You are on page 1of 19

KOMUNIKASI VERBAL

KELOMPOK 6

Indah C.Kelas B . Kadullah Kelas A: - Anggota: .

.Pengertian Komunikasi verbal yaitu komunikasi yang disampaikan melalui kata-kata baik yang diucapkan maupun ditulis atau merupakan suatu bentuk komunikasi yang didalamnya menggunakan bahasa yang baik dan mudah dimengerti.

Contoh: pembicaraan melalui telepon dan komunikasi tatap muka. Contoh: surat dan selebaran. 2. . Media tertulis adalah kata-kata yang dituliskan pada suatu media.Komunikasi verbal dapat dibagi menjadi 2 : 1. Media oral adalah kata-kata yang diucapkan.

Melibatkan penggunaan bahasa.Karakteristik Komunikasi Verbal 1. 2. . 4. Komunikasi berbentuk lisan. Proses pemindahan maklumat atau idea secara lisan dihantar daripada seorang individu kepada seorang atau sekumpulan pendengar. 3. Secara langsung di antara dua orang.

b.memperhatikan. Berbicara dan Menulis Pada umumnya. karena lebih praktis. tidak semua hal bisa disampaikan secara lisan. Mendengarkan dan Membaca Komunikasi yang efektif merupakan komunikasi dua arah. sebagian besar orang lebih senang berbicara daripada menulis. dalam mendengarkan ada empat unsur yang dilibatkan yakni mendengar. Pesan yang sangat penting dan rumit.Praktek Komunikasi Verbal a. Artinya. akan lebih cepat disampaikan dengan menggunakan tulisan.memahami. dan mengingat. . Mendengarkan adalah mengambil makna dari apa yang didengar. Namun perlu disadari. Alasannya.

Keteraturan .Fungsi Bahasa : Penamaan. Interaksi. Transmisi Informasi Sarana untuk berhubungan dengan orang lain.

objek. Penamaan atau penjulukan merujuk pada usaha mengidentifikasi objek. dan peristiwa. Untuk menamai atau menjuluki orang. . labeling ). tindakan. dan atau orang dengan menyebut namanya sehingga dapat dirujuk dalam komunikasi.Penamaan ( naming.

Menekankan berbagi gagasan dan emosi. memungkinkan kesinambungan budaya dan tradisi. Transmisi Informasi. masa kini dan masa depan. Menghubungkan masa lalu. Lintas waktu. . yang dapat mengundang simpati dan pengertian atau kemarahan dan kebingungan.Interaksi.

termasuk orang. Bahasa memungkinkan kita bergaul dengan orang lain untuk kesenangan kita dan mempengaruhi mereka untuk mencapai tujuan kita.orang di sekitar kita.Sarana untuk berhubungan dengan orang lain. dan sebagainya. “ coba diam sebentar” . . Melalui bahasa kita dapat mengendalikan lingkungan kita. Contoh : “ ambilkan minuman” .

. saling memahami mengenai diri kita.Keteraturan Keteraturan Bahasa memungkinkan kita untuk hidup lebih teratur. dan kepercayaan – kepercayaan kita serta tujuan – tujuan kita.

Keterbatasan jumlah kata yang tersedia untuk mewakili objek. tetapi terdiri dari jutaan corak abu. Realitas yang sebenarnya tidak bersifat hitam putih.kata sifat dalam bahasa cenderung dikotomis. Kata. misalnya : baik-buruk. tebal.KETERBATASAN BAHASA 1.abu dan warna-warna lainnya. pintar.tipis.bodoh.miskin. dan sebagainya. . kaya.

kata bersifat ambigu dan konstekstual. Contoh : konsep dan lain.orang yang berbeda. dan sebagainya (dsb).lain (dll).KETERBATASAN BAHASA 2.beda pula. yang menganut latar belakang sosial budaya yang berbeda. akan ada selalu hal lain untuk dipertimbangkan. Kata. . Kata –kata merepresentasikan persepsi dan interpretasi orang. dan dan seterusnya (dst) sebenarnya menunjukkan bahwa tidak ada suatu pernyataan yang dapat mewakili dunia nyata dan meskipun terdapat pengetahuan yang komprehensif mengenai suatu subjek.

Bahasa yang berbeda sebenarnya mempengaruhi pemakainya untuk berpikir. .kata mengandung bias budaya.KETERBATASAN BAHASA 3. Kata.tingkatan dalam bahasa Jawa dan Sunda menunjukkan alam pikiran (status sosial) yang berbeda pula bagi pihak-pihak yang menggunakan bahasa tersebut. Contoh : tingkatan. melihat lingkungan dan alam semsta di sekitarnya dengan cara yang berbeda dan karenanya berperilaku secara berbeda pula. Bahasa dapat dipandang sebagai perluasan budaya. Bahasa terikat oleh konteks budaya.

” . Dalam berbahasa kita sering mencampuradukkan fakta ( uraian ).KETERBATASAN BAHASA 4. Contoh : “ Budi adalah mahasiswa yang memperoleh IPK 3.” Penafsiran : “ Budi mahasiswa yang cerdas. penafsiran ( dugaan) dan penilaian. penafsiran dan penilaian.” Penilaian : “ Saya menyukai Budi. Percampuradukan fakta. 80 pada awal semester ke VIII.

Kerumitan Makna Kata: Antar bahasa daerah Contoh : Ketoprak ( Betawi = makanan. Cirebon = tidak) . Bali = anjing) Amis ( Sunda = manis. Jawa= anyir) Antara bahasa daerah dengan bahasa Indonesia Contoh : Pajak ( Medan = pasar ) Mangga ( Sunda = silahkan) Beli ( Bali = kakak laki-laki. Yogyakarta= kesenian) Cicing ( Sunda= diam.

menyenangkan . cantik Sepatu Bagus.Antar bangsa serumpun Bahasa Malaysia Bilik Budak Comel Kasut Seronok Bahasa Indonesia Kamar Anak Lucu.

Bahasa Internasional Contoh : Jalan – jalan = walking – walking Can you speak English? Little-little I can……… Bahasa Gaul Contoh : Ya sutralah…... Akikah….... Maharani…. soalnya macan tutul bo... Cuco…. .. Mursida…... Panasonik…… Tapi jangkar lewat buah batu.