MEGALITIKUM

Megalitik berasal dari kata mega yang berarti besar, dan lithos yang berarti batu. Zaman Megalitikum biasa disebut dengan zaman batu besar, karena pada zaman ini manusia sudah dapat membuat dan meningkatkan kebudayaan yang terbuat dan batubatu besar.

Kebudayaan ini berkembang dari zaman Neolitikum sampai zaman Perunggu. Pada zaman ini manusia sudah mengenal kepercayaan. Walaupun kepercayaan mereka masih dalam tingkat awal, yaitu kepercayaan terhadap roh nenek moyang, Kepercayaan ini muncul karena pengetahuan manusia sudah mulai meningkat.

Sumatera. Pada daerah mi ditemukan kubur-kubur batu yang berisi kerangka rnanusia. Kebudayaan Megalithikum adalah kebudayaan yang . Kebudayaan zaman Megalitikum ditemukan di daerah Wonosari (Yogyakarta). dan Cirebon. Penyelidikan di Pasemah ini dilakukan oleh Dr. Kebudayaan Pasemah. berkembang luas pada zaman logam. terutama pada daerah yang terbuat dari batu-batu besar dan massif.Peninggalan-peninggalan ini berupa kuburan yang oleh penduduk setempat disebut pandhusa (dolmien yang berisi kubur batu di bawahnya). Peninggalan kebudayaan pada Megalithik ini dipergunakan sebagai sarana penghormatan zaman Megalitikum di Sumatera terdapat di dataran tinggi dan pemujaan terhadap arwah nenek moyang. alat-alat perunggu dan besi. dan manik-manik. van Megalithikum muncul pada zaman Neolithikum dan der Hoop dan Van Heine Geldern. Cupu. dan Bali. Peninggalan zaman Megalitikum di daerah Jawa terdapat di daerah Besuki.Peninggalan-peninggalan zaman Megalitikum banyak utamanya menghasilkan bangunan-bangunan monumental ditemukan di wilayah Indonesia. Bangunan Jawa.

Arca-arca Statis.Megalith Muda menyebar ke Indonesia secara kasar dan terutama hanya untuk pada zaman perunggu (1000-100 SM) mendapatkan bentuk yang diperlukan. kebudayaan iini masih Dongson (Deutro Melayu). dibawa oleh pendukung Kebudayaan Sampai sekarang.Megalith Tua menyebar ke Indonesia penemuan bangunan batu besar seperti pada zaman Neolithikum (2500-1500 SM) kuburan batu pada zaman prasejarah. kebudayaan Megalithikum menyebar ke Indonesia melalui 2 gelombang yaitu : Hal ini dibuktikan dengan adanya 1. Indonesia seperti suku Nias. Hasil kebudayaan Megalithikum adalah menhir. . dibawa oleh pendukung Kebudayaan Kapak banyak ditemukan manik-manik. punden megalithikum biasanya tidak dikerjakan berundak-undak. Contoh bangunan perunggu dan besi.Menurut Von Heine Geldern. waruga Sarkofagus dan arca-arca dinamis. tetapi hanya diratakan 2. secara halus. alat-alat Persegi (Proto Melayu). Contoh bangunan dipertahankan oleh beberapa suku di megalithnya adalah peti kubur batu. dolmen.

fungsi.Tabel ciri-ciri. dan tempat ditemukannya hasil kebudayaan Megalithikum : .

.

Para arkeolog mempercayai bahwa situs ini digunakan untuk tujuan religius dan memiliki makna simbolis sebagai sarana penyembahan arwah nenek moyang. atau sebagai bagian dari kelompok batu serupa. Istilah menhir diambil dari bahasa Keltik dari kata men (batu) dan hir (panjang). Diperkirakan benda prasejarah ini didirikan oleh manusia prasejarah untuk melambangkan phallus.Spanyol dan Italia. Menhir biasanya didirikan secara tunggal atau berkelompok sejajar di atas tanah. Fungsi: -sebagai tempat pemujaan untuk penghormatan terhadap arwah nenek moyang . tetapi bentuk mereka umumnya tidak merata dan kuadrat.Menhir adalah batu yang berasal dari periode Neolitikum (6000/4000 SM-2000 SM) yang berdiri tegak di atas tanah. ukuran mereka dapat sangat beragam. sering meruncing ke arah atas Menhir adalah batu yang serupa dengan dolmen dan cromlech.Batu-batu ini dinamakan juga megalith (batu besar) dikarenakan ukurannya Mega dalam bahasa Yunani artinya besar dan lith berartibatu. yakni simbol kesuburan untuk bumi. Inggris. menhir dapat ditemukan secara tunggal sebagai monolit. merupakan batuan dari periode Neolitikum yang umum ditemukan di Perancis. Irlandia.

monolith berkelompok .

