PROTOCOL JARINGAN

Oleh : Tengku Khairil Ahsyar Website: http://www.tengkukhairil.co.cc E-mail : ayel_200585@yahoo.co.id Ditujukan untuk anak TKJ II SMK Labor Pekanbaru

Pengertian Dasar Protokol
Definisi : sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim (transmitter) dan sisi penerima (receiver) agar komunikasi berlangsung dengan benar. Fungsi : untuk memungkinkan dua atau lebih komputer agar dapat berkomunikasi dengan bahasa yang sama.

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Protocol
a. Syntax Merupakan format data dan cara pengkodean yang digunakan untuk mengkodekan sinyal. b. Semantix Digunakan untuk mengetahui maksud dari informasi yang dikirim dan mengoreksi kesalahan yang terjadi dari informasi tadi. c. Timing Digunakan untuk mengetahui kecepatan transmisi data.

b. kodekode koreksi dan lain-lain.Fungsi Protocol (. . Fragmentasi dan Reassembly Fungsi dari fragmentasi(membagi) dan reassembly(mengumpulkan) adalah membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi tadi dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi paket berita yang lengkap. Encaptulation Fungsi dari encaptulation adalah melengkapi berita yang dikirimkan dengan address.) a.

Fungsi Protocol (. dimana dalam membangun hubungan ini termasuk dalam hal pengiriman data dan mengakhiri hubungan. d.) c. Connection Control Fungsi dari connection control adalah membangun hubungan komunikasi dari transmitter dan receiver. Flow Control Fungsi dari flow control adalah mengatur perjalanan data dari transmitter ke receiver.. .

.. Fungsi dari error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data dikirimkan. Error Control Dalam pengiriman data tak lepas dari kesalahan. baik itu dalam proses pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. .Fungsi Protocol (.) e. f. Transmission Service Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan data.

American National Standard Institute (ANSI) e.Standarisasi Protocol a. Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE) Perusahaan yang bergerak dibidang komunikasi . Electronic Industries Association (EIA) b. International Standards Organization (ISO) d. Committee Consultative Internationale de Telegrapque et Telephonique (CCITT) c.

. c. sehingga pembeli menjadi lebih leluasa dalam memilih peralatan dan menggunakanya. Standarisasi memberikan jaminan kepada produsen hardware dan software bahwa produknya akan banyak digunakan oleh pemakai dengan kata lain potensi pasar menjadi lebih besar. Dengan standarisasi maka produsen tidak dapat melakukan monopoli pasar sehingga harga produk menjadi lebih murah karena terjadi persaingan sehat antar para produsen dalam menjual produknya. Standarisasi menjadikan produk dari para produsen komputer dapat saling berkomunikasi. b.Mengapa Perlu Standarisasi ? a.

c. h.Jenis-jenis Protocol a. d. b. f. NetBEUI Frame Protokol (NBF) NetBIOS NWLink IPX/SPX TCP/IP UDP ARP (Address Resolution Protocol) RARP (Reverse Address Resolution Protocol) ICMP (Internet Control Message Protocol) . i. g. e.

session di dalam NetBEUI sudah dihilangkan. . • menyediakan alokasi memori otomatis yang sewaktu – waktu dapat digunakan. NetBEUI Frame Protokol (NBF) • • • • Merupakan versi modifiksi dari NetBEUI. Salah satu keuntungn utama di dalam stack NBF adalah batas 254.30.a. Spesifikasi terbaru dari NBF adalah V. Dikembangkan pada tahun 1985 oleh IBM.

Kerugian NBF • Ketidakmampuan protokol ini di-route-kan yang berarti secara virtual tidak berguna untuk sebuah WAN. • Ketergantungan NBF pada pesan broadcast untuk mengkomunikasikan data di antara banyak komputer dalam jaringan. .

. • Memberi akses programmer ke berbagai sumber daya untuk menciptakan hubungan dua komputer atau antara dua aplikasi pada komputer yang sama. NetBIOS • Suatu antarmuka (interface) dan sebuah protokol yang dikembangkn oleh IBM. • Dapat digunakan sebagai sebuah API (Application Program Interface) untuk pertukaran data.presentation dan application). • Fungsi protokol ini berkisar di atas tiga layer paling atas (session.b. • Dalam model OSI. NetBIOS memberikan suatu interface standard bagi layer dibawahnya.

Ia juga bertugas untuk memastikan agar tidak terjadi duplikasi nama. . 3) Session Support Memungkinkan transmisi dimana sebuah virtual circuit session diadakan sedemikian rupa sehingga pengiriman paket dapat di pantau dan dikenali.NetBIOS Melayani Tiga Fungsi Jaringan 1) Naming Services Dipergunakan untuk menyebarkan nama group. 2) DataGram Support Menyediakan transmisi tanpa koneksi yang tidak menjamin suksesnya. Metode datagram ini digunakan oleh naming services. besarnya tidak lebih besar dari 512 bytes. user dan komputer ke jaringan.

Komputer MS DOS. NWLink • Merupakan suatu implementasi 32 bit Microsoft dari protokol stack yang kompatibel dengan IPX/SPX. Ia dapat digunakan untuk menciptakan hubungan antara komputer WindowsNT. • NWLink sangat cocok diterapkan di platform intel tetapi tidak cocok diterapkan di platform lain. . • Koneksi ini dicapai melalui variasi komunikasi.c. Windows dan WindowsNT lainnya.

• IPX bertanggung jawab untuk routing dan pengiriman paket. • Sementara SPX menciptakan hubungan dan menyediakan acknowledgement dari pengiriman paket tersebut.d. . IPX/SPX • IPX/SPX adalah protokol yang diimplementasikan dalam jaringan Novell Netware.

e. . • Protokol ini dikembangkan oleh ARPA (Advanced Research Projects Agency) untuk departemen pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969. • Setiap protokol dalam kesatuan ini memiliki aturan yang spesifik. TCP/IP • TCP/IP bukanlah sebuah protokol tunggal tetapi satu kesatuan protokol dan utility.

.Karakteristik TCP/IP 1) Mampu menghubungkan berbagai jenis sistem operasi. 3) Routable dan scalable untuk memenuhi jaringan yang kompleks dan luas. 2) Dapat diandalkan dan mampu mendukung komunikasi kecepatan tinggi.

Komponen TCP/IP Setiap alamat terbagi atas dua komponen : 1) Network ID bagian dari alamat IP yang mewakili jaringan fisik dari host (nama jalan dari rumah). 2) Node ID Ini adalah bagian yang mewakili bagian individu dari alamat (nomor rumah). Setiap komputer dalam segmen jaringan tertentu akan memiliki ID jaringan yang sama. . maka jaringan tersebut perlu tahu milik siapakah suatu paket itu. Bila komputer disegment jaringan memiliki alamat.

Nilai ini digunakan untuk mengenali jaringan di mana host tersebut dan mengenali nomor unik host bersangkutan dijaringan tertentu. .Nilai TCP/IP Sebuah alamat TCP/IP adalah nilai biner berukuran 32 bit yang diberikan kesetiap host dalam sebuah jaringan. Setiap host yang terhubung jadi satu pada sebuah internetwork harus memiliki satu alamat unik TCP/IP.

10000010 172.Contoh Nilai TCP/IP 10.66  A 00001010.10010101.00001110.14.149.28.00000001 .0.00000000.168.00011100.1  B 10101100.240.1  C 11000000.11110000.00000001 192.10101000.

223 Ingat…! Nilai IP = nilai 32 bit 1 Oktet = 8 bit .126 128 .Oktet CLASS JUMLAH HOST JUMLAH OKTET PERTAMA A B C 16.216 16.777.536 256 1 .191 192 .Tabel Class.Host.

XXX.Konsep Network ID Ex: IP : 202.240.149.149.240. Nomor pada XXX adalah node ID-nya. .66 Dengan menggunakan contoh diatas. Kondisi inilah yang disebut network ID. katakanlah administrator mensetup jaringan dengan semua komputer memiliki bagian nilai yang sama 202.

0.255.0 255.0.255. Komputer pengiriman harus memastikan bahwa si penerima berada di jaringan yang sama atau di luar itu.191 192 .536 256 JUMLAH OKTET PERTAMA 1 .0 255. .216 16.0.223 SUBNET MASK 255.255. Subnet mask digunakan oleh protokol stack TCP/IP untuk menentukan bahwa host yang akan dicoba dikomunikasikan berada di jaringan lokal yang sama atau berada di jaringan remote.Konsep Subnet Mask CLASS A B C JUMLAH HOST 16.777.126 128 .0 Setiap komputer di sebuh jaringan biasanya ingin mengirim data langsung ke komputer lainnya.

yaitu lapisan aplikasi. . Keberhasilan transmisi ditangani oleh lapisan diatasnya. UDP • UDP memberikan satu metode kepada aplikasi untuk mengirimkan data ke aplikasi di Host lain pada jaringan tanpa harus lebih dulu membangun hubungan komunikasi dengan host tersebut. • UDP tidak menjamin keberhasilan pengiriman data dan tidak menjamin adanya duplikasi pengiriman data.f.

ditambahkan dengan header yang berisi 1) Source Port (Port Asal) digunakan sebagai identitas pengiriman data. Port ini dalam pemrograman jaringan disebut dengan socket.) Setiap data yang dikirim oleh UDP. Nomor port ini adalah nomor yang dikenal oleh aplikasi di mesin remote yang juga dijadikan identitas layanan.Header Dalam UDP (. 2) Destination Port (Port Tujuan) digunakan sebagi identitas pengiriman data. namun sebenarnya source port tidak mutlak diperlukan karena UDP tidak memerlukan jawaban. .

) 3) Length ( Panjang Data) Panjang data diperlukan aplikasi di remote host untuk memastikan kebenaran data transmisi dan untuk melakukan checking lapisan aplikasi terhadap validasi data. . 4) Checksum Checksum adalah satu-satunya mekanisme UDP untuk mendeteksi Error pada pengiriman data.Header Dalam UDP (..

CONTOH PORT TCP PORT 20.21 22 KETERANGAN FTP SSH 23 25 80 TELNET SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) WEB .

CONTOH PORT UDP PORT 15 53 69 137 161 KETERANGAN Netstat (Network Status) DNS (Domain Name Service) TFTP (Trivial FTP) NetBios Name Service SNMP (Simple Network Management Protocol) .

STACK PADA TCP/IP .

. ARP (Address Resolution Protocol) • Layer IP bertugas untuk mengadakan mapping atau transformasi dari IP address ke ethernet address.g. • Secara internal ARP melakukan resolusi address tersebut dan ARP berhubungan langsung dengan data link layer. • ARP mengolah sebuah tabel yang berisi IPAddress dan ethernet address dan tabel ini diisi setelah ARP melakukan broadcast ke seluruh jaringan.

Gambar : Mekanisme Protocol ARP .

Server DHCP yang mendengar request tersebut akan menjawabnya dengan memberikan nomor IP dan waktu pinjam (lease time).h. . • Pada saat komputer dihidupkan. maka komputer melakukan broadcast ke seluruh jaringan untuk menanyakan apakah ada server yang dapat memberikan nomor IP untuk komputer tersebut. Mekanisme. Server yang dapat memberikan nomor IP secara otomatis disebut DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol). Bila waktu pinjam habis atau komputer dimatikan. RARP (Reverse Address Resolution Protocol) Digunakan oleh komputer yang tidak mempunyai nomor IP. maka nomor IP tersebut akan diambil kembali oleh DHCP Server dan akan diberikan kepada komputer yang membutuhkan. Paket broadcast tersebut dikirim beserta dengan MAC-Address dari pengirim.

Gbr. Mekanisme Protokol RARP .

antara lain : 1) Destination Unreachable (Host or Port). 4) Parameter Problem. Beberapa laporan yang disampaikan oleh ICMP.i. ICMP (Internet Control Message Protocol) ICMP diperlukan secara internal oleh IP untuk memberikan informasi tentang error yang terjadi antara host. . 5) Echo Reply. 2) Network Unreachable. 3) Time Exceeded. Echo Request dengan utilitas ping. 6) Dan lain – lain.

ARP dan RARP . IP.Diagram Transport Data Antara ICMP.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful