TRANSPOR ELEKTRON DAN FOSFORILASI OKSIDATIF

Oleh:
Ade Yulianto Budiman (3415102432) Desi Ay Triana (3415101467) Esihana Masrimuna (3415102432) Ranni Rahmawati (3415101465) Reza Rindani(3415102424)

Pendidikan Bologi Reguler 2010

PRINSIP
• Transport elektron dan Fosforilasi Oksidatif berlangsung secara aerob di membran dalam mitikondria. • Reaksi Pemindahan Elektron merupakan Reaksi Oksidaasi Reduksi. • Rantai transport elektron terdiri dari 4 kompleks,kompleks I, II, III, dan IV dan kompleks V adalah kompleks enzim yang melakukan fosforilasi oksidatif .

• Komponen yang terlibat : NADH. sitokrom. Ubikuinon. • Hasil keseluruhan untuk oksidasi sempurna sebanyak 38 ATP. ATP Sintase (pada fosforilasi oksidatif.FMN. . FADH2.

.Transport Elektron Tahap akhir dalam respirasi sel aerobik yang meliputi proses perpindahan elektron dan ion Hidrogen (H+) dari molekul donor yaitu NADH dan FADH dari satu substrat ke substrat lain secara berantai disertai dengan proses fosforilasi oksidatif.

Fosforilasi Oksidatif Suatu proses dimana ATP dibentuk pada saat elektron dipindahkan dari NADH atau FADH2 ke O2 oleh suatu deretan senyawa pembawa elektron. Proses pembentukan ATP secara enzimatis dengan penambahan fosfat anorganik ke molekul ADP menggunakan energi yang dikeluarkan selama proses transpot elektron .

.Tempat Berlangsungnya Transpor elektron berlangsung pada membran dalam mitokondria.

+ Fe 2+ .+elektron aseptor Misalnya Fe2+  e.Reaksi Pemindahan Elektron merupakan Reaksi Oksidaasi Reduksi • Oksidasi = pemindahan / pembebasan edari suatu molekul • Reduksi = penambahan elektron ke suatu molekul • Reaksi oksidasi – reduksi (REDOKS)  reaksi pemindahan elektron Elektron donor  e.

elektron dipindahkan dalam berbagai bentuk.seperti ion hidrida. .• Dalam transport elektron pada mitokondria. dan sebagai elekron di dalam tahap selanjutnya yang dikatalisa oleh sitokrom. atom hidrogen.

Molekul Pembawa Elektron pada Rantai transport Elektron Rantai Respirasi mitokondria mengandung sejumlah besar protein pembawa elektron yang bekerja secara berurutan untuk memindahkan elektron dari substrat ke oksigen. . Ada sekitar 15 atau lebih gugus kimia pada rantai transport elektron yang dapat menerima dan memindahkan elektron secara bertahap dan berurutan.

yang aktif dengan berbagai dehidrogenase. Fungsi ubikuinon adalah untuk mengumpulkan ekuivalen pereduksi. • Ubikuinon atau koenzin Q. suatu senyawa kuinon isorenoid yang larut dalam lemak. • Flavin Mononukleotida (FMN). . . tetapi juga dari Flavin pengikat dehidrogenase lainnya pada mitokondria. pada NADH dehidrogenase.Golongan Jenis Pembawa Elektron • Nikotinamida Adenin Dinukleotida (NAD). bukan hanya dari NADH dehidrogenase.

besi atau heme. Golongan ini merupakan protein heme . dan tembaga pada sitokrom aa3. Sitokrom adalah protein mengandung besi pemindah elektron dan berwarna merah atau coklat.yang merupakan gugus protetik serupa dengan pada hemoglobin Hampir semua protein pembawa elektron pada rantai larut dalam air dan tertanam di dalam membran mitokondria sebelah dalam . dengan besi yang berada pada kompleks porfin.• Pusat besi sulfur (Fe-S) dan sitokrom . yang bekerja secara berurutan untuk mengangkut elektron dari ubikuinon ke molekul oksigen.

• Sitokrom dalam rantai Respiraasi disusun dalam urutan b  c1  aa3. dan mengandung dua atom tembaga esensial. • Stokrom c adalah protein kecil dengan gugus besi porifin yang terikat kovalen pada rantai polipeptida tunggalnya. dan c. Sitokrom c mudah diekstraksi dari mitokondria dan telah berhasil diperoleh dalam bentuk kristal dari berbagai spesies. • Sitokrom aa3 berbeda dari sitokrom lain. menerma elektron dan ubikuinon dan memindahkannya ke sitokrom c1. b. . • Sitokrom b terdapat dlam 2 bentuk. Protein ini mengandung dua molekul heme A yang terikat kuat.• Tiga Kelas Sitokrom adalah Sitokrom a.

III.RANTAI TRANSPOR ELEKTRON • Terdapat lima kompleks protein dalam mitokondria membran dalam yang terlibat dalam jalur transpor elektron dan fosforilasi oksidatif • Kompleks I. • Kompleks V adalah kompleks enzim yang melakukan fosforilasi oksidatif . II. dan IV adalah bagian dari rantai transpor elektron.

.

.

Dan mengkatalis reaksi NADH + H+ + FMN <=> NAD+ + FMNH2 Mempunyai 6 pusat besi-sulfur Mempunyai pusat besi-sulfur yang mentransfer elektron dr FMNH2 ke karier berikutnya yaitu Coenzim Q Kompleks I juga disebut NADH-coenzyme Q reductase karena elektron yg terlibat dalam reaksi ini digunakan untuk mereduksi koenzim Q Penghambat : Rotenone dan amytal .Kompleks I (NADH dehidrogenase) terdiri 43 rantai polipeptida mempunyai FMN sebagai gugus prostetik.

Kompleks II (Suksinat dehidrogenase) Merupakan titik masuknya FADH2 yg diproduksi oleh suksinat dehidrogenase Elektron dr FADH2 akan didonorkan ke ubiquinone Mempunyai pusat Fe-S Disebut juga sebagai enzim succinate-coenzyme Q reductase .

pusat Fe-S dan sitokrom C1 • Pergerakan elektron dari Cyt b  Fe-S dapat diblok oleh antimycin A  diketahui mampu menerima elektron yg berasal dr Fe-S Komplek III .Kompleks III • Terdiri dari berbagai protein karier elektron : sitokrom B.

Merupakan protein kecil dalam sistem transport elektron dan satu satunya protein yg tidak dlm bentuk kompleks Menerima elektron dari kompleks III dan mentransfernya ke kompleks IV .

Cyt a3 dan Cu  menerima elektron dr Cyt a dan mentranser ke O2 yg terikat pd Cyt a mengandung ion Pb yg terikat pd residu sistein membtuk pusat berinti ganda yg disebut CuA .Kompleks IV Dikenal sbg sitokrom oksidase krn mengambil elektron dari cyt C Bertugas mentransfer elektron dr cyt C ke O2 mengandung gugus heme Cyt a dan Cyt a3 serta ion tembaga.

.

yang tetanam dalam membran di dekat rantai transport elektron. proton (H+) dari proses transport elektron yang terdapat pada ruang antar membran mitokondria menuruni gradien melalui ATP sintase. ATP sintase memanfaatkan gaya gerak proton untuk memfosforilasi ADP sehingga membentuk ATP Antibiotik oligomicyn mampu terikat pada F0 kompleks dan menghambat aliran proton.Kompleks V (ATP synthase / F0F1 kompleks) Pada tahap ini. .

Pada fosforilasi oksidatif. . sedangkan pelibatan FADH2 menghasilkan pembentukan 2 molekul ATP. pelibatan NADH menghasilkan pembentukan 3 molekul ATP.

H+ H+ H+ H+ H+ H+ H+ H+ H+ H+ V H+ H+ H+ H2 O II H+ H+ IV ATP NAD+ FAD+ H+ H+ NADH H+ H+ FADH2 ½ O2 ADP H+ H+ H+ H+ .

Hasil Akhir Sejak reaksi glikolisis sampai siklus Krebs. Setiap oksidasi NADH menghasilkan 3 ATP dan 2 ATP untuk setiap oksidasi FADH2. telah dihasilkan NADH sebanyak 10 molekul dan FADH2 2 molekul. .

.

maka hasil bersih dari setiap respirasi seluler adalah 36 ATP. dalam transpor elektron dihasilkan kira-kira 34 ATP. karena dibutuhkan 2 ATP untuk melakukan transpor aktif. . Akan tetapi. maka secara keseluruhan reaksi respirasi seluler menghasilkan total 38 ATP. ditambah dari hasil Glikolisis (2ATP) dan siklus Krebs (2 ATP).Jadi.

Menghambat proses reduksi oksigen yang dikatalisa oleh sitokrom aa3 Sianida .Inhibitor Senyawa Efek terhadap transpor elektron Menghambat transpor elektron dari NADH ke Ubikuinon. Rotenon Antimisin A Menghambat pemindahan elektron dari ubikuinon ke sitokrom C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.