 DEFINISI  ETIOLOGI  PATOFISIOLOGI  MANIFESTASI  DIAGNOSIS  PENATALAKSANAAN  PROGNOSIS  KESIMPULAN KLINIS .

yakni: 1) sakit di perut yang sering disertai dengan tenesmus. 2) diare. Disentri merupakan suatu infeksi yang menimbulkan luka yang menyebabkan tukak terbatas di colon yang ditandai dengan gejala khas yang disebut sebagai sindroma disentri. dan 3) tinja mengandung darah dan lendir .

S. sedangkan akibat amoeba disebut Amebiasis. boydii. diakibatkan oleh bakteri S. sonnei. dan S. dysenteriae. S. amebiasis disebabkan oleh parasit Entamoeba histolytica  Disentri  Shigelosis  Sedangkan . Penyebab dari disentri ada 2 macam yaitu akibat bakteri dan amoeba/parasit. flexneri. akibat bakteri disebut Shigelosis.

 Pada shigelosis : Invasi dari Bakteri Shigella sp. ke dalam epitel usus besar Produksi enterotoksin atau sitotoksin oleh bakteri Shigella sp. Terjadi kerusakan pada mukosa usus yang menyebabkan perdarahan dan feses berlendir Makanan Menyebabkan inflamasi dan nekrosis pada usus besar  Pada amebiasis : .

Selanjutnya diare berkurang tetapi tinja masih mengandung darah dan lendir. timbul diare 4-5 kali sehari. dan nafsu makan menurun Pada amebiasis gejala awal ditemukan perut kembung pada pasien. pada permulaan sakit. dan sering dijumpai tinja bercampur darah dan lendir. bisa terdapat diare encer tanpa darah dalam 6-24 jam pertama. Pada fase awal pasien mengeluh nyeri perut bawah. diare disertai demam. tenesmus.   Pada disentri shigellosis. dan setelah 12-72 jam sesudah permulaan sakit. Pada derajat yang berat sering dijumpai hepatomegali dan frekuensi diare lebih dari 15 kali sehari. tinja berbau busuk. didapatkan darah dan lendir dalam tinja. .

Pemeriksaan Tinja 2.   Untuk dapat mendiagnosis penyakit disentri. Sigmoidoskopi 3. Pemeriksaan Tinja 2. Pada Shigellosis pemeriksaaan penunjang yang dianjurkan: 1. Pemeriksaan Uji Serologi . Polimerase Chain Reaction (PCR) Pada Amebiasis pemeriksaan penunjang yang dianjurkan : 1. dapat dilakukan anamnesis ciri khas dari infeksi bakteri penyebab disentri setelah itu dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan yang paling penting harus melakukan pemeriksaan penunjang. Sigmoidoskopi dan Kolonoskopi 3. Rontgen Kolon 4.

750 mg 1 kali sehari selama 3 hari atau azithromycin. 50 mg/kg/hari diberikan 1 kali sehari selama 3 hari. 10 mg/kg/hari untuk sekali dosis selama 3 hari atau ceftriaxone. Terapi oral rehidrasi merupakan pengobatan yang dikembangkan WHO untuk mengatasi diare akut apapun etiologi dari penyakitnya. dapat diberikan antibiotik azithromycin.  Untuk pengobatan shigelosis: Pada anak-anak. Dewasa dapat diberikan ciprofloxacin. 500 mg sekali sehari selama 3 hari .

. tetrasiklin 500 mg empat kali selama 5 hari. dan emetin 1 mg/kgBB/hari/IM selama 10 hari. menggunakan 3 obat : Metronidazol 750 mg tiga kali sehari selama 5-10 hari. Pengobatan Amebiasis : pada anak dapat diberikan Metronidazole 35–50 mg/kg/hari dibagi 3 dosis selama 7–10 hari  Amebiasis intestinal ringan atau sedang pada dewasa diberikan tetrasiklin 500 mg empat kali selama 5 hari. Amebiasis intestinal berat.

. Pada umumnya prognosis amebiasis adalah baik terutama pada kasus tanpa komplikasi. angka kematian tinggi kecuali bila mendapatkan pengobatan dini. diagnosis dan pengobatan dini yang tepat serta kepekaan amuba terhadap obat yang diberikan. Prognosis ditentukan dari berat ringannya penyakit. Prognosis yang kurang baik adalah abses otak amuba. Pada shigelosis bentuk yang berat.

Etiologi dari disentri ada 2. tinja kecil-kecil dan banyak. darah dan tenesmus serta bila tinja berbentuk dilapisi lendir. berdarah dan tenesmus jarang.     Disentri merupakan peradangan pada usus besar yang ditandai dengan sakit perut dan buang air besar encer yang bercampur lendir dan darah. Manifestasi klinis disentri amoeba berupa tinja biasanya besar.sp dan disentri amuba yang disebabkan oleh Entamoeba hystolitica. Diagnosis dari disentri dapat ditegakkan melalui anamnesa. asam. yaitu disenstri basiler yang disebabkan oleh Shigella. alkalis. pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang Pengobatan dari disentri yang pertama diberikan rehidrasi cairan setelah itu dapat diberikan antibiotic oral. . Manifestasi klinis disentri basiler berupa diare berlendir.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful