You are on page 1of 16

GLIKOSIDA FLAVONOID KLMPK 6

DENNY LISA RASSANG EKA SAFITRI PAMITA JABARUDDIN HAEDAR JUVISTA RINI PATABANG

Flavonoid yang banyak dikenal antara lain adalah rutin.PENGERTIAN GLIKOSIDA DAN GLIKOSIDA FLAVONOL Glikosida merupakan salah satu kandungan aktif tanaman yang termasuk dalam kelompok metabolit sekunder. yaitu gula (glikon) dan bukan gula (aglikon). dan penggolongan glikosida didasarkan kepada aglikol atau genin yang terikat padanya. Glikosida flavonol adalah glikosida yang aglikonnya adalah senyawa golongan flavonoid. quercitrin (kuersetin). Glikosida terdiri atas gabungan dua bagian senyawa. dan bioflavonoid citrus (termasuk hesperidin. diosmin dan naringenin) merupakan kandungan flavonoid yang paling dikenal. . hesperetin. Salah satu diantara banyak glikosida yang terdapat di alam salah satunya adalah glikosida flavonol.

BIOSINTESIS GLIKOSIDA FLAVONOID Aglikon dan glikosida flavonol dan falvanoid lainnya adalah contoh senyawa yang di dalam sistem biologis pembentukannya senyawa dapat melalui kedua cara pembentukan asam asetat aromatis. . yaitu dengan kondensasi dan melalui shikimic Acid Pathway.

GAMBAR BIOSINTESIS .

CONTOH GLIKOSIDA FLAVONOL Rutin Rutin memiliki merupakan sinergis bagian dengan dari kelompok C vitamin yang fungsi vitamin untuk menjaga kesehatan kapiler. Rutin juga ditemukaan di dalam pagoda.lemon dan jeruk nipis) dan beri-berian seperti mulberry. .daun dan petiola dari Brazil). buah dan bunga pohon spesies Rheum and asparagus. dan mendukung sistem kekebalan tubuh dan sebagai antioksidan. membantu membentuk kolagen dalam jaringan ikat. buah dan kulit buah (khususnya jeruk . anggur. Kandungan rutin ditemukan pada buah tanaman fava d'anta (dari gandum. membantu menyembuhkan luka.

7. . kuersetin dan glikosidanya berada dalam jumlah sekitar 60-75% dari flavonoid. Kuersetin (3.3’.LANJUTAN . Dan memiliki kemampuan mencegah proses oksidasi dari Low Density Lipoproteins(LDL) dengan cara menangkap radikal bebas dan menghelat ion logam transisi.4’ -pentahydroxyflavone) OH OH OH O OH OH O Kuersetin adalah senyawa kelompok flavonol terbesar. Kuersetin dipercaya dapat melindungi tubuh dari beberapa jenis penyakit degenerative dengan cara mencegah terjadinya proses peroksidasi lemak .5.

Kebanyakan flavonoid terikat pada gula dalam bentuk alamiahnya yaitu dalam bentuk 0-glikosida.LANJUTAN . dimana proses glikosilasi dapat terjadi pada gugus hidroksil mana saja untuk menghasilkan gula.β -glukosida. OH OH OH O O OH OH OH OH O O . Bentuk glikosida kuersetin yang paling umum ditemukan adalah kuersetin yang memiliki gugus glikosida pada posisi 3 seperti kuersetin-3-O.

anggur. berry. penyembuh luka. buah – memiliki bioflavonoid ditemukan Bioflavonoid dalam ditemukan dalam jeruk dan buah-buahan dan sayuran buahan seperti jeruk . ceri. dan gandum. raspberry. kemampuan untuk memperkuat dinding pembuluh darah. antioksidan. soba. Bioflavonoid Bioflavonoid adalah pigmen alami dalam buah-buahan dan sayuran. Sumber alami Sebagian besar adalah pigmen kuning yang lainnya. pepaya. membantu penyerapan vitamin c.LANJUTAN . melindungi tubuh terhadap infeksi. paprika. .

mengekstraksi dan mengidentifikasi senyawa glikosida flavonoid kuersetin yang terkandung dalam tumbuhan Benalu Teh. . Dans) adalah mengisolasi.EKSTRAKSI SENYAWA KUERSETIN Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Fitrya tentang Flavonoid Kuersetin dari Tumbuhan Benalu Teh ( Scurulla atropurpurea BL.

dgn kromatografi Kolom cair vakum Sampel dipreabsorbsi dgn silika gel sebanyak 20 gr Dielusi dengan kepolaran meningkat Residu N-heksan:EtOAc 9:1-0:10 Eluat ditampung masing2 ±100ml Tiap vial di KLT yg dimonitor dgn sinar UV 254 / dgn serum sulfat LANJUT SLIDE .PROSEDUR PENELITIAN EKSTRAKSI DAN ISOLASI 1 Kg bubuk kering benalu teh Diekstraksi dengan MeOH 90% (Maserasi) Ekstrak Metanol Dipekatkan dgn rotavapor Ekstrak kental MeOH (2 gram) Pemisahan Pemisahan seny.

Pemisahan menghasilkan 5 fraksi Fraksi A Fraksi B Fraksi C Fraksi D Fraksi E Dipisahkan lebih lanjut Fraksi E5 Fraksi E4 Fraksi E3 Fraksi E2 Fraksi E1 Dipisahkan lebih lanjut Fraksi E6 Fraksi E4.2 Fraksi E4.LANJUTAN.3 Fraksi membntuk kristal dgn noda utama adanya kuersetin .2 Fraksi E4.3 Fraksi E4.1 Fraksi E4.1 Fraksi E4.2.2.2.

5:1 .2. Hasil KLT menunjukkan noda tunggal pada lampu UV dan berwarna kuning setelah diberi pereaksi penampak noda serium sulfat pada plat KLT (Gambar 1). . Uji kemurnian dilakukan dengan kromatografi lapis tipis (KLT) menggunakan eluen yang berbeda yaitu mtc: aseton: metanol (6.5).5:0.5 (Tab e l 1).5:3. masing-masing mem punyai harga Rf 0. mtc: aseton (2: 8) dan mtc: metanol(8.5).5.HASIL DAN PEMBAHASAN Fraksi E4.2 (F1) membentuk kristal dan memperlihatkan pola noda utama. 0.7 dan 0.

Hasil ini lebih memperkuat dugaan bahwa kristal sudah murni. sehingga diduga kristal sudah murni. Hasil uji fitokimia yang dilakukan terhadap senyawa hasil isolasi dengan logam Mg dan HCl memperlihatkan warna merah. Hal ini mengindikasikan bahwa senyawa hasil isolasi tersebut adalah senyawa golongan flavonoid.LANJUTAN . Uji kemurnian kristal F1 hasil isolasi dengan berbagai eluen menunjukkan noda tunggal. . Pengukuran titik leleh kristal senyawa hasil isolasi memberikan nilai 177-179 o C.

Berdasarkan spektrum UV dan IR diduga bahwa senyawa hasil isolasi (F1) merupakan senyawa golongan flavonoid yang tersubstitusi oleh gugus alifatik dan gugus karbonil dengan usulan struktur sebagaimana Gambar 5: .IDENTIFIKASI SENY. HASIL ISOLASI DGN TEKNIK SPEKTROSKOPI Pengukuran serapan dengan menggunakan spektrofotometer UV dan dengan menggunakan spektrofotometer IR.

4'.KESIMPULAN Sebanyak 16 mg serbuk kuning dengan titik leleh 177179 o C telah berhasil diisolasi dari 20 g ekstrak kental metanol tumbuhan benalu teh (Scurulla atropurpurea. Berdasarkan analisa spektroskopi dan uji fitokimia diduga senyawa hasil isolasi adalah 3.7-pentahidroksi flavon (Kuersetin) dengan struktur diberikan oleh Gambar 5. Dans).3'.5. BL. .

D Sponsored By: .THE E.N.