PRODUKTIVITAS KERJA ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PENGUPASAN TANAH PENUTUP (OVERBURDEN) DI PT.

SUMBER KURNIA BUANA DESA PUALAM SARI KECAMATAN BINUANG KABUPATEN TAPIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Oleh :

AZI SETIADY DBD 108 047 NOFLY ASTRIO VALENTINO DBD 108 048

Latar Belakang
Aktivitas penambangan pada suatu areal tambang merupakan aspek penting yang harus diperhatikan dan menjadi faktor penentu dalam keberhasilan atau kesuksesan usaha tambang tersebut. Beberapa indikator keberhasilan dalam usaha tambang yaitu tercapainya target produksi yang diinginkan sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan serta biaya operasional rendah sehingga keuntungan perusahaan sangat besar. Indikator – indikator tersebut di atas walaupun tampak sederhana sebenarnya sangat sulit dicapai saat pengerjaannya di lapangan. Salah satu indikator yang dianggap sangat penting adalah pencapaian target produksi yang kemudian dilatar belakangi oleh bentuk perencanaan atau desain dan perkembangan kemajuan tambang.

Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan dari kegiatan Kerja Praktik (KP) ini adalah: 1. Untuk mengetahui kemampuan produksi alat mekanis yang dioprasikan pada kegiatan pengupasan tanah penutup (Overburden) di PT. Sumber Kurnia Buana. 2. Memperoleh dan menambah pengetahuan tentang aktivitas pengupasan tanah penutup (Overburden) dalam kegiatan pertambangan di PT. Sumber Kurnia Buana.

Rumusan Masalah
1. Berapa kemampuan produksi alat mekanis yang dioperasikan dalam kegiatan pengupasan overburden di PT. Sumber Kurnia Buana ? 2. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi rendahnya tingkat efektifitas kerja alat mekanis pada kegiatan pengupasan overburden di PT. Sumber Kurnia Buana ?

Batasan Masalah
Batasan masalah dalam kegiatan Kerja Praktik ini adalah : 1. Kemampuan produksi alat gali muat dan alat angkut pada pengupasan tanah penutup (overburden) di PT. Sumber Kurnia Buana. 2. Permasalahan hanya dilihat dari segi teknis dan tidak membahas dari segi ekonomis. 3. Target produksi yang ditetapkan oleh PT. Sumber Kurnia Buana untuk pengupasan tanah penutup (overburden) pada pit di bulan Oktober adalah sebesar 220.000 BCM.

Pengolahan Data
A. Produksi alat mekanis: 1. Produksi pembongkaran: > Produksi Ripping : Pr = D x P x SF x E x 60 menit/jam Ct > Produksi Dozing : Pd = q x SF x E x 60 menit/jam Ct dimana : D = Jarak Penetrasi (meter) E = Efisiensi Kerja (%) Ct = Cycle Time (menit) PRODUKSI PEMBONGKARAN Pp = Pr x Pd Pr + Pd

[ Landasan Teori ]

P = Kedalaman Penetrasi (meter) SF = Swell Factor (%) q = Jarak Penetrasi (meter)

Pengolahan Data
2. Produksi pemuatan:

[ Landasan Teori ]

Pm = (Kb x SF x FF )x E x 60 menit/jam Ct 3. Produksi pengangkutan
Ph = S x (Kb x SF x FF )x E x 60 menit/jam Ct dimana : Kb = Kapasitas Bucket (m3) E = Efisiensi Kerja (%) Ct = Cycle Time (menit) FF = Fill Factor (%) SF = Swell Factor (%) S = Jumlah Pengisian

Alat Pembongkaran Material yang Digunakan Dalam Pengupasan Tanah Penutup (overburden) Di PT. Sumber Kurnia Buana

1 Unit Bulldozer Komatsu D375A-5

Alat Muat yang Digunakan Dalam Pengupasan Lapisan Tanah Penutup (overburden) Di PT. Sumber Kurnia Buana

3 Unit Excavator Komatsu PC400LC-7 Dengan Kapasitas Bucket 1,8 M3

Alat Angkut yang Digunakan Dalam Pengupasan Lapisan Tanah Penutup (overburden) Di PT. Sumber Kurnia Buana

13 Unit Dump Track Hino FM 260 TI

Pengolahan Data

[ Produksi Aktual ]

Produksi ripping dan dozing Bouldozer Komatsu D375A-5 : - Efesiensi kerja = 84,21 % - Swel Factor = 73 % - Cycle time ripping = 1,163 menit - Cycle time dozing = 0,910 menit - Jumlah produksi/bulan = 216.721,77 Bcm/bulan Produksi pemuatan Excavator Komatsu PC400LC-7 : - Efesiensi kerja = 82,45 % - Cycle time = 0,459 menit - Swell factor = 73 % - Backet fill factor = 99,85 % - Jumlah produksi/bulan = 225.549,62 Bcm/bulan Produksi pengangkutan Dump Truck HINO FM 260 TI : - Efesiensi kerja = 86,84 % - Cycle time = 8,840 menit - Backet fill factor = 99,85 % - Swell factor = 73 % - Jumlah pengisian = 4 kali - Jumlah produksi/bulan = 223.643,68 Bcm/bulan

Hasil Perhitungan di atas memperlihatkan bahwa target produksi pengupasan overburden yang ditetapkan perusahaan TERCAPAI.

Kesimpulan
1. Kemampuan produksi alat mekanis secara optimal adalah : Bulldozer Komatsu D375A-5 untuk pembongkaran overburden adalah 216.721,77 Bcm/bulan, Excavator Komatsu PC400LC-7 untuk pemuatan material overburden adalah 225.549,62 Bcm/bulan, dan Dump Truck HINO FM 260 TI dalam pengangkut material overburden adalah sebesar 223.643,68 Bcm/bulan. Berdasarkan target produksi pengupasan tanah penutup (overburden) di PT. Sumber Kurnia Buana yaitu 220.000,00 Bcm/bulan, maka dengan kemampuan alat mekanis tersebut diatas dapat dikatakan produksinya tercapai. 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat efektifitas kerja alat mekanis adalah : kedisiplinan dan kecakapan operator, alokasi waktu pengisian bahan bakar, serta lamanya waktu pada pergantian Shift.

Sekian & Terima Kasih

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.