STRUKTUR PERAN KELUARGA

GUSTI HERITA

TEORI PERAN : DEFINISI DAN KONSEP PENTING Peran ad/ kumpulan dari perilaku yg sec. relatif homogen dibatasi sec. normatif dan diharapkan dari seorang yg menempati posisi sosial yg diberikan.

 Posisi

atau status ad/ sebagai letak seseorang dlm s/ sistem sosial.  Peran digolongkan dibawah konsep posisi (Merton, 1957).  Peran adalah perilaku yang dikaitkan seseorang yg memegang sebuah posisi tertentu, posisi mengidentifikasikan status atau tempat

Pembagian peran ad/ partisipasi dua org atau lebih dalam peran yg sama meskipun mereka memegang posisi yg berbeda.  con. Pembagian peran dlm berpartisipasi bersama selain guru sekolah.

Stres peran terjd saat struktur sosial seperti kel menciptakan tuntutan yang sangat sulit. menimbulkan konflik atau tidak mungkin dilakukan oleh penerima posisi akan struktur sosial. .

. pekerja. 1998).  Akibat ketidaksesuaian perilaku terkait dgn berbagai peran atau sejumlah energi yg berlebihan yg dituntut peran ini spt peran pelajar. anak dan pengasuh anak secara simultan.Konflik peran  Terjadi saat seseorang yg menempati posisi merasa bahwa ia dihadapkan pada harapan yang tidak sesuai ( Hrdy.

suami dll).PERAN FORMAL KELUARGA Peran formal adalah peran eksplisit yg terkandung dlm struktur peran kel. . (ayah.

Rekreasional 4. Pengurus rumah tangga 2. 1. Pertemanan (memelihara hub dgn kel pihak ayah dan ibu) . pengasuh anak 3.Peran dan Hubungan Pernikahan Nye dan Gecas (1978) mengidentifikasikan peran dasar yg menyusun posisi suami – ayah dan istri – ibu.

Terapeutik 6.5. seksual .

Hubungan Komplemen  Perilaku yg berlawanan. Minuchin (1974) menekankan pentingnya pasangan mempertahankan hubungan pernikahan yang kuat.  Satu org sbg kepribadian yg dominan yg memimpin dan pengambil keputusan sementara pasangan yg lain pengikut. .

 Pasangan untuk kesetaraan melalui karakter. . mengritik perilku dan memiliki suara dlm keputusan kel.Hubungan Simetris  Berdasarkan pd kesetaraan pasangan. perilaku.  Asek positif dari hubungan ini : saling menghormati. percaya dan spontanitas masing-masing pasangan bebas u/ menjadi dirinya sendiri. hak. dan mengetahui masing-masing diterima dan dihormati oleh yg lain.

 Bergantung pada situasi dan area kompetisi pasangan terdapat pertukaran dan fleksibilitas dlm pola hubungan. simetris dan komplementer dgn nyaman krn mereka beradaptasi terhdp perubahan yg terjadi. .Hubungan Paralel  Pasangan bergantian mengalami hub.

 Sec. harus bekembang selama masa hidup seseorang dari komplementer menjadi simetris kemudian menjadi paralel. sehat dan stabil dari ketiga tipe. Tipe Hubungan paralel yg paling matang. . perkembangan hub.

1985) .Peran Wanita dan pria dalam Keluarga  Ketika wanita bekerja suami mereka biasanya berbagi peran mengasuh anak dan mengurus rumah tangga (Shaw. 1988)  Peningkatan keterlibatan suami yg memiliki istri bekerja khususnya tampak melalui keterlibatan dlm pengasuhan anak (Pleck.

2. 3. Bengston (1985) membagi fungsi simbolik masa menjadi kakek / nenek: 1. Pengawas kel (melindungi dan memberi asuhan).Peran Kakek / Nenek Dalam Keluarga  Tidak ada kesepakatan mengenai apakah keterlibatan kakek/nenek memiliki pengaruh positif pada perilaku cucu. Menjadi pelerai (negosiator antara ortu dan anak) . Sekadar “ada disana” (hanya hadir).

masa sekarang dan masa depan kel). . antara masa lalu.4. Menjadi peserta aktif dalam konstruksi sosial riwayat kel (membuat hub.

. 1975) spt pernikahan.Perubahan Peran Keluarga Perubahan dlm hub. perceraian dan kematian  Perubahan peran karena memiliki bayi baru.. harapan dan kemampuan peran sbg teransisi peran (meleis.

