MK.

OSEANOGRAFI ( Modul 3 ) Lautan dan Daratan (2) Proses Pembentukan

Kasim Mansyur, ST., M.Si
achim_dive9@yahoo.com

Continental Drift

Continental Drift • • • • Continental drift salah satu gagasan tentang tektonik yang diusulkan akhir abad 19 dan awal abad 20. Alfred Wegener (1915): benua satu daratan “Pangea” Akibat rotasi bumi Pangea terpisah “Lurasia” (bagian utara) dan “Gondwanaland” (bagian selatan) Teori ini masih menjadi catatan dalam bidang geologi .

palung laut (trench).Covenction Cells Teori baru ttg gaya penyebab Continental Drift: o Gerakan memutar di mantel bumi. perluasan dasar laut. akibat pemanasan material oleh radioaktive bumi. dan zona subduksi (subduction zones) . pusat-pusat sebaran. o Gerakan menghasilkan gunung.

.

aliran membelok di bawah lapisan tersebut dan selanjutnya mengalami pendinginan. Material dingin menjadi pekat dan menurun ke arah pusat bumi. Selanjutnya material terangkat kembali ke atas karena proses pemanasan .Teori • Pemanasan material dalam bumi yang lebur menimbulkan suatu aliran. Jika aliran lapisan bergerak ke atas mencapai litosfir.

Gerakan Convection Cell   Terbentuk gunung api (menembus litosfir) Terbentuk gerakan lateral (bergerak di bawah litosfir) .

exp. Pembentukan dan Meledaknya Gunung Berapi dan Gempa bumi .Awalnya dipercaya bahwa bentuk kerak bumi adalah tetap dan tidak berubah-ubah – Tapi sudah terbukti bahwa Kerak Bumi telah dan masih terus mengalami perubahan Terjadinya aktivitas-aktivitas kerak bumi.

Bukti Gerakan Kerak Bumi • • • • Adanya gradien panas dari parit laut (mid-ocean ridge) Dasar laut di bawah lapisan sediment: bukan berupa granite seperti umumnya di daratan Ketebalan sedimen di kerak muda dekat parit laut lebih tipis dibandingkan sedimen di kerak tua Hasil interpretasi medan magnetik bumi (misalnya pola sama dengan bentuk parit bumi) .

.

Aktivitas Gunung Berapi dan Gempa Bumi secara luas menyebar tidak merata pada beberapa tempat di permukaan bumi • Mid Oceanic Ridge • Ridge • Trench .

Sebaran Gunung Berapi Dunia Trench .

    Daerah-daerah aktif ini mewakili tempat-tempat dimana sering terjadi retakan-retakan besar di kerak/permukaan Bumi Retakan-retakan besar ini mencakup seluruh permukaan bumi Bumi terbagi menjadi beberapa bagian lempeng besar (Tectonic Plates) Setiap Lempeng cenderung untuk membentuk suatu batas dengan sistem mid oceanic ridge. yaitu satu sisi dengan massa benua dan sisi lain dengan batas lempengan tektonik .

Plate Tectonic .

Continental Drift (keberadaan satu daratan benua).Pengertian “Plate Tectonic” • Teori geologi dikembangkan untuk menerangkan kejadian gerakan kerak bumi berskala luas. . • • • Seafloor Spreading (pergerakan lateral). Teori ini mencakup dan menggantikan teori lama Continental Drift (pertengahan awal abad 20) dan konsep Seafloor Spreading selama dekade 1960.

isotop radioaktif unsur ringan. namun cukup membuat kondisinya lembek karena sifat batuan bumi. Al dan Mg. < 10 km di laut). Aesthenosphere relatif lembek karena panas dari peluruhan radioaktif (khususnya.Permulaan Plate Tektonik • Continental drift bergerak lambat tapi pasti dalam skala waktu 10-100 million years. Kerak dan mantel jadi bagian lithosphere (tebal 50-100 km dan terpisah sebagai lempeng besar di atas Aesthenosphere.   . Kerak bumi tipis (tebal 10 km di daratan. Sumber panas ini kecil (1/6000 energy matahari di permukaan bumi).

Struktur 100-200 km Interior Bumi .

sepanjang Amerika barat laut. lempeng Amerika Utara. Laut Tengah. Lempeng Afrika. Hindia Timur (East Indies). Lempeng Australia. Filipina. Lempeng Amerika Selatan dan Lempeng Antartika). Lempeng Eurasia. • Sejumlah lempeng kecil: lepas Amerika Selatan dan Tengah. .Plate Tectonic • Ada 7 lempeng utama: Lempeng Pasifik.

.

sejajar berlawanan (sesar/faults) Wilayah mid-ocean ridges dan rise bergerak lateral pada sesar/faults yang dikenal dengan transform faults .Batas Lempeng • • • • Lempeng bagian litosfir berupa kerak benua/laut atau kepingankepingan. Arah gerakan: menjauh (ridges). menyatu (trenches). ridges dan faults. Batas lempeng trenches.

.

mendingin dan membeku (padat). batuan ini akan mengeras akan dideposit pada batuan magma yang sudah mengeras sebelumnya.Rift Zone • Gerakan tektonik dari dua lempeng bergerak memisah. lelehan batu naik ke permukaan. • • Rift zone utama: mid-oceanic ridges dan rise . lokasi batuan terbentuk dari pembekuan batuan magma. Apabila batuan muda dari lava muncul. Rift Zone.

.

. dimana dua lempeng kerak berbeturan.Subduction Zone  Zona Subduksi. o o Letusan terjadi jika magma ke permukaan berulang kali tertumpuk di atas lempeng. terjadi pengeluaran air dan menyebabkan batuan di atasnya meleleh. yang menimbulkan satu lempeng turun di bawah lempeng lainnya Dapat meningkatkan aktivitas gunung api: o  Karena pemanasan di dalam mantel. Lelehan magma menjadi lebih ringan dari batuan sekitarnya dan bergerak ke permukaan jika berada di ruang magma.

.

Gugusan pulau gunung berasal dari satu sumber magma. dimana endapan berada. secara berulang-ulang akibat pergeseran bagian lapisan litosfer.Hot Spot  Akibat pergeseran kerak bumi dapat terbentuk island arch (gugusan/rakaian pulau gunung).  .

.

.

com Achim_dive9@yahoo.com .Sekian achim_dive9yahoo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful