAN DEPRESI PERNFASAAN >>BRONKHODILATASI. MENURUNKAN RBF KONTRA INDIKASI .

JANTUNG HATI GINJAL ETHER ( DIETHYL ETHER) INDUKSI &RECOVERY CEPAT POTENSI KUAT. RELAKSSASI OTOT SEMPURNA KERUGIAN: MENIMBULKAN SPASME LARING . CHLOROFORM. POTENSI SANGAT KUAT. KERUGIAN : TOKSIS TERHADAP ORGAN VITAL.

SEMUA ANESTETIK HALOGEN BERPOTENSI MENIMBULKAN HEPATITIS. YANG PALING BERAT PADA HALOTHANE. . TIDAK MENIMBULKAN ARITMIA JANTUNG AMAN UNTUK PASEN ISCHEMIC HEART DISEASE.ISOFLURANE ANESTETIK GAS HALOGEN MOLEKULNYA SANGAT STABIL.

NAFAS . PADA ANAK-ANAK KARENA TIDAK MENGIRITASI SAL.SALIVASI DAN BRONCHOSPASM.    SEVOFLURANE TELAH BANYAK DIGUNAKAN DI JEPANG DAN USA. SERING DIGUNAKAN PADA PASEN RAWAT JALAN MENGIRITASI SALURAN NAFAS >> BATUK. SERING DIGUNAKAN PADA PASEN RAWAT JALAN KARENA PEMULIHAN CEPAT.    DESFLURANE INDUKSI DAN PEMULIHAN CEPAT. SERING JUGA DIGUNAKAN UNTUK INDUKSI ANESTESI.

KONSENTRASI MAKSIMAL DALAM CAMPURAN 80 %. OBAT INI BEREFEK ANALGESIK DAN SEDASI PADA KONSENTRASI 30 %-80 % ( 50 % PADA KASUS GIGI). . N2O AKAN MEMASUKI RONGGA TUBUH LEBIH CEPAT DARIPADA KELUARNYA NITROGEN >> TEKANAN GAS AKAN LEBIH TINGGI. TAPI DALAM CAMPURAN OKSIGEN.  DINITROGEN MONOKSIDE POTENSI ANESTESI LDENGAN EMAH   HANYA EFEKTIF DALAM KEADAN HIPERBARIK TIDAK PERNAH DIBERIKAN TUNGGAL .

MERUPAKAN ANESTETIK MASA DEPAN.SENYAWA INI TIDAK DIIZINKAN DIGUNAKAN DI USA DAN TIDAK MUNGKIN DIGUNAKAN SECARA LUAS KARENA XENON MERUPAKAN GAS YANG LANGKA DAN HARUS DIBUAT DENGAN MENGEKSTRAKSI UDARA.   . TIDAK LARUT DALAM DARAH DAN JARINGGAN >> INDUKSI DAN PEMULIHAN CEPAT.   XENON MERUPAKAN GAS INERT PERTAMA KALI DITEMUKAN OLEH CULLEN & GROSS TAHUN 1951.

MEMPERBERAT HIPOTENSI ATAU SYOK HIPOVOLEMIK.LARING DAN BRONCHUS.SPASME OTOT DADA.   INTRAVENOUS ANESTHETICS SERING DIGUNAKAN UNTUK INDUKSI ANESTESI UNTUK PEMELIHARAAN SELANJUTNYA DIGUNAKAN ANESTESI INHALASI PEMBERIAN HARUS SELAMBAT MUNGKIN.     BARBITURAT ULTRASHORT BARBITURATE: THIOPENTAL DAN METHOHEXITAL KERUGIAN: SEMUA BARBITURAT MENIMBULKAN APNE. .BATUK.

   . DIGUNAKAN KARENA EFEK ANESTESIA HINGGA SEDASI. MORPHINE DAN N2O >> CARDIAC SURGERY. OBAT YANG SERING DIGUNAKAN ADALAH FENTANYL DAN SUFENTANYL KARENA KARENA EFEK ANALGESIKNYA LEBIH CEPAT DARIPADA MORPHINE CARA PEMBERIAN : IV. EPIDURAL. ATAU INTRATHECAL. KAKU OTOT POS-OPERASI : NAUSEA DAN VOMITUS.   BENZODIAZEPINES. EFEK SAMPING : HIPOTENSI.GOLONGAN INI SERING DIKOMBINASI DENGAN ANESTETIK. CONTOH PREPARAT: MIDAZOLAM SEBAGAI ALTERNATIF DIAZEPAM DAN LORAZEPAM     OPIOIDS KARENA EFEK ANALAGESIK . DEPRESI RESPIRSI.

      ETOMIDATE DIGUNAKAN UNTUK INDUKSI ANESTESI>> CEPAT TERDAPAT DALAM LARUTAN PROPHYLENE GLYCOL BEREFEK HIPNOTIK TAK MEMILIKI EFEK ANALGESIK INDIKASI: CORONARY ARTERIAL DISEASE ATAU CARDIOVASCULAR DYSFUNCTION. TIDAK DIANJURKAN DIBERIKAN CARA INFUS LAMA>> MENEKAN HORMON CORTISOL DAN ALDOSTERONE .

INDIKASI : HYPOVOLEMIK SHOCK.   KETAMINE MERUPAKAN SHORT-ACTING NON-BARBITURAT PASEN SEOLAH SADAR TAPI TAK MERASA SAKIT>> DISSOCIATIVE ANESTHESIA>> SEDASI. HYPERTENSIVE OR STROKE      . AMNESIA DAN IMOBILISASI. AND CARDIOGENIC SHOCK AND ASTHMA.

. MERUPAKAN IV. DIGUNAKAN SECARA LUAS DAN MENGGESER PENGGUNAAN THIOPENTAL DAN MERUPAKAN OBAT PILIHAN PERTAMA SEBAGAI INDUKSI ANESTETIK DAN SEDATIF. PROPOFOL.SEDATIVE/HYPNOTIC INDIKASI: INDUKSI DAN PEMELIHARAAN ANESTESI BEREFEK MENURUNKAN TEKANAN DARAH DAN TEKANAN INTRA KRANIAL.

.ANESTETIK LOKAL LOCAL ANESTHETICS      COCAINE TERDAPAT DALAM DAUN COCA BEREFEK VASOKONTRIKTOR KARENATOKSISITAS DAN POTENSINYA MEMBATASI PEMAKAIANNYA. SERING DIGUNAKAN DI BAGIAN MATA   LIDOCAINE =XYLOCAINE SUATU AMIDE ANESTETIK YANG PALING BANYAK DIPAKAI SERING DICAMPUR DENGAN ADRENALINNE ( LIDONEST— ADRENALINE).

    TETRACAINE PREPARAT PABA LABIH POTEN DAN LEBIH TOKSIK DARIPADA PROCAINE SERING DDIGUNAKAN UNTUK ANESTESI SPINALL.     PROCAINE SUATU ESTER POTENSI DAN TOKKSISITASNYA PALING RENDAH SERING DICAMPUR DENGAN ADRENALINE PREPARAT : PROCINE HCl. . SUATU PABA YANG MERUPAKAN INHIBITOR SULPHONAMIDE.

 FARMAKODNAMIK ANESTETIK LOKAL IKATAN ESTER AMIDE AMIDE AMIDE ESTER AMIDE AMIDE OBAT PROOCINE LIDOCAINE MEPIVACAINE BUPIVACAINE TETRACAINE ETIDOCAINE DIBUCAINE POTENSI 1 4 2 16 16 16 15 TOKSISITAS 1 2 2 10 10 10 15 .