Tutorial 11

FASILITATOR : dr.Yaumi Faiza,M.Biomed Ketua : M.Fadillah Sekretaris : Rizky dwi uldiana Annisa guseldha Anggota : - Monica paramitha - Hendra kurniawan - Nova - Testi Melina Candra - Roni Andika Dratama - Eka cahya Yunita - Idola Lorenza - Merlyn Sanctisya Yaznil

TRIGGER 2. ZAT GIZI ESSENSIAL

Zat gizi essensial yang vital kita butuhkan dan kita dapatkan dari makanan dikelompokkan sebagai sumber karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan serat makanan. Karbohidrat dan lemak terutama sebagai sumber energy. Protein, mineral terutama sebagai sumber untuk pembangun tubuh. Vitamin dan mineral terutama berfungsi untuk membantu metabolisme. Serat makanan terutama berfungsi untuk memperbaiki fungsi fisiologis tubuh. Dengan memahami fungsi zat gizi essensial diatas dan sumber utama dari zat gizi tersebut dalam makanan akan membantu mengerti berbagai patogenesa penyakit yang terkait dengan kekurangan atau kelebihan zat gizi essensial diatas. Berbagai penyakit yang terkait dengan kelebihan dan kekurangan zat gizi termasuk KKP, marasmus, kwashiorkor, obesitas, penyakit gondok, penyakit jantung koroner, anemia makrositik hiperkrom, anemia mikrositik hiperkrom, diabetes mellitus, perlemakan hati, dll.

STEP I “CLARIFY UNFAMILIAR TERMS”
Gizi essensial  Protein yang rusak  Vitamin  Lemak dalam air  KKP  Mineral  Serat tubuh  Vital

: zat gizi yang sangat diperlukan tubuh. : zat yang digunakan tubuh untuk memperbaiki sel-sel tubuh
: zat yang terdapat dalam makanan dalam jumlah kecil : senyawa organic yang larut dalam alcohol tetapi tidak larut : kekurangan karbohidrat dan protein. : senyawa/element organic dalam alam : zat makanan yang berfungsi memperbaiki fugsi fisiologis

: organ yang sangat berguna


  


  

Marasmus : atrofi umum pada anak menjadi kurus karena penyakit tak jelas Kwashiorkor : penyakit karena defisiensi protein Obesitas : kelebihan berat badan akibat penimbunan lemak berlebih Penyakit gondok : akibat peradangan kelenjar gondok yang tidak normal Jantung koroner : penyempitan pembuluh darah Anamia makrositik hiperkrom : sel eritrosit lebih pucat krn hb darah turun Anamia mikrositik hiperkrom : anemia yang banyak eritrosit yang lebih besar dari normal dan berwaran merah tua abnormal Diabetes mellitus : penyakit kekurangan insulin akibat glukosa naik Perlemakan hati : pengumpulan lemak berlebih dalam sel hati

4

STEP II “DEFINE THE PROBLEMS”
     


Fungsi zat gizi essensial Berapa kadar zat gizi essensial yang dibutuhkan tubuh? Bagaiman gejala penyakit kwashiorkor ? Sumber utama karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat. Defisiensi dari zat-zat gizi essensial Kerja vitamin dan mineral dalam membantu metabolisme Akibat kelebihan zat gizi essensial Klasifikasi zat gizi

STEP III “Brainstrom possible hypothesis or explanation”
1. Fungsi zat gizi essensial. Karbohidrat dan lemak Protein dan mineral Vitamin dan mineral Serat makanan proses metabolisme. : sumber energy : pembangun tubuh dan regenerasi sel : membantu metabolisme : memperbaiki fungsi fisiologis tubuh, mempercepat

2. Berapa kadar zat gizi essensial yang dibutuhkan tubuh? Karbohidrat 10% 3. Bagaimana gejala penyakit kwashiorkor. Pucat Kurus Tangan dan kaki kecil Perut buncit

4. Sumber utama karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat. Karbohidrat : nasi, sagu, gandum, kentang, dll Protein : ikan, susu, telur dll Vitamin : buah-buahan, sayur-sayuran Mineral : garam ‘yodium’ Serat makanan : sayur dan gandum
5. Defisiensi dari zat-zat gizi essensial Karbohidrat dan protein : KKP Protein : kwashiorkor 6`. Akibat kelebihan zat gizi essensial Karbohidrat : DM Lemak : jantung koroner, obesitas, perlemakan hati

STEP IV “ARRANGE EXPLANATION INTO A TENTATIVE SOLUTION”
` MGH
Gizi Essensial Nonessensial

KH

Protein

Lemak

Vitamin

Mineral

Serat

Penyerapan dan Pencernaan Defesiensi dan Kelebihan

STEP V “DEFINE LEARNING OBJECTIVE”

MAHASISWA MAMPU MEMAHAMI DAN MENGETAHUI :

◦ Zat gizi
 Definisi  Klasifikasi ◦ Zat gizi non essensial  Definisi  Fungsi ◦ Zat gizi essensial  Definisi  Fungsi  Klasifikasi  Sumber  Kelebihan dan defisiensi (patogenesa) ◦ Proses penyerapan dan pencernaan zat-zat gizi essensial.

Step 7 : share the result of information gathering and private study.

10

1. GIZI

a. Defenisi Secara umum : Suatu proses organisme menggunakan makanan yang dikonsumsi

secara normal melalui proses digesti, absobsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan oleh tubuh untuk mempertahankan kehidupan, pertumbuhan dan fungsi nomal dan organ serta menghasilkan energi.

BACK

NEXT

11

B. Klasifikasi 1. Sebagai sumber energi  Menggerakkan tubuh dan proses metabolisme Contoh : KH, Lemak, Protein 2. Sebagai pertumbuhan dan mempertahankan jaringan tubuh  Pembentuk sel-sel pada jaringan tubuh manusia Contoh : protein, lemak, mineral, vitamin Sebagai pengatur/ regulasi proses dalam tubuh Untuk keseimbangan pengaturn dalam tubuh

3. Berdasarkan jumlah a. Zat gizi mikro

Zat yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit tapi ada dalam makanan Contoh : mineral dan vitamin

b. Zat gizi makro Zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah besar dalam satuan gram contoh : KH,lemak, Protein

4. Berdasarkan struktur a. Zat gizi organik Contoh KH, protein, lemak, vitamin b. Zat gizi an organik Contoh : mineral

5. Berdasarkan sumber a. Hewani b. Nabati : zat gizi yang berasal dari hewan : zat gizi yang berasal dari tumbuhan

2.
A.

ZAT GIZI NON ESENSIAL
Defenisi

Zat gizi yang tidak harus ada dalam tubuh dan diubah untuk
aktifitas penting
B.

Fungsi

Menyediakan energi yang dapat disimpan dalam tubuh atau diubah
untuk aktifitas penting

Membentuk dan mempertahankan jaringan tbuh’mengontrol proses-

proses metabolik

Contoh

: pertumbuhan, aktifitas sel, protein, enzim dan
14

pengaturan suhu

3. ZAT GIZI ESENSIAL
A. PENGERTIAN zat gizi yang harus didapatkan dari makanan dan sangat diperlukan oleh tubuh B. KLASIFIKASi 1. karbohidrat a. Pengertian : senyawa organic yang terdiri dari karbon, hydrogen dan oksigen yang disimpan dalam otot dan hati, serta dapat diubah dengan cepat ketika tubuh memerlukan energy. b. klasifikasi : a) monosakarida : glukosa, fruktosa, galaktosa b) Disakarida c) Polisakarida : sukrosa, maltose, laktosa : glikogen dan tepung

15 NEXT

Fungsi :
  

a) menghambat protein selama produksi energy b)membantu pembakaran lemak c)menjadi sumber fungsi normal usus (serat)

Sumber :
  

Kelompok padipadian meliputi roti,sereal,nasi dan pasta. Kelompok sayuran yang mengandung zat tepung seperti kacang polong,jagung,kentang. Kelompok susu,yogurt,dan keju yg mengandunggula laktosa

BACK
16

2. protein a. pengertian : molekul yang kompleks , besar dan tersusun atas unit pembangunan yang disebut asam amino. b. klasifikasi :

a) protein lengkap : makanan yang mengandung asam amino esssensial
dalam porsi yang tepat. Seperti : daging, susu, keju, telur dan kedelai. b) protein tak lengkap : sumber makanan yang kekurangan atau hanya memiliki satu asam amino essensial atau lebih dalam jumlah terbatas. Seperti : semua protein nabati kecuali kedelai.

17

BACK

c.

FUNGSI :

•Pertumbuhan, perbaikan dan perawatan struktur jaringan tubuh •Pembentukan hormone seperti insulin dan epinefrin •Protein dapat bekerja sebagai enzim yang membantu beberapa reaksi kimia tertentu seperti pencernaan dan sintesis protein •Protein plasma membantu mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit •Asam amino mengandung asam basa sehingga dapat menetralisir kelebihan asam basa dalam tubuh. •Membantu mengangkut zat-zat lain dalam tubuh •Sebagai system imun dengan membantu menciptakan limfosit dan antibody •Dapat digunakan sebagai sumber energy (menyediakan 4 kal/gram)

D. SUMBER dapat ditemukan baik dalam sumber nabati dan hewani. •Kelompok daging dan kacang-kacangan •Kelompok susu •Kelompok padi-padian •Kelompok sayuran dan buah-buahan
18

3. lemak - pengertian : senyawa organic yang larut dalam alcohol dan senyawa organic lainnya tapi tidak larut dalam air.

Klasifikasi : Trigliserida : bentuk lemak utama yang disimpan dalam tubuh. Terdiri atas satu molekul gliserol yang tergabung dengan tiga rantai asam lemak Lemak trans : dihasilkan dari proses dehidrogenasi dan terkandung dalam sayuran, beberapa margarine, makanan kering dan makanan lain yang menggunakan minyak terhidrogenasi

Fosfolipid : sekelompok minyak majemuk yang menyerupai trigliserida . mengandung
satu molekul gliserol tapi hanya mengandung 2 rantai asam lemak.

19

Fungsi : a. Menghasilkan energy bagi tubuh b. Memudahkan penyerapan vitamin larut lemak.

c. Memasok asam lemak essensial
d. Menyokong dan melindungi organ dalam e. Membantu pengaturan suhu

Sumber : a. Daging b. Mentega atau margarine

c. Keju
d. Susu

20

4. VITAMIN a. Definisi :

senyawa organic yang tersusun dari karbon, hydrogen, oksigen dan terkandung nitrogen atau element lain yang dibutuhkan dalam jumlah kecil agar metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan berjalan normal. b. Klasifikasi : Vitamin larut air : tiamin (vit B1), riboflavin (vitB2), niasin (vit B3), piridoksin (vit B6), kobalamin(vit B12), asam askorbat (vit C), biotin, asam folat, asam pantotenat. Vitamin larut lemak : vitamin A (retinol), vitamin D (kalsiferol), vitamin E ( tokoferol), vitamin K (menadion)

Fungsi : 1. Antioksidan 2. Tambahan pada makanan 3. Bahan obat

21

Sumber
1.

Buah-buahan

2.
3.

Sayur-sayuran
Susu, yogurt dan keju

22

. KELEBIHAN DAN DEFISIENSI GIZI
1. marasmus - definisi : Marasmus adalah bentuk malnutrisi kalori protein yang terutama akibat ori yang berat dan kronis terutama terjadi selama tahun pertama kehidupan dan mengurusnya lemak bawah kulit dan otot. - gejala klinis : a) Tampak sangat kurus, tinggal tulang terbungkus kulit b) Wajah seperti orang tua c) Kulit keriput, jaringan lemak subkutis sangat sedikit sampai tidak ada (baggy pant/pakai celana

longgar) d) Perut cekung, Iga gambang e) Sering disertai penyakit infeksi (umumnya kronis berulang) dan diare kronik atau konstipasi/susah buang air Penyebab : Penyebabnya sendiri juga tidak hanya satu sampai dua saja melainkan multifaktor dan kompleks.

Hal-hal seperti asupan kalori pada pemberian makanan yang kurang, penyakit metabolik, kelainan kongenital,
serta infeksi kronik dapat menimbulkan keadaan marasmus pada anak

23

2. KWASHIORKOR. Definisi : Kwashiorkor adalah salah satu bentuk kekurangan gizi Kurang Energi Protein (KEP). Kurang Energi Protein terjadi saat kebutuhan tubuh akan energi, protein, dan lemak tidak tercukupi oleh makanan. Kwashiorkor terjadi saat adanya kekurangan protein, dengan asupan karbohidrat yang normal ataupun tinggi. Biasanya dialami oleh anak yang sudah disapih (berhenti menyusu), yaitu yang berusia 2-3 tahun.

PENYEBAB Gangguan keseimbangan kebutuhan protein terhadap intake protein dari makanan

dapat menyebabkan defisiensi protein yang akan menimbulkan gejala-gejala klinis
kwashiorkor. . Selain disebabkan oleh malabsorbsi protein, defisiensi ini bisa juga disebabkan karena sindrom nefrotik, infeksi menahun.

24

PENYAKIT GONDOK
definisi : Penyakit gondok adalah penyakit yang timbul sebagai akibat pembengkakan / pertumbuhan kelenjar gondok yang tidak normal.

GEJALA PENYAKIT GONDOK: Terjadi pembengkakan pada kelenjar ludah Mulut terasa tegang dan nyeri, terutama saat mengunyah dan menelan makanan Selera makan menjadi berkurang Sering merasa mual bahkan sampai terjadi muntah yang berulang kali Suhu badan menjadi tinggi Serigkali merasakan dengungan di telinga

Penyebab : karena ketidakstabilan hormone / infeksi dan ganguan auto Imun dimana tubuh mengeluarkan zat anti body yang berpengaruh pada kelenjar gondok sehingga bisa menyebabkan kekurangan atau kelebihan produksi hormone gondok.
25

5. ANEMIA MAKROSITIK HIPERKROM Definisi : kekurangan vitamin B12 akibat kekurangan pengambilan atau kesalahan penyerapan. Dapat alcohol disebabkan karena ketagihan

7. JANTUNG KORONER - definisi : Penyakit jantung koroner terjadi bila pembuluh arteri koroner tersebut tersumbat atau menyempit karena endapan lemak, yang secara bertahap menumpuk di dinding arteri. - penyebab : a) kadar kolestrol tinggi b) hipertensi c) . Trombosis.

6. ANEMIA MIKROSITIK HIPERKROM Definisi : kekurangan zat besi dan bisa juga disebabkan karena penyakit-penyakit darah .

Trombosis adalah gumpalan darah pada arteri atau vena. Bila trombosis terjadi pada pembuluh arteri koroner, maka Anda berisiko terkena penyakit jantung koroner. Trombosis biasanya berada pada dinding pembuluh yang menebal karena

aterosklerosis. Merokok meningkatkan risiko trombosis hingga beberapa kali lipat. d) Kegemukan. e) Penuaan. g)Keturunan.
26

GEJALA : 1.Nyeri di dada, lebih spesifiknya nyeri di dada bagian

tengah yang menjalar sampai ke lengan kiri atau leher,
bahkan sampai ke punggung. Nyeri dada seperti ini adalah nyeri khas dari penyakit jantung koroner. Nyeri ini timbul hanya ketika melakukan aktifitas fisik dan akan berkurang saat beristirahat.

2. Gejala penyerta seperti keringat dingin dan timbulnya

rasa mual.

27

DIABETES MELITUS a. DEFINISI meningkatnya kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh. Organ tubuh yang terganggu adalah pankreas yang mana sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Pankreas sudah tidak mampu memproduksi hormon insulin dalam memenuhi kebutuhan tubuh.

b.

PENYEBAB :

1)Banyak Mengkonsumsi Makanan yang Mengandung Gula 2) Kurang tidur 3) Makan terlalu banyak karbohidrat dari nasi atau roti 4) Kurangnya Aktivitas Fisik 5) Faktor Keturunan

c. Gejala klinis Sering merasa haus, sering buang air kecil, sering lapar akibat tidak mendapatkan cukup energi di dalam tubuh, berat badan turun secara drastis dan tiba-tiba, sering kesemutan pada bagian lengan ataupun kaki, mengalami permasalahan kulit seperti borok atau gatal, membutuhkan waktu lama untuk sembuh jika mengalami luka, mudah

tersinggung dan mudah merasa lelah, dll
28

4. PROSES PENYERAPAN DAN PENCERNAAN ZAT-ZAT GIZI ESENSIAL

Fase sefalik  Mulut Kelenjar-kelenjar menyekresi enzim ptialin (amylase air liur) untuk membasahi makanan selama pengunyahan dan memulai pemecahan tepung menjadi maltosa.  Faring Membantu proses menelan dengan cara menagkap makanan dan mendorong menuju esofagus  Esofagus Saat menelan sfingter krokofaringeal pada esofagus bagian atas akan mengendur sehingga makanan dapat masuk ke esofagus. Dalam esofagus, saraf glosofaringeal mengaktifkan paristaltik sehingga bolus makanan bergerak menuju lambung.

29

Fase gastritik
Pencernaan kimia, yang terjadi ketika makanan bercampur dengan enzimenzim pencernaan, dimulai di lambung. Gastrin merangsang lambung melepaskan sekresi pencernaan melalui kelenjar gastritik yang dkeluarkan adalah HCL,enzim proteolitik. HCL membantu menyerap kalsium dan besi serta mengaktifka enzim di lambung dan membunuh sebagian bakteri yg berasal dari makanan.

30

Fase intestinal
Sebagian besar absorsi terjadi pada fase intestinal pencernaan yang melibatkan usus halus dan usus besar.  Usus halus Diusus halus, kontraksi dinding dan enzim-enzim pencernaan memecah karbohidrat, protein dan lemak sehingga mukosa usus dapat melakukan penyerapan zat gizi ke dalam aliran darah (bersama dengan air dan elektrolit). Zat gizi ini kemudian digunakan oleh tubuh.  Usus besar Tugas utama usus besar adalah menyerap air dalam tubuh dan mengeliminasi zat – zat sisa. Serat dalam makanan tidak dapat dicerna , serat ini masuk melewati usus besar tanpa diserap dan berperan dalam pembentukan feses.

31

Kesimpulan

Zat gizi dibutuhkan oleh tubuh yang mana terbagi menjadi zat gizi essensial dan zat gizi non-essensial. Zat gizi essensial terbagi menjadi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat. Dalam tubuh kadar

dari zat gizi tersebut haruslah normal, bila terjadi kekurangan ataupun
kelebihan akan menimbulkan berbagai penyakit

BACK

32

DAFTAR PUSTAKA
1. Hasan,yasril. 2010, “modul empati dan motivasi “. Padang : FK-Unbrah 2. http://google.com 3. http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/1948138-perbedaansimpati-dan-empati/#ixzz1jpObvVK5

BACK

33