VITILIGO

Oleh: Zuhdan Marwanto (07711045)

Pembimbing: dr. M.Wahyu Riyanto Sp.KK

Anamnesis
IDENTITAS  Nama  Jenis kelamin  Umur  Alamat  Pekerjaan

: Tn. J : Laki-laki : 25 tahun : Gempolo, Jatirejo : Swasta

Keluhan Utama : Bercak putih pada ibu jari dan telunjuk tangan kanan

Gatal (-). Bercak didaerah lain (-). nyeri (-). Lama-lama bertambah lebar dan kemudian jari telunjuk juga mengalami hal yang sama. .RPS : Pasien datang ke poli dgn keluhan bercak putih pada ibu jari dan telunjuk tangan kanan + sejak 2 bln yll. Belum pernah berobat kemanapun. panas (-). Awal mula bercak kecil hanya sebatas di ibu jari.

Belum pernah sakit seperti ini .Muskuluskeletal dbn dbn dbn dbn bercak putih di ibu jari dan telunjuk kanan : dbn RPD : .Riwayat penyakit sistemik disangkal .Ax sistem: - Cerebrosoubal Kardiovaskuler Respirasi Digesti Intergumentum : : : : : .

Tidak ada yang sakit serupa Kebiasaan: Pasien bekerja sebagai operator alat berat buldoser.RPK : . riwayat trauma mekanik maupun kimia pada daerah lesi disangkal. .

Status Dermatologis   Regio: ibu jari dan telunjuk tangan kanan Lesi: Tampak patch dan makula depigmentasi multipel dengan batas tegas. .

nyeri(-) .Resume Pasien laki-laki 25 th mengeluhkan bercak putih pada ibu jari dan telunjuk tangan kanan sejak 2 bln. - . Gatal(-).Pada regio ibu jari dan telunjuk tangan kanan tampak patch dan makula depigmentasi multipel berbatas tegas. panas (-).

PVC .DD Vitiligo .Leukoderma kimiawi - Diagnosis Kerja Vitiligo .

Inerson oint 5 mg 2 kali/hr .Penatalaksanaan MEDIKAMENTOSA : Topikal .

.Tinjauan Pustaka Definisi Vitiligo adalah: kelainan kulit akibat gangguan pigmentasi dengan gambaran berupa bercak putih yang berbatas tegas.

umumnya terdistribusi pada nervus trigeminus. ◦ Segmental: makula unilateral dermatomal atau quasidermatomal. sering pada anak. tidak berhubungan dengan penyk tiroid atau autoimun. . ◦ Mucosal: hanya pada membran mukosa saja. Klasifikasi vitiligo ◦ Fokal: satu/beberapa makula dalam satu area.

◦ Generalisata: lesi luas dan bersifat simetris. . ◦ Universal: lesi terdapat pada seluruh tubuh berhubungan dengan sindrom endokrinopati. Klasifikasi vitiligo ◦ Acrofacial: depigmentasi pada jari distal dan periorificial.

.

.

Etiologi Penyebab masih belum diketahui jelas. namun diduga ada hubungannya dengan dengan proses genetik. neurologik maupun mekanisme oksidanantioksidan. . imunologik.

Patofisiologi □ Teori Autoimun Terjadi perubahan sistem imun humoral maupun seluler  destruksi melanosit . .Imunitas seluller  destruksi melanosit langsung dimediasi oleh CD8+ T cells dengan ditemukannya proliferasi sel T pada kulit dan di darah perifer.Imunitas humoral  ditemukan sirkulasi autoantibodi pada penderita vitiligo .

.Patofisiologi □ Cacat intrinsik (genetik) Cacat intrinsik  memicu kematian melanosit lebih awal. dengan ditemukannya melanosit yang abnormal. Melanosit mudah rusak  produksi dan differensiasi melanosit terganggu. terjadi sintesis melanosit yang inkompeten dan retikulum endoplama abnormal.

. Ditemukannya peningkatan level nitric oxide pada kultur melanosit serum penderita vitiligo.Patofisiologi □ Gangguan oksidan dan antioksidan Akumulasi radikal bebas toksik terhadap melanosit  memicu destruksi melanosit.

dilepaskan oleh ujung syaraf perifer merupakan elemen bersifat toksik pada melanosit  menghambat pembentukan melanin.Patofisiologi □ Neural theory: Neuropeptida Y. .

warna putih susu  Berbatas tegas  Lesi biasanya asimptomatik  Tempat predileksi: muka.Klinis Bentuk :makula amelanosis yang dilapisi kulit normal.  . nipple. bagian dorsum manus. inguinal maupun daerah anogenital. sacrum . axilla. umbilicus.

 Inflammatory vitiligo Eritema pada tepi lesi makula depigmentasi .  Quadricrhome vitiligo Marginal atau perifollikular hiperpigmentasi (batas hiperpigmentasi pada daerah yang mengalami proses repigmentasi). Lesi hipopigmentasi cenderung akan menjadi depigmentasi total.Klinis variasi klinis pada vitiligo :  Tricrhome vitiligo Lesi kulit depigmentasi dan hipopigmentasi.

distribusi jelas. batas tegas.  . : makula depigmentasi.  Pada kulit putih yang sukar debedakan dengan vitiligo  pemeriksaan sinar wood : makula amelanosis yang putih berkilau.Diagnosis Lesi kulit yang khas.

Kosmetik  menyamarkan bercak putih.005% .  Calsipotriol topikal 0.Penatalaksanaan   Penggunaan sunscreens pd daeerah yg terpapar sinar matahari. Repigmentasi vitiligo:  Kortikosteroid topikal  Imunomodulator topikal Tacrolimus topikal 0.1% immunosupressor yang poten dan selektif  menyebabkan supresi dari aktivasi sel T dan inhibisi pelepasan sitokin.

Penatalaksanaan Repigmentasi vitiligo: Fototerapi:  Radiasi narrowband UV B  Terapi psoralen dan sinar ultraviolet A (PUVA) Terapi Bedah:  Skin grafting dan transplantsi melanosit Depigmentasi:  Apabila gagal fototerapi  Menggunakan monobenzyl ether dari hydroquinone (monobenzone) .

.

Terima Kasih .