You are on page 1of 31

RS UD

RDI WA MA
YO LU
KO TA BLI TA R

KEHAMILAN DENGAN KONDILOMA AKUMINATUM
Oleh: Istianah Sakdullah 207 121 0031 Dosen Pembimbing: dr. Fitriana Handayani, Sp.OG

Laboratorium Klinik Ilmu Kebidana dan Penyakit Kandungan RSD Mardi Waluyo Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

pendahuluan
Kondiloma akuminatum  tumor epitel jinak pada area anogenital Penyebab: human papillomavirus (HPV) tipe 6 dan 11.

Prevalensi : Puncak kejadian KA pada usia 20-29 tahun, dengan prevalensi total 5,7% pada populasi usia 18-59 tahun

Kejadian kondiloma meningkat saat kehamilan pengeluaran cairan vagina berlebih janin terpapar virusrecurrent respiratory papillomatous (RRP).

TINJAUAN PUSTAKA

. Human Papilloma Virus (HPV).HPV tipe 6 dan 11 kondiloma akuminatum dan neoplasia intraepitelial serviks derajat ringan.Kondiloma akuminatum Definisi : vegetasi oleh human papiloma virus tipe tertentu. bertangkai. dan permukaannya berjonjot.  Etiologi : virus DNA golongan Papovavirus.  .

Ket : Gambar (a) gambaran mikroskop elektron HPV (b) model 3 dimensi HPV .

spt vulva.Manifestasi klinis Muncul disaerah yang lembab . gatal atau vaginal discharge Berbau busuk Sebagian besar lesi timbul asimptomatis Ukuran 1-2 mm. gambaran bunga kol Perdarah setelah coitus. dan bertangkai . flat. labia minora. vagina Warts /kutil merah muda.

akuminata papul datar Bentuk kondiloma akuminatum .

patofisiologi HPV melalui aktivitas seksual masuk melalui mikrolesi replikasi>> mikroabrasi permukaan epitel penetrasi melalui kulit virus meninggalkan sekuensi genomnya pada sel inang Papul/nodul .

Faktor resiko Aktivitas Seksual Imunitas Penggunaan kontrasepsi Kehamilan Merokok .

Diagnosis banding Karsinoma sel skuamosa Veruka vulgaris Kondiloma latum atau sifilis stadium II .

Kanker serviks Komplikasi Infeksi HIV Kanker genital lain .

Topikal 5-Fluorourasil (5 FU ) .Asam Triklorasetik ( TCA ) .Podofilytocin Terapi Bedah .Bedah beku Interferon Imunoterapi .Penatalaksanaan     Kemoterapi .Podophylin .Elektrokauterisasi .

KONDILOMA SELAMA KEHAMILAN   Pengaruh kondiloma selama kehamilan : .perubahan hormonal .penurunan kekebalan tubuh Pengaruh kondiloma acuminata/HPV terhadap bayi .kondiloma akan cepat berkembang .perkembangan wart/kutil pada korda vokalis dan pada daerah lain pada infan recurrent respiratory papillomatous (RRP) .terjadi pengeluaran cairan vagina berlebih .

Risiko terjadi perdarahan bila dilahirkan melalui vagina Karena risiko itulah. .Risiko penularan thdp anaknya bila dilahirkan melalui vagina. dipertimbangkan untuk lebih baik dilahirkan melalui sesar . Pengaruh kandiloma acuminata bagi persalinan .

Laporan kasus .

IDENTITAS PENDERITA           Nama Umur Jenis Kelamin Pekerjaan Pendidikan Agama Alamat Status Perkawinan Suku Tanggal MRS : Ny.D : 16 Tahun : Perempuan : Swasta : SMP : Islam :Blitar : Menikah : Jawa : 20 November 2012 .

gerak anak menurun sejak kmrn.ANAMNESIS RPS • perut terasa kencengkenceng • Tgl 20-112012 jam 10. • Disangkal RPK • Disangkal KU RPD .45 • Kiriman poli dgn Dx G1P0000 UK 40-41 mng. • Keluhan perut kenceng2.

Keputihan terasa bertambah sejak pasien hamil. kental. Riwayat Menikah  1 tahun . berbau dan gatal. Teratur • Siklus : 28 Hari • Nyeri Haid : Iya. dan tidak pernah keguguran sebelumnya Riwayat KB  Disangkal. Riwayat Kehamilan dan Persalinan • Kehamilan saat ini merupakan kehamilan yang pertama. selama menstruasi.Riwayat Haid • Menarche : Usia 14 tahun. • Menopause : Belum • Hari pertama haid terakhir : 8 Februari 2012 • Taksiran persalinan : 15 November 201 Pola Keputihan • Pasien mengaku sejak usia 12 tahun mengeluarkan cairan vagina setiap hari berwarna putih kekuningan.

