PENERIMAAN NEGARA

Jenis penerimaan pemerintah
• Penerimaan pajak • Penerimaan non pajak yaitu yang berasal dari pinjaman pemerintah baik pinjaman dalam negeri maupun pinjaman luar negeri, penerimaan dari badan usaha milik pemerintah/Negara, penerimaan lelang, privatisasi badan usaha milik Negara dan sebagainya. • Tujuannya untuk membiayai pengeluaran pemerintah

2. Prof PJA Adriani Guru Besar UI. pemungutannya digunakan untuk kepentingan umum. SH Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undangundang (yang dipaksakan) dengan tiada mendapat jasa timbal (kontra prestasi) yang langsung dapat ditunjukkan dan yang digunakan untuk membayar pengeluaran umum. .Definisi Pajak menurut beberapa ahli 1. 3. Prof Dr Rachmat Soemitro. Pajak adalah iuran pada negara (yang dapat dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayarnya menurut peraturan-peraturan dengan tidak dapat prestasi kembali. Drs R Agus Somawirata Pajak adalah iuran yang ditentukan secara sepihak oleh penguasa dan pihak lain diimbangi dengan jasa istimewa untuk membiayai pengeluaran negara. yang langsung dapat ditunjuk dan yang gunanya adalah untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum yang berhubungan dengan tugas pemerintah.

walaupun dikenakan terhadap laba suatu perseroan. Lebih komplek krn : pihak yang membayar pajak atau wajib pajak mungkin bukanlah pihak yang menderita beban pajak. Ini akan terjadi apabila wajib pajak mampu melimpahkan seluruh beban pajak keapda pihak lain. yaitu: 1) siapakah yang membayar pajak (wajib pajak) yaitu orang atau badan yang disebutkan dalam undang-undang pajak 2) siapakah yang pada akhirnya menderita beban pajak. • . tetapi bukan perseroannya sendiri yang menerita pajak karena perseroan hanyalah suatu badan usaha. selalu mendapat perhatian yang besar oleh karena dari sektor pajak ini timbul dua hal yang sebenarnya merupakan akibat dari adanya aktivitas pemerintah. mungkin juga diderita oleh konsumen apabila pajak perseroan tersebut menyebabkan hargaharga hasil produksi naik sebesar pajak.Perbedaan • • Penerimaan dari non pajak kurang mendapat perhatian karena asal usul dan pertanggungjawabannya sudah jelas. Misalnya pajak perseroan. Beban pajak perseroan dapat diderita oleh pemilik perseroan/pemilik modal. penerimaan negara dari pajak.

6.Kriteria Struktur Pajak / Canoe of Taxation 1. 3. (prinsip administrasi) Administrasi dan ongkos harus rendah dan sesuai dengan berbagai tujuan di atas. (prinsip ekonomi) Kebijakan pajak harus dapat mencapai tujuan lainnya secara obyektif. (prinsip finansial) . baik untuk mendorong investasi maupun untuk mencapai keadilan dalam sistem ekonomi. 5. 2. Distribusi beban pajak harus adil. (prinsip keadilan) Pajak harus berpengaruh secara minimal terhadap pengambilan keputusan di bidang ekonomi dalam pasar yang efisien atau pajak harus efisien. (prinsip ekonomi) Pemungutan pajak harus berdasarkan pada undang-undang (prinsip yuridis) Sistem pajak harus sederhana administrasinya dan mudah dipahami oleh wajib pajak. 4. tiap pembayar pajak membayar secara fair atau disebut juga pajak harus adil secara vertikal maupun secara horisontal.

pajak ekspor 0 % .Fungsi Pajak 1. Fungsi Budgetair Pajak sebagai sumber dana bagi pemerintah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya. pajak penjualan atas barang mewah. Fungsi Regulator Pajak sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang sosial dan ekonomi. 2. cth : pajak minuman keras.

artinya pajak harus dibayar sesuai dengan daya pikul masing-masing orang. 2. * Pendekatan subyektif. harta benda. Semakin besar kepentingan seseorang terhadap negara. . Teori Kepentingan Pembagian beban pajak kepada rakyatnya didasarkan pada kepentingan (misalnya perlindungan) masing-masing orang. 3.Teori yg mendasari pemungutan pajak 1. yaitu : * Pendekatan obyektif. Teori Asuransi Negara melindungi keselamatan jiwa. Teori Daya Pikul Beban pajak untuk semua orang harus sama beratnya. makin tinggi pajak yang harus dibayar. Untuk mengukur daya pikul dapat digunakan 2 pendekatan. dengan memperhatikan besarnya kebutuhan materil yang harus dipenuhi. dan hak-hak rakyatnya. Oleh karena itu rakyat harus membayar pajak yang diibaratkan sebagai suatu premi asuransi karena memperoleh jaminan perlindungan tersebut. dengan melihat besarnya penghasilan atau kekayaan yang dimiliki oleh seseorang.

5. Teori Asas Daya Beli Dasar keadilan terletak pada akibat pemungutan pajak. Dengan demikian kepentingan seluruh masyarakat lebih diutamakan. Selanjutnya negara akan menyalurkannya kembali ke masyarakat dalam bentuk pemeliharaan kesejahteraan masyarakat. . Maksudnya memungut pajak berarti menarik daya beli dari rumah tangga masyarakat untuk rumah tangga negara. Teori Bakti Dasar keadilan pemungutan pajak terletak pada hubungan rakyat dengan negaranya. rakyat harus selalu menyadari bahwa pembayaran pajak adalah sebagai suatu kewajiban.… lanjutan 4. Sebagai warga negara yang berbakti.

2. Hukum pajak formil memuat bentuk/tata cara untuk mewujudkan hukum pajak materil menjadi kenyataan (cara melaksanakan hukum pajak materil) . 1. undang-undang pajak penghasilan. siapa yang dikenakan pajak (subyek pajak) berapa besar pajak yang dikenakan (tariff pajak). segala sesuatu tentang timbul dan hapusnya utang pajak dan hubungan hukum antara pemerintah dan wajib pajak. peristiwa hukum yang dikenai pajak (obyek pajak). Contoh. Hukum pajak materil mengandung norma-norma yang menerangkan antara lain keadaan.Hukum Pajak Ada dua macam hukum pajak. perbuatan. yaitu hukum pajak materil dan hukum pajak formil.

. A. Hubungan Ketuhanan Yang Maha Esa dengan pajak Bahwa pajak yang dipungut oleh negara merupakan ciptaan manusia. tidak bertentangan dengan ketuhanan. tak pandang bangsa. Kemanusiaan artinya bahwa perlakuan wajib pajak harus secara manusia.Hubungan Pancasila dengan Pajak 1. b. aliran. Keadilan yang merupakan salah satu syarat yuridis dari pajak tercermin dalam prinsip non diskriminasi. prinsip daya pikul artinya bahwa orang dalam keadaan yang sama harus dikenakan pajak yang sama dan tidak dibenarkan mengadakan perlakukan yang berlainan terhadapnya. Hubungan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dengan pajak. 2. Perlakuan manusiawi tidak boleh melanggar hak asasi manusia dan harus layak bagi manusia dan tindakan sewenang-wenang terhadap wajib pajak harus dihindarkan. golongan. karena dalam Al-Quran Tuhan memerintahkan agar manusia membayar zakat/ sepersepuluh untuk digunakan bagi kepentingan orang-orang miskin/untuk kepentingan masyarakat umum tanpa mendapatkan imbalan secara langsung. ideologi dan sebagainya.

5. . Hubungan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan pajak Pajak merupakan suatu alat untuk pembiayaan masyarakat yaitu untuk membiayai pengeluaran untuk kepentingan umum. lanjutan 3. Hubungan Persatuan Indonesia dengan Pajak Pajak merupakan sumber keuangan utama untuk mempertahankan persatuan yang telah diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 karena hidup suatu bangsa tergantung pada adanya pendapatan negara yang merupakan jiwa untuk kelangsungan dan kesinambungan hidup bangsa dengan pendapatan yang sebagian besar dari pajak. Rakyat dalam ikut menentukan pajak tidak bertindak secara langsung melainkan melalui wakil-wakilnya dalam dewan perwakilan rakyat yang dipimpin secara langsung dan demokratis oleh rakyat sendiri. Hubungan Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan dengan pajak Kerakyatan mengandung arti bahwa rakyat ikut menentukan adanya pungutan yang disebut pajak. Jadi pajak merupakan alat pemersatu bangsa yang mutlak.………. 4..

Kelemahan : pajak baru dikenakan pada akhir periode. 2. Stelsel Campuran Pada awal tahun. yakni setelah penghasilan yang sesungguhnya diketahui. besarnya pajak dihitung berdasarkan suatu anggapan. tanpa harus menunggu sampai akhir tahun. Stelsel Anggapan Pengenaan pajak didasarkan pada suatu anggapan yang diatur oleh undangundang. Kebaikan : pajak dapat dibayar selama tahun berjalan. . Stelsel Nyata/Riil Pengenaan pajak didasarkan pada obyek (penghasilan yang nyata) sehingga pemungutannya baru dapat dilakukan pada akhir tahun pajak. Kelebihan : pajak dikenakan lebih realistis. 3. Kelemahan : pajak yang dibayarkan tidak berdasarkan pada keadaan sesungguhnya.Tata Cara Pemungutan Pajak 1. kemudian pada akhir tahun besarnya pajak disesuaikan dengan keadaan yang sebenarnya.

2. mulai dari menghitung. hanya mengawasi. Utang pajak yang timbul setelah dikeluarkan surat ketetapan pajak oleh fiskus. Ciri-ciri : a. Cirri-ciri : Wewenang untuk menentukan besarnya pajak terutang ada pada wajib pajak sendiri. Self Assessment System Suatu system pemungutan pajak yang memberi wewenang kepada wajib pajak untuk menentukan sendiri besarnya pajak yang terutang. menyetor dan melaporkan sendiri pajak yang terutang. Wewenang untuk menentukan besarnya pajak terutang ada pada fiskus b. Fiskus tidak campur tangan. Wajib pajak aktif. • .Sistem Pemungutan Pajak 1. Wajib pajak bersifat pasif c. • Official Assessment System Suatu sistem pemungutan yang memberi wewenang kepada pemerintah/fiskus untuk menentukan besarnya pajak yang terutang oleh wajib pajak.

Cirri-ciri : wewenang menentukan besarnya pajak yang terutang ada pada pihak ketiga. . With Holding System Adalah suatu system pemungutan pajak yang memberi wewenang kepada pihak ketiga (bukan fiskus dan bukan wajib pajak yang bersangkutan) untuk menentukan besarnya pajak terutang oleh wajib pajak.3.

perkembangan intelektual dan moral penduduk serta sistem pemungutan pajak itu sendiri.Hambatan pemungutan pajak 1. Perlawanan Pasif Terdiri dari hambatan2 yg mempersukar pemungutan pajak yg erat hubungannya dengan struktur ekonomi. .

usaha meringankan pajak dgn tidak melanggar uu b. Tax Avoidance. Perlawanan Aktif Meliputi semua usaha dan perbuatan yg secara langsung ditujukan terhadap fiskus dan bertujuan untuk menghindari pajak a. Tax evasion.2. usaha meringankan pajak dgn cara melanggar uu .

Insidens pajak anggaran berimbang c. • Perbedaannya terletak pada pola pengeluaran pemerintah . Insidens pajak absolut b. Insidend pajak diferensial.ANALISIS PERPAJAKAN • Teori Beban Pajak yaitu teori insidens pajak/tax insidence theory a.

.

titik 3 pajak dikenakan pada pengeluaran rumah tangga. • Pada titik 4.• Sektor RT menerima barang& jasa dr perusahaan dan memberikan faktor2 produksi untuk digunakan dlm proses produksi • Pemerintah dpt mengenakan pajak pada titik 1 yaitu pajak yg dikenakan pada pembelian perusahaan akan faktor2 produksi. Akan tetapi nilai nyata pendapatan sektor RT akan menurun sebab harga barang/jasa akan naik sebesar jumlah pajak . pada titik manapun pemerintah mengenakan pajak akan menimbulkan pengaruh yang sama terhadap rumah tangga. mis pajak pertambahan nilai • Titik 2 pajak yg dikenakan pd pendapatan rumah tangga. pendapatan perseorangan. pendapatan siap dibelanjakan dan total pengeluaran rumah tangga tdk dipengaruhi oleh pajak. Titik 4 pajak yg dikenakan pada total penjualan perusahaan • Pada model diatas.

Analisis beban pajak mrt Musgrave • Insidens pajak anggaran berimbang :Adl pengaruh distributif suatu pajak terhadap pengeluaran pemerintah yg dibiayai dr penerimaan2 pajak dlm jmlh yg sama • Insidens pajak absolut. melihat pengaruh suatu jenis pajak thd distribusi pendapatan masy tanpa melihat efek distribusi jenis2 pajak lainnya atau efek distribusi dari suatu program pemerintah. Cth analisis dampak redistribusi pajak penghasilan .

• Insidens pajak diferensial yaitu menganalisis pengaruh distribusi pendapatan dr suatu jenis pajak apabila digantikan dgn jenis pajak lain untuk membiayai aktivitas pemerintah dlm jumlah yg sama. • Cth pembuatan jalan baru dgn mengambil dana dr pajak yg lain yg memberikan kontribusi lbh besar dan menganalisis dampak redistribusi pendapatannya .