You are on page 1of 23

ANATOMI & FISIOLOGI MATA

Husnul Mubarok,S.Kep.,Ns

Mata sebagai jendela informasi
Melalui mata, manusia menerima 80 % atau lebih informasi dari luar.

Komposisi organ optik: Organ optik Bolamata Adneksa okuli Saraf mata Korteks visual .

Koroid - Tunika interna: retina Kandungan: aqueous kristalin.Iris . .Tunika eksterna: kornea.Badan siliare . sklera . badan vitreous humor.Komposisi bola mata: Bola mata.Tunika media: Uvea : . lensa .

Komposisi adneksa okuli ¤ ¤ ¤ ¤ ¤ ¤ ¤ Kelopak Mata Konjungtiva Aparatus Lakrimal Otot Okular Orbita Alis Mata Bulu Mata .

Penyakit mata sering timbul di bagian ini.Palpebra (kelopak mata. eye lids): ¤ ¤ ¤ ¤ ¤ Terdiri dari kelopak bagian atas dan bawah Palpebra dan bulu mata mencegah masuknya benda asing Kelenjar meibomian memproduksi lapisan lemak Kelenjar lakrimal memproduksi lapisan liquid Sel beaker memproduksi lapisan mucin Konjungtiva: dengan cepat merespons stimulasi dari luar seperti alergi dan inflamasi. .

 Menghaluskan permukaan kornea dan memperbaiki kualitas optik .Air mata: Fungsi:    Membersihkan benda asing dari mata Membawa nutrisi dan oksigen ke kornea Membunuh mikroorganisme di kantong konjungtiva.

.9 %. lapisan liquid dan lapisan mucin pH sekitar 7 (netral) dan tekanan osmotiknya sama (isoosmotik) dengan NaCl fisiologis 0.Air mata mengandung tiga lapisan:  lapisan lemak.

. Mencegah air di lapisan bawah dari penguapan (tanpa lapisan lemak.Lapisan lemak:  Terutama dihasilkan dari kelenjar Meibomian. Lapisan liquid  Diproduksi di kelenjar lakrimal major dan minor  Membentuk 90 % lapisan air mata Lapisan Mucin  Disekresi dari sel beaker di konjungtiva  Membuat permukaan kornea dapat dilewati air mata dengan lancar/halus. air mata akan segera menguap).

.Sklera   Umumnya disebut “bagian putih mata” Mempertahankan bentuk bola mata dan melindungi bagian dalam (interior) mata.

.Kornea ¤ Membran transparan. membran bowman. ¤ Tepatnya. ¤ Bagian epitel dapat mengalami regenerasi dan memperbaiki sendiri kerusakannya. ¤ Terdiri dari lima lapisan (epitel kornea. disebut sebagai “bagian hitam mata”. ¤ Tetapi sel endotel kornea tidak dapat berregenerasi. bagian hitam terutama iris ¤ Berfungsi sebagai lensa dengan lensa kristalin ¤ Tidak mempunyai pembuluh darah. 300 kali lebih banyak dari kulit. air mata dan cairan aqueous. mengambil oksigen dan nutrisi dari udara. membran descemet dan endotel kornea). ¤ Merupakan organ yang sangat sensitif dimana terdapat ujung saraf. stroma kornea.

Bila terjadi kerusakan endotel yang meluas.Endotel kornea  Fungsi barrier (penghalang): mengontrol air masuk dari chamber (ruang) anterior ke dalam kornea.  Fungsi pompa: memompa keluar kelebihan air ke chamber anterior. . jumlah sel per area unit menurun dan area sel tunggal dapat membesar.

terdiri dari 3 bagian: ¤ ¤ khoroid Badan siliare : di bagian dalam sklera : dengan Zinn’s zonule yang mendukung lensa kristalin ¤ Iris : di sekitar pupil .Uvea  Terletak antara sklera dan retina.

Khoroid: ¤ Mempunyai banyak pembuluh darah dan berhubungan dengan nutrisi retina ¤ Menyerap cahaya dan menggelapkan bagian dalam bola mata. ¤ Mendinginkan panas yang timbul di retina. . yang menyerupai fungsi kamera.

 Memproduksi aqueous humor untuk nutrisi kornea .Badan siliare:  Mendukung lensa kristalin dan lensa mengakomodasi ketebalan untuk membentuk citra di retina.

Iris:  Lubang bundar di tengah iris disebut pupil  Pupil menjadi lebih kecil bila ada cahaya dan membesar bila gelap.  Dua otot di iris (sfingter pupilae dan otot dilator) mengubah ukuran iris dan mengakomodasi volume cahaya .

Fungsi aqueous humor  Cairan transparant yang dihasilkan dalam proses siliary dan mengisi chamber anterior dan posterior.Menyediakan nutrisi untuk kornea Aliran aqueous humor:  Aliran aqueous humor: Chamber posterior  pupil  chamber anterior  sudut chamber anterior  trabekula  kanal Schlemm  vena aqueous  vena  sirkulasi sistemik  Sekitar 85 % aqueous humor mengalir keluar dari rute trabekula  15 % dari rute uvea / sklera.Mempertahankan tingkat IOP ( range normal: 10 – 21 mmHg) .  Fungsi: . .Metabolisme lensa .

Sembilan diantaranya merupakan jaringan transparan dan hanya lapisan eksterior yang keruh / opaque (pigmen epitel).Retina  Perpanjangan dari saraf pusat  Terdiri dari 10 lapisan.  Sel fotoreseptor mengandung dua jenis sel: sel batang dan sel kerucut .

Sel batang dan sel kerucut  sel batang  bekerja di dalam gelap  mengenali objek dalam monokrom    sel kerucut bekerja di dalam cahaya mengenali objek berbagai warna .

Lensa kristalin  Refraktivitas lensa kristalin lebih kecil dibandingkan kornea  Membawa objek ke fokus dengan mengubah ketebalan dan refraktivitas lensa  Menyerap sinar ultraviolet yang berbahaya bagi mata  Nukleus (inti) di pusat mengeras dengan penuaan. Oleh karena itu. Lensa kristalin juga membesar dan menebal. cahaya yang mencapai retina dilemahkan .

Hubungan antara badan siliare dan lensa kristalin dalam akomodasi  bila seseorang melihat suatu objek didekatnya: Relaksasi Zinn’s zonule Badan siliare meregang Lensa kristalin menebal disebabkan kelenturan alamiahnya  bila seseorang melihat suatu objek dalam jarak tertentu: Lensa kristalin diregangkan dan menipis Relaksasi badan siliare Peregangan Zinn’s zonule .

Unit refraktivitas   Refraktivitas optik dinyatakan dalam dioptri (disingkat D) Dioptri dihitung menggunakan rumus berikut: D = 1/f (f = jarak fokus) f   Refraktivitas kornea sekitar 43D. lensa kristalin sekitar 20D Reflekstivitas total mata sekitar 63D .

transparan.Badan vitreous  Bahan bergelatin. mengisi area intraokular dibelakang lensa kristalin  Terdiri dari air. asam hyaluronat dan mukopolisakarida  Memelihara tingkat IOP. serat kolagen. bentuk bola mata dan rute transparan agar cahaya dapat melintas. .