TB 155 cm Tanda Vital : .RR : 18x /menit . Kesadaran : Compos mentis (GCS 456) Status gizi : Kesan cukup Antropometri : BB 78 kg.2oC Review of System  dBN .Pemeriksaan fisik       Keadaan Umum : Tampak baik.Nadi : 84x/menit .Suhu : 36.Tensi : 110/70 mmHg .

terdapat papul berbintil-bintil banyak. merapat • His : (-) • DJJ : 148x/menit • Vulva/vagina : fluor (+) banyak. dan multiple. bergerombol di labia minor dengan Pemeriksaan permukaan yang halus. Dalam (VT) • Pembukaan (-) . warna putih kental. licin.Status obstetrik AbdomenPalpasi • Tinggi fundus uteri : 31 cm • Letak janin : punggung kanan. letak kepala. berbau.

hidup. TBJ : 2600 gram .9  HbsAg : non reaktif 11-2012 Low variability  Pemeriksaan USG tgl 20-112012 Kesimpulan : kehamilan tunggal. Usia kehamilan 40-41 minggu. NST tanggal 20- 2012  Hemoglobin : 11.Pemeriksaan penunjang Lab. punggung di kiri depan dengan cairan amnion cukup banyak.800  LED : 45-89  Hitung jenis : -/-//75/20/5  Hitung eritrosit : 4. letak kepala. dan plasenta dari fundus uterus kanan depan. DL tanggal 20-11- Pmrx.000  Hitung trombosit : 301.160.9  Hitung leukosit : 13.000  Hematokrit : 36.

 DIAGNOSIS : G1 P0000 Ab000 usia kehamilan 40-41 minggu T/H + kondiloma akuminata PENATALAKSANAAN Pro SC  .

PERKEMBANGAN PASIEN .FOLLOW UP .

PEMBAHASAN KASUS .

perubahan hormonal atau penurunan kekebalan tubuh. maka kondiloma akan cepat berkembang pengeluaran cairan vagina berlebih lingkungan yang baik untuk virus .Riwayat keputihan sejak usia 12 tahun .Px mengeluh perut terasa kenceng-kenceng dan gerakan anak menurun sejak kemarin.faktor resiko kondiloma riwayat keputihan.G1 P0000 Ab000 usia kehamilan 40-41 minggu T/H + kondiloma akuminata Anamnesis : . .Jika ♀ terpapar kondiloma selama kehamilan. . .Keputihan terasa bertambah saat hamil Teori: .

VT didapatkan vulva/vagina : fluor (+) banyak. sebagian besar lesi timbul tanpa gejala. berbau busuk dan gatal. warna putih kental. Pada pasien : kondiloma akuminata tipe papul. dengan permukaan yang halus dan licin. bergerombol di labia minor.Dari pemeriksaan fisik : . terdapat papul berbintil-bintil banyak. berbau. Teori : manifestasi klinis kondiloma akuminata yakni menyerang daerah yang lembab dari labia minora. multipel dan tersebar secara diskret. .

• Risiko terjadi perdarahan bila dilahirkan melalui vaginabila jaringan yang mengalami infeksi condyloma itu mengalami ruptur Tindakan persalinan • SC .Perkembangan pasien Teori • NSTlow variabilityinduksi persalinan OCT • Dievaluasi lagi ditemukan papul kondiloma • Risiko penularan thdp anak : recurrent respiratory papillomatous (RRP).

G1 P0000 Ab000 usia kehamilan 40-41 minggu T/H Px mengeluh perut terasa kenceng-kenceng dan gerakan anak menurun sejak kemarin.D . bergerombol di labia minor. Kejadian kondiloma meningkat pada wanita hamil disebabkan karena pengeluaran cairan vagina yang berlebih. berbau. Keputihan terasa bertambah saat hamil  merupakan faktor resiko kondiloma akuminatum Dari pemeriksaan fisik : VT didapatkan vulva/vagina : fluor (+) banyak.kesimpulan      Kondiloma akuminatum adalah tumor epitel jinak pada area anogenital yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) yang banyak menyerang daerah yang lembab. 16 thn. kiriman poli RSMW tgl 20-11-2012. warna putih kental. kondiloma akuminata tipe papul. Riwayat keputihan sejak usia 12 tahun. terdapat papul berbintil-bintil banyak. multipel dan tersebar secara diskret manifestasi klinis kondiloma akuminatum Penatalaksanaan yang dilakukan pada pasien ini adalah dilakukan terminasi . Ny. dimana bagus untuk tempat bersarangnya virus. dengan permukaan yang halus dan licin.

. terutama untuk daerah yang lembab.saran dilakukan tindak lanjut terapi : asam trikloroasetat dioles setiap minggu perkembangan penyakit asimtomatis. disarankan untuk imunisasi HPV pasien lebih memperhatikan higienitas diri. seharusnya saat ANC lebih diperhatikan oleh pemeriksa saat melakukan pemeriksaan fisik Jika ditemukan pada awal kehamilan. seperti vagina riwayat fluor albus berkepanjangan merupakan salah satu faktor resiko shg dibutuhkan kesadaran diri untuk pemeriksaan berkelanjutan Usahakan selalu rutin kontrol ke dokter spesialis untuk mencegah komplikasi tindakan dan perkembangan penyakit yang diderita.

.THANKS FOR YOUR KIND ATTENTION WASSALAMU’ALAIKUM.. .

Fase produktif  Penularan kondiloma permukaan mukosa yang lebih tipis.Infeksi HPV pada sel basal tersebut dibagi 2 jenis: .Infeksi Virus laten . lebih suseptibel untuk inokulasi virus mikroabrasi pada permukaan epitel  virion menginfeksi lapisan sel basal pasangan yang tidak  .