GLOMERULUS NEFRITIS AKUT

Anna Lisiawati Pradika Sangga P. Prajatiya Harwoko Putik Kusumasari Tri Rahmawati

• Glomerulos nefritis akut adalah istilah yang secara luas digunakan yang mengacu pada sekelompok penyakit ginjal di mana inflamasi terjadi di glamerulus. (Brunner dan Suddarth. 1999) . • Glamerulus nefritis adalah sindrom yang ditadai oleh peradangan dari glemerulus diikuti pembentukan beberapa antigen (Engran.Pengertian • GNA adalah inflamasi glomeruli yang terjadi ketika kompleks antigen-antibodi terjebak dalam membran kapiler glomerular. 1993). (Japaries. 2001) • Glamerulos nefritis adalah peradangan dan kerusakan pada alat penyaring darah sekaligus kapiler ginjal (Glamerulus). Barbara. willie.

1907) Berhubungan dengan penyakit autoimun lain (alergi) Reaksi obat. 12. tipe 4. 25. Faktor alergi timbulnya GNA didahului oleh infeksi ekstra renal. Bakteri. Iklim dan cuaca Keadaan gizi Sifilis Keracunan Trombosisi vena renalis • • • • • • • • • . Virus. 16. terutama di traktus respiratorius bagian atas dan kulit oleh kuman streptokokkus beta hemolitikus gol A.Etiologi • Kuman streptococus beta hemolitikus gol A. 40 (Lohlei.

Patofisiologi • Terlampir .

Manifestasi Klinik • • • • • • • • • • • Hematuri Edema Hipertensi Peningkatan suhu badan Nausea Anoreksia Ureum dan kreatinin meningkat Oliguri dan anuria Proteinuria Faringitis atau tansiktis Malaise .

pusing. dan kejang-kejang • Dispneu. orthopneu. muntah. terdapat ronchi basah.Komplikasi • Oliguri sampai anuria • Ensefalopati hipertensi • Gangguan pada penglihatan. pembesaran jantung dan meningkatnya TD • Anemia • Dekopensasi jantung (CHF) • GGA (Gagal Ginjal Akut) .

SDP. sel epitel ginjal BJ : peningkatan sedang • – – – – – Pemeriksaan darah Komplemen serum dan C3 menurun BUN dan kreatinin meningkat Titer DNA – ase antigen B meningkat LED meningkat Albumin menurun • • • Titer anti streptolisin – O (ASTO) meningkat Biopsi ginjal untuk menunjukkan obstruksi kapiler glomerular dan memastikan diagnosis Radiologi : Rontgen kongesti pulmoner dan kardiomegali .Pemeriksaan Diagnostik • – – – – Urinalisis Hematuria (mikroskopis atau makroskopis) Proteinuria (3 + sampai 4+) Sedimen : silinder sel merah.

pembatasan lebih drastis bila terjadi gagal ginjal akut. – Peningkatan karbohidrat untuk memberikan energi dan menurunkan katabolisme protein • Intervensi Farmakologis – Anti hipertensi dan diuretic untuk mengontrol hipertensi dan edema. – Antibiotik bila infeksi masih ada (fase akut diberikan 10 hari) . kalium dan natrium – Pembatasan protein sedang dengan oliguria dan peningkatan BUN.Manajemen Kolaboratif • Intervensi Terapeutik – Batasi masukan cairan.

• Penatalaksanaan Medik – – – – – Pengobatan ditujukan pada gejala klinik dan gangguan elektrolit. Pengobatan aktivitas sehari-hari sesuai batas kemampuan pasien. Anjuran kontrol ke dokter harus ditaati untuk mencegah berlanjut ke sindrom nefrotik atau GGK. Dialisis berulang untuk memperpanjang harapan hidup pasien. Program diet ketat tetapi cukup asupan gizinya. Pemberian antibiotik untuk infeksi. Disesuaikan dengan keadaan pasien. • Keperawatan – – – – – . Penjelasan kepada pasien tentang pambatasan aktivitas sesuai kemampuannya. Pengawasan hipertenasi antihipertensi. Pasien dianjurkan secara teratur untuk senantiasa kontrol pada ahlinya.

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN GLOMERULUS NEFRITIS AKUT .

Related Interests