.PERAN INFORMAL KELUARGA   Peran informal bersifat implisit sering kali tidak tampak dipermukaan dan diharapkan memenuhi kebut. emosional anggota kel.

Peran informal (Benne & Sheats. 1948. beberapa diantaranya bersifat adaptif dan lainnya mengganggu kesejahteraan pokok kel. kantor & Lehr. 1960). Hartman & Laird. . Peran informal ini dpt atau tidak dpt berperan pada stabilitas kel. 1983. 1972. 1975. Satir. Vogel dan Bell.

menyetujui dan menerima kontribusi orang lain.  Akibatnya ia mampu menarik orang lain dan membuat mereka merasa bahwa ide mereka penting dan berharga u/ didengarkan.Pendorong  Pendorong memuji. .

.Penyelaras  Penyelaras menengahi perbedaan yg ada diantara anggota kel dgn melawak atau melunakkan ketidaksepakatan.

Inisiator-kontributor  Inisiator-kontributor menyarankan atau mengusulkan ide atau perubahan cara berkenaan dgn masalah atau tujuan kelompok pada kelompok  Kantor dan Lehr(1975) menyebutkan tipe peran ini sbg penggerak yg dicirikan memprakarsai tindakan. .

.  Negosiator menyerahkan posisinya. mengakui kesalahan atau menawarkan melalui “jalan tengah”.Negosiator  Negosiator adalah salah satu dari pihak yg berkonflik atau tidak setuju.

menolak tanpa dan diluar alasan.Penghalang  Penghalang cendrung negatif terhdp semua ide. .

.Dominator  Dominator mencoba u/ memperkuat kewenagan atau superioritas dgn memanipulasi kelompok atau anggota tertentu menunjukkan kekuasaannya dan bertindak seakan-akan ia mengetahui segalanya dan paling sempurna.

Penyalah  Peran ini serupa dengan pengahambat dan dominator. . penyuruh “yg mengetahui segalanya”.  Penyalah ad/ pencari kesalahan.

kurang lebih menerima ide orang lain secara pasif. berfungsi sebagai pendengar dalam diskusi dan keputusan kelompok. .Pengikut  Pengikut sejalan dgn pergerakan kelompok.

Pencari Pengakuan  Pencari pengakuan mencoba dgn cara apapun yg mungkin untuk mencari perhatian terhadap diri dan keinginan pencapaian masalahnya. .

.Martir  Martir tdk menginginkan apapun u/ dirinya tetapi mengobankan apapun u/ kebaikan anggota kel. yang lain.

yg memperturutkan diri sendiri dan memperbolehkan perilaku angota kel. didiskusikan. kel. .Sahabat  Sahabat ad/ teman bermain kel. atau dirinya tanpa mempertimbangkan akibatnya.  Ia biasanya tampak tidak berhubungan saat mas.

Ad/ anggota yg dikenal bermasalah dalam kel.  Sebagai korban atau wadah ketegangan dan kemarahan kel. .Kambing Hitam Keluarga  Kambing hitam kel.

tidak pernah tidak setuju.Pendamai  Pendamai ad/ pengambil hati. selalu mencoba menyenangkan. berbicara atas nama kedua belah pihak  “Seorang yang selalu berkata iya” .

Ad/ anggota yg diperlukan u/ mengasuh dan merawat anggota yg lain yg membutuhkan .Pengasuh keluarga Pengasuh kel.

Pionir keluarga Perintis kel. . menggerakkan kel. menuju kepengalaman baru.

menghindari atau mengabaikan mas. yg menimbulkan penderitaan atau kesulitan. .Anggota yg Tidak Relevan  Menunjukkan perilaku mencari perhatian ia membantu kel.

.Koordinator Keluarga  Koordinator kel mengatur atau merencanakan aktivitas kel dan melawan perpecahan kel.

.Perantara keluraga  Perantara kel adalah “papan penghubung” mengirim dan memantau komunikasi diseluruh kel.

 Penonton mengamati tetapi tidak melibatkan dirinya. . ia bertindak sebagai orang luar.Penonton  Peran penonton serupa dgn pengikut kecuali dalan beberapa kasus lebih pasif.

Yang bertanggung jawab 2.(Bossard 7 Boll. Yang secara sosial ambisius 4. Yang populer 3. Delapan peran informal yang menghasilkan atau membentuk label: 1. 1956) menunjukkan bahwa terdapat sejumlah peran dan label khusus yang diperikan kepada anak. Yang rajin belajar .

Yang tidak bertangung jawab 7. Terisolasi dari keluarga 6. Yang manja .5. Yang sakit-sakitan 8.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful