You are on page 1of 21

Struma

(Gondok = Goiter)

Berdasarkan besarnya (kalsifikasi WHO Scientific Group, 1973)


0A 0B : Tidak membesar : Tidak terlihat gondok meskipun leher ditengadahkan, palpasi : gondok teraba > ibu jari pemeriksa : Gondok terlihat pada posisi leher tengadah, palapasi : dapat diraba.

II
III

: Gondok terlihat pada sikap kepala normal


: Gondok amat besar, terlihat pada jarak agak jauh

Definisi :
Pembesaran kelenjar tiroid tanpa memandang penyebab, fungsi dan perubahan histopatologi, Perez dkk (WHO 1960) : Gondok adalah pembesaran lobus lateralis kel. gondok > besar phalax ibu jari pemeriksa Klasifikasi (berdasar penyebab): 1. Gondok Endemik 2. Gondok Non Toksik 3. Hipertiroidi (Tirotoksikosis) 4. Tiroiditis 5. Tumor tiroid

GONDOK ENDEMIK
Gondok yang disebabkan kekurangan Iodium, 10% penduduk, di pegunungan. Substitusi I gondok berkurang. Gangguan Fase Trapping dan Fase Metabolik I. Gondok membesar karena hiperfungsi Tiroid (kompensasi), dapat ditekan oleh hormon Tiroid exogen. Berdasarkan jumlah I ekskresi di urine : 1. Ekskresi I dalam urine > 50 g/1 g kreatinin. 2. Ekskresi I dalam urine 25 - 50 g/1 g kreatinin Resiko Hipotiroidi 3. Ekskresi I dalam Urine < 25 g/1 g kreatinin Resiko Kretin

Gejala :

Gondok >> berbulan/bertahun, kadang merasa tercekik, dispagi, dispnoe, suara serak Gondok di leher depan, masif (bisa sampai insisura supra sternalis), kadang terlihat dilatasi vena leher (perluasan gondok intratorakal), Perkusi kadang dilakukan untuk mencari gondok substernal, aukultasi kadang ada bruit T4 bisa lower normal limit (5 - 12 g/dl), kasus berat : sub normal, TSH , Tiroidal Radio Iodine uptake

Pencegahan Makanan mengandung I/fortifikasi : 100 - 200 g/hari Masa-masa stress, pubertas, hamil, menyusukan dosis , atau Injeksi Iodinated oil. Pengobatan 1. Spesifik : Hormon Tiroid, Ekstrak Tiroid 120 - 180 g atau Levotiroksin 0,2 mg T3 biasanya lebih efektif menekan gondok.

Iodium (KI jenuh 5 tetes atau Larutan Lugol dalam 0,5 gelas air) pada stad. Awal, gondok bisa hilang sempurna.

2. Bedah :

Indikasi :
Penekanan, Cendrung ganas

STRUMA NON TOKSIK


(Simple Goiter, Non-Toxic Goiter, Colloid Goiter, Multiple Colloid Adenomatous Goiter, Sporadic Goiter)

Gondok >> ec ?, Tanpa hipersekresi T4 dan T3


Terjadinya Gondok : 1. Kesalahan Metabolisme waktu lahir (ggn dalam kel.) 2. Defisiensi I 3. Bahan-bahan Goitrogenik (anti tiroid) 4. Faktor lain

Mekanisme pertahanan :
1. Eutiroid 2. Gondok membesar (kompensasi)

3. TSH

Kesalahan Metabolisme waktu lahir : Penderita Kretinism mempunyai keturunan menderita Gondok tanpa hipotiroidi ternyata keluarga ini mempunyai gangguan uptake organifikasi I, deiodinasi iodotirosin, coupling iodotirosin dan pembentukan serta pembebasan hormon tiroid Bila penderita Gondok disertai tuli : Sindroma Pendred

Defisiensi I Defisiensi I meningkatkan akumulasi kerja tiroid dan mengurangi ekskresi I

Goitrogenik dan Obat Anti Tiroid


Struma karena obat-obatan : Struma medikamentosa Struma akibat bahan makanan : Struma Cibaria OAH : SCN- (tiosianat) OAT : PAS Antirematik : Fenilbutazone Anemia refrakter : PreCobalt/Cobalt Peny. Paru Kronis : I

Asthma : Iodopyrin Tukak Peptik : Resorsinol. Amfenidone (transquilizer) bukan Goitrogenik tetapi punya efek antitiroid Se, Ca, Cl (banyak dalam kubis, kol, soya bean) diduga dapat menyebabkan gondok. Bahan goitrogen disebut Goitrin Faktor lain Pemberian I + susu lembu (lembu memakan sayuran hijau) menghambat tiroidal iodine uptake (Tasmania) Soyabean (Amerika) Ekskresi I melalui ginjal (menggunakan air yang tercemar Cu)

Diagnosa

berpedoman pada : 1. Ditanyakan lama Gondok 2. Perubahan besar Gondok (lambat/cepat) 3. Usia Penderita (hati-hati Keganasan) 4. Mobile/immobile (membedakan dengan Ca) 5. Gondok sesuai dengan pergerakan menelan
DD Ca-Tiroid, Hipotiroidi, Tiroiditis, Hipertiroidi, Pembengkakan lain di leher (limphadenopathy)

Pemeriksaan pembantu : Biopsi, X-Ray

Pengobatan Penting diketahui 1. Riwayat makanan, famili, I intake, obat-obatan

2. Terapi supresi dg extract tiroid dalam jumlah adekuat


3. Operatif : bila besar/masif menekan atau cendrung ganas.

Komplikasi Penekanan pada leher (jarang), Operatif : rusak syaraf laring, hipotiroid, hipoparatiroid Prognosa Terapi supresi dosis adekuat : 60% gondok diffusa/noduler mengecil dan 25%-nya menghilang. Bila terapi supresif dihentikan gondok membesar kembali.