You are on page 1of 22

TEKNOLOGI PENGOLAHAN MINYAK BUMI

materi 3 dan 4

Pengujian Minyak Bumi dan Produk-produknya

% Pour point Wax content Wax appearance temperature Viscosity (various temperatures) Carbon residue of residuum Distillation profile: All fractions plus vacuum residue . wt.% Hydrogen. specific gravity API gravity Carbon. wt.Petroleum Density.% Nitrogen. wt. wt.% Sulfur.

Gas Calorific Value (Heat of Combustion) Composition Density Sulfur Volatility and Vapor Pressure Water .

Gasoline Additives Combustion Characteristics Composition Corrosiveness Density (Specific Gravity) Flash Point and Fire Point Oxygenates Stability and Instability Volatility Water and Sediment .

Aviation Fuel Acidity Additives Calorific Value (Heat of Combustion) Composition Density (Specific Gravity) Flash Point Freezing Point Knock and Antiknock Properties Pour Point Storage Stability Thermal Stability Viscosity Volatility Water .

kerosene Acidity Burning Characteristics Calorific Value (Heat of Combustion) Composition Density (Specific Gravity) Flash Point Freezing Point Pour Point Smoke Point Viscosity Volatility Water and Sediment .

Diesel Fuel Acidity Appearance and Odor Ash Calorific Value (Heat of Combustion) Carbon Residue Cetane Number and Cetane Index Cloud Point Composition Density (Specific Gravity) Diesel Index Flash Point Freezing Point Neutralization Number Pour Point Stability Viscosity Volatility Water and Sediment .

Lubricating Oil Acidity and Alkalinity Ash Asphaltene Content (Insoluble Constituents) Carbonizable Substances (Acid Test) Carbon Residue Cloud Point Color Composition Density (Specific Gravity) Flash Point and Fire Point Oxidation Stability Pour Point Thermal Stability Viscosity Volatility Water and Sediment .

Grease Acidity and Alkalinity Anticorrosion Properties Composition Dropping Point Flow Properties Low-Temperature Torque Mechanical Stability Oil Separation Oxidation Stability Penetration Thermal Stability Viscosity Volatility Water Resistance .

Wax Appearance Barrier Properties Carbonizable Substances Color Composition Density (Specific Gravity) Hardness Melting Point Molecular Weight Odor and Taste Oil Content Peroxide Content Slip Properties Storage Stability Strength Ultraviolet Absorptivity Viscosity Volatility .

Asphalt Acid Number Asphaltene Content Bonding and Adhesion Breaking Point (Fraas) Carbon Disulfide-Insoluble Constituents Carbon Residue Compatibility Composition Density (Specific Gravity) Distillation Ductility Durability Elemental Analysis Emulsified Asphalt Flash Point Float Test Molecular Weight Penetration Rheology Softening Point Stain Temperature-Volume Correction Thin Film Oven Test Viscosity Water Content .

Coke Ash Calorific Value (Heat of Combustion) Composition Density Dust Control Material Hardness Metals Proximate Analysis Sulfur Volatile Matter Water .

PRODUK –PRODUK YANG DAPAT DIHASILKAN MINYAK BUMI SEBAGAI BAHAN BAKAR 1. Gasolin (Bensin) Rentang rantai karbon : C6 sampai C11 Trayek didih : 50 sampai 85°C 3. Kerosin (Minyak Tanah) Rentang rantai karbon : C12 sampai C20 Trayek didih : 85 sampai 105°C 4. Residu Rentang rantai karbon : di atas C40 Trayek didih : di atas 300°C . Gas Rentang rantai karbon : C1 sampai C5 Trayek didih : 0 sampai 50°C 2. Solar Rentang rantai karbon : C21 sampai C30 Trayek didih : 105 sampai 135°C 5. Minyak Berat Rentang ranai karbon : C31 sampai C40 Trayek didih : 135 sampai 300°C 6.

.

seperti hidrokarbon dengan jumlah atom (1.PRODUK PETROKIMIA YANG DIHASILKAN DARI MINYAK BUMI Industri Petrokimia adalah industri yang memproduksi bahanbahan kimia dengan cara derivatisasi bahan baku minyak bumi. serta residu minyak bumi secara komersial Beberapa industri lanjutan yang sangat erat hubungannya dengan Petrokimia. Industri pembuat Pelarut Bahan dasar bagi industri Petrokimia: a. Indsutri bahan pelumas 4. b. Jenis paraffin dan olefin. Industri serat sintetis 3. Jenis aromat (hidrokarbon aromatik) benzena. penol dan karet . 1.3 dan 4) pembuatan asam asetat. pembuatan plastik. gas alam.2. Industri plastik 2. karet dan fiber. Industri pertisida 5.

misalnya pembuatan kapur barus (naftalen) dari minyak bumi 3. misalnya bahan dasar detergen 2. pembuatan senyawa pembuatan etil asetat. Alkilasi. yaitu penambahan gugus alkil pada suatu bahan induk.Contoh proses petrokimia: kimia yang diterapkan pada industri 1. penghilangan gugus alkil. pembentukan polimer dari bahan yang lebih sederhana. . Dehidrasi. vinil asetat ester. misalnya 5. penghilangan gugus H2O. Dealkilasi. Eterifikasi. misalnya pembuatan plastik / karet sintetis. misalnya pembuatan eter dan alcohol 4. Polimerisasi.