You are on page 1of 23

Kelompok 9

Nama Anggota: Sri Mulyani (10310001) Endah Puspita Sari (10310008) Rosi Arifionika (10310034) Siti Khoirotun N. (11310273) Istitho’ah (11310309)

PENGERTIAN
Penyusutan adalah proses pengalokasian/ penaksiran secara berkala dari sebagian biaya perolehan suatu aktiva/ harta terhadap biaya perusahaan rutin. Proses penyusutan digolongkan menjadi 2, yaitu penyusutan fisik, yaitu berkurangnya daya guna yang disebabkan oleh pemakaian rutin, dan penyusutan fungsional, yaitu penyusutan disebabkan oleh kelemahan dan kekuatan bahan. Aktiva adalah segala sumber daya ekonomi dari suatu perusahaan yang berupa harta maupun hak – hak yang dimiliki berdasarkan kekuatan hukum Aktiva dibedakan menjadi dua macam yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap.

yaitu biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh aktiva sampai aktiva itu siap untuk dioperasikan biasanya dinyatakan dengan A • Perkiraan umur manfaat (masa pakai) aktiva. biasanya dinyatakan dengan n • Perkiraan nilai sisa (residu) yaitu nilai yang mungkin diperoleh melalui penjualan aktiva yang sudah lampau masa pakainya.FAKTOR-FAKTOR YANG HARUS DIPERITUNGKAN UNTUK MENENTUKAN BEBAN PENYUSUTAN • Biaya perolehan aktiva. . biasanya dinyatakan dengan s.

Didefinisikan oleh rumus: Besarnya tingkat penyusutan r di definisikan oleh rumus: Keterangan : A = aktiva/ harga pokok D = penyusutan/ depresiasi tiap periode S = nilai sisa/residu n = umur manfaat r = presentase penyusutan .METODE PRESENTASE TETAP DARI HARGA PEMBELIAN/ METODE GARIS LURUS Dalam metode ini beban penyusutan masing – masing periode besarnya sama.

Didefinisikan dengan rumus: Jika dinyatakan dalam % maka tingkat peyusutan berdasarkan presentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun adalah: .METODE PRESENTASE TETAP DARI NILAI BUKU Besarnya beban penyusutan tiap – tiap tahun diperoleh dari perkalian tingkat penyusutan (r) dengan nilai buku awal tahun pada tahun yang bersangkutan.

Untuk menghitung beban penyusutan: .

METODE SATUAN HASIL PRODUKSI AKTIVA (SHP) Satuan hasil produksi dihitung berdasarkan banyaknya satuan hasil produksi yang dihasilkan dari suatu aktiva. Jika suatu aktiva dengan biaya perolehan sebesar A. maka besarnya tingkat penyusutan D tiap hasil produksi adalah: 𝑨−𝑺 𝑸 D = . memproduksi sebanyak Q unit produksi dan nilai residu sebesar S.

masa manfaat selama n tahun.METODE SATUAN JAM KERJA AKTIVA Metode ini perhitungannya didasarkan kepada pemikiran bahwa berkurangnya daya guna suatu aktiva. Jika suatu aktiva dengan biaya perolehan sebesar A. maka besarnya tingkat penyusutan D tiap jam kerja aktiva adalah: D = 𝑨−𝑺 𝑸 . dipengaruhi oleh lama waktu pemakaian atau penggunaan yang sebenarnya dari aktia tersebut. berproduksi sebanyak Q jam kerja dan nilai residu sebesar S.

….METODE JUMLAH BILANGAN TAHUN .. 1 1 1 1 𝑛 (𝑛 + 1) 𝑛 (𝑛 + 1) 𝑛 (𝑛 + 1) 𝑛 (𝑛 + 1) 2 2 2 2 1 2 𝑛 𝑛 − 1 𝑛 − 2 1 𝑛 (𝑛 + 1) disebut dengan Jumlah bilangan Tahun (JBT) . . . .

00 dengan harga taksir umur manfaat 5 tahun dengan nilai residu Rp4.00. Persentase penyusutan ! c. tentukan nilainilai sebagai berikut : a. Daftar penyusutan ! .000. Nilai akhir tahun ke-4 ! d.000.Contoh garis lurus Harga beli sebuah mesin Rp20.000. Penyusutan tiap tahun ! b.000.

Jawab : A = Rp20.000.000 5 = 3.000−4.00 . persentase penyusutan adalah 16 c.000 = 7.000.200.000.200.000 Jadi.000 20.000.000.000.800.00 a. 𝐷 𝑠4 = 20.000.000 Jadi.000 × 100% = 16% jadi. nilai akhir tahun ke-4 adalah Rp7. r = 𝐷 𝐴 × 100% = 3.000. D = 𝐴−𝑆 𝑛 n=5 = 20.000.200.000. 𝑠𝑛 = 𝐴 − 𝑛 .000 – 12.200.200. besarnya penyusutan tiap tahun adalah Rp3.00 b.00 S = Rp4.000.000 – 4 × 3.200.000 = 20.

000.200.000.000.000 3.000.000.200.000. Daftar Penyusutan : Tahun Beban Penyusutan 0 1 2 3 4 5 0 3.00 6.000.d.00 7.600.000 3.00 12.000 3.000.000.000 3.00 16.000.000 Jumlah Penyusutan 0 3.400.00 4.200.000.800.00 16.00 Nilai Buku Akhir Tahun 20.000.200.000.00 9.00 10.400.200.00 .800.200.00 13.000.600.200.

