Kelompok 2 M.

Iqbal dewantara 0109u409

Definisi KAP
 Profesi

adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai nafkah hidup dengan mengandalkan keahlian dan ketrampilan yang tinggi dan dengan melibatkan komitmen pribadi yang mendalam.

 Kantor akuntan publik (KAP) adalah badan usaha

yang telah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan sebagai wadah bagi akuntan publik dalam memberikan jasanya.

Kantor Nasional Kantor kantor ini besar tetapi jauh lebih kecil dari ada kantor internasional . Sarwoko.Kategori KAP  “4 kategori KAP menurut A.Arens “  1. Sidharta. kantor nasional memberikan jasa sama seperti kantor internasional dan bersaing dalam mendapatkan klien dan setiap kantor nasional berafiliasi dengan KAP di luarnegri Contoh nya : •KAP Purwantono. Sandjaja — affiliate of Ernst & Young •KAP Osman Bing Satrio — Deloitte Touche Tohmatsu •KAP Sidharta. KPMG  2. Kantor Internasional KAP yang mengaudit hampir semua perusahaan besar baik di dalam maupun di luar negri contohnya : Ernst & Young . Deloitte Touche Tohmatsu . Widjaja — affiliate of KPMG • KAP Haryanto Sahari — affiliate of PwC .

Kantor Regional KAP ini hanya memiliki satu kantor dan terutama melayani klien –klien dalam jarak yang tidak begitu jauh 4. Kantor lokal kecil KAP ini melakukan audit dan jasa jasa kepada perusahan kecil dan entitas nirlaba .Cont’’  3. .

review atas laporan keuangan. yang mencakup jasa yang berkaitan dengan  Dalam hal pemberian jasa audit umum atas laporan keuangan. pemeriksaan atas laporan keuangan prospektif. KAP hanya dapat melakukan paling lama untuk 6 (enam) tahun buku berturut-turut . kompilasi. keuangan. pemeriksaan atas pelaporan informasi keuangan proforma. manajemen. dan jasa audit serta atestasi lainnya. konsultasi. akuntansi. dan  Jasa non-atestasi. perpajakan. termasuk di dalamnya adalah audit umum atas laporan keuangan.Bidang jasa  Bidang jasa KAP meliputi:  Jasa atestasi.

Akuntan Publik yang diatur dalam Undang-Undang.  Persekutuan perdata atau persekutuan firma – hanya dapat  bentuk usaha lain yang sesuai dengan karakteristik profesi . Masing-masing sekutu disebut Rekan (bahasa Inggris: Partner) dan salah seorang sekutu bertindak sebagai Pemimpin Rekan. didirikan oleh paling sedikit 2 orang akuntan publik dan/atau 75% dari seluruh sekutu adalah akuntan publik.Bentuk badan usaha  Badan usaha KAP dapat berbentuk:  Perseorangan – hanya dapat didirikan dan dijalankan oleh seorang akuntan publik yang juga sekaligus bertindak sebagai pimpinan.

. KAP berbentuk badan usaha perseorangan yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan izin usaha KAP harus memenuhi persyaratan sebagai berikut  Memiliki izin akuntan publik.  Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).  Memiliki rancangan Sistem Pengendalian Mutu (SPM) KAP yang memenuhi Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) dan paling kurang mencakup aspek kebijakan atas seluruh unsur pengendalian mutu.  Menjadi anggota IAPI.  Mempunyai paling sedikit 2 orang auditor tetap dengan tingkat pendidikan formal bidang akuntansi yang paling rendah berijazah setara Diploma III dan paling sedikit 1 orang diantaranya berijazah sarjana.Perizinan mendirkan KAP  Izin usaha KAP dikeluarkan oleh Menteri Keuangan.

dan membuat surat pernyataan bermeterai cukup yang menyatakan bahwa data persyaratan yang disampaikan adalah benar  Membuat Surat Permohonan. Izin Usaha Kantor Akuntan Publik. dan denah ruang kantor yang menunjukkan kantor terisolasi dari kegiatan lain.  Memiliki bukti kepemilikan atau sewa kantor. nama dan domisili kantor.  Membuat surat pernyataan bermeterai cukup yang mencantumkan alamat Akuntan Publik. melengkapi formulir Permohonan . serta maksud dan tujuan pendirian kantor (hanya untuk KAP berbentuk badan usaha perseorangan).Cont’’  Domisili Pemimpin KAP sama dengan domisili KAP.

juga harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:  Memiliki NPWP KAP  Memiliki perjanjian kerja sama yang disahkan oleh notaris.Cont ‘’  Untuk KAP berbentuk badan usaha persekutuan. selain persyaratan-persyaratan di atas.  Memiliki surat persetujuan dari seluruh Rekan KAP mengenai penunjukan salah satu Rekan menjadi Pemimpin Rekan.  Memiliki surat izin akuntan publik bagi Pemimpin Rekan dan Rekan yang akuntan publik. .  Memiliki tanda keanggotaan IAPI yang masih berlaku bagi Pemimpin Rekan dan Rekan yang akuntan publik.  Memiliki bukti domisili Pemimpin Rekan dan Rekan KAP.

KAP dapat mencantumkan nama KAP atau organisasi audit asing tersebut pada nama kantor. dokumen dan media lainnya setelah mendapat persetujuan Menteri Keuangan.Cont’’  Kerjasama dengan KAP asing  KAP dapat melakukan kerjasama dengan KAP atau organisasi audit asing. Penulisan huruf nama KAP atau organisasi audit tidak boleh melebihi besarnya huruf nama KAP . kepala surat.

Arens chapt II “     Perencanaan keuangan Penilaian usaha Akuntansi forensik Audit internal outsourching .Kegiatan Kantor Akuntan Publik  Jasa akuntansi dan pembukuan untuk menyusun keuangan laporan  Jasa perpajakan untuk menyiapkan SPT pajak perusahaan dan perorangan  Jasa konsultasi manajemen untuk mengoperasikan bisnis secara lebih efisien “A .

Struktur Kantor Akuntan Publik  Struktur Kantor Akuntan Publik Dipengaruhi :  Kebutuhan akan independensi dari klien  Pentingnya struktur untuk memicu kompetensi  Meningkatkan resiko tuntutan hukum yang dihadapi auditor  Menurut PMK 17/2008 struktur organisasi KAP adalah perusahaan perorangan dan persekutuan .

menandatangani laporan audit. yang bertugas mereview pekerjaan audit. .  Manajer ( pengalam rata – rata 5-10 tahun ) staf yang banyak berhubungan dengan klien.mengawasi langsung pelaksanaan tugastugas audit. mereview lebih rinci terhadap pekerjaan audit dan melakukan penagihan atas feeaudit. menyetujui masalah fee .Hierarki KAP  Partner ( pengalam rata – rata 10 tahun ke atas ) top legal client relationship.  Akuntan Junior ( pengalam rata – rata 0-2 tahun ) staf pelaksana langsung dan bertanggung jawab pada pekerjaan lapangan. penagihannya dan penanggung jawab atas segala hal yang berkaitan dengan pekerjaan audit.  Akuntan Senior ( pengalam rata – rata 2-5 tahun ) staf yang bertanggung jawab langsung terhadap perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan audit dan mereview pekerjaan para akuntan Junior.

standar profesional serta kebijakan pengendalian mutu kantor itu sendiri.Lembaga yang menetapkan Standar Audit  Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB) menetapkan standar audit tentang efektivitas pengendalian internal dan pengendalian mutu atas laporan keuangan perusahaan terbuka di USA. Sedangkan pengawasan terhadap audit bagi perusahaan swasta dipegang oleh ASB dengan Statements of Auditng Standards sebagai standarnya. juga melakukan inspeksi utnuk menilai ketaatan pada aturan-aturan PCAOB dan SEC. .

badan ini berperan dalam penetapan GAAP dan pengungkapan laporan keuangan karenanya BAPEPAM. Oleh karena itu.Cont’’  Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM.LK) adalah badan pemerintah pusat yang membantu menyediakan informasi yang andal bagi investor untuk membuat keputusan investasi.LK berwenang menetapkan persyaratan pelaporan yang dianggap perlu demi wajarnya pengungkapan kepada investor dan membuat aturan bagi setiap akuntan publik terkait dengan laporan keuangan keuangan yang telah diaudit yang diserahkan kepada BAPEPAM LK sebagai salah satu syarat memasuki pasar modal Indonesia .

dan kode etik. audit. standar atestasi lainnya. melakukan riset. mempublikasikan bahanbahan mengenai topik-topik yang berkaitan dengan akuntansi. Fungsi lain IAPI adalah menyusun dan menilai ujian sertifikasi akuntan publik.Cont’’  Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) berwenang menetapkan standar dan aturan mengenai standar audit. jasa konsultasi manajemen dan juga melaksanakan berbagai fungsi pendidikan. standar kompilasi dan review. jasa atestasi. jasa assurance. .

Standar umum yaitu kualitas pribadi yang harus dimiliki auditor  Pelatihan dan kecakapan teknis yang memadahi  Sikap mental yang independen  Kemahiran profesional .Standar Audit Yang Berlaku Umum  Prinsip akuntansi yang diterima umum (GAAP) adalah standar yang mengatur bagaimana peristiwa-peristiwa ekonomi dilaporkan contohnya prinsip harga perolehan dan pengakuan pendapatan.  Standar audit yang diterima umum (GAAS) adalah pedoman untuk membantu auditor memenuhi tanggung jawab profesionalnya dalam audit atas laporan keuangan historis. terdiri dari : 1.

Cont’’ 2. Standar pelaporan meliputi menyiapkan laporan mengenai laporan keuangan secara keseluruhan termasuk pengungkapan informatif . Standar pekerjaan lapangan yaitu pengumpulan bukti dan aktivitas lain selama pelaksanaan audit yang sebenarnya. Perencanaan dan pengawasan yang memadahi Memahami entitas dan lingkungannya termasuk pengendalian internal Bukti yang cukup dan tepat 3.

Pengendalian Mutu  Pengendalian Mutu memastikan bahwa setiap KAP memenuhi tanggung jawab profesionalnya kepada klien dan pihak-pihak lain  Unsur-unsur pengendalian mutu mengadopsi standar internasional pengendalian mutu IFAC  Independensi. dan objektivitas  Manajemen kepegawaian dalam hal ini KAP memiliki hierarki yang khas untuk menjaga kompetensinya. terdiri dari :       Asisten staf dengan pengalaman 0-5 tahun Manajer dengan pengalaman 5-10 tahun Partner dengan pengalaman lebih dari 10 tahun Penerimaan dan kelanjutan klien serta penugasan Kriteria penugasan Pemantauan . integritas.

.Review Sejawat  Review Sejawat (Peer Review)  KAP harus mendaftarkan diri dalam program pemantauan praktik IAPI agar memenuhi syarat keanggotaan Dewan Review Mutu (DRM) dengan tujuan untuk menentukan dan melaporkan apakah KAP yang ditelaah telah mengembangkan kebijakan dan prosedur yang memadahi bagi kelima unsur pengendalian mutu dan mengikuti kebijakan serta prosedur dalam praktik.

Beasley. Elder.sumber : Jasa Audit dan Assurance Pendekatan Terpadu (Adaptasi Indonesia) Randal J. Amir Abadi Jusuf . Alvin A. Marks S. Arens.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful