You are on page 1of 38

 Tubuh manusia : Organ yg mampu m’hasilkan panas

scr mandiri & tdk tergantung suhu lingkungan
 Tubuh manusia : memiliki seperangkat sistem yg

memungkinkan tubuh, menghasilkan,mendistribusikan & mempertahankan suhu tubuh dalam keadaan konstan
 Panas yg dihasilkan tubuh,sebenarnya merupakan

produk tambahan proses metabolisme yang utama
 Tidak semua makanan ditransfer menjadi ATP, ± 35 %

energi dalam makanan menjadi panas selama pembentukan ATP

Faktor – faktor yang mempengaruhi produksi panas
1. Laju metabolisme basal dari semua sel tubuh

2. Laju cadangan metabolisme yang disebabkan oleh aktivitas otot
3. Metabolisme tambahan yang disebabkan oleh

pengaruh Tiroksin dan hormon lain terhadap sel 4. Metabolisme tambahan yang disebabkan oleh efek epinefrin, norepinefrin dan perangsang simpatis terhadap sel 5. Metabolisme tambahan karena aktivitas kimiawi didalam sel sendiri, cth : bila temperatur sel ↑

diperlukan regulasi suhu tubuh  Suhu tubuh diatur oleh dg mekanisme umpan balik(feed back) yg diperankan oleh pusat pengatur suhu di hipotalamus  Peningkatan suhu 10°C → memepercepat proses biologis 2 – 3x .SUHU TUBUH  Manusia dan binatang punya kemampuan memelihara suhu tubuh relatif konstan dan berlawanan dengan suhu lingkungan  Untuk mempertahankan suhu tubuh spy konstan.

Membrana tympani  . Suhu Inti/bagian dalam Yaitu suhu yg terdapat pada bagian dalam beberapa organ tubuh  Organ suhu inti : Mulut.1.Otot. Oesophagus.

jaringan subkutan. Suhu kulit/bagian luar Yaitu suhu yg terdapat pada kulit.2. dan lemak  Suhu berfluktuasi sebesar 20 – 40°C  Suhu tubuh sedikit bervariasi pada kerja fisik dan pada suhu lingkungan yang ekstrem  Suhu tubuh diatur dengan mengimbangi produksi panas terhadap kehilangan panas .

Jantung 4. → dihantarkan dari organ dan jaringan yang lebih dalam ke kulit → panas hilang ke udara .SUHU TUBUH  Organ tubuh yang memproduksi panas : Hati 2. Otot rangka selama kerja 1. Otak 3.

menyalurkan panas 1/3 dibandingkan jaringan lain 1. Jaringan subkutan 3. Lemak di jar. Subkutan.SUHU TUBUH  Sistem penyekat tubuh Kulit 2.  Pada perempuan penyekatan panas lebih baik dari laki .laki .

Pengaturan konduksi panas ke kulit oleh sistem saraf simpatis 1.SUHU TUBUH  Pembuangan /kehilangan panas dari tubuh Aliran darah ke kulit dari inti tubuh menyediakan pemindahan panas 2. .

Konduksi sentuhan terhadap benda lain yang lebih dingin 3.dlm bntk gelombang elektromagnet. Konveksi paparan terhadap perpindahan panas disertai perpindahan partikel yg kontak.trmsk paparan sinar matahari 2.mis : perpindahan panas tubuh udara 4. Radiasi perpindahan panas tnp medium.MEKANISME KEHILANGAN PANAS MELALUI KULIT  Fisika dasar  bagaimana panas hilang dari permukaan kulit 1. Evaporasi penguapan melalui keringat .

Gbr keseimbangan antara produksi panas dan pengeluaran panas .

dan panas juga dibuang ke lingkungan sekitar. .  Jika suhu tubuh > suhu lingkungan → panas akan hilang dengan cara radiasi dan konduksi → membuang panas dengan Evaporasi.  Tetapi bila keduanya diluar keseimbangan.  Bila kecepatan pembentukan panas tepat sama dengan kehilangan panas maka tubuh dalam keadaan keseimbangan panas. maka suhu tubuh akan meningkat atau menurun.Keseimbangan Panas  Panas secara terus menerus dihasilkan oleh tubuh sebagai hasil sampingan metabolisme.

Vasokonstriksi pada kulit → mencegah konduksi panas dari dalam tubuh ke kulit. Jika suhu tubuh < suhu lingkungan → tubuh dapat panas dari radiasi dan konduksi lingkungan .Menggigil (Pusat motorik efek menggigil terletak pada dorsomedial hipotalamus psterior 2.Peningkatan pengeluaran Hormon Tiroksin → meningkatkan metabolisma .Peningkatan rangsangan simpatis pembentukan panas hormon epinefrin dan norepinefrin me – ningkatkan metabolism 3. Peniadaan keringat → penguapan terhenti  Peningkatan pembentukan panas : 1.

aferen/sensoris hipotalamus(ant/post) → preoptik hipotalamus → nervus eferen → kehilangan/ pembentukan panas .SUHU TUBUH  Pengaturan suhu tubuh → peranan Hipotalamus Hipotalamus anterior mengatur pembuangan panas 2.  Mekanisme pengaturan kulit sebagai reseptor indera perifer → s. Hipotalamus posterior mengatur/menghemat penyimpanan panas 1.

Penurunan pembentukan panas Vasodilatasi  perangsangan kel keringat dg cara :  panas dibuang dg penguapan di hipotalamus anterior  Menghambat pusat simpatis hipotalamus posterior  vasokonstriksi <<<<<< - vasodilatasi . Vasodilatasi b.MEKANISME TUBUH KETIKA SUHU BERUBAH MENINGKAT Mekanisme penurunan suhu bila tubuh terlalu panas a. Berkeringat c.

Mekanisme peningkatan suhu bila tubuh terlalu dingin a. Peningkatan produksi panas Vasokonstriksi kulit  <<<< konduksi tubuh dari dalam  kulit  m. Vasokonstriksi b.Piloereksi  rambut berdiri bentuk isolator kulit Peniadaan keringat  penguapan terhenti ( dg cara aktivasi hipotalamus posterior utk menghemat panas ) .MEKANISME TUBUH KETIKA SUHU TUBUH MENURUN . Piloereksi/rambut berdiri pada akarnya → pada hewan → membentuk lapiasan tebal → isolator udara c.

SUHU TUBUH  Konsep “Set Point” untuk pengaturan suhu  Merupakan mekanisme pengaturan suhu agar tetap/ kembali ke tingkat set point ( suhu 37 C)  Merupakan tingkat suhu kritis : tingkat suhu kritis atas dan tingkat suhu kritis bawah  Di Hipotalamus .

.

karena suhu tubuh lbh rendah dari pada setelan (set) termostat hipotalamus  peningkatan suhu/demam sd suhu kritis (38. Bakteri/virus b.Kelainan pengaturan suhu tubuh 1.6 C)  tubuh berusaha men set termostat hipotalamus pada suhu normal (37 C)  vasodilatasi + berkeringat  Penyebab demam : a.Demam  Timbul sebagai respons terhadap pembentukan interleukin – 1 → pirogen endogen→ termostat hipotalamus utk di set pada suhu yg lebih tinggi. Lesi otak c. penekanan hipotalamus oleh tumor otak .

dehidrasi. pusing. pingsan. seperti hidung. Serangan panas (Heat stroke) Bila suhu tubuh meningkat sampai melebihi 40. Frostbite   serangan dingin.5OC → terjadi sengatan panas (HEAD STROKE) Kondisi akut dari hiperthermia yang disebabkan paparan panas yang terlalu lama dan dipengaruhi faktor kelembaban  Gejala yang umum : mual. hipotermia berat Gejala yang umum : terutama mengenai bagian akral tubuh. ujung – ujung jari tangan dan kaki mengalami iskemia (pucat bahkan jaringan bisa mati) . kulit kemerahan berkeringat. delirium dan kehilangan kesadaran 3.2.

slurred speech Call 118. fan body. soak clothes with water. chills. remove to cool shaded area. apply ice Protect yourself from HEAT Wear light-colored clothing Gradually build up to heavy work Schedule heavy work during coolest parts of day Take more breaks in extreme heat and humidity Drink lots of water.What Is Heat Stroke? Heat stroke can cause hallucinations. at least 2 to 3 quarts a day       . death. mental confusion. high body temperature. Heat stroke symptoms and treatment Hot dry skin. no sweating.

.

Heat exhaustion develops when a person’s body becomes dehydrated from the loss of fluids to the environment. wet skin  Weakness. dizziness  Nausea  Headache  Vomiting  Altered mental status . and become inefficient or stop working.  Pale. cool. Heat Exhaustion  When the active body is exposed  Symptoms  Heavy sweating  Thirst to hot. humid environments. Heat-related problems occur when temperaturereducing mechanisms get overwhelmed. especially during physical activity. mechanisms such as perspiration occur to cool the body.

.

.

.

Umunya didahului dengan dehidrasi. .sakit kepala sampai penurunan kesadaran.sesak nafas.  Pertolongan :  Bawa ketempat yang teduh.dapat terjadi karena berada pada tempat yang panas dalam waktu yang lama atau olahraga yang banyak mengeluarkan keringat tapi tidak diimbangi dengan cairan yang masuk yang memadai.sangat haus .Adapun tanda-tandanya antara lain suhu tubuh yang meningkat tak terkendali.lindungi dari panas matahari.keringat berkurang .dinginkan kepala korban dengan kompres dingin dan beri minum yang dingin.Heat Stroke gbr 24 dan 25  Disebabkan suhu yang tinggi dengan pemasukan cairan yang kurang.

and drinking water or a commercially available sports drink. arms. moving to a cooler locations. Delay further activity until the cramping has resolved. and back.  Manage cramps by stopping activity. . Stretching and direct pressure to the cramping muscle may help. Tips  Heat cramps are uncontrollable muscle spasms that can affect the calves. They can occur rapidly and be very painful. abdominal muscles.

 have the person lie down and elevate the legs  Spray water or apply cool.  Give cool water or sports drink to sip if alert. Stop activity and move person to a cooler place. . Loosen or remove excess clothing. wet cloths to head and torso. seek medical attention.  If person does not improve. Use a fan to speed evaporation.

 Without treatment heat exhaustion could progress to heat stroke and become life-threatening.  DO NOT drink any coffee. Warnings  Be safe! Make sure repeated injury does not occur. or alcohol . soda.

.

sehingga aliran darah minimal.terasa saki dan lama kelamaan menghilang.Frostbite (kekakuan atau membekunya anggota tubuh)  Penyebab : hawa dingin atau es (salju).mungkin letaknya yang jauh dari jantung. Frosbite sering terjadi diujung jari tangan.Indikasi : kulit terasa keras dan berwarna abu-abu putih.  Frostbite  Permukaan yang terkena hanya kulit dan lapisan dibawahnya.atau kaki. Ket gbr ---- .

.

.

.

.

frostbite  Pertolongan :  1.  3.Jangan menyentuhkan bagian tersebut ke api. . Mula-mula letakan bagian yang sakit pada anggota tubuh lain yang hangat (ketiak atau selangkangan) Karena mudah menyebabkan kematian jaringan-jaringan.lampu atau batu panas karena akan mengakibatkan kerusakany ang lebih parah.  2. Cairkan dengan merendam air hangat. Berikan makanan dan minuman hangat (non alcohol) Usahakan menggerak-gerakan bagian yang terkena.