000.Contoh Metode tetap dari nilai buku Suatu aktiva biaya perolehan adalah Rp30. Beban penyusutan ke-3 ! c.00. Nilai sisa ditaksir sebesar Rp5. Tentukan sebagai berikut : a. Daftar penyusutan ! .00 dan umur manfaat aktiva 5 tahun. Persentase Penyusutan ! b.000.000.000.

𝐴(1 − 𝑟)𝑛−1 𝐷 3 = 0.000.000 a.410.410. Beban penyusutan ke -3 : 𝐷𝑛 = 𝑟 . 0.30 × 100% = 30% b. 30.000 30.000 S = 5. 𝑟 = 1 − 𝑛 n=5 1− 5 5 𝑆 𝑎 × 100% = = 1− 5.49 = 4.000 (0.30 .000.000 (1 – 0.000.000.000.000. beban penyusutan ke -3 adalah Rp4.70)2 = 9.30)3 – 1 = 9.000.Jawab : A = 30.17 × 100% = 1 − 0.000.000 × 100% 0.70 × 100% = 0.00 .000 .000 Jadi.

000.000.00 5.000.00 30 % 30 % 30 % 30 % 30 % 9.000.000.00 3.203.000. Daftar Penyusutan : Tahun Nilai Buku Awal Tahun Persentase Penyusutan Jumlah Penyusutan Nilai Buku Akhir Tahun 0 1 2 3 4 5 30.000.00 30.160.00 10.000.000.00 21.203.000.290.00 6.000.700.000.c.00 10.00 7.00 21.00 .000.042.00 14.00 4.700.000.000.000.410.000.000.00 2.100.087.00 14.290.00 7.300.000.000.

000. Hitunglah : a.000. tahun ke-4 = 250 jam.00.00 dan selama 5 tahun. tahun ke-3 = 300 jam. Umur memanfaatkan 1.Metode Satuan Jam Kerja Aktiva Sebuah mesin cuci diperoleh dengan harga Rp 4.000.600 jam dengan rincian sebagai sebagai berikut: tahun ke-1 = 500 jam.setelah itu harga diperkirakan atau nilai residunya Rp 500. Daftar penyusutan aktiva! . dan tahun ke-5 =100 jam. tahun ke-2 = 450 jam. Tingkat penyusutan ! b.

000 Q = 1.000.000.Jawab : A = 4.000 1.000−500. D = 𝐴−𝑆 𝑄 = 4.600 S = 500.5 .600 = 2187.000 a.

500 468.875 1.500 4.062.750.656.b.00 1.187.00 2.00 3. Daftar penyusutan Tahun produksi Penyusutan tiap unit 0 1 2 3 4 5 500 450 300 250 100 1.875 1.00 1.875 1.750 187.875 Beban Nilai Buku Penyusutan Akhir Tahun 937.000.250.00 .00 1.875 1.500.500 843.000.000.218.500.000.750 562.

Daftar penyusutan .000.000. Tingkat penyusutan b. Tahun ke-1 menghasilkan 600 unit.00 dengan perkiraan nilai sisa Rp3. Tahun ke-3 menghasilkan 300 unit. Tentukan : a.Latihan Soal Metode Satuan Hasil Produksi Aktiva(SHP) Sebuah mesin ditaksirkan dengan harga Rp7.00 ditaksir bahwa umur manfaat aktiva 4 tahun dengan hasil produksi 1.000. Tahun ke-4 menghasilkan 100 unit.500. Tahun ke-2 menghasilkan 500 unit.500 unit.

700.𝟓𝟎𝟎 = 3000 b.00 3.𝟎𝟎𝟎.00 4.𝟎𝟎𝟎−𝟑.000. Daftar penyusutan Tahun Jam Kerja 0 1 2 3 4 600 500 300 100 Penyusutan tiap Jam 3000 3000 3000 3000 Beban Penyusutan 1.𝟎𝟎𝟎 𝟏.000.000.000.200.000.000 1.0000.𝟓𝟎𝟎.500.500.00 3.Jawab : a.00 .000 900. D = 𝑨−𝑺 𝑸 = 𝟕.00 5.000 Nilai Buku Akhir Tahun 7.800.000 300.300.

000 mempunyai taksiran umur produktif 6 tahun dengan nilai residu Rp240. Buatlah daftar penyusutan dengan jumlah bilangan tahun! .00.500.Latihan soal Metode Jumlah Bilangan Tahun Sebuah mesin dibeli dengan harga Rp1.000.

Jawab: Pertama kita hitung jumlah bilangan tahun dengan n = 6 tahun 1 2 n(n+1) = .000 = 1.260.000 – 240.500.000 .7 = 21 A – R = 1.6 (6 + 1) 2 1 = 3.

daftar penyusutan sebagai berikut : Tahun Tingkat Penyusutan A–R (Rp) 1.000 1.000 Beban Penyusutan 360.000 Nilai Buku Akhir Tahun 1.260.080.260.000 1.000 240.260.000 1.000 1.Jadi.260.000 120.000 1.000 1.140.500.000 300.260.000 180.000 660.000 840.000 0 1 2 3 4 5 6 .000 1.000 300.200.000 600.000 60.000 1.260.000 900.000 420.000 240.000 Jumlah Penyusutan (Rp) 360.000 1.260.