STRUKTUR PAYUDARA

ANNISA NURHAYATI H, S.ST

ANATOMI PAYUDARA
 

Disebut glandula mamae Bahasa latin : mamma

kelenjar yang terletak di bawah kulit,

diatas

otot dada, dan fungsinya memproduksi susu untuk bayi

LETAK  terletak pada setiap sisi sternum dan meluas setinggi antara costa kedua dan keenam  terletak pada fannyscia superficialis dinding rongga dada di atas m. . Pectoralis major dan dibuat stabil oleh ligamentum suspensorium.

BENTUK   tonjolan setengah bola mempunyai ekor (cauda) dari jaringan yang meluas ke ketiak atau axilla .

UKURAN    berbeda untuk setiap individu tergantung pada stadium perkembangan dan umur berat kira-kira 200gr   hamil mencapai 600gr menyusui mencapai 800gr .

 pengaruh kadar hormon tinggi yakni estrogen dan progesterone  Estrogen pertumbuhan duktus-duktus dan saluran penampung  Progesterone merangsang pertumbuhan tunas- tunas alveoli .

growth hormone. dan jaringan ikat . Hormon prolaktin. jaringan lemak. dan tiroid  Tersusun oleh jaringan kelenjar. adenokortikosteroid.

STRUKTUR MAKROPIS .

Cauda axillaris meluas ke arah axilla  Areola daerah lingkaran yang terdiri kulit yang longgar dan mengalami pigmentasi bergaris tengah kira-kira 2.5cm terletak kira-kira 20 glandula sebacea  .

.  Papilla mammae merupakan suatu tonjolan dengan panjang kira-kira 6 mm tersusun atas jaringan erektil berpigmen dan merupakan bangunan yang sangat peka.PAPILLA MAMAE  pusat areola mammae setinggi iga (kosta) keempat.

 Permukaan papilla mammae berlubang-lubang berupa ostium papillare kecil-kecil yang merupakan muara duktus lactiver. Duktus lactiver ini dilapisi oleh epitel .

STRUKTUR MIKROSKOPIS .

 Struktur dalamnya dikatakan menyerupai segmen buah anggur atau jeruk yang dibelah . Jaringan kelenjar dibagi kira-kira menjadi 18 lobus dipisahkan secara sempurna satu sama lain oleh lembaran-lembaran jaringan fibrosa.

. disebut acini. Setiap alveolus dilapisi oleh sel-sel yang mensekresi air susu. Alveoli sel-sel yang mensekresi air susu. Disekeliling setiap alveolus terletak sel-sel mioepitel yang kadang-kadang disebut sel keranjang (basket cell) atau sel laba-laba (spider cell).

 Ductus Lactifer saluran sentral yang merupakan muara beberapa tubulus lactifer Ada 15-25 duktus laktiferus Tiap-tiap duktus bercabang-cabang menjadi 20-40 duktuli. Duktulus bercabang-cabang menjadi 10-100 alveolus yang berfungsi sebagai satu kesatuan kelenjar .

 Masing-masing duktus membentuk lobus dan duktulus akan membentuk lobulus. . masingmasing duktus melebar membentuk ampulla atau sinus yang akan berfungsi sebagai gudang air susu ibu.  Struktur lobulus dan duktus berpusat kearah putting susu.  Sebelum bermuara pada putting susu.

 Alveolus juga dikelilingi pembuluh darah yang memberi zat-zat gizi pada sel-sel kelenjar air susu untuk proses pembentukan atau sintesis ASI. dan alveolus dikelilingi oleh mioepitel (otot polos) yang dapat berkontraksi untuk memompa ASI. . Sinus. duktus.

Ampula terletak di bawah areola . Ampulla bagian dari ductus lactifer yang melebar. merupakan tempat menyimpan air susu.

dan akan masuk ke dalam vena mammaria interna dan vena aksilaris . Drainase vena yang melalui vasa-vasa yang sesuai. arteria mammaria eksterna. dan arteria-arteria costalis superior. Vaskularisasi Pemasukan darah ke payudara dilakukan oleh arteri mammaria interna.

 Drainase Limfa Terutama ke dalam lymphonodi aksilaris. Fasa limfatik dari masing-masing payudara berhubungan sama lain . dan sebagian akan dialirkan ke dalam fisura portae hepar dan lymphonodi mediastinum.

 Pada putting susu dan areola terdapat ujung-ujung saraf peraba yang penting pada proses refleks saat menyusui. . Puting susu dan areola (daerah sekitar putting susu yang berpigmentasi lebih) adalah gudang susu yang mempunyai pengaruh terhadap keberhasilan meyusui.

.  Dengan cekapan bibir bayi yang menyeluruh pada daerah tersebut. Putting susu mengandung otot polos yang dapat berkontraksi sewaktu ada rangsangan menyusu. ASI akan keluar dengan lancar.

. sedangkan areola mengandung sejumlah kelenjar minyak yang mengeluarkan cairan agar putting tetap lunak dan lentur. Pada ujung putting susu terdapat 15-25 muara lobus (duktus laktiferus).

.

TAHAP – TAHAP PERKEMBANGAN PAYUDARA Kehidupan intrauterin  Saat lahir  Masa pubertas  Masa mampu hamil  Kehamilan  Minggu ke-6 ke-8 kehamilan  Minggu 12  Setelah 16 minggu  Masa (periode)  .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful