Fahmi Pratama XI IPA 5

Jaringan Hewan
 Jaringan adalah kumpulan sel sejenis yang mempunyai

struktur dan fungsi yang sama untuk membentuk suatu organ. Jens jaringan yang umumnya dimiliki oleh vertebrata dan manusia ada 4 macam, yaitu :  Jaringan epitel jaringan otot  Jaringan ikat jaringan saraf

Jaringan epitel
 Jaringan epitel tersusun atas sel-sel yang memedat dan

tersusun rapat. Jaringan ini berfungsi untuk melindungi jaringan dibawahnya dari kerusakan, mengangkut zat-zat antar jaringan atau rongga yang dipisahkannya, dan mengeluarkan berbagai enzim di saluran pencernaan. Berdasarkan lapisan penyusunnya jaringan epitel dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu epitel pipih selapis, epitel pipih berlapis banyak, epitel silindris selapis, epitel silindris selapis banyak, epitel kubus selapis, epitel kubus berlapis banyak, epitel transisi, epitel kelenjar

Jaringan ikat
 Jaringan ikat berkembang dari mesenkim yang berasal

dari mesoderm. Jaringan ikat terdiri dari matriks dan sel-sel jaringan. Matriks terdiri dari serat-serat dan bahan dasar. Serat-serat matriks terdiri dari beberapa jenis, yaitu serat kolagen, seratelstin, dan serat reikuler.  Jaringan ikat disebut juga jaringan penyokong yang terdiri dari jaringan ikat longgar, jaringan ikat padat, jaringan lemak, jaringan tulang rawan, jaringan tulang, jaringan darah, dan jaringan limfe.

 Jaringan otot dikelompokan menjaditiga. Serat kontraktil terdiri dari aktin dan miosin.Jaringan otot  Jaringan otot terdiri dari sel-sel otot. Suatu gerakan dapat dilakukan oleh jaringan otot melalui mekanisme kontraksi serat kontraktil. dan otot jantung. otot rangka (otot lurik). . yaitu otot polos.

Jaringan ini disusun oleh sel sel syaraf (neuron). Neuron terdiri dari dendrit. .Jaringan saraf  Jaringan saraf merupakan jaringan yang berperan mengirimkan sinyal-sinyal ke seluruh tubuh. badan sel dan akson.

1. Gambar jaringan epitel pada manusia : .

Letak Jaringan epitelium  Epitelium Selapis :  Pipih selapis : Pembuluh darah. saluran rahim.  Batang berlapis semu : Bagian dalam saluran pernapasan .limfa. dan saluran ginjal. kelenjar keringat. membran paru-paru dan membran jantung.jantung.  Kubus selapis :Saluran kelenjar ludah.  Batang selapis : Usus halus.

2. Gambar jaringan ikat : .

Jaringan otot .3.

di tepi. pernapasan. Otot Jantung 1 atau 2. kandung kemih dan saluran reproduksi .ditengah Involunter (saraf otonom/tak sadar) Otot Lurik Banyak.FAKTOR PEMBEDA Ciri-ciri Letak inti Otot Polos Satu. di tengah. darah. Sifat kerja Volunter (saraf Involunter sadar) Miofibril Homogen tidak berwarna Sejajar berwarna gelap Rangka atau tendon otot lain Sejar berwarna gelap Di Jantung Letak Dinding saluran pencernaan.

Gambar jaringan saraf .4.

Badan sel berfungsi : Mengatur semua kegiatan dalam sel  2.Neuron tersusun oleh  1. Akson berfungsi : Membawa rangsang meninggalkan badan . Dendrit berfungsi : Membawa rangsang ke dalam sel  3.

Neuron sensoris/aferen berfungsi : Menyampaikan rangsang dari reseptor ke saraf pusat  2.Berdasarkan cara memindahkan rangsang ada 3 macam neuron  1. sensoris dan N. Neuron motoris/eferen berfungsi : Menyampaikan rangsang dari saraf pusat ke efektor: .motoris  3. Neuron asosiasi/intermediet berfungsi : Penghubung antara N.

Tujuan Pengamatan  Mengetahui bentuk jaringan-jaringan pada hewan  Mengamati struktur jaringan-jaringan pada hewan  Mengidentifikasi struktur jaringan-jaringan pada hewan. .

Beberapa preparat awetan 1.    Jaringan epitel Jaringan otot Jaringan ikat . Alat tulis 3.Alat dan bahan Mikrosop 2.

Hasil Pengamatan Kelenjar Testes Ovarium Kelenjar .

Pasang sel penutup satu sama lain simetris dan keduannya mengandung kloroplas.Jaringan Tumbuhan  Epidermis merupakan satu jaringan yang terdiri dari lapisan sel- sel paling luar yang menutupi permukaan daun. Stoma berperan penting dalam proses respirasi dan transpirasi tumbuhan. yaitu rapat dan tidak memiliki ruang antar sel. Letak epidermis secara umum sama. . Diding epidermis yang berhadapan dengan udara luar umumnya dilapisi kutikula yang dapat menghambat penguapan air (transpirasi). biji. Sel tersebut terdiri dari dua atau lebih. buah serta akar dan batang yang belum mengalami penebalan sekunder. sel penutup berperan dalam mengatur besar kecilnya porus. Sel epidermis yang berdampingan atau mengelilingi sel penutup dinamakan sel tetangga. terdapat stoma (jamak stomata). bunga. Stomata terdiri dari satu porus (celah) dan dua sel penutup yang mengapitnya. Diantara sel-sel epidermis. kecuali sel-sel epidermis akar.

JARINGAN TUMBUHAN .

Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan. Jaringan meristem 2. Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam :  1. Seperti pada hewan. Di sini akan dibahas macam-macam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan. jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Jaringan dewasa .

ujung akar. Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer.JARINGAN MERISTEM  1. Contoh: ujung batang. .Jaringan Meristem Primer Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal.

sehingga batang tumbuhan menjadi besar . . Jaringan Meristem Sekunder Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. sedangkan kearah dalam akan membentuk kayu. Kegiatan jaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan. sehingga menyebabkan kulit batang lebih tipis dibandingkan kayu. Kambium adalah lapisan sel-sel tumbuhan yang aktif membelah dan terdapat diantara xilem dan floem. Aktivitas kambium menyebabkan pertumbuhan skunder.Pada masa pertumbuhan. Contoh jaringan meristem skunder yaitu kambium. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Berdasarkan letaknya jaringan meristem dibedakan menjadi tiga yaitu meristem apikal. Pertumbuhan kambium kearah luar akan membentuk kulit batang. meristem interkalar dan meristem lateral. 2. Ini terjadi pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae(tumbuhan berbiji terbuka ). pertumbuhan kambium kearah dalam lebih aktif dibandingkan pertumbuhan kambium kearah luar.

Jaringan yang terbentuk dari meristem apikal disebut jaringan primer.Pertumbuhan memanjang akibat aktivitas meristem apikal disebut pertumbuhan primer. Meristem apikal selalu menghasilkan sel-sel untuk tumbuh memanjang.Letak jaringan meristem  . .Meristem apikal adalah meristem yang terdapat pada ujung akar dan pada ujung batang.

. sebelum tumbuhnya bunga.Letak jaringan meristem  . Pertumbuhan sel meristem interkalar menyebabkan pemanjangan batang lebih cepat.Meristem interkalar atau meristem antara adalah meristem yang terletak diantara jaringan meristem primer dan jaringan dewasa. Contoh tumbuhan yang memiliki meristem interkalar adalah batang rumputrumputan (Graminae).

Pertumbuhan skunder adalah proses pertumbuhan yang menyebabkan bertambah besarnya akar dan batang tumbuhan.Meristem lateral atau meristem samping adalah meristem yang menyebabkan pertumbuhan skunder. Kambium terbentuk dari dalam jaringan meristem yang telah ada pada akar dan batang dan membentuk jaringan skunder pada bidang yang sejajar dengan akar dan batang.Letak jaringan meristem  . . Meristem lateral disebut juga sebagai kambium.

Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam : .JARINGAN DEWASA  Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah.

. akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. Jaringan Epidermis  Jaringan yang letaknya paling luar. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam.1. menutupi permukaan tubuh tumbuhan.

Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang. daun. Parenkim air 4. Parenkim asimilasi (klorenkim). Jaringan Parenkim  Nama lainnya adalah jaringan dasar. . Parenkim penimbun. Bentuk sel parenkim bermacam-macam.2. 2. daging buah dan endosperm. Parenkim penyimpan udara (aerenkim). kulit akar. yang mengandung ronggarongga udara disebut aerenkim. Berdasarkan fungsinya jaringan parenkim dibedakan menjadi beberapa macam antara lain: 1. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim. 3. daging.

Parenkim asimilasi (klorenkim) adalah sel parenkim yang mengandung klorofil dan berfungsi untuk fotosintesis.Pengertian  1. atau cairan di dalam sitoplasma. . bentuk partikel padat. 2. Parenkim penimbun adalah sel parenkim ini dapat menyimpan cadangan makanan yang berbeda sebagai larutan di dalam vakuola.

tumbuhan epifit. Parenkim udara (aerenkim) adalah jaringan parenkim yang mampu menyimpan udara karena mempunyai ruang antar sel yang besar. Aerenkim banyak terdapat pada batang dan daun tumbuhan hidrofit. Umumnya terdapat pada tumbuhan yang hidup didaerah kering (xerofit). 4. Parenkim air adalah sel parenkim yang mampu menyimpan air. .Pengertian  3. dan tumbuhan sukulen.

3. Sklerenkim . Kolenkim  b. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Jaringan Penguat/Penyokong  Nama lainnya stereon. Terdiri dari :  a.

Kolenkim Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak. .Kolenkim  a.

. sehingga selselnya menjadi kuat dan keras. jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin. Sklerenkim Selain mengandung selulosa dinding sel.Sklerenkim  b. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid.

4. Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. . yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu. Ada 2 macam jaringan. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid. Jaringan Pengangkut  Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan.

ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem. jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen. mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. Pada Dikotil. pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm.5. . Jaringan Gabus  Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air.

Tujuan Pengamatan  Mengamati stomata daun dari berbagai macam tumbuhan  Mengidentifikasi sel-sel yang membangun stomata  Mengetahui ada apa saja didalam jaringan tumbuhan tersebut .

Alat dan Bahan  Daun tumbuhan Rheo discolor dan Capsicum anuum  Aquades  Silet  Peniti  Kaca objek  Kaca penutup  Mikroskop cahaya .

beri keterangan gambar . sayatan dibuat setipis mungkin Letakan sayatan diatas aquades Tutup dengan kaca penutup Amati dengan perbesaran 100 kali Gambar hasil pengamatan pada lembar pengamatan.Langkah Kerja  Bersihkan kaca objek  Letakan setetes aquades pada bagian tengah kaca      objek Buat sayatan dari permukaan daun bagian bawah.

Hasil Pengamatan .

Jaringan – jaringan tersebut mempunyai struktur dan fungsinya yang pentig dan berbeda dalam membentuk tubuh hewan tersebut melalui pengamatan yang terperinci yaitu dengan menggunakan mikroskop. . kita bisa mengetahui bentuk dari sel –sel yang membentuk jaringan tersebut. jaringan ikat. Sedangkan jaringan pada tumbuhan terdiri dari lapisan luar dan stomata. dan jaringan saraf.Kesimpulan  Jaringan yang dimiliki oleh hewan terdiri dari jaringan epitel. jaringan otot. Stomata ini memiliki fungsi yang sangat penting dalam proses respirasi dan transpirasi tumbuhan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful