You are on page 1of 15

OLEH Dr. H. RIVAI ISMAIL, Sp.

B

BAGIAN ILMU BEDAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS/RS.Dr. M.DJAMIL PADANG

 Tumor leher disebabkan kegagalan proses pertumbuhan kelainan kongenital dan sisa sisa pertumbuhan embrional .

Patogenesis : Terjadi akibat penutupan atau proses obliterasi yg tidak komplit dari jalan turun nya kelenjar tiroid dan foramen sekum hingga daerah prelaringeal setinggi krikotiroid\ .

 Ditemui  2-7 tahun dan org dewasa  Ditemukan di garis tengah os hyoid  Ikut bergerak ketika menjulurkan lidah  Klinis  ditemukan adanya traktus dari kista hingga ke hyoid bone .

 Berisi unsur seperti koloid  Epitel squamous atau columnar berisiko ganas TERAPI  Operasi ekstirpasi / eksisi traktus diikuti sampai dibawah os hyoid dengan memotong os hyoid .

 Broncia : insang  Celah insang 1 : tulang hyoid  meatus acusticus externus  Celah insang 2 : fossa tonsilaris  N. Sternocleidomastoideus  Celah insang : sinus fisiformis .

atau sinus / fistel atau kombinasi ketiganya  Fistel ini merupakan saluran yang lengkap dan terkadang menutup sebagian sehingga menjadi kista . Kegagalan pertumbuhan normal dari celah insang I dan II  menimbulkan sisa sepanjang anterior m. Sternokleidomastoideus. Hal ini dapat berupa tulang rawan. kista.

sternokleidomastoideus  Bentuk bulat dan lonjong dan terkadang dapat diikuti sampai daerah setinggi orofaring  Terkadang disertai infeksi . Ditemukan pada usia 2-7 th dan org dewasa  Secara klinis kista unilateral dengan lokasi anterior M.

 Terdiri dari epitel berlapis gepeng dan epitel columnar dan ditemukan unsur2 unsur tulang rawan yang merupakan kunci diagnostik kelainan ini. Dan dapat ditemukan unsur limfoid dibawah epitel yang membentuk folikel. Terapi  Operasi : ekstirpasi / eksisi kista .

 Tumor jinak  sistem limfatik  Ditemukan anak anak 1-2 th  Lokasi : seluruh tubuh. yang berasal dari kantong limfatik dari massa embrional . massa kistik. terutama leher dan aksila  Leher segitiga posterior leher  Klinis  massa yg lunak.

 Jenis simplek : sel kapiler limfatik yg kecil  Kavernosa : sel kapiler limfatik yg lebih besar  Kistik : merupakan higroma yg klasik .

fluktuasi dan lobulated (berlobus-lobus) dan trasluminasi pada pemeriksaan diafanoskopi batas tidak tegas  Kelainan ini bisa besar sekali  Kadang kesukaran bernafas apabila lokasi di leher . Secara klinis  masssa yg lunak.

.

 Pengobatan Pembedahan : sebaiknya dilakukan pada usia anak cukup untuk mengatasi resiko operasi. Jika operasi/ eksisi tumor tidak bersih ( sel tumor masi tertinggal) maka dapat menimbulkan residif .