KEBUTUHAN NUTRISI

By Istianah, S.Kep., Ners

ILMU GIZI (Nutrition Science)
KATA “GIZI”  “GHIDZA” (Bhs Arab) = MAKANAN “ILMU YANG MEMPELAJARI SEGALA SESUATU TENTANG MAKANAN DALAM HUBUNGANNYA DENGAN KESEHATAN OPTIMAL”
 MAKANAN  TUBUH MANUSIA

BEBERAPA PENGERTIAN (1)
ADALAH IKATAN KIMIA YANG DIPERLUKAN TUBUH UNTUK MELAKUKAN FUNGSINYA, YAITU MENGHASILKAN ENERGI, MEMBANGUN DAN MEMELIHARA JARINGAN, SERTA MENGATUR PROSES-PROSES KEHIDUPAN.

ADALAH BAHAN SELAIN OBAT YANG MENGANDUNG ZAT-ZAT GIZI DAN ATAU UNSUR-UNSUR/IKATAN KIMIA YANG DAPAT DIUBAH MENJADI ZAT GIZI OLEH TUBUH, YANG BERGUNA BILA DIMASUKKAN KEDALAM TUBUH.

“PANGAN” DAN “BAHAN MAKANAN” ADALAH KEADAAN TUBUH SEBAGAI AKIBAT KONSUMSI MAKANAN DAN PENGGUNAAN ZAT-ZAT GIZI. KURANG.BEBERAPA PENGERTIAN (2) ADALAH MAKANAN DALAM KEADAAN MENTAH = ISTILAH BHS INGGRIS UNTUK KATA “MAKANAN”. BAIK DAN LEBIH . DIBEDAKAN ANTARA STATUS GIZI BURUK.

RUANG LINGKUP “SISTEM PANGAN DAN GIZI” PENYEDIAAN PANGAN DISTRIBUSI PANGAN (2) (3) (1)  Produksi pangan  Perlakuan pasca panen  Perdagangan  Transportasi  Penyimpanan  Pengolahan  Pengemasan  Pemasaran  Pendapatan  Agama/Adat Keb  Pendidikan  Jml anggota keluarga  Kebersihan lingkungan  Penyakit KONS MAKANAN  Daya beli  Pemasakan  Distribusi dlm keluarga  Kebiaasaan makan per-org UTILISASI MAKANAN • Pencernaan dan Penyerapan • Metabolisme zat gizi STATUS GIZI • Buruk . Kurang • Baik . Lebih .

ZAT GIZI PEMBERI ENERGI (ZAT “TENAGA”) : • KARBOHIDRAT • LEMAK • PROTEIN 2.GIZI 3 FUNGSI ZAT GIZI DALAM PROSES TUBUH 1. ZAT GIZI PENGATUR PROSES TUBUH (ZAT “PENGATUR”) : • PROTEIN • MINERAL • AIR • VITAMIN Let food be your medicine . ZAT GIZI PERTUMBUHAN DAN PEMELIHARAAN JARINGAN TUBUH (ZAT “PEMBANGUN”) : • PROTEIN • MINERAL • AIR 3.

GANGGUAN GIZI KEKURANGAN MAKANAN/ FAKTOR PRIMER CADANGAN ZAT GIZI KEKURANGAN GIZI DEPLESI JARINGAN PERUBAHAN BIOKIMIA PERUBAHAN FUNGSIONAL FAKTOR KONDISI (FAKTOR SEKUNDER) PERUBAHAN ANATOMIS .

2. lemah. Otot jadi lembek dan rambut mudah rontok. Perilaku: tidak tenang. Produksi Tenaga: menjadi malas. 3. 4. Pertumbuhan: anak-anak tidak tumbuh sesuai dengan porsinya. Pertahanan tubuh: daya tahan terhadap stres menurun.Akibat Gizi Kurang Pada Proses Tubuh 1. mudah tersinggung dan cengeng . sistem imunitas dan antibodi berkurang sehingga mudah menjadi sakit. Struktur dan fungsi otak: kemampuan berfikir menurun 5.

dan pendidikan masyarakat tersebut. Aspek sosio-budaya pangan adalah: fungsi pangan dalam masyarakat yang berkembang sesuai dengan keadaan lingkungan. adat. . agama.POLA PAGAN DI INDONESIA Pola pangan (food pattern) adalah: cara seseorang atau sekelompok orang memanfaatkan pangan yang tersedia sebagai reaksi terhadap tekanan ekonomi dan sosiobudaya yang dialaminya. kebiasaan.

 Pada umumnya mengandalkan makanan pokok (beras. umbi-umbian. jagung. dan sagu) .

Jenis bahan Beras Jagung Ubi jalar Ubi kayu/singkong Energi (kkal) 360 355 123 146 Protein(gr) 6.8 1.2 1.9 0.7 3.2 Lemak (gr) 0.3 .7 0.8 9.

Pola Menu Seimbang    Menu  susunan makanan yang dimakan seseorang untuk sekali makan atau untuk sehari. Menu  hidangan Menu seimbang  menu yang terdiri dari beraneka ragam makanan dalam jumlah dan proporsi yang sesuai sehingga memenuhi kebutuhan gizi seseorang guna pemeliharaan dan perbaikan sel-sel tubuh dan proses kehidupan serta perkembangan. .

DR. lauk. Poorwo Soedarmo dg gerakan sadar gizi (1950) Digali dari pola menu di indonesia terdiri dari: makanan pokok. Dikenalkan pertama kali oleh Prof. Ditambah susu. . sayur. Dr. buah.Pola Menu 4 Sehat 5 Sempurna     Adalah pola menu seimbang yang bila disusun dengan baik mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

zat pengatur. Terdiri dari tiga golongan makanan : sumber energi. Pesan dasar: Makanlah aneka ragam makanan Makanlah makanan untuk kecukupan energi Makanlah makanan sumber karbohidrat ½ dari kebutuhan energi . zat pembangun.Pedoman Umum Gizi Seimbang   1. 2. 3.

Hindari minum alkohol 12. Minumlah air bersih dan aman 10. . Makanlah makanan sumber zat energi 7. Bacalah label pada makanan yang dikemas. Lakukan kegiatan fisik dan olah raga secara teratur 11. Biasakan makan pagi 9. Gunakan garam beriodium 6. Berikan ASI saja kepada bayi s/d 4 bl 8. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai ¼ dari kebutuhan energi 5. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan 13.Pedoman Umum Gizi Seimbang 4.

Fungsi Nutrisi Membentuk dan memelihara jaringan tubuh  Menghasilkan energi  Mengatur pekerjaan / proses kimiawi di dalam tubuh  memelihara tubuh terhadap serangan penyakit  .

Karbohidrat        Senyawa yang terdiri dari Karbon. CO2 dan air Anabolisme = glikogen yang disimpan di hati dan otot . dan Oksigen Terdiri dari karbohidrat sederhana dan kompleks Merupakan sumber energi yang paling ekonomis dan paling banyak tersedia Karbohidrat merupakan penghasil energi yang cepat dan menghasilkan serat 1 gr KH = 4 Kcal atau 17 joule Katabolisme KH = energi. Hidrogen.

fruktosa dan galaktosa dapat diserap langsung ke pembuluh darah Disakarida : sukrosa.Jenis Karbohidrat    Monosakarida : glukosa. maltosa dan laktosa Polisakarida : kanji dan selulosa .

dan beberapa jenis sayuran Fruktosa / levulosa : sangat manis fruktosa dan galaktosa biasanya terdapat dalam jenis makanan yg sama Galaktosa merupakan hasil akhir dari pencernaan susu Sumber fruktosa . madu.Monosakarida        Jenis gula yang paling umum di dalam tubuh adalah glukosa Hypoglikemi / hyperglikemi berhubungan dengan kadar glukosa dalam darah Sumber glukosa . buah . buah .buahan . madu.buahan.

Disakarida      Frutosa + glukosa = Sukrosa Sukrosa dapat berbentuk gula merah. dan berbagai jenis makanan Sumber : Sugar beet. tebu. pemanis dalam sirup.buahan dan sayur . buah .sayuran Laktosa hanya terdapat dalam susu Laktosa dipecah dengan enzim galakto transferase menjadi glukosa dan galaktosa .

keju   .   Pada umumnya bayi dapat mencerna laktosa laktose intolerance : tubuh tidak bisa mencerna laktosa menjadi glukosa dan galaktosa Jika tubuh kekurangan galaktosa bisa menyebabkan retardasi mental Laktose intolerance lebih sering terjadi pada orang kulit hitam dan orang asia dibanding kulit putih Pengidap laktose intolerance bisa manggunakan susu yang sudah dicerna oleh bakteri : Yogurt.

