TEKNOLOGI BERSIH BERSIH TEKNOLOGI DAN DAN MINIMISASI LIMBAH LIMBAH MINIMISASI

DEFINISI PRODUKSI BERSIH
Berdasarkan UNEP, 1992 (United Nations Environmendal Programme), produksi bersih diartikan sebagai aplikasi secara kontinyu dari strategi pencegahan pencemaran lingkungan terhadap proses dan produk untuk mengurangi resiko terhadap manusia dan lingkungan. (Dalam Lily Pudjiastuti,1999) Sedangkan Kementrian Lingkungan Hidup mendefenisikan Produksi Bersih sebagai strategi pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif, terpadu dan diterapkan secara terus menerus pada setiap kegiatan mulai dari hulu ke hilir yang terkait dengan proses produksi, produk dan jasa untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya alam, mencegah terjadinya pencemaran lingkungan dan mengurangi terbentuknya limbah pada sumbernya sehingga dapat meminisasi resiko terhadap kesehatan dan keselamatan manusia serta kerusakan lingkungan (KLH, 2003).

Recovery. Recycle.Beberapa Istilah • 3R : Reuse. • Eco-efficiency • Green Productivity . Recycle. Recovery • Minimisasi Limbah (Waste Minimisaton) • Pencegahan Pencemaran (Pollution Prevention) • Cleaner Production (Produksi Bersih) • 5R : Rethink. Reuse. Reduce.

Paradigma Pengelolaan Lingkungan Antisipatif & pencegahan Produksi bersih. Konsumsi berkelanjutan SASARAN Pembangunan Berkelanjutan Pencegahan Pengendalian Pengenceran Pengabaian daur ulang. pengolahan Reaktif & pengolahan Penghematan & peluang Biaya & peraturan .

kurangi jumlahnya … Lihat kemungkinan limbah dapat digunakan kembali untuk kepentingan yang sama … Lihat kemungkinan limbah dapat digunakan untuk kepentingan lain … Sebagai pilihan terakhir … .TINGKATAN PB DAN PENGOLAHAN LIMBAH Pencegahan Pengurangan Pakai-ulang Daur-ulang Pungut ulang pengolahan dan buang Hindari terbentuk limbah … Perbaiki metoda sehingga limbah tidak berbahaya … Bila tidak bisa dihindari.

Produksi bersih dan sistem pengelolaan lingkungan lain ……. media tunggal perlakuan pencegahan pendorong : peraturan Minimisasi limbah Pengendalian pencemaran Reuse Recycle Recovery Pencegahan pencemaran Pengurangan B3 Desain Ramah lingkungan multi media Eco-efficiency pendorong : bisnis fokus pada pencemaran fokus proses/ fasilitas fokus sistem/ daur hidup .

ISU • • • • • KOMPETISI GLOBAL TUNTUTAN KONSUMEN ISU LINGKUNGAN LINGKUNGAN KERJA TUNTUTAN MASYARAKAT .BERDASAR PD ISU .

LINGKUNGAN MENGURANGI TANGGUNG JAWAB MENINGKATKAN KONDISI LINGKUNGAN KERJA MENINGKATKAN HUBUNGAN MASYARAKAT MENINGKATKAT KEPERCAYAAN INVESTOR .MANFAAT • • • • • • • MENINGKATKAN DAYA SAING GLOBAL MENINGKATKAN PENERIMAAN KONSUMEN MENGURANGI DAMPAK PD.

KETERKAITAN • • • • • ISO 9000 ISO 14001 OHSAS 18001 TOTAL QUALITY MANAGEMENT KAIZEN .

COMMON SENSE ISSUES • LEBIH BAIK MENGERJAKAN SESUATU DENGAN BENAR PADA KESEMPATAN PERTAMA ( JIT / KAIZEN ) • LEBIH MUDAH MENCEGAH TUMPAHAN DARIPADA MEMBERSIHKAN TUMPAHAN • MENCEGAH PENCEMARAN = SAVING • MENGELOLA POLUSI = BIAYA .

Pembuangan limbah ke lingkungan Bahan baku Air Energi Produk PROSES Limbah dibuang ke lingkungan Proses tidak efisien. banyak bahan yang masih dimanfaatkan dibuang menimbulkan kerugian ekonomi dan lingkungan .

Produksi Bersih pada Proses Produksi Bahan baku Produk Bahan tambahan PROSES Air Limbah Reuse Recycle Recovery Pengolahan Energi Limbah terolah ke lingkungan Daur ulang Produk sekunder .

COMPLEX ADAPTIVE SYSTEM • ZERO WASTE • NUTRISI BERKESINAMBUNGAN • RACUN BERBAHAYA DIPRODUKSI SEPERLUNYA • TRANSFORMASI MATERIAL  ENERGI • SISTEM DIKENDALIKAN DNA • KOMPETISI : “ SURVIVAL OF THE FITTEST “ .

? CLEANER TECHNOLOGY CLEANER PRODUCTION MINIMISASI LIMBAH ..KONSEP SISTEM EKOLOGI ALAM SISTEM ADAPTIF KOMPLEKS SISTEM EKOLOGI INDUSTRI NIR LIMBAH ….

AIR POLLUTION. NATURAL RESOURCES DEPLETION . HUMAN HEALTH • EFFECT ON HUMAN AND ENVIRONMENT . WASTES • EFFECT OF INDUSTRIAL WASTES .INDUSTRIAL ACTIVITY AND THE ENVIRONMENT • NATURAL ECOLOGICAL SYSTEM • INDUSTRIAL ECOLOGICAL SYSTEM • INDUSTRIAL ACTIVITY . BY PRODUCT. WATER POLLUTION ENERGY CONSUMPTION. SOLID WASTE.PRODUCT.ENVIRONMENT . HAZARDOUS WASTE.

TEKNIK PELAKSANAAN PRODUKSI BERSIH Teknik Produksi Bersih Reduksi pada Sumber Pemanfaatan Limbah Bahan Baku Perubahan Pemurnian Operasi Segregasi limbah Pencegahan kebocoran dan luapan Pengaturan kondisi operasi dan proses Perbaikan dan penjadwalan Pelatihan pekerja Inisiatif manajemen Teknologi proses Modifikasi Redesain Perlengkapan Otomatisasi peralatan Pembuatan modus operasi Produk Reuse Recycle On-site Off-site Waste exchange Recovery On-site Off-site Waste exchange Subtitusi On-site produk Off-site Reformulasi Waste produk exchange (Sumber: Lily Pudjiastuti. 1999) .

.PERGESERAN DIKALANGAN PENGUSAHA /BISNIS    Dari pengolahan limbah ujung pipa (end of pipe) ke pengelolaan material/bahan di setiap titik proses sejak awal hingga akhir (from cradle to grave) bahkan sekarang from cradle to cradle Dari yang bersifat atur-kendali (command & control) ke atur-diri-sendiri (self control) melalui dorongan instrumen pasar (market based instrument) Dari yang bersifat wajib ke sukarela.

PERGESERAN DIKALANGAN PENGUSAHA/BISNIS  Dari sikap yang resisten & menolak menjadi proaktif & kreatif terhadap lingkungan Dari cara penanganan yang bersifat parsial ke cara penanganan yg bersifat sistemik Dari cara pengelolaan yang bersifat sendirisendiri ke cara pengelolaan yang bersifat jaring kerjasama (net works) Dari yang bersifat instrumental ke yang bersifat fundamental (values. ethics)    .

Produksi Bersih Penggantian bahan Pengurangan timbulan limbah PRODUK strategi Pencegahan terpadu terus menerus PROSES menaikkan EFISIENSI KINERJA LINGKUNGAN dan penurunan BIAYA Konservasi energi Desain ramah lingkungan JASA PENURUNAN RESIKO LEBIH KOMPETITIF .

GOOD HOUSEKEEPING • • • • • RINGKAS RAPI RESIK RAWAT RAJIN .

TAHAPAN PRA – KAJIAN DAN KAJIAN • PROSES MAPPING ( TINGKAT I – III ) • MENGUMPULKAN & MEMPELAJARI DATA TERKAIT • IDENTIFIKASI SUMBER & JENIS LIMBAH • TEKNIK MINIMISASI LIMBAH (PEMECAHAN) • COSTING .

Kegiatan Industri Emisi Udara Bahan Energi Air Produk Produk samping Limbah Panas Limbah bahan hilang padat berbahaya Air limbah .

PROSES MAPPING • IDENTIFIKASI LANGKAH YANG LOGIS • IDENTIFIKASI INPUT • PERHITUNGKAN PROSES ANTARA & TAMBAHAN • IDENTIFIKASI OUTPUT • IDENTIFIKASI RESIDU • MEMILAH MENJADI LANGKAH LEBIH KECIL .

TOLAKAN BAHAN YG DIBUANG BAHAN YG DIEMISIKAN AIR & ENERGI YG DIGUNAKAN AIR YG TIDAK TERPAKAI . TUMPAHAN. MSDS ) INVENTARIS ( CATATAN PERGUDANGAN ) BAHAN DALAM PROSES BAHAN DALAM PERAWATAN PRODUK PRODUK SAMPING BAHAN YG DIPAKAI ULANG WASTE.MENGUMPULKAN & MEMPELAJARI DATA TERKAIT • • • • • • • • • • • • BAHAN YG DIBELI ( TAGIHAN.

KAJIAN PABRIK • IDENTIFIKASI PENYEBAB LIMBAH • IDENTIFIKASI KEGIATAN PENCEGAHAN / PENGENDALIAN CEMARAN • MENGUMPULKAN DATA TAMBAHAN • MENGHITUNG NERACA BAHAN PRINSIP KONSERVASI MASA MASA MASUK = MASA KELUAR + AKUMULASI .

Produksi Bersih …………… Pengendalian Pencemaran Manajemen Limbah Daur ulang Energi Produksi Bersih Reduksi timbulan Daur. pakai. Pungut ulang Pakai ulang Pencegahan Konservasi bahan dan energi Pembuangan Pengolahan Daur ulang di luar Pungut ulang MENUJU PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN .

SEKIAN DAN TERIMA KASIH .

Related Interests