.

dos (Swedia ). anta (Portugis dan Galicia). meskipun dalam banyak kasus yang meliputi berhasil menembus jauh. Dolmen biasanya ditutupi dengan tanah atau batu yang lebih kecil untuk membentuk barrow. Adamra (Abkhazia). Hunebed (Belanda). Ispun (Sirkasia). hanya menyisakan batu "kerangka" dari gundukan pemakaman utuh. cromlech (Welsh). goindol (Korea) atau gelang lemparan-adalah jenis makam megalitik bilik tunggal biasanya terdiri dari tiga atau lebih batu tegak mendukung batu penjuru horizontal datar besar (tabel). Hünengrab / Hünenbett (Jerman). portal kuburan.Sebuah dolmen-juga dikenal sebagai makam portal. . Kebanyakan tanggal dari periode Neolitik awal (4000-3000 SM).

.

sebuah sarkofagus membentuk lapisan luar perlindungan untuk kerajaan mumi . Dalam Modern Mesir. Sarkofagus . menyebabkan mereka jatuh dari nikmat . sebagai bagian dari rumit makam atau serangkaian makam. Sarkofagus yang paling sering dirancang untuk tetap berada di atas tanah. [1] [2] Bentuk Umum Roman-era sarkofagus di Worms. sering dalam kapur kubur . maka sering banyak hiasan diukir.sarkofagus adalah wadah pemakaman untuk mayat . Jerman. Ada yang dibangun untuk menjadi berdiri bebas. sementara yang lainnya dimaksudkan untuk penempatan di kriptus.juga digunakan oleh orang Romawi kuno sampai awal penguburan Kristen preferensi untuk pemakaman bawah tanah. maka sarkophagus berarti "pemakan daging". dengan beberapa lapis peti mati bersarang di dalam. ( λιθορσαπκοφάγορ ) Kata itu mengacu pada batu kapur yang berpikir untuk menguraikan daging mayat dikebumikan di dalamnya. dan φαγειν phagein berarti "untuk makan". Kata "sarkofagus" berasal dari bahasa Yunani σαπξsarx berarti "daging". paling sering diukir atau dipotong dari batu. dan sering diukir dari alabaster .kadang-kadang logam atau plester serta kapur . dari sarkophagos lithos frase. dihias atau rumit dibangun.

Macam macam sarkofagus .

.

Kubur batu Kubur batu .

.

Bahan utamanya tanah.Punden berundak merupakan contoh struktur tertua buatan manusia yang tersisa di Indonesia. beberapa dari struktur tersebut beranggal lebih dari 2000 tahun yang lalu. seperti tangga raksasa. tidak lebih giat menuntut pembaharuan budaya. Pendekatan ini sesuai dengan kelompok difusionis (ajaran penyebaran) yang berpikir atas dugaan bahwa budaya Asia Tenggara mengalami kemunduran rangsangan dari luar. selain itu karena kenyataan banyak situs berundak yang diperkirakan berawal pada zaman prasejarah telah memberi bukti digunakan diwaktu lebih kini. . dan monolit tegak. Punden berundak bukan merupakan “bangunan” tetapi merupakan pengubahan bentang-lahan atau undak-undakan yang memotong lereng bukit. berpendapat setidaknya terdapat dua tahap kebudayaan megalitik di Indonesia yang berkaitan dengan perpindahan penduduk di Asia. Sangat sulit membuat kesimpulan mengenai umur situs yang mengalami perubahan sejakpertamakali dibangun.menghadap ke anak tangga tegak. von Heine-Geldern. lorong melapisi jalan setapak. bahan pembantunya batu. sebagian karena perubahan tanggapan mengenai peran orang Indonesia dalam membangun kebudayaannya sendiri. Situs Berundak Pertama dan Kebudayaan Megalitik Penulis-penulis pertama tentang Indonesia yang sangat dipengaruhi R. tangga. Punden berundak dan menhir dipercaya termasuk tahap yang lebih awal dari zaman Neolitikum. Penafsiran arsitektur bentang-lahan prasejarah Indonesia telah diabaikan secara besar-besaran.

dan Nias. . sitentukan oleh topografi setempat. Dr haris Sukendar mengenal jenis “kubur berundak” paduan punden berundak dan kubur pra-Islam. Di daerah Pasemah. Sumatera Selatan. seperti G. Salah satu situs terluas. Situs ini mungkin merupakan pusat penyembahan dengan monolit yang dinyatakan sebagai rumah leluhur. Kadang-kadang bangunan kubur bergaya isalam didirikan diatasnya. situs ini kembali tampak terpelihara. Sumatera Selatan. Sulawesi Selatan. Gunung Padang terbebas dari gangguan penduduk saat ini. Situs ditata sepanjang sumbu baratlaut-tenggara. sedikitnya beberapa punden berundak sudah ada sejak zaman prasejarah bila mempertimbangkan keberadaan struktur serupa di Polynesia.Punden Berundak Ada kemungkinan. secara harfiah bermakna “terhormat”. Bali. Bintarti dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional menemukan alat pecah belah sederhana terbuat dari tanah.000 m diatas permukaan laut. Contoh peninggalan yang terawatt ditemukan didataran tinggi Jawa barat. gunung Padang istimewa karena menggunakan ribuan balok basal yang alami atau dibuat secara sengaja. Di Nias. muncul kepermukaan pada tahun 1979. yang mulai mendiami Indonesia dan pulau di Pasifik sejak 5. Kini sering dipakai pada tempat khusus di dekat desa. tidak seperti situs punden berundak lain di Jawa yang telah mendirikan kuburan Islam atau masih melaksanakan kegiatan upacara keagamaan. penduduk kedua wilayah kepulauan ini berbahasa Austronesia. terletak di daerah Baduy.000 tahun yang lalu. “Berundak” berarti „bertingkat‟. dan Lemah Duhur dengan lima undakan di ketinggian 1. Walaupun beberapa kubur baru dibangun disini. bangunan berundak dan menhir masih digunakan. kerapkali diatas bukit dan dikaitkan dengan roh-roh pendiri desa. Tidak ditemukan bukti adanya kuburan. Marae dari kepulauan Pasifik barat merupakan ungkapan kearsitekturan dari kepercayaan budaya yang sama seperti punden berundak Indonesia. Ditempat lain tempat punden berundak berkembang meliputiJawa Timur.000-7. Punden merupakan kosakata Jawa. Karuhun (gunung leluhur) yang mudah dilihat. Tidak ada usaha untuk mengarahkan ke mata angina tau petunjuk yang dapat dilihat secara signifikan. Situs. Penggalian di situs ini pada tahun 1982 oleh Dra. Punden berundak lain di Jawa Barat termasuk Arca Domas „sembilan undakan‟. terdiri atas lma undakan yang terluas diantaranya berukuran 28 x 40 m. dipuncak bukit berketinggian 885 m. Gunung Padang.

Selulung. Dr. . meliputi Lawu. Tenganan. Welirang. Satu dari pura di Bali yang plaing penting yaitu pura Besakih. dapat dilihat sebagai punden berundak. Kintamani. Hariani Santiko yang mempertanyakan kemungkinan bangunan ini berakar pada zaman prasejarah mengusulkan bahwa bangunan tersebut justru merupakan lambing gunung Semeru. Punden berundak di Bali berjumlah banyak.000 dan 1. Penanggungan.500 M. Muria. Arjuna.Situs Berundak Periode Klasik Akhir Situs zaman Klasik Akhir berdasarkan punden berundak juga ditemukan disejumlah gunung di Jawa. Situs utama meliputi Panebel. Saat ini tidak meungkin memetakan tahap perubahan bentuk arsitektur bentang-darat pada masa lebih dari 2000 tahun. gunung Semeru dapat secara mudah dihubungkan dalam kepercayaan purba pada gunung keramat. Kendala ini harus dapt diatasi supaya penelitian dapat berkembang.tidak terdapat penanggalan awal (yakni proto-sejarah) yang pasti untuk berbagai bagian punden berundak. Miniature punden berundak yang masih digunakan dalam ibadah saat ini ditemukan di dua pura dalem di Sanur. dan Argapura. dan Sambiran. Kemungkinan menyesuaikan penafsiran tersebut ada. bagi orang Jawa. Hampir semua contoh ini digunakan antara tahun 1. Masalah utama bagi ilmuwan yang tertarik mengetahui perlambang punden berundak di Indonesia dan pengaruhnya pada sejarah kearsitekturan adalah penanggalannya.

.

Arca batu juga bisa melambangkan wujud nenek moyang sebagai perlambang dan wujud yg akan dipuja/disembah oleh orang orang tersebut. .

PENDHUSA Pendhusa adalah gabungan antara dolmen dan kubur batu dengan bentuk bagian atasnya terdapat meja batu dan dibawahnya terdapat kubur batu. .

.

MEGALITIKUm CREATED BY : Lazuardi Fadhullah Muhammad Nur Adly Muhammad Reza Nabilah Aulia Hasannudin Novelia Nyimas Nabila Oktaviani .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful