Progdi Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah, Surakarta

INFEKSI ODONTOGENIK

Drg. MAHMUD KHOLIFA, MDSc

DEFINISI : Adalah salah satu infeksi yang terdapat dalam rongga mulut yang disebabkan oleh infeksi gigi atau karies
Drg. MAHMUD KHOLIFA, MDSc

Odont. Adalah hasil dari invasi bakteri aerob ke dlm pulpa gigi yg nekrotik.ETIOLOGI : Inf. MAHMUD KHOLIFA. menyiapkan lingk lokal terj potensial reduksi oksidasi yg merubah kondisi lokal jaringan menjadi hipoksia sehingga memungkinkan invasi bakteri anaerob  dominan Drg. selajutnya bakteri aerob berfungsi sebagai pemrakarsa infeksi. MDSc .

2. Streptococcus Aureus. Fusobacterium staphylococcus : jarang menyebabkan infeksi odontogenik .BAKTERI ANAEROB : 1. Bacteroides 3.

MDSc . MAHMUD KHOLIFA.PERJALANAN INFEKSI ODONTOGENIK KARIES PULPITIS INFLAMASI PULPA NEKROSIS PULPA INVASI BAKTERI JARINGAN TULANG JARINGAN LUNAK Drg.

SCAR. MDSc . PRIMER (NEOTERIC) MELIBATKAN INFLAMASI PULPA X-RAYS  PERUBAHAN JAR KERAS SIGNIFICAN ACUT APICAL PERIODONTITIS (ACUT PERIAPICAL ABSCESS) 2. & CHOLESTEATOMA Drg. CYST.INFEKSI ODONTOGENIK JAR. MAHMUD KHOLIFA. KERAS 1. SEKUNDER (RECRUDENCENT) FROM PREVIOUSLY EXISTED ASYMTOMATIC LESIONS SUCH AS GRANULOMA.

INFEKSI PRIMER GIGI YANG PULPANYA SUDAH MATI PADA UJUNG AKAR TDP BANYAK BAKTERI YANG MENYEBAR DENGAN CEPAT KE JARINGAN SEKITARNYA . MDSc . MAHMUD KHOLIFA. AKIBATNYA TERJADI INFLAMASI LIGAMENTUM GIGI (PERIODONTITIS ACUT) YG TJD SCR TIBA-TIBA SHG MENDORONG GIGI SEDIKIT KELUAR DARI SOKET GIGI YANG MENIMBULKAN RASA SAKIT SAAT MENGUNYAH DAN PERKUSI Drg.

TES ELECTRIC  TIDAK ADA RESPON 5. PERKUSI (+) 2. MDSc .PEMERIKSAAN KLINIS 1. MAHMUD KHOLIFA. PALPASI (-) 3. OKLUSI  GIGI TERASA LEBIH TINGGI (MODOT) BILA BERSENTUHAN DENGAN GIGI ANTAGONISNYA 4. TES THERMAL  TIDAK ADA RESPON Drg.

Selain itu terkadang dapat pula langsung mengikis spasia wajah. . menembus tulang rahang pada titik paling tipis dan paling dekat dengan ujung akar dan membentuk infeksi ruang di jaringan lunak yang berbatasan hingga mengakibatkan abses vestibular.Jika dibiarkan berlanjut tanpa pengobatan Pus yang mengandung bakteri pada abses periapikal akan berusaha keluar dari apeks gigi.

MDSc . MAHMUD KHOLIFA.ACUT APICAL PERIODONTITIS Drg.

MAHMUD KHOLIFA. BAKTERI VIRULEN >> KOMPLIKASI 1.KEADAAN TIDAK MENGUNTUNGKAN 1. OSTEOMYELITIS SEPTICEMIA EMBOLI SEPTIK ASFIKSIA  ANGINA LUDWIG  INFEKSI JLN NAFAS  FATAL Drg. 4. PENGOBATAN << 3. MDSc . DAYA TAHAN << 2. 2. 3.

MEMBENTUK SALURAN SINUS. DI PENGARUHI BEBERAPA FAKTOR a. MDSc . MAHMUD KHOLIFA. Jml & agresivitas bakteri b. BIASA KRONIS 2. Jenis dan waktu perawatan 3. Sistem kekebalan tubuh c. YANG MEMUNGKINKAN NANAH UNTUK MENGALIR KE PERMUKAAN  PARULIS  SAKIT BERKURANG Drg.ABCESS SKUNDER 1.

