Perilaku Kerja Pestatif : Dorongan bekerja untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik secara berkesinambungan Evektivitas Dalam Bekerja : Suatu pekerjaan yang dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan rencana yang ditetapkan .

 Mau bertanggungjawab. Dia mempunyai keinginan yang kuat untuk menggunakan pengetahuan dan pengalaman guna memperbaiki penampilannya.  Yakin pada dirinya.  Berorientasi kemasa depan.  Ingin memperoleh balikan segera.  Toleransi menghapi resiko kebimbingan dan ketidakpastian..  Mau belajar dari kegagalan.  Peluang untuk mencapai harapan.  Kreatif dan fleksibel.  Enerjik tinggi.  Sumberdaya non manusia yang harus dikelola sebaik-baiknya .  Keinginan betanggungjawab ini erat hubungannya dengan mempertahankaninternal locus of control yaitu minat kewirausahaan dalam dirinya..Ciri – ciri wirausaha yang berhasil :  Memiliki komitmen tinggi terhadap tugasnya.  Motivasi untuk lebih unggul.

kelemahan. Realitas dan Menggairahkan Agar sesuai dengan tujuan perlu direnungkan atau dibayangkan semenarik mungkin agar bisa meningkatkan gairah semangat dalam kerja. peluang dan ancaman. Hasil yang Terukur Bekerja dengan sesuatu tertentu perlu direnungkan atau dibayangkan sehingga dapat mendorong pelaku bekerja secara efision . Analisis Sumber Perencanaan Bekerja dapat dilakukan dengan baik mengenai analisis kekuatan. Sasaran.Tahap – tahap yang dapat dilakukan untuk membiasakan diri untuk bekerja prestatif : A. D. C. Masa Inkubasi Mengembangkan diri harus disesuaikan dengan bisnis yang cocok B.

Kondisi motivasional dapat mempengaruhi efektivitas dan efisiensi i. Proses perilaku belajar sangat efektif dan efisien bila diperkuat dengan respon yang benar b. ditentukan oleh seberapa baik respon itu dapat dipelajari h. dan kurang berhasil jika dilakukan dengan menghafal d. Terdapat banyak macam perilaku belajar yang kesemuanya memerlukan proses belajar dan latihan berbeda c. Pencapaian proses belajar ditentukan oleh seberapa baik dan banyak pengetahuan yang diserap f. Frekuensi respon yang diperkuat. Praktek dalam berbagai bidang usaha atau bisnis akan mendorong terciptanya penerapan proses perilaku belajar secara efektif dan efisien .Manfaat Belajar Prestatif Prinsip-prinsip umum perilaku belajar efektif dan efisien menurut Silverman (1970): a. bila mereka mengetahui batas-batas kemampuannya g. Proses perilaku belajar akan efektif dan efisien bila dimengerti. Orang dapat belajar lebih efektif dan efisien.

PERILAKU DAN SIKAP WIRAUSAHA Kerja Iklas Kerja Mawas Diri Kerja Tuntas Kerja Cerdas Kerja Keras .

Kerja Ikhlas Kerja ikhlas adalah bekerja dengan bersungguh-sungguh. dapat menghasilkan sesuatu yang baik dan dilandasi dengan hati yang tulus. Contoh: Seorang buruh tani yang bekerja dengan upah yang pas-pasan. namun tetap bekerja dengan baik melaksanakan pekerjaan dengan tulus dan semata-mata merupakan pengabdian kepada pekerjaannya yang menghasilkan uang untuk keperluan hidup keluarga. .1.

ada pegawainya yang melakukan kesalahan. Seorang pemilik perusahaan. Kerja Mawas Diri Kerja mawas diri adalah bekerja dengan tidak terpengaruh oleh perasaan/kemarahan yang sedang melanda jiwanya. .2. Di perusahaannya. Cara pemecahan masalahnya harus tetap rasional dan tidak emosional. Maka sebagai pemimpin atau pemilik usaha harus dapat membedakan masalah pribadi dengan masalah pekerjaan. di rumah mempunyai masalah dengan keluarganya.

.3. memakai atau menggunakan bahasa global. Kerja Cerdas Kerja cerdas adalah bahwa di dalam bekerja harus pandai memperhitungkan resiko. Perilaku/sikap cerdas dalam melakukan pekerjaannya menggunakan teknologi yang tepat. menggunakan konsep hitung menghitung. mampu melihat peluang dan dapat mencari solusi sehingga dapat mencapai keuntungan yang diharapkan. pandai berkomunikasi dan pandai pula mengelola informasi.

.4. jarak serta kesulitan yang dihadapi. Mereka dapat memanfaatkan waktu yang optimal sehingga kadang-kadang tidak mengenal waktu. Kerja Keras Kerja keras adalah dalam bekerja kita harus mempunyai sifat mampu kerja atau gila kerja untuk mencapai sasaran yang ingin dicapai. Dalam bekerja mereka penuh semangat dan berusaha keras untuk meraih hasil yang baik dan maksimal.

Dari menyusut algoritma. Contohnya adalah kerja seorang progammer yang harus menyelesaikan pekerjaan secara tuntas dan tidak setengah-setengah.5. Kerja Tuntas Kerja tuntas adalah di dalam bekerja mampu mengorganisasikan bagian usaha secara terpadu dari awal sampai akhir untuk dapat menghasilkan usaha sampai selesai dengan maksimal. sampai program itu bisa dipakai dan bermanfaat . coding.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful