KANKER OVARIUM

Kanker ovarium paling sering ditemukan pada wanita yang berusia 50-70 tahun dan 1 dari 70 wanita menderita kanker ovarium.Pendahuluan Kanker Indung Telur (Kanker Ovarium) adalah tumor ganas pada ovarium (indung telur). .

Anatomi .

Anatomi .

Pil kontrasepsi . Hipotesis gonadotropin 3. Paritas 6. Hipotesis androgen 4. Hipotesis progesteron 5.Etiologi Penyebabnya tidak diketahui. Ada beberapa teori tentang etiologi kanker ovarium: 1. Hipotesis Incessant Ovulation 2.

faktor resiko tejadinya kanker ovarium adalah: • Obat kesuburan • Pernah menderita kanker payudara • Riwayat keluarga yang menderita kanker payudara dan/atau kanker ovarium • Riwayat keluarga yang menderita kanker kolon. . paru-paru. prostat dan rahim (menunjukkan adanya sindroma Lynch II).

.

Gejala Klinis • Tidak khas • Haid tidak teratur • Sering kencing dan konstipasi • Distensi abdomen • Nyeri .

keganasan perlu dicurigai. Bila tumor  tersebut padat. bentuknya irregular dan terfiksi r ke dinding panggul. penderita pramenopause  massa kistik Ø > 810 cm  suatu neoplasma.  teraba massa di pelvis  curigai keganasan . pascamenopause.Tanda Klinis ditemukannya massa tumor di pelvis.keganasan hampir dapat dipastikan. Bila di bagian atas abdomen ditemukan juga massa dan disertai asites.

Stadium Stadium tersebut menurut International Federation of Gynecologist and Obstenricians(FIGO) 1987: Stadium I Pertumbuhan terbatas pada ovarium Ia pertumbuhan terbatas pada satu ovarium. kapsul tumor utuh. . tidak ada pertumbuhandi permukaan ovarium. tidak ada sel tumor cairan asites ataupun pada bilasan cairan di rongga peritonium.

Stadium Ib : terbatas pada kedua ovarium. tidak ada sel tumor cairan asites ataupun pada bilasan cairan di rongga peritonium Ic : terbatas pada satu atau dua dengan salah satu faktor dari kapsul tumor pecah. pertumbuhan tumor pada permukaan kapsul. tidak ada pertumbuhan di permukaan ovarium. ditemukan sel tumor ganas pada caira n asites maupun bilasan rongga peritoneum .

kapsul pecah. .Stadium Stadium II Pertumbuhan pada satu atau kedua ovarium dengan perluasan ke panggul IIa : perluasan dan/atau metastasis ke uterus dan/atau tuba IIb : perluasan ke jaringan pelvis lainnya IIc : tumor stadium IIa dan IIb tetapi dengan tumor pada permukaan satu atau keduaovarium. atau dengan asites yang mengandung sel ganas atau bilasan peritoneum positif.

Tumor terbatas dalam pelvis kecil. Metastasis permukaan liver masuk stadium III. tetapi secara histologik terbukti meluas ke usus besar atau omentum.Stadium Stadium III Tumor mengennai satu atau kedua ovarium dengan implant di peritoneum di luar pelvis dan/atauKGB retroperitoneal atau ingunal positif. .

diameter tidak melebihi 2 cm.Stadium IIIa : terbatas di pelvisl kecil dengan KGB negatif tetapi secara histologik dan dikonfirmasi secara mikroskopik adanya pertumbuhan di permukaan peritoneum abdominal IIIb : mengenai satu atau kedua ovarium dgn implant di permukaan peritoneum dan terbukti secara mikroskopik. dan KGB negatif IIIc : implan di abdomen >2 cm dan/atau KGB retroperitoneal atau inguinal positif .

Bila efusi pleura dan hasil sitologinya positif dimasukkan dalam stadium IV. Begitu juga metastasis parenkim hati. .Stadium Stadium IV Pertumbuhan mengenai satu atau kedua ovarium dengan metastasis jauh.

dan keadaan umum penderita. dan bila perlu diberikan terapi adjuvant seperti kemoterapi. radioterapi.Penatalaksaan • Penatalaksaan kanker ovarium sangat ditent ukan oleh stadium. imunoterapidan terapi hormon. . • Pengobatan utama adalah pengankatan tumor primer dan metastasisnya.fertili tas. derajat diferensiasi.

apendektomi.Penatalaksanaan Kanker Ovariu m stadium I terdiri dari histerektomi totalis. dan surgical staging. salpingoooforektomi bialteralis. .

• Terapi Adjuvant .Penatalaksanaan Kanker Ovariu m Stadium Lanjut • Pendekatan terapi pada stadium lanjut mirip dengan stadium I dengan sedikit modifikasi bergantung pada penyeabran metastasis dan keadaan umum penderita • tindakan operasi pengankatan tumor primer dan metastasisnya di omentum. usus. dan peritoneum disebut operasi debulking atau sitoreduksi.

Prognosis Kanker Ovarium • Faktor histopatologi • Faktor biologi • Faktor klinis .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful