PENATALAKSANAAN AWAL LUKA ROBEK

MEDICAL EMERGENCY TEAM 2013/2014 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

TUJUAN
 Mencegah terjadinya infeksi

 Mempersingkat masa penyembuhan
 Meminimalasi parut yang akan terjadi

GOLDEN PERIOD

 Tindakan pembersihan luka (debridement/wound

toilet) dilakukan pada masa ini untuk mencegah infeksi.  Periode waktu sampai 8 jam sejak terjadinya luka.  Pada waktu ini luka masih berupa kontaminasi di mana mikroorganisme masih berada pada permukaan luka.

LUKA ROBEK
 Adalah luka yang disebabkan oleh benturan

permukaan tubuh dengan benda keras dan tumpul yang mempunyai kecepatan.  Semakin tinggi kecepatan semakin parah luka yang terjadi.

Povidon Iodine

Perforated Surgical Drape

Larutan H2O2 3%

Larutan NaCl 0.9%

MINOR SURGERY KIT

Lidocaine

0.5%

1. Tangkai dan Mata Pisau Bedah(Scalpel) 2. Gunting Bedah (Dissecting Scissor) 3. Gunting Benang (Suture Scissor) 4. Gunting Perban (Bandage Scissor) 5. Pinset Anatomis (Thumb Forcep) 6. Pinset Jaringan (Tissue forcep) 7. Klem Hemostatic (Hemostatic Forcep) 8. Klem Koher(Koher Forcep) 9. Pemegang Jarum (Neddle Holder)

PERALATAN DAN BAHAN

            

Meja dan alat tulis Tempat tidur pasien Minor Surgery Kit Kain kasa steril Plaster Perekat 1 inchi Syringe 3ml Larutan NaCl 0.9% Larutan H2O2 3% Larutan Antiseptik(pov.iodine) Alkohol 70% Lidokain 0,5% atau 1% Perforated surgical drape Manekin

           

1 buah 1 buah 1 set 1 bungkus 1 rol 2buah 3 fls 100-200 ml 50 ml 100 ml 5ampul 1 helai

TINDAKAN
 Persiapan pasien dan bahan

 Teknik pemberian anestetik lokal secara infiltrasi
 Pembersihan luka (Debridment/Wound toilet)

PERSIAPAN PASIEN DAN BAHAN
1. Memperkenalkan diri. 2. Mempersiapkan alat dan bahan. 3. Menginformasikan tindakan dan meminta persetujuan.

TEKNIK PEMBERIAN ANESTETIK LOKAL SECARA INFILTRASI
1. Membaringkan penderita di atas tempat tidur. 2. Mencuci tangan dan pakai sarung tangan steril. 3. Mengoles daerah sekitar luka dengan alkohol 70% / povidon iodine. 4. Mengisi sediaan anestetik lokal ke dalam syringe. 5. Menentukan tempat penyuntikan. 6. Melakukan penyuntikan intrakutan tegak lurus di pinggir luka sampai terbentuk indurasi dan mendorong jarum tegak lurus sampai sedalam dasar luka.

7. Menarik syringe secara perlahan ke posisi awal sambil menekan piston untuk menginfiltrasi jaringan. 8. Menarik piston untuk memastikan tidak ada darah tersedot. 9. Mengarahkan kembali jarum ke proksimal/atas dengan cara yang sama, lalu ke distal/bawah sampai seluruh jaringan yang dikehendaki terinfiltrasi. 10. Melakukan hal yang sama pada sisi yang lain.

TINDAKAN PEMBERSIHAN LUKA
1. 2. 3. 4. Memcuci luka dengan larutan NaCl 0,9% steril. Menghentikan pendarahan bila ada. Menyemprotkan larutan H2O2. Mencuci luka kembali dengan larutan NaCl 0,9% sampai bersih dari buih. 5. Meratakan pinggir luka. 6. Mengeluarkan benda-benda asing. 7. Membilas dengan larutan antiseptic (povidon iodine).

TERIMA KASIH