PARULIS Drg. MAHMUD KHOLIFA. MDSc .

MAHMUD KHOLIFA.INFEKSI ODONTOGENIK JAR. LUNAK MERUPAKAN LANJUTAN DARI ABSES PADA JAR KERAS YG MENEMBUS TULANG & MEMBENTUK INFEKSI RUANG DI JAR LUNAK YG BERBATASAN Drg. MDSc .

SUHU TUBUH MENINGKAT 3. MDSc . PALPASI (+)  TERASA ADA FLUID  TERASA HANGAT 2. MAHMUD KHOLIFA.PEMERIKSAAN KLINIS 1. ASPIRASI  ADA NANAH KEKUNINGAN Drg.

MDSc . VIRULENSI BAKTERI 2. PERLEKATAN OTOT Drg. KETAHANAN JARINGAN 3.ARAH PERJALANAN PUS DARI JAR KERAS MENUJU JAR LUNAK DI PENGARUHI 3 FAKTOR : 1. MAHMUD KHOLIFA.

ABSES SUBMANDIBULAR d. ABSES PERIMANDIBULAR e.a. ABSES BUKAL c. ABSES SUBMUKOSA b. SINUSITIS MAKSILARIS . ABSES SUBKUTAN f.

Abses Palatal. Dibedakan menjadi 3. MDSc . jika jalur pergerakan pusnya adalah inferior dari perlekatan otot maseter (rahang atas) dan superior dari perlekatan otot maseter (rahang bawah) Drg. terletak tepat dibawah lidah dan diatas (superior dari) perlekatan otot Mylohyoid 3. sesuai dengan tempatnya : 1. terletak di palatal 2. Abses Sublingual .ABSES SUBMUKOSA Disebut “submukosa” karena pus terletak dibawah lapisan mukosa. Abses Vestibular. MAHMUD KHOLIFA.

ABSES VESTIBULAR Drg. MDSc . MAHMUD KHOLIFA.

MAHMUD KHOLIFA.ABSES BUKAL Disebut “abses bukal” jika jalur pergerakan pusnya adalah superior dari perlekatan otot masseter (rahang atas) dan inferior dari perlekatan otot maseter (rahang bawah) Drg. MDSc .

Drg. MAHMUD KHOLIFA.ABSES SUBMANDIBULAR Disebut “abses submandibular” jika jalur pergerakan pusnya adalah inferior dari perlekatan otot Mylohyoid dan superior dari otot Platysma. MDSc .

karena pada region tersebut telah terisi oleh pus.ABSES PERIMANDIBULAR Kondisi ini unik dan khas . MDSc . MAHMUD KHOLIFA. Drg. karena pada klinisnya akan ditemukan tidak terabanya tepian body of Mandible. sehingga terasa pembesaran di region tepi mandibula.

MDSc .ABSES SUBCUTAN abses ini terletak tepat dibawah lapisan kulit (subkutan). Biasanya jika dibiarkan. akan terdrainase spontan. Terlihat jelas pembesaran secara ekstra oral. namun disarankan untuk melakukan insisi untuk drainase sebagai perawatan definitifnya. MAHMUD KHOLIFA. kulit terlihat mengkilap di regio yang mengalami pembesaran. dan merupakan tahap terluar dari seluruh perjalanan abses. Drg.

MAHMUD KHOLIFA. MDSc .ABSES SUBCUTAN Drg.

Drg. MAHMUD KHOLIFA. MDSc .SINUSITIS MAKSILARIS Merupakan sebuah kelanjutan infeksi periapikal dari akar palatal gigi molar (karena letak akar palatal gigi molar biasanya berdekatan dengan dasar sinus maksilaris). ke rongga sinus maksilaris dan menyebabkan kondisi sinusitis.

Darimana asal absesnya. MAHMUD KHOLIFA. Akan kemana setelah ini. maka dapat diprediksi : 1.. Kapan seharusnya mulai melakukan tindakan. 3. MDSc .Dengan memahami tata letak penyebaran abses. Tindakan apa yang tepat jika di lokasi tertentu Drg. 4. 2..

Sekian .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful