You are on page 1of 22

PROSTAT

PROSTAT
Berat + 20 gram Kelenjar tubuler diantara fibromuskuler. Dilapisi epitel kuboid di basal. Dilapisi epitel kolumner di bagian atas. Dipengaruhi hormon. Pembesaran oleh : Jinak Nodular hyperplasia Ganas Carcinoma

Hyperplasia Prostat) Pada usia > 50 tahun Nodul periurethra penyempitan urethra partial pembesaran obstruksi total Terjadi oleh karena hiperplasia epitel kelenjar dan stroma fibromuskular. .Nodular Hyperplasia (Hypertrophy Prostat.

Kejadian 8 % pada dekade 4 50 % pada dekade 5 75 % pada dekade 8 5 – 10 % secara klinis perlu tindakan operatif .

reaktif terhadap hormon. Putih abu-abu atau merah kekuningan. .Gross : Berat 60 – 100 gram Nodul pada lobus lateral dan media di lapisan bagian dalam prostat periurethra (di muara duktus ejakulatorius).

Hiperplasia : Oleh karena pengaruh androgen dan estrogen (Leydig & Supra Ren) Metabolit testosteron (5 – Alpha – Dihydrotestosteron) Terkumpul dalam nodul Me-R terjadinya hoperplasia .

Stroma fibromuskuler hiperplastis  Dis. Kolumner  pertumbuhan papilifer . Fibromatous hyperplasia .Bisa juga kelenjar kecil-kecil dgn deskuamasi epitel .Mikroskopis : . Proliferasi ep.Kelenjar Melebar.Bisa berupa kelenjar yang mengalami dilatasi kistik berisi corpora amylacea .

K. DC) . F. Mostofi. Washington.Basal cell hyperplasia of prostate (Slide contibuted by Dr.

infeksi Ginjal .Gejala Klinik : Retentio Urinae  Kencing menetes  Cystitis. Hydronephrosis.

Carcinoma Prostat Yang memberikan gejala klinis Yang tersembunyi (“occult” ca) Diketahui hanya metastasenya Kejadian : 10% pada usia 50-59 tahun 40-50% pada usia > 70 tahun .

Etiologi Faktor umur & ras Hormonal Kastrasi  frequensi menurun Cirrhosis hati  estrogen   freq  Estrogen/kastrasi  metastase terhambat Lingkungan  freq  pd industri cadmium Virus ? .

Lokasi tumor Pada lobus posterior Yg penting adalah bahwa Ca prostat timbul di bagian perifer (cortex). dalam (periurethra) tempat timbulnya hiperplasia prostat & Ca ductus . sedangkan di bag.

Gross : 75-85% ditemukan fokus-fokus multiple  Terd. ca  . Daerah abu-abu kuning. lunak atau berupa fokus-fokus nekrosis  Mikroskopis : bervariasi Adeno ca : yang anaplastik yang lebih berdiff  sulit dibedakan dg prostat normal  Transitional cell ca  Squamous cell ca  Undiff.

ireguler. nucleoli jelas hiperkromatis  . Kel < normal  Lebih rapat  Epitel kuboid selapis  Inti >.Adeno Ca Small acinar : Uk.

Sel basal tetap tidak berubah  Solid/trabecular : sel-sel tersusun berderet/ trabekuler .Large acinar : Uk. Kel  normal  Permukaan epithel lebih rata  Stroma sedikit  Cribriform : Epitel membentuk lumen-lumen  Sel-sel intraductal dg lap.

.

Urinaria Rectum Metastase ke tulang sacrum. Seminalis Urethra pars prostatica.Penyebaran & Metastase 90% ke kapsel 30% ke ves. pelvis  Lesi osteoblastik Lesi Osteolitik . ves.

grade. orchidectomy. radiasi.Gejala : asimptomatik  gejala tr. urinarius Pada rectal toucher  teraba nodul Pemeriksaan pembantu : Sitologi sekret prostat  Acid phosphatase serum  Tanda-tanda metastase pad tulang  RÖ  Prognosa : Setelah operasi. st. hormonal. klinik  Survival rate 5 th 80%  . terg stage.

So-called adenoid basal cell tumor of prostate. Appearance is reminiscent of adenoid cystic cacinoma. . but “cylinders” are not well-formed. and intervening stroma has fibromyxomatous appearance.

Bladder was not affected.Primary transitional cell carcinoma of prostate. involving large suburethral prostatic ducts. .

A. . Adenocarcinoma of prostate before stilbestrol therapy.

.B. prominent aberrations. Two years later. same adenocarcinoma after slilbestrol therapy. Note naked nuclei. and fibrotic stroma.