Glikogen : cadangan KH yg disimpan di hati Jika tubuh hipoglikemi. . dan biji . dan buah . akr .bijian.ubian.akaran. Selulosa : tidak bisa larut dan tidak bisa dicerna. ubi . Sumber selulosa .buahan. kulit biji .Polisakarida       Kanji : sumber KH utama dalam diit Sumber kanji : padi. seluruh biji . glikogen akan dirubah menjadi glukosa dengan dirangsang oleh hormon glukagon yang dikeluarkan oleh sel alfa pankreas. sayuran berserat. banyak mengandung serat.bijian padi.bijian.

dan usus mempertahankan suhu tubuh . payudara. Sumber : lemak hewani dan lemak tumbuhan . jantung. dan petrolium. eter. sawit. hidrogen dan aksigen Tidak larut air tetapi larut dalam pelarut organik : kloroform.Lemak     Lemak terdiri dari : Karbon. pelindung terhadap luka mekanik dan untuk mempertebal lapisan sekitar organ penting seperti . jagung dll Fungsi :    mempertahankan fungsi struktur jaringan tubuh khususnya jaringan syaraf . ginjal. kelapa.

Fungsi lemak yang lain    Meminyaki saluran cerna sehingga memperlancar defekasi Membuat makanan menjadi lebih enak dan dapat mencegah lapar Pelarut vitamin ADEK .

kecuali lemak yang berasal dari kelapa  lemak hewani : banyak mengandung lemak jenuh seperti Asam miristat (C14). lemak nabati : banyak mengandung asam lemak tak jenuh ganda atau tunggal.Klasifikasi lemak    Lemak sederhana : asam lemak dan trigliserida lemak kompleks : fosfolipid dan lipoprotein derifat lemak : sterol seperti kolesterol Menurut sumbernya lemak dibagi . asam palmitat (C16). dan asam stearat (C18)   .

daging. telur. jagung dan minyak zaitun . kuning telur. Harus diperoleh dari makanan tubuh juga membutuhkan asam arachidonat yang didapat dari sintesis asam linolenat. Sumber : mentega.Asam Lemak Esensial     Tubuh tak mampu mensintesis : asam linoleat dan linolenat. kacang kedelai.

Fungsi asam lemak esensial      Membantu metabolisme kolesterol memelihara fungsi dan stabilitas membran sel membantu pembentukan beberapa hormon jika kekurangan asam lemak esensial : eksim. dan rash.4 % dari total kalori. meningkat kebutuhannya pada remaja dan dewasa muda . dermatitis. Kebutuhan : 3 .

Vitamin D.  diit / kolesterol eksogen. dan cairan empedu. Kolesterol dalam darah dihasilkan dari .Kolesterol berguna untuk memproduksi hormon kortison dan hormon lain.Kolesterol   Kolesterol ditemukan di semua jaringan tubuh. 25 . sisanya dibuang  hasil sintesa dalam tubuh / kolesterol endogen.50% bisa diserap. sintesis akan ditekan jika masukan dari luar banyak . khususnya hepar. otak dan jaringan syaraf. darah.

maka resiko penyakit jantung koroner meningkat Jika HDL tinggi maka resiko penyakit jantung bawaan menurun .   Masukan lemak berlebih akan menyebabkan timbunan kolesterol abnormal dan menyebabkan timbunan lemak di pembuluh darah yang mengakibatkan aterosclerosis atau penyakit jantung bawaan Jika LDL (Low Density Lipoprotein) tinggi.

Pencernaan Lemak Lemak tidak dicerna dalam keadaan asam ( lambung ). bisa mengakibatkan obesitas dan erat kaitannya dengan penyakit kardiovaskuler . lemak hanya bisa dicerna dalam suasana basa. sehingga lemak hanya bisa dicerna di usus halus karena telah mendapat sekret basa dari pankreas dan empedu kelbihan konsumsi lemakdisimpan dalam bentuk jaringan adiposa / lemak.

otak. syaraf. rambut. kulit. kuku. enzim dan hormon . organ dalam. kelenjar.Protein   Protein merupakan pembangun jaringan tubuh Protein terdapat pada : otot.

gelatin  globulin : ovoglobulin (telur).  albumin : lactalbumin(susu). Contoh .Klasifikasi protein  Protein Sederhana : hanya mengandung asam amino dan derivatnya. dan serum albumin dalam darah  albuminoid : keratin dalam rambut dan kulit. serum globulin dalam darah  Glutein : gluten dalam gandum  prolamin : zein dalam jagung dan gliadin dalam gandum .

Senyawa protein     Chromoprotein ( protein dan chromorpat ) : hemoglobin glikoprotein dan mukoprotein ( protein dan Karbohidrat ) : mucin lipoprotein (protein dan trigliserida atau asam lemak lainnya ): kolesterol dan phosfolipid Nukleoprotein ( protein dan asam nukleat ) : purin .

pemulihan dan memelihara struktur tubuh metabolisme tubuh . Pertumbuhan.Fungsi Protein       Menjaga proses fifiologi tubuh karena bahan utama pembentukan hormon ( insulin ). enzim keseimbangan asam basa : buffer sumber energi penawar racun / detoksifikasi . antibodi dan kromosom. protein plasma ( hemoglobin dan albumin ).

butuh 2 .Kebutuhan protein   Kebutuhan pada orang dewasa rata .anak ( masa pertumbuhan.rata 0.8/kg BB/hari kebutuhan meningkat pada :  orang yang mempunyai ukuran tubuh lebih besar  ibu hamil dan menyusui  anak .3 kali kebutuhan dewasa )  pubertas .

pepton dan polipeptida  HCl : dihasilkan sel parietal lambung berfungsi untuk mengubah pepsinogen yang tidak aktif menjadi pepsin. HCl juga berfungsi sebagai katalisator pencernaan protein  Renin : diperlukan bayi untuk mencerna susu. lambung dan usus pencernaan kimiawi dimulai di lambung labung mengeluarkan enzim : pepsin : memecah protein menjadi proteosis. berkurang pada dewasa  Protein juga dicerna di usus halus dengan produk akhir asam amino  .Pencernaan protein    Pencernaan mekanik dimulai di mulut.

threonin. leusin. phenylalanin. isoleusin.Sumber protein   Protein hewani Protein nabati asam amino esensial yang penting bagi tubuh : valin. dan tryptophan  . lysin. methionin.

dan niasin Vitamin dikategorikan menjadi 2 yaitu larut dalam air dan larut dalam lemak Vitamin larut dalam air yaitu C. asam pantotenik dan biotin.B1.B2.vitamin B12.D.B6.niasin. asam folat.Vitamin      Dibutuhkan dalam junlah sedikit Tubuh dapat mensintesis sedikitnya 3 dari 13 jenis vitamin yaitu A. Istilah B kompleks artinya semua vitamin yang lardalam air kecuali vitamin C .

mempengaruhi absorbsi ginjal Kebutuhan 45 mg/hari Sumber : buah segar. pembentukan jaringan kolagen.tomat. . stawbery. perdarahan gusi. infeksi. pecahnya pembuluh darah.Vitamin C     Fungsi untuk proses perombakan protein (asam amino). Gelala kekurangan : scurvy ( kumpulan gejala penyakit meliputi kerusakan tulang. hematedan melena.

biji gandum. daging babi Gejala kekurangan : beri .Vitamin B1 / Thiamin     Kebutuhan : 1.beri .5 mg/hari Fungsi : untuk metabolisme Karbohidrat dan asam amino Sumber : hati.susu.

gimjal. hati.Vitamin B2 / Riboflavin    Kebutuhan :1. memelihara jaringan tubuh Sumber : susu. keju . padi. jantung.8 mg/hari Fungsi : membantu proses oksidasi di dalam tubuh. brokoli.

dermatitis. hati. gangguan saluran cerna seperti mual dan muntah . mempengaruhi kerja membran sel Sumber : gandum.Vitamin B6 / Piridoksin     Kebutuhan : 2 mg/hari Fungsi : pembentukan asam amino. ragi. dan daging babi Tanda defisiensi : kejang. ikan.

hati. kacang – kacangan Tanda defisiensi : anemia megaloblastik dan anemia makrositik . Sumber : sayuran hijau.4 mg/hari Fungsi : meningkatkan pertumbuhan. daging. pematangan sel – sel darah.Vitamin B9 / asam folat. ikan. asam pteroilglutamat     Kebutuhan : 0. reproduksi sel – sel genetika.

biji gandum. kuning telur. Tanda defisiensi : penurunan metabolisme karbohidrat dan lemak .Asam Pantotenat     Kebutuhan perhari tidak diketahui Fungsi : Membantu pembentukan acetil – CoA dari asam pirufat sehingga membantu metabolisme karbohidrat dan lemak. ragi. Sumber : hati.

ginjal. berperan dalam sintesis rNA dan DNA Sumber : hati.Vitamin B12 / Cobalamin     Kebutuhan : 3 mg/hari Fungsi : meningkatkan pertumbuhan. mematangkan sel darah merah. Tanda kekurangan : anemia pernisiosa. penurunan sensasi perifer. dan paralisis . asparagus. sayuran hijau.

Vitamin A

Kebutuhan : 500 IU (International Unit ) Fungsi : menjaga penglihatan agar tetap normal, memelihara kulit dan membran mukosa dan memelihara pertumbuhan sel Sumber : hati, wortel, kentang manis, bayam, brokoli, semangka, labu. Tanda defisiensi : kulit bersisik, kegagalan pertumbuhan, kerusakan kornea dan buta

Vitamin D

Kebutuhan : 400 IU Fungsi : Meningkatkan absorpsi kalsium dari saluran cerna, dan membantu pembentukan tulang Sumber : susu dan minyak hati ikan, dibuat oleh kulit dengan bantuan sinar matahari. Tanda defisiensi ; riketsia / kelainan bentuk dan ukuran tulang

Vitamin E

Kebutuhan : 15 IU Fungsi : membantu memelihara struktur sel, dan pembentukan sel darah merah Sumber : gandum, sayur hijau, dan minyak sayuran Tanda defisiensi : dapat menyebabkan kemandulan pada hewan jantan, sering disebut “vitamin anti kemandulan”

Sumber : sayuran hijau.Vitamin K      Kebutuhan : tidak diketahui secara pasti Fungsi : membantu pembentukan prothombin dalam hepar untuk pembekuan darah. Tanda defisiensi : tidak aplikabel / not aplicable Vitamin K disintesis oleh bakteri dalam kolon . kacang kedelai. hati.

membantu pergerakan otot. klorin. pembentukan tulang. pembentukan sel baru / pertumbuhan bayi dan balita. Jika kebutuhan lebih dari 100mg/hari disebut macronutrient ( kalsium. sulfur. gigi. natrium. fosfat. keseimbangan asam basa . kalium. mengatur proses fisiologi tubuh. dan magnesium ) Jika kebutuhan tubuh kurang dari 100mg/hari disebut micronutrient Fungsi .Mineral     Mineral diklasifikasikan berdasarkan jumlah yang diperlukan oleh tubuh. .

Sumber : susu. gangguan kontraksi otot dan penghantaran impuls syaraf.3 m Eq/L dan kadar total kalsium serum sebesar 8. . gangguan tulang dan gigi ibu hamil. pembentukan tulang dan gigi. pembekuan darah lambat.5 – 10. Defisiensi : gigi jarang dan riketsia. Fungsi : transmisi neural. kontraksi otot.5 mg/dl.Kalsium     Kadar normal serum ion kalsium : 4. pengaturan sistem enzim dan coenzim dalam pembentukan darah. keju.5 – 5.

hiperthyroidisme. penyakit ginjal. myeloma multipel. insufisiensi kelenjar anak ginjal. letargi . Tanda dan gejala hiperkalsemia . penurunan refleks tendon. ataksia. nyeri pada tulang dan sendi.  Hiperkalsemia dapat terjadi pada : hiperparathyroidisme. . paralisis otot rangka. dan depresi. kelemahan. apatis. sarcoidosis. hipotonik.

Natrium / Sodium      Na merupakan kation utama ekstra sel dan bertanggung jawab terhadap tekanan osmotik. keseimbangan asam basa / pH Sumber . Fungsi :mengatur volume cairan tubuh. berperan dalam konduksi neuromuskular. 135 – 145 m Eq/L Kadar normal Na Intrasel : 10mEq/L . garam dapur Kadar normal Na serum . penyebaran impuls saraf.

6-1.5-5.Analisa serum elektrolit       Na + = 135-145 mEq/l K+ = 3.5 mg/100 mol Hitung platelet : 150.= 100-106 mEq/l HCO3.000 /mm3 .= 24-32 mEq/l Kreatinin serum =0.0 mEq/l Cl.000-350.

atau karena therapi infus natrium yang berlebihan. gangguan fungsi ginjal. peritonitis. perdarahan. diare. penyakit ginjal. muntah. Hipernatremi dapat terjadi karena : poliuri pada pasien diabetes insipidus. penggunaan obat diuretik seperti manitol. malnutrisi berat. dan insufisiensi kelenjar anak ginjal. PJKongestif. penghisapan cairan lambung. .Hiponatremi terjadi karena : matruka Na kurang. luka bakar.

Kalium / Potasium      Merupakan kation utama dalam sel Fungsi : penghantaran listrik pada otot dan kerja jantung. memelihara tekanan osmotik intrasel. sintesa protein dan metaboloisme KH Nilai normal 3.5 – 5. peradangan usus besar. kemoterapi sitotoksik. nefritis. asidosis metabolis dan anoreksia. terapi penicilin natrium dosistinggi. anoreksia nervosa dan diit tinggi natrium Hiperkalemi dapat terjadi pada retensi kalium karena penurunan ekresi ginjal. pemberian kalium yang berlebih. hipovolemi. . memlihara keseimbangan asam basa. penyalahgunaan laksatif.0 mEq/L Hipokalemi dapat terjadi pada diabetes asidosis.

dan membantu penggunaan glukosa. Sulfur     Fosfor tedapat pada susu dan daging Berfungsi dalam pembentukan tulang dan gigi.digunakan dalam struktur sel. Fosfor berkontribusi dalam 1% BB dan dan 80 % dalam tulang dan gigi . Magnesium. klorin. Fosfor adalah suatu komponen dari senyawaATP berenergi tinggi yang merupakan bentuk energi yang dapat digunakan oleh tubuh.Fosfor.

Klorin    Terdapat dalam garam dapur Berperan dalam pembentukan HCl. dan mengatur cairan tubuh bersama natrium Klorin bersama dengan natrium. kalium. memelihara keseimbangan asam basa. dan mempertahankan fungsi otot pernapasan . magnesium. berperan dalam memelihara tekanan osmotik antara sel dan cairan disekelilingnya.

5 – 2. sekresi hormon paratiroid. metabolisme KH. Nilai normal 1.0 atau 1.5 . berperan dalam sintesis protein dan asam nikleat.8 – 3. membantu pengangkutan natrium. dan kalium melewati membran sel.Magnesium   Berperan dalam relaksasi otot setelah berkontraksi.

.dan overdosis kalsium atau vitamin D. alkoholisme kronik.agen kemotherapi(cisplatin). sindrom malabsorpsi. penghisapan cairan lambung dalam waktu lama. tobramicyn)anti fungal(amphotericin). Hipomagnesia dapat terjadi pada pembedahan/reseksi kolon. toksemia pada kehamilan dan terapi obat – obatan yang mempengaruhi keseibangan magnesium seperti aminoglikosida(gentamicin.

semua sel tubuh. . Sulfur merupakan mineral penting dalam sintesa asam amino dan terdapat dalam jumlah banyak pada tulang. diare kronik dan penyakit – penyakit yang mempengaruhi absorpsi lambung. rambut dan kuku. diabetes ketoasidosis yang tidak tertangani.  Hipermagnesia dapat terjadi karena penurunan fungsi ginjal. masukan atau penyerapan magnesium yang berlebihan.

. wanita hamil dan menyusui memerlukan zat besi yang lebih banyak dari pada pria. Jumlah sedikit tetapi kelenjar tiroid tidak dapat berfungsi tanpa iodium Iodium diperlukan untuk pembentukan hormon tiroksin Pencegahan defisiensi dengan suplemen garam beriodium Kebutuhan zat besi sedikit tetapi merupakan bahan baku hemoglobin Hb merupakan senyawa dalam sel darah merah sebagai pengangkut oksigen Anak balita. remaja.Micronutrien        Iodium dan zat besi.

Mineral ini berperan dalam absorpsi dan sintesis mineral lain. nikel. . dan selenium. silicon. manganese. tembaga. fluor. almunium. pembentukan enzim dan proses metabolisme. seng. cobalt. molybdenum.Trace mineral     Diperlukan sangat kecil Penting untuk berbagai proses fisiologis tubuh Jenis mineral : chromium. arsenic.

Air    60 – 70 % dari BB orang dewasa 80% dari BB bayi Pada orang dewasa akan kehilangan air kira – kira 2.37 liter dalam setiap hari melalui keringat. ginjal dsan pernapasan .

PENILAIAN GIZI .

Tem Pendukung Nutrisi  Penilaian nutrisi dilakukan oleh tenaga medis. perawat. dan ahli gizi .

Prosedur Penilaian      Penilaian status gizi terdiri dari 4 komponen: Pengukuran antropometri Penilaian fisik Riwayat nutrisi Analisis laboratorium .

Pengukuran antropometri     TB BB Lipat kulit (TSF: trisep skinfold): lipatan lemak Lingkar otot lengan (arm muscle circumference/AMC): menggambarkan massa otot .

Pengukuran BB    IMT (Indeks Massa tubuh) BBR (berat badan relatif) Perkiraan BB .

4  Normal laki-laki IMT 20.8  Ke > BB tk ringan IMT 25.0-18.1 .0 wanita IMT 18.0  Ke > BB tk berat IMT > 27.0 Catatan : untuk > 18 th.INDEK MASSA TUBUH (IMT) BB ( kg) IMT = TB ² (meter)  Ke < BB tk berat IMT < 17.7-23.1-25.  .27.0  Ke < BB tk ringan IMT 17.

BBR Adalah persentase berat badan dalam kg terhadap BB normal (TB100) BB (kg) x 100 % TB (cm)-100  Nilai Standar: < 90 %  underweight 90-110 %  BB normal > 110 %  overweight > 120 %  obese/gemuk .

Perkiraan BB  Dilakukan pada klien yang sakit tidak dapat ditimbang dengan menggunakan timbangan biasa .

5 cm tambahan Kurangi 10 % Tambahkan 10 % Kecil Besar .3 kg u/setiap 2.5 cm tambahan Kurangi 10 % Tambahkan 10 % Perempuan 45.7 kg u/setiap 2.5 kg u/152 cm pertama selanjutnya tambahkan 2.Bangun tubuh Sedang Laki-laki 48 kg u/152 cm pertama selanjutnya tambahkan 2.

Penilaian Fisik       Rambut Kulit Kuku Mata Mulut Muskulus dan simpanan lemak .

lesi di lembab ujung bibir merah muda ada papila halus papila dipermukaan warna merah daging putih. rontok kusam warna lebih gelap pada pipi dan sekitar mata bersinar.Indikasi status nutrisi Bagian tubuh normal Rambut kuat dan bersinar kulit kepala sehat muka sesuai warna kulit mata bibir lidah gigi nutrisi kurang rapuh. kuat tak warna kurang berlubang fluoride . botot spots merah muda dan kering. bersih kering.

bersisik jaringan lemak kurang kusam tonus lemah .Kelenjar kulit tidak ada pembesaran bersih. postur tegap tonus kuat pembesaran tiroid kering. lembab kuku tulang otot ekstremitas abdomen persyarafan pink kuat.

luka.Sifat-sifat yang Membedakan Faktor penyebab utama Marasmus Kwashiorkor ↓ kalori (terutama) Lama perkembangan Tanda Fiisik:  Gambaran umum  Beberapa bulan sampai beberapa tahun Kurus/kurang makan Ada Tidak ada Normal ↓ protein dan stres (misalnya pembedahan. hilangnya pigmen rambut (rambut jagung) Menurun Tinggi (↓ daya penyembuhan luka. ↓ infeksi) ↓ BB Edema Rambut   Albumin serum  Mortalittas  Normal Rendah (kecuali jika disebabkan oleh penyakit yang mendasari) . dan infeksi) Beberapa minggu Biasa/cukup makan Tidak ada atau sedikit sekali (dapat tertutup oleh edema) Ada Mudah dicabut. imunokompeten.

> 5 % dalam 1 bulan > 7.     Penurunan yang luar biasa dapat didefinisikan sebagai penurunan yang > 2 % BB selama 1 minggu.5 % dalam 3 bulan > 10 % dalam 6 bulan .

Riwayat Nutrisi     Pola makan Alergi Kegemaran Riwayat BB .

indikator status cairan Indikator status mineral Kadar vitamin Intoleransi substrat .Pemeriksaan Laboratorium     Elektrolit.

kelelahan meski makan cukup . steatorrhea . Carakteristik : .II. Kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan Penyebab : malabsorbsi. Masalah yang muncul 1.makan banyak BB kurang.hasil lab : hipoalbumin dan anemia . .BAB sering kadang cair dan berbusa.

kulit kering .lelah.BB >> .hasil lab : tiroxin rendah 3. Resiko kelebihan nutrisi (obesitas) Penyebab : intake nutrien yang berlebihan Karakteristik : .2. Kebutuhan nutrisi melebihi kebutuhan Penyebab : meningkatnya fungsi tiroid Karakteristik : .porsi makan lebih dari kebutuhan .BB tetap cenderung kurus .makan sering tidak pernah merasa cukup .

III. Diet yang adekuat 4. cegah adanya komplikasi . Atur pencapaian BB ideal dan pertahankan BB ideal. Sesuaikan dengan penyakit klien. Perhatikan variasi makanan 5. PERENCANAAN 1. 3. Tentukan BB ideal 2.

PENGHITUNGAN KEBUTUHAN NUTRISI .

Energi panas yang dibutuhkan 1 gr untuk menaikkan suhu 1º C  kalori  1 gr protein = 4 kcal  1 gr lemak = 9 kcal  1 gr karbohidrat = 4 kcal .KEBUTUHAN ENERGI Energi adalah kemampuan untuk melakukan atau menghasilkan perubahan suatu zat atau bahan.

Energi ini dibutuhkan untuk : .metaabolisme sel .respirasi .mempertahankan suhu .KEBUTUHAN ENERGI  Energi basal adalah energi minimum yang dibutuhkan tubuh saat istirahat.sirkulasi .aktifitas kelenjar .

Fektor utama yang mempengaruhi metabolisme basal : 1.GH . Komposisi tubuh ( lemak daan otot ) 5. Luas permukaan tubuh 2.Perangsangan simpatis meningkatkan MB.thyroxin inadequat  MB  30-50 % .MB pada wanita sebelum menstruasi 359 kcal . Kelenjar endokrin . Usia ( tertinggi pada usia 1-2 th ) 4. . Sex ( wanita 5-10 % < pria ) 3.

FAKTOR LAIN      Status nutrisi Tidur Demam Tonus otot Exercise .

Phisikal aktivity 3.KEBUTUHAN ENERGI TOTAL  Ditentukan oleh : 1. Specific dynamic action of food . Basal metabolik 2.

Physical activity aktivitas ringan meningkat 10 % paling berat meningkat 50 % 3.KEBUTUHAN ENERGI TOTAL 1. SDA Hidrat arang dan lemak produksi panas  5 % kalori yang dikonsumsi protein keseluruhan 30 % high protein 15 % . Kebutuhan energi basal (BEE) laki-laki : BB ideal (kg) x 1 kcal x 24 jam wanita: BB ideal (kg) x 0.95 kcal x 24 jam 2.

1 kcal / kg BB ideal/ jam tidur Tambahkan dengan aktivitas Tambahkan SDA  10 % .PERKIRAAN KEBUTUHAN ENERGI      Tentukan BB ideal Tentukan BEE Kurangi 0.

PENGELUARAN ENERGI BASAL  1. Pengeluaran Energi Basal (BEE=Basal Energy Expenditure) adalah pengeluaran kalori secara teoritis dalam keadaan puasa dan istirahat tampa stres Persamaan Harris-Benedict Persamaan Shofield . 2.

68 x usia (tahun)] =___kal/hr  .Persamaan Harris-Benedict Laki-laki: BEE =66.56 x berat (kg)] + [1.85 x tinggi (cm)] – [4.1 + [9.75 x berat(kg)] + [5.47 + [13.76 x usia(tahun)] =___kal/hr  Wanita: BEE = 655.0 x tinggi(cm)] – [6.

Persamaan Shofield
Usia 15-18
18-30

Laki-laki BEE = 17,6 x BB (kg) +636 BEE = 15,0 x BB (kg) + 690 BEE = 11,4 x BB (kg) + 870 BEE = 11,7 x BB (kg) +585

Perempuan BEE = 13,3 x BB (kg) +690 BEE = 14,8 x BB (kg) + 485 BEE = 8,1 x BB (kg) + 842 BEE = 9,0 x BB (kg) +656

30-60
>60

Kebutuhan Kalori Berdasarkan Usia Anak
Usia (tahun)
< 1 tahun 1 – 3 tahun 4 – 6 tahun 7 – 10 tahun 11 – 18 tahun

Kal/KgBB/hari
80 – 95 75 – 90 65 – 75 55 – 65 45 – 55

Kebutuhan Kalori Anak Sakit
Berat Badan (kg)
0 – 10 10 – 20 > 20

Kebutuhan Kalori
100 kal/kg 10 kg pertama: 100 kal/kg, selebihnya 20 kg: 50 kal/kg 10 kg pertama: 100 kal/kg 10 kg kedua : 50 kal/kg Selebihnya : 20 kal/kg

dengan berat badan 25 kg 10 kg pertama = 10 x 100 kal/hari= 1000 kal/hr 10 kg kedua = 10 x 50 kal/hari = 500 kal/hr 5 kg = 5 x 20 kal/hari = 100 kal/hr Jumlah Total = 1600 kal/hr .Contoh Seorang anak yang sedang sakit.

0 – 1.3 – 2.5 1.3 .Kebutuhan Protein Usia (tahun) <1 1–6 7 – 10 11 – 18 g/kgBB/hari 2–3 1.5 – 2.0 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful