You are on page 1of 21

REKAYAS A SUNGAI

By: Rofika Ratna Ardiansyah

Definisi Sungai

Sungai merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Air dalam sungai umumnya terkumpul dari presipitasi, seperti hujan, embun, mata air, limpasan bawah tanah, dan di beberapa negara tertentu air sungai juga berasal dari lelehan es / salju. Selain air, sungai juga mengalirkan sedimen dan polutan.

Secara ilmiah alami, sungai adalah:

Menurut Undang-Undang Persungaian Jepang, sungai adalah:
1.

2.

Suatu daerah yang didalamnya terdapat air yang mengalir secara terus menerus. Suatu daerah yang kondisi topografinya, keadaan tanamannya dan keadaan lainnya mirip dengan daerah yang di dalamnya terdapat air yang mengalir secara terus menerus (termasuk tunggul sungai, tetapi tidak termasuk bagian daerah yang sementara memenuhi keadaan tersebut di atas, yang disebabkan oleh banjir atau peristiwa alam lainnya).

Morfologi Sungai

Tipe Sejajar Sungai yang mempunyai dua anak sungai yang mengalir bersama-sama dan bertemu setelah mendekati muara. Tipe Kipas Sungai-sungai yang anak-anak sungainya mengalir menuju suatu titik pusat Tipe Pohon Beberapa anak sungainya mengalir ke sungai utama di kedua sisinya pada jarak-jarak tertentu.

Pola Aliran Sungai

Dendritik: seperti percabangan pohon, percabangan tidak teratur dengan arah dan sudut yang beragam. Berkembang di batuan yang homogen dan tidak terkontrol oleh struktur, umumnya pada batuan sedimen dengan perlapisan horisontal, atau pada batuan beku dan batuan kristalin yang homogen. Pola aliran ini tidak teratur, biasanya terdapat di dataran atau daerah pentai dan dijumpai di daerah plato Paralel: anak sungai utama saling sejajar atau hampir sejajar, bermuara pada sungaisungai utama dengan sudut lancip atau langsung bermuara ke laut. Berkembang di lereng yang terkontrol oleh struktur (lipatan monoklinal, isoklinal, sesar yang saling sejajar dengan spasi yang pendek) atau dekat pantai.

Radial: sungai yang mengalir ke segala arah dari satu t itik. Berkembang pada vulkan atau dome. Pola aliran radial dibedakan menjadi dua, yaitu :

Trellis: percabangan anak sungai dan sungai utama h ampirtegak lurus, sungaisungai utama sejajar atau hampir sejajar. Berkembang di batuan sedimen terlipat atau terungkit dengan litologi yang berselang-seling antara yang lunak dan resisten. Biasa terdapatdi pegunungan lipatan Annular: sungai utama melingkar dengan anak sungai yangmembentuk sudut hampir tegak lurus. Berkembang di dome stadium dewasa (pegunungan tua) dengan batuan yang bersel ing antaralunak dan keras. Rectngular: Pola aliran ini merupakan pola aliran berbentuk sudut siku-siku atau hampir siku-siku dan terdapat di daerah patahan atau pada batuan yang tingkat kekerasannya berbeda

Manfaat Sungai

Permasalahan yang terjadi di sungai:

BANJIR
Sebuah banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Banjir diakibatkan oleh volume air di suatu badan air seperti sungai atau danau yang meluap atau menjebol bendungan sehingga air keluar dari batasan alaminya. Banjir terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di kelokan sungai. Banjir sering mengakibatkan kerusakan rumah dan pertokoan yang dibangun di dataran banjir sungai alami.

Penurunan Kualitas Air

Buangan jenis padat berupa lumpur, buburan dengan tidak disadari dibuang bersama air limbah. Demikian juga bentuk padatan lain yang tidak ekonomis dibuang langsung keperairan. Padatan tersebut dalam air dipecah dan berurai menjadi bahan pencemar lain seperti padatan larut, padatan mengendap dan zat organik lain. Kekeruhan air, warna dan rasa air berubah. Air menjadi beracun akibat limbah padat tersebut.

Erosi

Erosi adalah peristiwa pengikisan padatan (sedimen, tanah, batuan, dan partikel lainnya) akibat transportasi angin, air atau es, karakteristik hujan, creep pada tanah dan material lain di bawah pengaruh gravitasi, atau oleh makhluk hidup semisal hewan yang membuat liang, dalam hal ini disebut bio-erosi. Erosi tidak sama dengan pelapukan akibat cuaca, yang mana merupakan proses penghancuran mineral batuan dengan proses kimiawi maupun fisik, atau gabungan keduanya.

Dampak Erosi

Dampak dari erosi adalah menipisnya lapisan permukaan tanah bagian atas, yang akan menyebabkan menurunnnya kemampuan lahan (degradasi lahan). Akibat lain dari erosi adalah menurunnya kemampuan tanah untuk meresapkan air (infiltrasi). Penurunan kemampuan lahan meresapkan air ke dalam lapisan tanah akan meningkatkan limpasan air permukaan yang akan mengakibatkan banjir di sungai. Selain itu butiran tanah yang terangkut oleh aliran permukaan pada akhirnya akan mengendap di sungai (sedimentasi) yang selanjutnya akibat tingginya sedimentasi akan mengakibatkan pendangkalan sungai sehingga akan mempengaruhi kelancaran jalur pelayaran.

Agradasi

Agradasi adalah peninggian dasar sungai oleh berbagai sebab / proses geomorfologi yang cenderung menaikkan permukaan bumi / Pembentukan suatu permukaan melalui pengendapan, suatu gejala jangka panjang atau geologis dalam sedimentasi.

Sedimentasi

Sedimentasi adalah suatu proses pengendapan material yang ditransport oleh media air, angin, es, atau gletser di suatu cekungan. Delta yang terdapat di mulut-mulut sungai adalah hasil dan proses pengendapan material-material yang diangkut oleh air sungai, sedangkan bukit pasir (sand dunes) yang terdapat di gurun dan di tepi pantai adalah pengendapan dari materialmaterial yang diangkut oleh angin.

SEKIAN
TERIMA KASIH